Kaskus

News

eddo1982Avatar border
TS
eddo1982
Pasien Virus Corona Laporkan Gejala Baru, Kulit Seperti 'Tersetrum'
Pasien Virus Corona Laporkan Gejala Baru, Kulit Seperti 'Tersetrum'

Bagaikan sebuah misteri, virus Corona COVID-19 tak henti-hentinya berikan kejutan pada dunia medis. Baru-baru ini beberapa pasien yang pernah terinfeksi penyakit itu melaporkan bahwa mereka sempat merasakan gejala seperti kulit 'mendesis' atau adanya aliran listrik yang mengalir di tubuh mereka, sehingga timbulnya sensasi terbakar.

Dikutip dari New York Post, Kepala Penyakit Menular di ProHealth Care Associates, Dr Daniel Griffin mengatakan kondisi 'mendesis' itu bukanlah gejala umum yang terjadi pada pasien, tetapi kemungkinan itu disebabkan oleh adanya reaksi antibodi terhadap virus.

"Jelas sudah diidentifikasi, tetapi kami belum yakin dan mungkin ada beberapa alasan itu terjadi. Perasaan itu mungkin hasil dari antibodi yang melawan penyakit dan mengganggu cara kerja saraf," kata Griffin.

Sedangkan menurut Direktur Klinis di layanan kesehatan Pack Health, Dr Vipul Shah, sensasi itu bisa juga dikaitkan dengan kebiasaan demam pada seseorang.

"Jika orang tidak terbiasa mengalami demam, mungkin kulit mereka benar-benar terasa seperti sensasi listrik," jelas Shah.

Namun hingga kini gejala seperti 'mendesis' itu belum diketahui dengan pasti penyebabnya, dan Shah pun menyarankan untuk menggunakan gel lidah buaya atau lotion untuk mengurangi sensasi terbakar pada kulit.

sumber : detik.com

emoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan

sebelahblogAvatar border
sebelahblog memberi reputasi
1
1.3K
16
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
692.2KThread57.3KAnggota
Tampilkan semua post
WisliwatlahpergAvatar border
Wisliwatlahperg
#6
pada waktu demam itu sistem darah membentuk antibodi Sebagai reaksi terhadap virus, utk melawan virus, dgn dibantu T cell dan menghasilkan IgG dan IgM, immunoglobulin G dan immunoglobulin M. umumnya 5-6 hari setelah virus masuk sel seseorang/ terpapar virus dlm jumlah kecil, virus bereplikasi dan mulai menulari

jadi, rapid test yg mendetek IgG atau IgM hanya efisien/efektif bila digunakan setelah ada reaksi tsb, baik ditandai demam maupun demam yg sangat ringan/ hampir tanpa gejala misal hidung meler atau gangguan indera pembauan/ pengecapan. lesu, lemah, letih, lelah dan ....
0
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.