Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
354
Lapor Hansip
26-02-2020 13:52

Banjir Jakarta Pun Menenggelamkan Logika


Hampir semua orang di Jakarta berteriak ketika banjir merendam jalan raya. Ketika komplek perumahan mereka banjir, kebencian pada Anies meluap, seperti meluapnya air sungai beserta sumpah serapahnya. Siapa yang salah?

Sebelum Anies jadi gubernur, Jakarta sudah banjir. Sebelum Ahok jadi gubernur, Jakarta pun sudah banjir. Ketika Jokowi menjabat, banjir pun terjadi. Bahkan gubernur-gubernur sebelumnya banjir telah terjadi sepanjang musim hujan setiap tahun.

Mengapa teriakan banjir tetap terjadi dan semakin menjadi-jadi, padahal sudah tahu dan sudah bisa diprediksi kalau nanti musim hujan, Jakarta anak banjir lagi.
Quote:

Sejak Jakarta di pimpin oleh Ali Sadikin, menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dari tahun 1966 - 1977, Ali Sadikin, menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dari tahun 1966 - 1977, Tjokropranolo, menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dari tahun 1977 - 1982, Soeprapto, menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dari tahun 1982 - 1987, Jakarta telah banjir ketika curah hujan tinggi.

Demikian juga ketika Wiyogo Atmodarminto, menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dari tahun 1987 - 1992. Surjadi Soedirja, menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dari tahun 1992 - 1997, Sutiyoso, menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dari tahun 1997 - 2007, Fauzi Bowo, menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dari tahun 2007 - 2012, banjir juga.

Dan, ketika Joko Widodo, menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dari tahun 2012 - 2014, Basuki Tjahaja Purnama, menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dari tahun 2014 - 2017, Djarot Saiful, menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2017, dan terakhir Anies Baswedan, menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dari tahun 2017 - sekarang, banjir pun masih menggenang Jakarta ketija musin hujan tiba.
Quote:

Salahnya Anies Baswedan sebenarnya di mana sih? Mungkinkah kekesalan pendukung Ahok yang bermain dan meluapkan kekesalan pada Anies? Bisa iya, bisa juga tidak. Nyatanya semakin setahun wilayah banjir semakin meluas. Lama tergenangnya banjir juga semakin lama.

Atau memang ada sebuah kepentingan terselubung untuk pilpres 2024? Biasanya kandidat yang terlihat seperti tersakiti, dizalimi, akan menarik lebih banyak simpati. Atau mungkin kondisi riil di masyarakat akan ketidakpuasan pada Anies dalam penanganan banjir di Jakarta.

Urusan hujan, memang siapa saja tak bisa menghindarinya. Pun, Anies jua. Anies bukan dewa yang bisa meminta agar hujan dipindahkan ke kalimantan saja. Atau ke pulau lain di Indonesia yang meskupun dihujani berhari-hari tak akan banjir. Tak mungkin bisa. Anies hanya manusia seperti kita. Ketika datang banjir tak kuasa berbuat apa-apa. Banjir ya banjir saja.
Quote:

Berbicara soal banjir, sekarang bukan lagi urusan Jakarta. Bahkan di provinsi lain di Indonesia pun banyak yang tergenang banjir. Tentang ribuan hekter sawah yang lenyap tergenang banjir. Tentang ribuan hektar lahan tambak yang musnah tenggelam karena banjir. Tentang jalan dan jembatan yang rusak karena banjir. Semuanya sudah bukan berita yang istimewa. Banjir ya banjir saja.

Pergantian tampuk pimpinan kelapa daerah juga terjadi di provinsi dan kabupaten di seluruh Indonesia. Nyatanya tiap tahun terjadi banjir juga. Namun, hujatan, cacian, dan makian seakan hanya menerpa pada seorang anies semata.

Proses banding dan membandingkan gubernur yang sebelumnya dengan yang menjabat sekarang. Walikota, bupati, mereka dibanding-bandingkan kinerjanya mengatasi banjir. Memangnya banjir bisa diatasi? Yang bisa diatasi sebenarnya adalah penanganan korban banjir, menanggulangi dampak dan meminimalisir korban.
Quote:

Air hujan yang datang dari hulu adalah penyebab banjir yang utama. disamping memang curah hujan yang sangat tinggi. Mengapa terjadi?

Logikanya, air huja. turun dari langit. Hujan tak pilih-pilih tempat. Mau turun di Jakarta, Bandung, Lampung, Banjarmasin, Aceh, suka-suka hujan mau turun di mana suka. Dan air hujan akan meresap ke dalam tanah atau mengalir ke daerah yang lebih rendah. Hukum alamnya seperti itu.

