TS
hossana22
His Love
Indeks
Part 1 Prolog Part 1
Part 2 Panggilan Tuhan Part 2
Part 3 God is Good Part 3
Part 4 God is Good 2
Part 4
Prolog
# hanya ingin membagikan kesaksian hidup saya saat mengenal Tuhan dan mengalami Kasih Tuhan yang begitu besar, saya harap kisah saya bisa menguatkan kalian dan kita bisa saling meguatkan #
Part 1 Prolog Part 1
Part 2 Panggilan Tuhan Part 2
Part 3 God is Good Part 3
Part 4 God is Good 2
Part 4
Prolog
# hanya ingin membagikan kesaksian hidup saya saat mengenal Tuhan dan mengalami Kasih Tuhan yang begitu besar, saya harap kisah saya bisa menguatkan kalian dan kita bisa saling meguatkan #
Quote:
Diubah oleh hossana22 16-03-2020 18:14
nona212 memberi reputasi
1
632
3
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Spiritual
6.4KThread•2.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
hossana22
#3
God is Good 2
Saya orang yang tidak bisa mengontrol emosi, saya memang sudah ikut Tuhan, tetapi hati saya belum berubah, masih sering emosi, masih menyimpan kekecewaan, bahkan saya juga kepahitan sama mama saya karena sifatnya yang tempramental.
Saya masih sering memikirkan diri saya sendiri, pokoknya saya masih hidup di dalam dosa, dan masih jatuh bangun dalam ikut Tuhan.
Tidak hanya ke mama, saya juga kepahitan sama semua orang, termasuk keluarga, saya paling menutup diri disana, ada rasa benci saat saya melihat mereka, saya ingat betul di saat saya dan mama susah, tidak ada satupun dari mereka yang mau membantu kami, bukannya membantu malah lebih sering memojokkan kami, pokoknya saya masih hidup didalam kepahitan dan kekecewaan.
" hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”
Matius 19:19 TB
setiap kali membaca ayat ini, saya selalu mengingat kembali kata kata kasar yang pernah mama lontarkan kepada saya, papa saya yang menelantarkan keluarganya, saya juga mengingat kembali orang-orang yang pernah menyakiti saya, membully saya, Saya Marah...!!! apa ada alasan untuk saya menghormati dan mengasihi mereka?
saya selalu bilang , tunggu dulu Tuhan, saya belum bisa mengampuni mereka yang pernah menyakiti saya.
saya selalu bertengkar dengan mama saya, bahkan terkadang saya melontarkan kata-kata kasar kepadanya, hati saya sangat marah....
tapi setelah bertengkar kita akan cenderung kembali berbaikan, meskipun setelahnya kita bertengkar lagi
selalu seperti itu, saya selalu berdoa
" Tuhan pulihkanlah hubunganku dengan mama, saya capek terus seperti ini "
saya tidak sadar ketika saya berdoa seperti itu, minta di pulihkan... tapi hati saya masih menyimpan kepahitan
bagaimana menurut kalian?
bahkan alasan saya merantau ke jakarta supaya bisa jauh darinya
*******
waktu itu ade saya lulus sd, jadi saya harus biayai ade saya untuk masuk smp, dan saya juga memutuskan ade saya harus sekolah di jakarta, sekolah di swasta karena saya tidak mau dia dapat bulliying seperti saya dulu.
jadi ade saya pindah dari kampung ke jakarta, dan mama saya pun ikut untuk menemani ade saya terlebih dahulu selama beberapa bulan, saya pikir ini jawaban dari Tuhan, supaya hubungan saya dan mama bisa di pulihkan kembali.
namun saya salah, saat itu gaji saya rasanya kurang untuk membayar sekolah, kontrakan,kuliah, omgkos dll
karena kurangnya pemasukan, saya dan mama sering kali bertengkar, bahkan hubungan kami rasanya semakin buruk, mama selalu mengeluh kenapa saya tidak sukses bla bla bla
itu membuat saya muak...
saya bahkan pernah bilang ke mama
" kenapa nggak pulang saja ke kampung, tidak ada yang menyuruh mama ikut ke sini "
ya .... saya tahu mama pasti sangat sakit hati, saya selalu menangis setiap mengingat perlakuan kasar saya, seharusnya saya bisa menahan diri, karena mau bagaimanapun dia orang tua yang harus saya hormati
tetapi saat itu, hati saya rasanya sudah gelap, tertutup oleh kesombongan dan kepahitan.
sepertinya dari puncak gunung, hidup saya perlahan mulai turun ke lembah...
lembah yang gelap, saya mulai lelah waktu itu, untuk mencukupi makan ade dan mama saya, saya seringkali hutang ke teman saya,
pokoknya ada saja hal tak terduga terjadi sehingga membuat saya harus berhutang
namun saya selalu ingat nasehat khotbah kala itu
" tetap percaya bahwa Tuhan baik , Tuhan baik.... apapun keadaanmu "
tapi lama- lama iman saya mulai terkikis, saya mulai lelah dengan rutinitas tiap bulan, bayar hutang, bayar ini dan itu, sekolah ade saya yang membutuhkan ini dan itu .
semua hal itu membuat saya lelah...
bukan hanya itu yang membuat saya lelah, tiap kembali ke kos saya harus kembali bertengkar karena hal kecil...
