- Beranda
- Berita Olahraga
Sejarah Persikabo 1973
...
TS
fizu22
Sejarah Persikabo 1973
Sejarah Persikabo 1973

*2015 (Merger PSMS)
Klub PS TNI (Persatuan Sepakbola Tentara Nasional Indonesia; Tim NonLiga bentukan TNI) ikut Turnamen Piala Sudirman, dan untuk memainkan Turnamen, mereka meminjam pemain PSMS Medan
*2016 (Merger Persiram)

Setelah Piala Sudirman selesai, PSMS Medan dan PS TNI berpisah. Kemudian untuk mendapatkan lisensi klub Profesional mereka merger dengan tim Papua barat yakni Persiram raja Ampat.
Kompetisi yang diikuti PS TNI setelah menjadi klub Profesional adalah Piala Bhayangkara 2016, tetapi dalam kompetisi tersebut mereka hanya sanggup di babak grup saja.
Selanjutnya mereka ikut ISC (Indonesia Soccer Club) dan mendapatkan posisi 18 dengan poin 26 dari 34 pertandingan dengan rincian,7 kali menang, 5 seri, dan 22 kali kalah.
*2018 (Ganti nama)

Sebelum liga 1 2018 dimulai tepatnya 19 Januari 2018, PS TNI mengubah nama kesebelasannya menjadi PS TIRA (Tentara Nasional Indonesia Rakyat). Selain mengganti nama, mereka juga pindah homebase dari Stadion Pakansari Cibinong Bogor ke stadion Sultan agung Bantul Yogyakarta.
*2019 (Merger Persikabo)

Awal 2019, PS TIRA melakukan merger kembali dengan tim asal kota hujan dari liga 3 yakni Persikabo Bogor dan mengganti nama menjadi Tira-Persikabo.Di musim 2019 ini sendiri, Tira-Persikabo sendiri membuat rekor unbeaten 13 pertandingan tanpa kekalahan dibawah asuhan Rahmad Darmawan.
*2020 (Ganti nama)

Awal 2020, mereka ingin mengganti nama lagi dengan penghapusan kata Tira dan menjadikannya hanya Persikabo, tetapi ketika kongres PSSI akhir januari di Bali, PSSI belum mengesahkan, namun pada 15 Februari 2020 lewat kongres di Jawa barat dan di sahkan keesokan harinya.
Di musim ini sendiri Persikabo 1973 sudah memainkan 3 pertandingan yang menghasilkan 4 poin dengan rincian:
Pekan ke 1 --> Arema 2-0 Persikabo
Pekan ke 2 --> PSS 0-0 Persikabo
Pekan ke 3 --> Persikabo 3-1 Persita

*2015 (Merger PSMS)
Klub PS TNI (Persatuan Sepakbola Tentara Nasional Indonesia; Tim NonLiga bentukan TNI) ikut Turnamen Piala Sudirman, dan untuk memainkan Turnamen, mereka meminjam pemain PSMS Medan
*2016 (Merger Persiram)

Setelah Piala Sudirman selesai, PSMS Medan dan PS TNI berpisah. Kemudian untuk mendapatkan lisensi klub Profesional mereka merger dengan tim Papua barat yakni Persiram raja Ampat.
Kompetisi yang diikuti PS TNI setelah menjadi klub Profesional adalah Piala Bhayangkara 2016, tetapi dalam kompetisi tersebut mereka hanya sanggup di babak grup saja.
Selanjutnya mereka ikut ISC (Indonesia Soccer Club) dan mendapatkan posisi 18 dengan poin 26 dari 34 pertandingan dengan rincian,7 kali menang, 5 seri, dan 22 kali kalah.
*2018 (Ganti nama)

Sebelum liga 1 2018 dimulai tepatnya 19 Januari 2018, PS TNI mengubah nama kesebelasannya menjadi PS TIRA (Tentara Nasional Indonesia Rakyat). Selain mengganti nama, mereka juga pindah homebase dari Stadion Pakansari Cibinong Bogor ke stadion Sultan agung Bantul Yogyakarta.
*2019 (Merger Persikabo)

Awal 2019, PS TIRA melakukan merger kembali dengan tim asal kota hujan dari liga 3 yakni Persikabo Bogor dan mengganti nama menjadi Tira-Persikabo.Di musim 2019 ini sendiri, Tira-Persikabo sendiri membuat rekor unbeaten 13 pertandingan tanpa kekalahan dibawah asuhan Rahmad Darmawan.
*2020 (Ganti nama)

Awal 2020, mereka ingin mengganti nama lagi dengan penghapusan kata Tira dan menjadikannya hanya Persikabo, tetapi ketika kongres PSSI akhir januari di Bali, PSSI belum mengesahkan, namun pada 15 Februari 2020 lewat kongres di Jawa barat dan di sahkan keesokan harinya.
Di musim ini sendiri Persikabo 1973 sudah memainkan 3 pertandingan yang menghasilkan 4 poin dengan rincian:
Pekan ke 1 --> Arema 2-0 Persikabo
Pekan ke 2 --> PSS 0-0 Persikabo
Pekan ke 3 --> Persikabo 3-1 Persita
tien212700 dan 23 lainnya memberi reputasi
24
3.3K
5
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Olahraga
15.2KThread•6.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
fizu22
#1
Sejarah Persikabo 1973
Sejarah Persikabo 1973

