Kaskus

Story

wickeproductionAvatar border
TS
wickeproduction
pengalaman pribadi - kisah nyata - awal mula aku sering melihat hal ganjil
hai... sebut saja aku eSkriM
aku anak ke 4 dari 5 bersaudara yang hidup didesa di jawatimur 
rumah orangtuaku lumayan luas 2500 m2 dengan halaman yang memutarinya 1 hektar dan dibagi menjadi 3 bagian sisi timur, sisi barat, dan sisi selatan ditengah-tengahnya dihibahkan untuk jalan desa dan semua bangunan yang ada didalamnya itu adalah peninggalan jaman belanda 

aku ingin berbagi cerita tentang fenomena aneh yang aku alami sendiri dari kecil dan sampai sekarang aku masih penasaran apa alasan yang bisa membuatku seperti ini dan mungkin kalian bisa memberikan jawaban dan tentang apa yang terjadi denganku ini 

hal-hal aneh ini tu mulai terjadi saat umurku 11 tahun... saat itu aku aku masih SD kelas 5 

pagi hari sebelum upacara, seperti halnya anak-anak kecil suka bermain kejar-kejaran 

aku bermain kejar-kejaran dengan temanku bernama gatot... dan saat giliran aku yang dikejar tiba-tiba ada sesuatu yang menutupi mataku, semuanya tiba-tiba menjadi gelap dan aku seperti menabrak pohon, mungkin aku sampai pingsan waktu itu... karena pas aku sadar sudah banyak sekali orang disekitarku dan juga guruku 

saat itu kepalaku terasa sangat pening sekali seperti mabuk darat dan semuanya seperti bergoyang-goyang dan setelah peristiwa itu hal yang aneh selalu terjadi ketika aku sedang kecapean...

entah apa penyebabnya aku juga tidak tahu sampai sekarang... 

setiap aku kecapean mataku selalu melihat hal-hal yang tidak bisa dilihat oleh orang lain... 

hal pertama yang aku lihat adalah sosok menyerupai manusia tapi tingginya lebih dari orang dewasa  dengan rambut dan bulu yang menutupi seluruh badan dan mukanya.. matanya 1 merah menyala dan dikedua mulutnya ada taring yang panjang dan orang dewasa menyebutnya gendruwo 

kejadian itu terjadi ketika aku sedang bermain dengan saudaraku di gudang tempat pengeringan tembakau dihalaman rumah kakekku dan kebetulan gudang tembakau itu peninggalan jaman belanda 

semua saudaraku 4 orang tidak ada yang melihatnya sama sekali mereka asik bermain dihalaman didekat tumpukan kayu untuk bahan pengasapan tembakau... waktu itu aku sangat takut sampai menangis karena sosok itu jongkok du ujung tumpukan kayu tersebut... bahkan dibawahnya itu ada kuli pekerja yang sedang mengangkut kayu dengan gerobak juga tidak melihatnya 

panjang kakinya dari telapak kaki sampai lutut saja setinggi orang dewasa berdiri dan itu membuat ku tidak bisa berkata apa-apa hanya menangis sambil menunjuk kearah sosok itu sambil memegangi tangan saudaraku yag 1 tahun terpaut denganku tapi saudaraku itu malah kesal karena terganggu mainnya dan mengacuhkan aku


nah dari situlah kejadian-kejadian aneh itu selalu muncul ketika aku sedang kecpean sampai aku beranjak dewasa saat ini di usiaku yang hampir menginjak 30 

aku disini ingin menceritakan tentang hal-hal apa yang aku alami selama hidupku...  
 
dan aku ingin memberikan gambaran situasi sekarang rumah dan lokasi masa kecilku dulu dengan drone di next eps... mungkin sih semua sudah banyak berubah tapi yang pasti 2 rumah utama di sisi selatan dan sisi timur masih berdiri tegak dan belum ada renovasi sampai sekarang 

jadi nantikan ya.. cerita pengalamanku ini dan buat yang tahu apa penyebabnya bisa sharing disini , karena aku sendiri juga belum menemukan jawabannya, terimakasih
by eSKriM 



CHAPTER #1 - SISI SELATAN
CHAPTER #2 - SISI SELATAN BAG 2

lanjutannya ngungsi dimari ya...
CHAPTER #3 - SISI SELATAN BAG 3

atau bisa juga kunjungi thread lain kami dari pengalaman horor narasumber kami yang bakalan bikin kamu merinding membacanya
OM JUANS, TANTE BER DAN LOUIS TEMAN MASA KECILKU YANG BEDA ALAM
APARTEMEN HOROR