Tapi Praise the Lord setiap bulan selalu cukup, meskipun saya harus di tagih beberapa hutang lainya, jadi seperti gali lubang tutup lubang, tapi saya ikhlas.
yang penting adik dan mama saya bisa makan kala itu
saya percaya Tuhan beserta saya
Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
Filipi 4:13 TB
setiap malam saya selalu saat teduh untuk menguatkan hati saya menghadapi segala perkara..dan supaya saya tetap mempunyai iman dan percaya kepada Tuhan.
ada satu lagu yang membuat saya kuat, begini liriknya
Give me faith, to trust what You say
thats Your good Your love is great...
im broken inside, i give You my life..
i maybe weak, Your spirit strong in me
my flesh me fail, my GOD You never will
Elevation Worship - Give me faith
lagu itulah yang menemani saya dan air mata saya setiap malam...
Saya masih sering memikirkan diri saya sendiri, pokoknya saya masih hidup di dalam dosa, dan masih jatuh bangun dalam ikut Tuhan.
Tidak hanya ke mama, saya juga kepahitan sama semua orang, termasuk keluarga, saya paling menutup diri disana, ada rasa benci saat saya melihat mereka, saya ingat betul di saat saya dan mama susah, tidak ada satupun dari mereka yang mau membantu kami, bukannya membantu malah lebih sering memojokkan kami, pokoknya saya masih hidup didalam kepahitan dan kekecewaan.
" hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”
Matius 19:19 TB
setiap kali membaca ayat ini, saya selalu mengingat kembali kata kata kasar yang pernah mama lontarkan kepada saya, papa saya yang menelantarkan keluarganya, saya juga mengingat kembali orang-orang yang pernah menyakiti saya, membully saya, Saya Marah...!!! apa ada alasan untuk saya menghormati dan mengasihi mereka?
saya selalu bilang , tunggu dulu Tuhan, saya belum bisa mengampuni mereka yang pernah menyakiti saya.
saya selalu bertengkar dengan mama saya, bahkan terkadang saya melontarkan kata-kata kasar kepadanya, hati saya sangat marah....
tapi setelah bertengkar kita akan cenderung kembali berbaikan, meskipun setelahnya kita bertengkar lagi
selalu seperti itu, saya selalu berdoa
" Tuhan pulihkanlah hubunganku dengan mama, saya capek terus seperti ini "
saya tidak sadar ketika saya berdoa seperti itu, minta di pulihkan... tapi hati saya masih menyimpan kepahitan
bagaimana menurut kalian?
bahkan alasan saya merantau ke jakarta supaya bisa jauh darinya
*******
waktu itu ade saya lulus sd, jadi saya harus biayai ade saya untuk masuk smp, dan saya juga memutuskan ade saya harus sekolah di jakarta, sekolah di swasta karena saya tidak mau dia dapat bulliying seperti saya dulu.
jadi ade saya pindah dari kampung ke jakarta, dan mama saya pun ikut untuk menemani ade saya terlebih dahulu selama beberapa bulan, saya pikir ini jawaban dari Tuhan, supaya hubungan saya dan mama bisa di pulihkan kembali.
namun saya salah, saat itu gaji saya rasanya kurang untuk membayar sekolah, kontrakan,kuliah, omgkos dll
karena kurangnya pemasukan, saya dan mama sering kali bertengkar, bahkan hubungan kami rasanya semakin buruk, mama selalu mengeluh kenapa saya tidak sukses bla bla bla
itu membuat saya muak...
saya bahkan pernah bilang ke mama
" kenapa nggak pulang saja ke kampung, tidak ada yang menyuruh mama ikut ke sini "
ya .... saya tahu mama pasti sangat sakit hati, saya selalu menangis setiap mengingat perlakuan kasar saya, seharusnya saya bisa menahan diri, karena mau bagaimanapun dia orang tua yang harus saya hormati
tetapi saat itu, hati saya rasanya sudah gelap, tertutup oleh kesombongan dan kepahitan.
sepertinya dari puncak gunung, hidup saya perlahan mulai turun ke lembah...
lembah yang gelap, saya mulai lelah waktu itu, untuk mencukupi makan ade dan mama saya, saya seringkali hutang ke teman saya,
pokoknya ada saja hal tak terduga terjadi sehingga membuat saya harus berhutang
namun saya selalu ingat nasehat khotbah kala itu
" tetap percaya bahwa Tuhan baik , Tuhan baik.... apapun keadaanmu "
tapi lama- lama iman saya mulai terkikis, saya mulai lelah dengan rutinitas tiap bulan, bayar hutang, bayar ini dan itu, sekolah ade saya yang membutuhkan ini dan itu .
semua hal itu membuat saya lelah...
bukan hanya itu yang membuat saya lelah, tiap kembali ke kos saya harus kembali bertengkar karena hal kecil...
Tapi Praise the Lord setiap bulan selalu cukup, meskipun saya harus di tagih beberapa hutang lainya, jadi seperti gali lubang tutup lubang, tapi saya ikhlas.
yang penting adik dan mama saya bisa makan kala itu
saya percaya Tuhan beserta saya
Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
Filipi 4:13 TB
setiap malam saya selalu saat teduh untuk menguatkan hati saya menghadapi segala perkara..dan supaya saya tetap mempunyai iman dan percaya kepada Tuhan.
ada satu lagu yang membuat saya kuat, begini liriknya
Give me faith, to trust what You say
thats Your good Your love is great...
im broken inside, i give You my life..
i maybe weak, Your spirit strong in me
my flesh me fail, my GOD You never will
Elevation Worship - Give me faith
lagu itulah yang menemani saya dan air mata saya setiap malam...
Diubah oleh hossana22 16-03-2020 19:07
0