Kaskus

Story

ericwardsAvatar border
TS
ericwards
Love : Something That Can Beat Me
Love : Something That Can Beat Me



Let me introduce myself.

Eric, itulah nama gue. Seorang anak laki laki yang lahir dari rahim seorang wanita Amerika. Atau banyak temen gue yang bilang, 'seorang anak yang lahir karena goyangan papa'. Yah, walaupun ibu gue orang amerika, tapi bapak gue orang Bandung.

Gue berharap gue terlahir dengan mata biru seperti Naruto, tapi ternyata mata gue bulet kayak pantat babi. Ehm, gak, mata gue normal, gak kayak pantat babi, dan berwarna coklat, bukan biru.
Gue punya seorang kakak perempuan bernama Vanny. Orang nya kalem, baik hati, dan rajin. Berbanding terbalik sama gue yang gampang panik, cuek, dan pemalas. Jika kalian berfikir bahwa gue anak orang kaya, itu salah besar. Kami hidup dalam kesederhanaan. Bapak gue bekerja sebagai pegawai kantoran biasa, sedangkan ibu gue hanyalah seorang ibu rumah tangga.

Oke, disini gue bingung lagi ngapain. Dibilang nulis? Of course not, gue gak pake bolpoin. Dibilang ngetik? Gue gak pake mesin ketik. Dibilang ngegambar? Gak masuk akal. Ngelukis? Apalagi. Terus gue ini ngapain? emoticon-Bingung

---

Quote:


Yeah, this is a beginning for me.

~~~

Spoiler for :


Spoiler for :



Bersenandung dulu skuy,





Diubah oleh ericwards 12-04-2020 19:25
0
13K
89
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
33.1KThread•55KAnggota
Tampilkan semua post
ericwardsAvatar border
TS
ericwards
#82
Spectacular Night
Suara adzan mulai terdengar. Cahaya matahari memaksa masuk ke kamar gue. Perlahan, gue membuka mata,

Quote:


Setelah sampai, gue celingak-celinguk siapa tau ada tanda-tanda dari Vira. Dan karena gaada, gue pun fokus main sama si Rendra.

Rental nya lumayan gede, ada ps3 sama ps2 plus warung didalem. Jadi kalo mau makan atau minum tinggal pesen. Gue kalo lagi gini sukanya menu komplit, mi goreng dobel pake telur plus esteh. Beuh, nikmat beut dah. Setelah beberapa jam nyobain game-game yang belum pernah kita mainin, tiba saatnya mainin game wajib. Iya, sepakbola, yang kalo kalah pasti nyalahin stik.

Quote:


Setelah sampai di kos, gue pun langsung mandi, lalu menjalankan kewajiban gue.

Selesai sholat, gue cek hp gue yang terdapat beberapa notifikasi. Kebanyakan gak penting, tapi ada satu notifikasi yang bikin gue gak habis pikir.

Quote:


Gue pun heran se heran heran nya herman. Lah dia serius cok?! Enak di gue dong? emoticon-Ngakak (S)

---

Gue pun meminjam motor Rendra buat ke rumahnya Vira. Kebetulan si Rendra udah pingin molor, jadi gak ditanyain gue mau kemana. Yakali gue bilang mau nidurin Vira, kasian dia dong ntar ngiri emoticon-Big Grin.

Gue pun berangkat menuju rumahnya Vira,

Quote:


Gue pun mengikuti arahan Vira dengan baik dan benar. Setelah sampai, gue liat rumahnya sepi. Rental ps yang tulisannya buka 24 jam juga tutup.

Rumahnya gede, luas lebih tepatnya, soalnya gak bertingkat. Gue ketok pintu rumahnya berkali-kali, gak ada tanda-tanda orang yang mau bukain pintu. Setelah menunggu dalam ketidakpastian, akhirnya gue denger suara langkah kaki mendekati pintu.

Quote:


Vira hanya menatap gue tanpa berkata-kata. Tangannya menggenggam tangan gue, mata nya terpejam, badannya menempel lebih erat lagi. Gue laki-laki, kalo dihadepin sama situasi kayak gini ya Alfredoterbangun. Gue sambut undangan dia, bodo amat gue udah gak mau mikir apa-apa lagi.

Gue pun terlibat perkelahian lidah dengan Vira. Perlahan tapi pasti, hal-hal yang gue lakukan makin berkembang.

Quote:
Diubah oleh ericwards 09-04-2020 21:50
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.