Diubah oleh wickeproduction 12-03-2020 09:08
nurulnadlifaAvatar border
NadarNadzAvatar border
nona212Avatar border
nona212 dan 13 lainnya memberi reputasi
14
4.9K
29
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Heart to Heart
Heart to Heart
KASKUS Official
23KThread39.9KAnggota
Tampilkan semua post
wickeproductionAvatar border
TS
wickeproduction
#4
chapter #1 - SISI SELATAN
Chapter #1

kaskus-image
ini adalah lokasi yang aku ceritakan terbagi menjadi 3 bagian sisi timur, sisi barat dan sisi selatan dan jalan itu adalah hibah dari keluargaku untuk akses transportasi
(sekarang sudah banyak bangunan kontrakan disekitarnya, pas aku kecil dulu sangat sepi sekali karena hanya rumah kami dan rumah orang-orang yang bekerja ditempat mbahkung) next chapter akan dibahas lagi detail bentuk lokasi bangunan rumahku.

aku ingin membahas sisi selatan dulu dari bagian rumah ortuku warisan dari kakekku. karena banyak sekali hal yang ingin aku tuangkan dalam cerita pengalamanku ini tapi bertahap ya... ^^

btw rumahku ini warisan dari kakek dari papaku, dan di keluarga papaku dari urutan kakek buyutku sampai papaku hanya mempunyai 1 orang anak saja jadi warisan itu utuh dan tidak terbagi-bagi... dan kebetulan dari kakek buyutku itu adalah demang pada jaman dulu(lurah jaman sekarang)

aku lima bersaudara ( nama panggilan saudaraku waktu kecil )
anak pertama = ia - cew
anak kedua = bimbim - cow
anak ketiga = dom-dom - cow
anak keempat = elti ( aku ) - cow
anak kelima = opet - cow

waktu kecil aku jarang sekali bertemu dengan papaku karena waktu itu papaku kerjanya diluarkota di salahsatu perusahaan konstruksi milik pemerintah dan 2 bulan sekali aku bertemu papaku, kami 5 bersaudara hidup dengan damai di desa kecil ini bersama mamaku dan kakek nenekku

kami tinggal di rumah sisi selatan bersama mamaku dan kakeku nenekku dan buyutku(cew) tinggal dirumah sisi timur
disisi timur ini rumahnya juga tergolong antik karena model joglo modern pada jaman dulu dengan pondasi semen dan sebagian dari kayu jati
di pintu depan diruang tamu tertulis jelas kalau bangunan ini dibangun tahun 1921 dan rumah utama disisi timur dibangun 1801 model joglo lama full kayu jati dengan tinggi pintu 4 meter bahkan jendela rumah itu lebih besar dari pintu jaman sekarang dan disisi-sisinya ada gudang penyimpanan dan dibelakangnya ada bangunan oven tembakau tapi sudah tidak dipakai lagi, kalau di sisi barat itu ada rumah kecil untuk administrasi perdagangan tembakau dan di kelilingi oleh bangunan oven pengeringan tembakau yang sampai sekarang masih dpergunakan

dirumah sisi selatan ini aku dibesarkan, banyak sekali kenangan suka dan duka dirumah ini, walaupun sudah hampir seabad bangunan ini masih tegak berdiri menghadap ke utara tanpa ada perubahan, dirumah ini ada 8 kamar dan karena kamarnya luas aku tidur dengan 2 saudaraku bimbim dan domdom dikamar nomor 4 dari depan, kakaku ia tidur dikamar nomor 3 dan mamaku sama adikku tidur dikamar nomor 2, kamar nomor 1 biasanya untuk tamu yang menginap dan sisa kamar lainya dipakai untuk gudang barang dan kamar paling belakang digunakan sebagai mushola rumah, disekitar rumah ini ada halaman dengan berbagai macam pohon, dan dibelakangnya adalah kebun mangga dan sebuah rumah wallet baru yang dibangun tahun 1997 pas indonesia kena krismon.

nah aku ingin melanjutkan cerita saat aku melihat sosok gendruwo itu, setelah aku menangis dan tidak ada yang menggubrisku karena saudaraku semuanya bingung tiba-tiba aku menangis dengan sebab yang tidak jelas itu kakekku datang karena mendengar tangisanku, di gendongnya aku waktu itu ditanyainya aku

kowe kenopo le? tanya kakekku waktu itu
aku hanya menangis dan menunjuk kearah tumpukan kayu tersebut dan karena sosok itu masih terus memelototiku dengan mata merahnya aku semakin ketakutan meronta-ronta dan akhirnya kakekku ini mebawaku kerumah sisi timur, disana mamaku sedang duduk didepan rumah sambil menggendong adikku yang waktu itu masih kecil dan kebetulan papaku sedang cuti waktu itu, sesampainya disana ditanyainya aku...

