Quote:
Original Posted By SuperAzzura►imo
dibanding tetap di jkt, menurut gw itu menyelesaikan masalah. skrg gini, perputaran uang di jkt itu ga maksimal karena beberapa faktor adanya sentimen dari pemerintahan dan ekonomi sering bergesekan. misal, ada demo besar2an di dki ke pemerintah. yg awalnya demo utk pemerintah, tp ekonomi jg kena imbas sentimennya karena bikin gaduh dan macet ibukota negara.
ada bencana alam misalnya banjir bandang, lumpuh total dki. pemerintahan dan ekonominya jg ikutan lumpuh krn dlm satu kota. misalkan dipisah tentunya sentimen ini akan bisa ditekan. perputaran uang jg ga cuma ada di jawa tp udh bisa di kalimantan skrg.
masalah biaya bangun ibukota baru, gedung2 lama pemerintah dki itu akan dijual ke swasta. nah hasil dr jualnya itu buat pendanaan ibukota baru. pemerintah jg udh ada mou dgn negara lain utk investasi di ibukota baru. jelas ada budget karena semua sudah diperhitungkan oleh kemenkeu.
Gw lebih setuju sama program mbah harto, program transmigrasi, dibanding dengan pemindahan ibukota, berapa biayanya, waktunya, sumer daya alam yg dibabat, kebayang gak belajar dari jakarta era belanda awalnya jakarta itu wilayahnya cuma sekitaran kota tua, lama2 merambah sampai cillitan, cilincing, sampe ke selatan, sampe depok, gw yakin 20 tahun setelah ibukota pindah ke kalimantan, itu hutan hujan borneo lama2 habis kebabat
Quote:
Original Posted By muhammadeltar►@ekoaje
TS ngerti perasaan agan, perasaan AGAN seperti perasaan warga DKI Jakarta pada umumnya ketika ditinggalkan oleh sebuah gelar berjulukan IBUKOTA NEGARA.
Tapi perasaaan tersebut bukan sama halnya seperti ditinggalkan oleh seorang pacar atau Istri dan lain sebagainya.
Negara ini tidak sama sekali dikenal oleh negara luar, negara luar lebih mengenal BALI bukan INDONESIA. (Perlu di Catat dengan baik)
Kita bisa memindahkan IBUKOTA NEGARA ini ke BALI tapi apakah itu yang diharapkan oleh BANGSA INDONESIA.
Daerah lain juga bisa dan mampu terkenal bukan hanya di Indonesia bahkan sampai luar negeri seperti halnya BALI, asalkan memiliki optimistis yang baik dan kuat terhadap hal tersebut.
Apakah JAKARTA dikenal oleh dunia luar? jawabannya TIDAK SAMA SEKALI, namun JAKARTA bisa menjadi seperti BALI ketika tidak lagi menyandang gelar sebuah IBUKOTA NEGARA.
Gw lebih cenderung ke arah
BIAYA, lu bisa bayangin berapa biayanya? Dengan biaya sebanyak itu apa nggak sebaiknya buat bayar hutang dulu

Yg kedua alam borneo bisa hilang, dah itu aja.