*2015 (Merger PSMS)
Klub PS TNI (Persatuan Sepakbola Tentara Nasional Indonesia; Tim NonLiga bentukan TNI) ikut Turnamen Piala Sudirman, dan untuk memainkan Turnamen, mereka meminjam pemain PSMS Medan
*2016 (Merger Persiram)

Setelah Piala Sudirman selesai, PSMS Medan dan PS TNI berpisah. Kemudian untuk mendapatkan lisensi klub Profesional mereka merger dengan tim Papua barat yakni Persiram raja Ampat.
Kompetisi yang diikuti PS TNI setelah menjadi klub Profesional adalah Piala Bhayangkara 2016, tetapi dalam kompetisi tersebut mereka hanya sanggup di babak grup saja.
Selanjutnya mereka ikut ISC (Indonesia Soccer Club) dan mendapatkan posisi 18 dengan poin 26 dari 34 pertandingan dengan rincian,7 kali menang, 5 seri, dan 22 kali kalah.
*2018 (Ganti nama)

Sebelum liga 1 2018 dimulai tepatnya 19 Januari 2018, PS TNI mengubah nama kesebelasannya menjadi PS TIRA (Tentara Nasional Indonesia Rakyat). Selain mengganti nama, mereka juga pindah homebase dari Stadion Pakansari Cibinong Bogor ke stadion Sultan agung Bantul Yogyakarta.
*2019 (Merger Persikabo)

Awal 2019, PS TIRA melakukan merger kembali dengan tim asal kota hujan dari liga 3 yakni Persikabo Bogor dan mengganti nama menjadi Tira-Persikabo.Di musim 2019 ini sendiri, Tira-Persikabo sendiri membuat rekor unbeaten 13 pertandingan tanpa kekalahan dibawah asuhan Rahmad Darmawan.
*2020 (Ganti nama)

Awal 2020, mereka ingin mengganti nama lagi dengan penghapusan kata Tira dan menjadikannya hanya Persikabo, tetapi ketika kongres PSSI akhir januari di Bali, PSSI belum mengesahkan, namun pada 15 Februari 2020 lewat kongres di Jawa barat dan di sahkan keesokan harinya.
Di musim ini sendiri Persikabo 1973 sudah memainkan 3 pertandingan yang menghasilkan 4 poin dengan rincian:
Pekan ke 1 --> Arema 2-0 Persikabo
Pekan ke 2 --> PSS 0-0 Persikabo
Pekan ke 3 --> Persikabo 3-1 Persita

*2015 (Merger PSMS)
Klub PS TNI (Persatuan Sepakbola Tentara Nasional Indonesia; Tim NonLiga bentukan TNI) ikut Turnamen Piala Sudirman, dan untuk memainkan Turnamen, mereka meminjam pemain PSMS Medan
*2016 (Merger Persiram)

Setelah Piala Sudirman selesai, PSMS Medan dan PS TNI berpisah. Kemudian untuk mendapatkan lisensi klub Profesional mereka merger dengan tim Papua barat yakni Persiram raja Ampat.
Kompetisi yang diikuti PS TNI setelah menjadi klub Profesional adalah Piala Bhayangkara 2016, tetapi dalam kompetisi tersebut mereka hanya sanggup di babak grup saja.
Selanjutnya mereka ikut ISC (Indonesia Soccer Club) dan mendapatkan posisi 18 dengan poin 26 dari 34 pertandingan dengan rincian,7 kali menang, 5 seri, dan 22 kali kalah.
*2018 (Ganti nama)

Sebelum liga 1 2018 dimulai tepatnya 19 Januari 2018, PS TNI mengubah nama kesebelasannya menjadi PS TIRA (Tentara Nasional Indonesia Rakyat). Selain mengganti nama, mereka juga pindah homebase dari Stadion Pakansari Cibinong Bogor ke stadion Sultan agung Bantul Yogyakarta.
*2019 (Merger Persikabo)

Awal 2019, PS TIRA melakukan merger kembali dengan tim asal kota hujan dari liga 3 yakni Persikabo Bogor dan mengganti nama menjadi Tira-Persikabo.Di musim 2019 ini sendiri, Tira-Persikabo sendiri membuat rekor unbeaten 13 pertandingan tanpa kekalahan dibawah asuhan Rahmad Darmawan.
*2020 (Ganti nama)

Awal 2020, mereka ingin mengganti nama lagi dengan penghapusan kata Tira dan menjadikannya hanya Persikabo, tetapi ketika kongres PSSI akhir januari di Bali, PSSI belum mengesahkan, namun pada 15 Februari 2020 lewat kongres di Jawa barat dan di sahkan keesokan harinya.
Di musim ini sendiri Persikabo 1973 sudah memainkan 3 pertandingan yang menghasilkan 4 poin dengan rincian:
Pekan ke 1 --> Arema 2-0 Persikabo
Pekan ke 2 --> PSS 0-0 Persikabo
Pekan ke 3 --> Persikabo 3-1 Persita
0