kamu kenapa dek??? #(mamaku bicaranya pakai b.indo)
aku cuma bisa menangis dan bicara " AKU WEDI (aku takut)"
karena orangtuaku tidak tahu apa yang aku maksudkan mereka hanya menenangkan tangisku saja, aku digendong sama papaku waktu itu sambil ditengankan tangisku ini
setelah agak tenang aku ditanyai oleh ortuku," kamu kenapa dek? "
aku ceritakan kalau aku habis melihat orang yang tinggi sekali, waktu itu aku sambil memeragakan posisi jongkoknya dan gesturnya agar orang tuaku ini mengerti apa yang aku lihat, tapi waktu itu orangtuaku hanya bilang sama aku,

jangan takut dek... itu cuma pegawainya mbahkung, si widji (pegawai setianya kakekku)
setelah itu aku tidak bisa berkata-kata lagi karena percaya sama ucapan ortuku, saat itu juga setelah melihatku tenang kakeku balik lagi ke rumah sisitimur dengan sepeda onthel jadulnya...

dulu waktu kecil halaman depan rumah sisi selatan ini agak gelap karena sorot lampu dari depan rumahku ini tidak bisa menyinari seluruh halaman depan karena terlalu luasnya, nah disaat aku sedang bicara dan bermanja-manjaan dengan ortuku dan adikku itu aku mulai kaget lagi karena melihat sosok seperti tikus berjalan samar-samar sambil membawa bungkusan sampah di halaman depan, papaku mamaku dan adikku tidak ada yang melihatnya, hanya aku sendiri yang tertegun melihatnya... setelah aku amati dengan serius sosok itu ternyata melayang dan itu bukan tikus melainkan kepala yang memakai topi seperti hansip melayang kearah barat dihalaman rumahku, sosok kepala itu melayang sekitar 15 cm diatas tanah kearah barat dengan pelan, dan yang aku pikir itu sampah adalah usus dan sejenisnya. aku langsung menangis lagi waktu itu, teriak-teriak ketakutan sampai membuat orang tuaku kaget dan adikku ikutan menangis,

dibawa masukknya aku dan ditenangkannya aku waktu itu, tapi karena aku benar-benar sangat takut aku tidak bisa berhenti menangis sampai tenagaku ini habis dan aku tidur terlelap waktu itu.

keesokan paginya, ternyata aku sudah tertidur dikamar no 2
dan sejak kejadian itu aku jadi sering melihat hal-hal ganjil yang terjadi dirumahku sendiri, mungkin berselang waktu sekitar 2 mingguan dari kejadian pertama, hari itu aku kekota karena aku dan saudara-saudaraku dom-dom mewakili SD kami untuk lomba melukis di kabupaten dijoglo kantor bupati, banyak anak-anak yang mengikuti lomba tersebut.. di joglo tersebut ada banyak sekali foto-foto antik mantan bupati kabupaten ini, dan mungkin karena aku kecapean setelah mengikuti lomba ditambah panasnya cuaca hari itu saat aku duduk sambil bersender disalah satu tiang joglo tersebut aku melihat sesosok orang yang sangat berbeda sekali pakaiannya, oarng itu memakai beskap warna hitam kumisnya tebal dan memakai blangkon, dia tersenyum ramah kearahku tapi aku bingung mengapa orang itu tersenyum kepadaku dan pakaiannya sangat berbeda dengan orang dewasa yang ada disekitarnya.

sosok itu berdiri tegak dengan gagah sambil melihat kearahku, lalu saat aku memalingkan wajahku karena dipanggil oleh guruku untuk mengumpulkan gambarnya aku menoleh lagi kearah sosok orang yang aku lihat tadi tapi sosok itu sudah tidak ada, lalu aku segera mengumpulkan gambar yang aku buat dan balik lagi ketempat aku menggambar tadi dan karena bosan menunggu aku berjalan-jalan memutari joglo tersebut untuk melihat foto-foto yang dipajang disekitar joglo, pas aku melihat dan mengurutkan foto-foto itu sambil berjalan, aku berhenti di foto yang ke 6 karena sosok dalam foto itu mirip seperti yang aku lihat tadi. aku mengamati foto itu terus sambil megingat-ngingat wajah orang tadi, baju yang dikenakannya pun sama dengan yang ada difoto lalu terdengar suara guruku memanggilku sambil menghampiriku. dikiranya aku kemana, takutnya aku kesasar. lalu guruku ini tanya sama aku

kamu lihat apa? tanya guruku
aku lihat foto ini bu? tadi saya ketemu sama bapak ini...
guruku bilang?dimana... mungkin kamu salah lihat, ini tu mantan bupati B** dan beliau sudah meninggal jadi kamu salah lihat...
aku jawab lagi... enggak kok bu, beneran saya habis bertemu sama bapak ini di situ sambil menunjuk lokasi aku melihatnya...
guruku hanya bilang "iya... ibu percaya"

