TS
User telah dihapus
Renungan Kalbu

~~~~~~ Selamat datang di Thread Renungan Kalbu ~~~~~~
Quote:
____________________________________
_____________________________________
Spoiler for daftar isi:
____________________________________________
Quote:
~~
~~

~~Diubah oleh User telah dihapus 10-11-2020 10:18
nona212 memberi reputasi
1
2.3K
36
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Spiritual
6.4KThread•2.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
User telah dihapus
#2
ABSTRAK
_____________________________________
Manusia dalam hidupnya selalu merindukan kebahagiaan. Banyak orang yang menduga bahwa manusia tidak akan pernah mencapai kebahagiaan selama ia terikat pada suatu aturan hukum tertentu. Namun perjalanan waktu ternyata menjungkirbalikkan paham ini. Fakta sejarah menunjukkan, kebahagiaan yang hakiki ternyata bukanlah berasal dari pola hidup bebas seperti burung sebagaimana yang dipraktekkan oleh kaum hippies tempo dulu, melainkan justru diperoleh melalui pola hidup yang konsisten mentaati peraturan tertentu. Aturan dimaksud, ada yang merupakan karya para manusia bijak di zaman yang lampau, ada pula yang diyakini dibuat langsung oleh Sang Maha Pencipta Alam Semesta ini. Orang menyebut aturan-aturan ini dengan istilah : agama. Oleh karena itu, pada hakikatnya agama adalah suatu pedoman hidup yang menuntun penganutnya untuk mencapai kebahagiaan yang hakiki, baik di dunia maupun di kehidupan yang akan datang nanti. Tentunya setiap pedoman hidup atau agama tidaklah sama; makin canggih suatu pedoman hidup maka semakin pasti pula kebahagiaan yang didambakan itu menjadi kenyataan.
Sebagai langkah awal dalam mencari kebahagiaan, para pakar sependapat bahwa manusia harus menyadari terlebih dahulu tentang makna keberadaannya di dunia ini. Al-Qur'an sebagai pedoman hidup yang diyakini berasal dari Tuhan Pencipta Langit dan Bumi, menjelaskan tentang konsepsi manusia dengan amat gamblang, yaitu sebagaimana yang disebutkan dalam surat An-Nisaa' ayat 13 dan 14 :
Quote:
Adapun maksud firman Allah tersebut digambarkan sebagai berikut:
Manusia adalah makhluk yang diberi kebebasan penuh dalam bertindak, apakah ia mau taat pada aturan main yang dibuat oleh Penciptanya ( dan Rasul-Nya), atau ia mau membangkang. Bagi yang taat akan diberi kenikmatan surga, dan bagi yang membangkang akan diberi ganjaran neraka. Disamping itu pengalaman membuktikan, orang yang taat melaksanakan aturan main ini, ternyata di kehidupan dunia ia memperoleh kebahagiaan. Dengan demikian, kebahagiaan yang hakiki itu hanya akan dicapai bila orang mampu taat secara total melaksanakan aturan yang ditentukan Allah dan Rasul-Nya sebagaimana tertuang dalam Al-Qur'an dan Hadits. Hanya sayangnya -dalam prakteknya- ternyata untuk dapat selalu taat pada aturan main ini tidaklah mudah. Hal ini dikarenakan adanya dorongan hawa nafsu ataupun setan yang menggoda. Dengan perkataan lain, bila manusia mampu mengendalikan nafsu yang ada pada dirinya dan menundukkan setan yang selalu menghimbau untuk membangkang, maka ia akan dapat selalu taat melaksanakan aturan main yang dibuat-Nya itu. Paradigma yang sampai saat ini masih dianut oleh sebagian besar orang adalah kita harus berjuang sekuat tenaga melawan kehendak nafsu. Setiap nafsu jelek ini muncul harus kita perangi. Dengan demikian hidup ini selalu disibukkan dengan peperangan mengalahkan nafsu. Ini tentu saja melelahkan.
"Renungan Kalbu" menawarkan alternatif lain. Tidak lagi berjuang habis-habisan untuk mengalahkan nafsu, tetapi berupaya sungguh-sungguh untuk mendapatkan keyakinan-keyakinan ilahiyyah melalui perenungan demi prenungan. Hal ini dikarenakan bila kalbu memiliki banyak keyakinan-keyakinan illahiyah maka otomatis nafsu/setan tidak akan berdaya. Jadi dengan demikian, keyakinan yang ada di dalam kalbu itulah sebenarnya yang akan menentukan sikap seseorang, apakah ia taat pada aturan main atau melanggarnya.
Wallahua'am bishshawab.
Diubah oleh User telah dihapus 04-11-2020 11:56
0