Kaskus

Story

muhammadafdal15Avatar border
TS
muhammadafdal15
Stone And Moon
Stone And Moon

Hiii semuaa..

Sebelum masuk kecerita sebaiknya kita perkenalan dulu yeee, nama dan tempat agak gw samar samarkan demi kenyamanan tokoh.

Nama gw afdal, lahir dari keluarga yg sederhana (tidak kurang dan tidak lebih) gw anak ketiga dari empat bersaudara, kakak pertama gw bernama vita, kakak kedua bernama ica, dan adek gw bernama julia, yaa gw emang anak laki satu-satunya walaupun begitu gw ga pernah dimanja. Btw gw asli Minang (no SARA).

Ini cerita tentang seorang pria yg bersifat keras (stone) yg suka menyelesaikan masalah menggunakan kekerasan dan sifat itu perlahan lahan berubah karena hadirnya sosok wanita yg baik, indah bagaikan bulan yang terang (moon)

Spoiler for warning:


Ini cerita fiksi atau fakta??
Bagaimana menurut para reader aja kalau menganggap fiksi silahkan dan menganggap fakta juga silahkan, biarkan cerita ini ada diimajinasi agan sekalian


Stone And Moon

Spoiler for index part 1 - 10:

Stone And Moon

Spoiler for index part 51 - 60:

Stone And Moon

Spoiler for index part 61 - 70:

Stone And Moon

Spoiler for index part 71 - 80:

Stone And Moon

Spoiler for index part 81 - 90:

Stone And Moon

Spoiler for index part 91:
Diubah oleh muhammadafdal15 01-11-2021 09:29
kkaze22Avatar border
bukhoriganAvatar border
syd1210Avatar border
syd1210 dan 39 lainnya memberi reputasi
40
16.5K
389
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.7KAnggota
Tampilkan semua post
muhammadafdal15Avatar border
TS
muhammadafdal15
#220
Part 59
"Panutan yang Hilang"



Dipart kali ini gw akan membahas seorang panutan gw dizaman SMP dulu, dialah bang Andi alias bacok. seorang yg mampu memotivasi gw dari kelamnya masa SMP. Dia yg mampu melindungi gw dari serangan para preman pasar yg mencoba memalak gw dan dialah orang yg membuat gw takjub akan sikap dewasanya. Dia memang berandalan tapi dia tau apa itu kewajiban.

Gw teringat dengan kejadian dimasa gw pertama melihat dia melawan seorang pembina karate yg melingkar sebuah sabuk hitam dibagian pinggangnya, apakah kalian percaya seorang yg tidak pernah berlatih beladiri mampu menumbangkan pembina karate yg sudah bersabuk hitam DAN 3. Mungkin sebagian kalian yg pertama melihat ini mengira dia gak akan bisa menang namun siapa sangka, dia berhasil menumbangkan pembina karate itu dengan 1 ronde (menumbangkan yaa bukan menghabisi). Dia selalu memberi gw kata kata yg sekarang ini gw pegang teguh

“Ingat beladiri tidak sama dengan pertarungan jalanan, dijalanan kita dilatih buat bertahan hidup sedangkan beladiri hanya untuk menjaga diri kita dan orang lain”

Mungkin banyak yg menyimpulkan bahwa setiap orang yg mengaku bisa beladiri adalah momok yg menakutkan tetapi sesungguhnya beladiri itu bukan hal yg menakutkan meraka hanya untuk melindungi bukan menyombongkan kehebatannya. Kebanyakan dizaman sekarang atlit beladiri seperti menindas orang yg awam akan pertarungan, gw sebagai pecinta beladiri merasa malu akan hal itu. Bagi gw hal seperti itu sudah terjadi dimasa gw mencari ilmu. Apakah gw takut akan warna sabuk mereka?? Jangan harap gw takut dengan yg namanya beladiri karena bertarung itu bukan dengan tekniknya namun dengan peluangnya.

Hal yg perlu kalian perhatikan dalam bertarung selain kekuatan, teknik, dan taktik yaitu peluang. Mungkin dari segi fisik lu kurang kompeten dan dari segi teknik lu masih awam. Tapi jika lu bisa melihat peluang dari kelengahan lawan lu, pasti itu bisa melumpuhkannya. Ingat sehebat hebatnya orang pasti memiliki kelemahan tersendiri. Dan satu lagi dalam pertarungan lu harus bisa melawan yg namanya ketakutan.

“Ketakutan itu ada tapi mungkin lu gak bisa mengungkapkannya, namun sebuah ketakutan itu yg membuat seseorang lemah akan orang lain”

Ingat seorang lelaki tidak akan segan dengan warna sabuknya namun karena wibawanya. Lelaki terkenal tangguh bukan letoi saat orang lain menindasnya. Orang yg seperti itu dibasmi bukan dibiarkan. Inilah pelajaran yg dapat gw petik dari bang bacok (mungkin lu pada bilang ini bukan pelajaran tetapi bagi gw inilah pelajaran yg sesungguhnya karena hidup seorang lelaki itu keras diluar sana). Lu segan gw lebih segan, lu kurang ajar gw lebih dari itu.

Pada akhir gw kelas 2 SMA dan semester 2, bang bacok menghilang tah kemana semenjak keluarganya.....

Tongkrongan yg biasanya rame sekarang mulai sunyi, bukan sunyi karena gak ada orang namun sunyi karena suasana yg biasanya dialiri oleh candaan bang bacok sekarang hilang terbawa angin sore ini. Seorang yg mengeluarkan gw dari masa yg tidak mendidik sebagai seorang pelajar mampu memberi nasehat yg keluar dari mulutnya

Lain waktu gw akan menceritakan kisah semasa SMP yg penuh akan darah, kebencian, dan dendam
Diubah oleh muhammadafdal15 15-04-2020 20:14
ampekduo
srusuut
srusuut dan ampekduo memberi reputasi
2
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.