setelah itu aku dan kakakku diantar kembali kealam mobil untuk pulang karena acara lombanya sudah selesai dan kebetulan waktu itu kakaku domdom mendapat juara 2 dan aku hanya masuk nominasi saja

setelah sampai dirumah aku segera berganti pakaian nah ketika aku ingin kedapur untuk mengambil makanan dan menyusul mamaku, aku seperti melihat siluet oarang berbaju putih tinggi memakai sorban dikamar nomor 6 dari depan duduk diatas dipan tua yang tidak dipakai, kamar dirumahku ini tidak pernah ditutup kalau siang hari terutama kamar kosong no 1, 5,6,7,8(mushola) yng 24jam selalu terbuka pintunya

dikamar nomor 6 ini isinya dipan kayu jati tua kosong yang tidak terpakai sama motor zundapp dan BSA yang disimpan didalamnya dan juga ada almari tua berbentuk meja yang didalamnya itu piring dan gelas, ketika tersadar seperti ada sosok tersebut aku kembalilagi untuk melihat siapa yang ada dikamar nomor 6 tersebut tetapi tidk ada siapapun didalam kamar itu. karena tidak ada pikiran yng aneh-aneh aku langsung menuju kedapur menyusul mamaku...

sesampainya didapur aku tiba-tiba ditanyai sama mamaku... dek kamu sering melihat hal yang aneh-aneh ya?
aku hanya mengangguk saja, terus aku bilang sama mama , iy mah, sering banget ketemu orang tapi yang disekelilingnya tidak melihat yang el lihat. lalu aku diingatkan sama mamaku kalau melihat hal-hal seperti itu lagi jangan ikut kalau diajak... terus tanya dulu sama oarang yang kamu kenal disekitar. aku jawab "iy mah" waktu itu.

sambil bermain dengan adikku, aku bicara lagi sama mamaku
mah tadi ada bapak-bapak dikamar gudang. lagi duduk pakai baju putih trus dikepalanya kaya difoto buyut ( foto buyut diruang tengah memakai sorban saat berangkat haji jaman dulu) mamaku hanya keheranan saja karena dirumah kami hanya ada mamaku adikku,aku dan domdom sama mbok yem dan mosleh, sementara itu mbok yem lagi masak, pak mosleh lagi dikebun belakang, mamaku segera menuju kamar no 6 dan tidak ada siapa-siapa disana dan mamaku mengalihkan pembicaraan kita dengan mengingatkanku untuk makan.

setelah selesai makan aku bermain dihalaman rumah sebelah barat rumahku, disana ada pohon mangga yang besar dan katanya pohon ini lebih tua dari papaku karena yang menanam pohon ini adalah buyutku waktu masih muda dulu, pohon itu sangat rindang sekali dan dikelilingi oleh rumput liar sangat sejuk ketika siang hari dibawahnya

dipohon itu ada ayunan dari ban bekas yang dibuatkan oleh papaku, dan aku sering bermain disitu dengan saudaraku... dan ketika aku sedang bermain ayunan disitu dengan domdom aku melihat papaku di kejauhan sedang melihat-lihat buah sambil membersihkan dahan-dahan kecil dengan celurit. aku bilang sama domdom, itu papah dom, yuk kesana...

domdom cuma bilang , mana.... ngapusi...
itu didekete pohon surikaya. ayolah kesana...
domdom bilang, emoh ah.. enak maenan ayunan ae...

karena jengkel akhirnya aku masuk kerumah dan menggutu ke mamaku, jam sudah menunjukkan jam 1 dan aku beserta saudaraku domdom berangkat mengaji di mushola dekat pasar sepulang dari situ aku mencari mamaku dirumah, aku panggil-panggil mamaku tapi tidak terdengar sahutan

lalu aku kebelakang kedapur ternyata mamaku sedang sibuk memasak disana dengn mbok yem, karena mamaku sedang sibuk aku tanya sama mamaku , "papah dimana mah... "
papah kan kerja dek... bulan depan baru pulang. jawab mamaku
aku jawab "loh, tadi siang aku lihat dikebun kok mah..." tanya sama domdom juga tahu
mamaku hanya terdiam pas aku bilang itu, ketika dom-dom ikut menyusul kedapur, mamaku tanya sama domdom
kamu liat papah tadi dikebun mas , domdom hanya menggelengkan kepala
karena kesal mereka tidak percaya aku menggrutu waktu itu, dan yakin kalau melihat papaku dikebun tadi

setelah itu mbok yem menghiburku dengan candaannya. sampai aku lupa masalah tersebut.

CHAPTER #2 - SISI SELATAN BAG 2

Diubah oleh wickeproduction 05-03-2020 23:26
berodin
berodin memberi reputasi
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.