- Beranda
- Stories from the Heart
WANITA KEJAM
...
TS
nurulnadlifa
WANITA KEJAM
Quote:
Quote:
Quote:
Fotonya nyomot di google pny nenek gayung.
Part 2
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...d19556fd0e0ef4
Part 3
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...d49546d51ea32f
Part 4
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...9d0f779709edc5
Part 5
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...208425662faf76
Part 6
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...7e9341ba6961a9
Part 7
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...cad70c604f9b3d
Part 8
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...d4953577527632
Part 9
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...ab25119058baff
Part 10
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...77a9317f2a4fa6
Part 11
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...d2954beb0b741c
Part 12
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...d4956c236235b9
Part 13
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...b3cb395a1641e8
Part 14
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...7f9336255ee185
Part 15
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...9b172d275ed61a
Part 16
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...3c7211632a313a
Part 17
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...d695162155d9f2
Part 18
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...cc9544db268cc2
Part 19
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...b5ca26c32f3034
Part 20
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...c9913f49473008
Part 21
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...1d30634618b27f
Part 22
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...9b174eb47b9002
Part 23
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...d695784d27e75f
Part 24
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...208427381afab3
Bersambung
Diubah oleh nurulnadlifa 27-05-2023 18:40
inginmenghilang dan 59 lainnya memberi reputasi
60
20.8K
300
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
nurulnadlifa
#216
WANITA KEJAM part 17
"Coba lihat, ini bukan milik ibu, iya mungkin ini anting yang nenek misterius itu cari Na"
"Terus bagaimana kita balikinnya Bu, aku ngga tahu juga ini milik siapa, dan mbak Ruti juga kemaren teriak-teriak minta anting bu, panggil Nana, antingnya mana? gitu Bu"
"Lagian kamu ini dapet dari mana sih? " tanya ibu
"Nana inget Bu, Nana nemu di kamar mandi dan waktu nemu banyak bunga kaya orang habis mandi kembang gitu" jelasku
"Ah, ada-ada aja kamu Na, emang di rumah ada siapa? kok mandi kembang segala "
" Nana sendirian bu, Nana juga lupa belum nanya Mas Yoyo apa mungkin ini milik dia yah mau buat aku bu? "
*****
" Tunggu.... kamu siapa?" kulihat ada perempuan cantik rambut panjang lurus sepinggang gaun panjang dibawah lutut warna hijau pupus, aku terus mengikutinya.
Aku terus mengikutinya sambil menyibak ilalang yang menghalangi jalanku, aku tersandung akar pohon dan terjatuh, dimana perempuan tadi, apa mungkin dia tinggal di tempat seperti ini, bau tanah lembab dan gelap hanya cahaya matahari yang menerobos lewat celah pepohonan.
Aku harus bisa menemukannya, aku juga takut sendirian di tempat ini, mungkin ia bisa membantuku untuk sekedar beristirahat dan nampaknya hutan ini tidak ada orang selain kami berdua, dan bagaimana kalau ada binatang buas? Aku harus cepat menemukan wanita itu.
Akhirnya aku menemukan rumah di tengah hutan ini lumayan untuk melepas lelah, setelah seharian menyusuri hutan, kucoba melangkah ke arah rumah, sepertinya berpenghuni, dilihat tampak terawat dan bersih, walaupun rumah ditengah hutan tapi bangunannya terbuat dari bata dan ditembok cuma catnya sedikit pudar, di halamanpun nampak asri ditanami bunga-bunga yang indah dan harum.
Tok tok tok, kucoba mengetuk pintu tapi tidak terdengar sahutan, kudorong sedikit pintunya tampak tidak dikunci, aku melangkah masuk, terpampang satu set meja dan kursi ukiran yang elegan, dan kulangkahkan kaki menuju keruang tengah tampak mesin jahit manual disisinya ada kursi goyang, kuedarkan kesekeliling ada beberapa kamar tapi terkunci, lalu aku menuju dapur, aku yang dari tadi merssa kehausan segera mencari air minum, dan oh rasanya segar sekali.
Tiba-tiba muncul seseorang dari arah pintu belakang, ternyata dia sigadis bergaun hijau yang tadi kukejar.
"Oh maaf, aku masuk tanpa permisi, sebenarnya aku tadi sudah berusaha mengetuk pintu tapi tidak ada jawaban jadi aku masuk saja, dan pintunya juga tidak terkunci" panjang lebar aku menjelaskan, tapi dia hanya mengangguk, dan sedikit senyum dan kembali keekpresi dingin.
"Terus bagaimana kita balikinnya Bu, aku ngga tahu juga ini milik siapa, dan mbak Ruti juga kemaren teriak-teriak minta anting bu, panggil Nana, antingnya mana? gitu Bu"
"Lagian kamu ini dapet dari mana sih? " tanya ibu
"Nana inget Bu, Nana nemu di kamar mandi dan waktu nemu banyak bunga kaya orang habis mandi kembang gitu" jelasku
"Ah, ada-ada aja kamu Na, emang di rumah ada siapa? kok mandi kembang segala "
" Nana sendirian bu, Nana juga lupa belum nanya Mas Yoyo apa mungkin ini milik dia yah mau buat aku bu? "
*****
" Tunggu.... kamu siapa?" kulihat ada perempuan cantik rambut panjang lurus sepinggang gaun panjang dibawah lutut warna hijau pupus, aku terus mengikutinya.
Aku terus mengikutinya sambil menyibak ilalang yang menghalangi jalanku, aku tersandung akar pohon dan terjatuh, dimana perempuan tadi, apa mungkin dia tinggal di tempat seperti ini, bau tanah lembab dan gelap hanya cahaya matahari yang menerobos lewat celah pepohonan.
Aku harus bisa menemukannya, aku juga takut sendirian di tempat ini, mungkin ia bisa membantuku untuk sekedar beristirahat dan nampaknya hutan ini tidak ada orang selain kami berdua, dan bagaimana kalau ada binatang buas? Aku harus cepat menemukan wanita itu.
Akhirnya aku menemukan rumah di tengah hutan ini lumayan untuk melepas lelah, setelah seharian menyusuri hutan, kucoba melangkah ke arah rumah, sepertinya berpenghuni, dilihat tampak terawat dan bersih, walaupun rumah ditengah hutan tapi bangunannya terbuat dari bata dan ditembok cuma catnya sedikit pudar, di halamanpun nampak asri ditanami bunga-bunga yang indah dan harum.
Tok tok tok, kucoba mengetuk pintu tapi tidak terdengar sahutan, kudorong sedikit pintunya tampak tidak dikunci, aku melangkah masuk, terpampang satu set meja dan kursi ukiran yang elegan, dan kulangkahkan kaki menuju keruang tengah tampak mesin jahit manual disisinya ada kursi goyang, kuedarkan kesekeliling ada beberapa kamar tapi terkunci, lalu aku menuju dapur, aku yang dari tadi merssa kehausan segera mencari air minum, dan oh rasanya segar sekali.
Tiba-tiba muncul seseorang dari arah pintu belakang, ternyata dia sigadis bergaun hijau yang tadi kukejar.
"Oh maaf, aku masuk tanpa permisi, sebenarnya aku tadi sudah berusaha mengetuk pintu tapi tidak ada jawaban jadi aku masuk saja, dan pintunya juga tidak terkunci" panjang lebar aku menjelaskan, tapi dia hanya mengangguk, dan sedikit senyum dan kembali keekpresi dingin.
indriketaren dan 8 lainnya memberi reputasi
9