Tak hanya di Jakarta, banjir juga menggenangi Tangerang, Bandung Barat, Bogor, Lebak Banten, Pinrang dan Pare Pare Sulawesi Selaran, Sikka NTT. Di Kalimantan saja untuk hujan tahun ini, daerah yang ada di Hulu sungai, yang seumur hidup belum pernah kebanjiran tahun ini tergenang banjir. Demikian juga beberapa daerah yang ada di Tabalong, Banjarbaru, Tanah Bumbu tergenang banjir.

Jadi kalau kita cermati, urusan banjir bukan saja urusan kepala daerah, melainkan sudah menjadi urusan negara. Dalam tataran Nasional sudah mulai dipikirkan dan direncanakan dengan matang penjebab banjir secara menyeluruh. Mulai dari halu hingga ke hilir.
Quote:

Tentang hutan yang mulai gundul yang yak mampu lagi menyerap air hujan. Tentang sungai yang dangkal dan sampah yang memenuhi sungai. Tentang repitalisasi pendalam dan pelebaran muara sungai. Bagaimana pun, ketika air tak meresap ke dalam tanah, dan segera mengalir dengan lancar kemana lagi larinya air kalau bukan tergenang dan merendam.

Dam dan bendungan yang banyak pun mungkin tak akan banyak membantu, karena kapasitas bendungan dan dam terbatas. Seperti banjir Karawang akibat bendungan Walahar meluap karena kapasitas bendungan Jatiluhur penuh. Bendungan Kedungbrubus Madiun meluap dan banjir setinggi 70 cm ini menerjang Dusun Telangan dan Dusun Kebonduren, Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, Jawa Timur.

Berkaca dari kasus yang terjadi di atas, maka sepertinya tidak bijak jika hanya Anies yang terus-terusan dibully dan dicaci maki. Anies juga manusia sama seperti kita. Sekiranya kebijakannya sekarang dalam mengatasi banjir Jakarta belum memuaskan segala pihak.
Quote:

Pilihannya hanya, pada periode mendatang jangan dipilih lagi apalagi akan menjadi kandidat pada kontestasi pilpres 2024. Atau berusaha membersihkan lingkungan tempat tinggal dengan tidak membuang sampah pada tempatnya.

Bagaimana pun, selokan yang macet, sampah yang memebuhi sungai jadi penyebab banjir. Walau penyebab utamanya tetap saja curah hujan yang tinggi. Memangnya bisa protes pada Tuhan agar curah hujan ditekan? Pasti tak mungkin bisa. Kalau begitu mari dipikirkan kembali bagaimana agar air hujan bisa tertahan dengan resapan berupa reboisasi dan memperbanyak daerah resapan air.

Jangan salahkan hujan ketika banjir datang, tapinsalahkanlah orang yang telah menggunduli hutan dan yang membuang sampah sembarangan.***
profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 50 lainnya memberi reputasi
9
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Banjir Jakarta Pun Menenggelamkan Logika
26-02-2020 20:15
Gubernur lain gak ada banjir besar dalam dua bulan bisa sampe lima kali. Emang salah si anis, dia udah punya waktu 2 tahun lebih tapi gak ada penaganan banjir. Bahkan di apbd aja dikurangi anggaran untuk penanganan banjirnya. Ada malah formula e yang gak ada manfaatnya bahkan dari kajiannya jakarta bakal rugi selama 5 tahun kalo ada event itu. Gubernur lain ada penanganannya meski tetep ada banjir setidaknya ada usaha. Mega proyek bkt timur barat, normalisasi, penambahan pompa, pembangunan pintu air, penggusuran rumah tak berizin itu usaha dari gubernur sebelumnya dan sebagian warga jakarta bisa menikmati hasilnya atau apresiasi usaha mereka. Yang sekarang lo cuma dikasih toa itupun bukan dari apbd dan jelas bukan pencegahan banjir.

Gue yakin ts bukan orang jakarta. Gak pernah ngerasain banjir, jadi gak pernah ngerasain capeknya angkat barang ke lantai dua karena gak mau rugi karena air. Atau pasrah sampe hampir nangis ngeliat barang barang yang jumlahnya sampe ratusan juta rusak dalam beberapa jam karena telat nyelamatin dari banjir. Atau panik ngeliat anggota keluarga sakit parah tapi gak bisa bawa ke rumah sakit karena banjir. Liat ular kobra masuk kerumah karena banjir dan lo harus tangkep itu hewan karena takut anak istri lo mati digigit, padahal lo takut setengah mati sama kobra. Orang gak pernah merasain banjir di jakarta biasanya asal ngomong kalo banjir bukan salah gubernur.

Cuma orang bodoh gak mau salahin anis. Lo bayar pajak supaya hidup lo aman tenang tentram dari banjir, tapi sama dia dipake buat hura hura furmula e dan proyek selebrasi. Orang nyalahin dia bukan karena politik, tapi karena nyawa banyak orang jadi taruhan karena dia gak mau urusin masalah yang seharusnya menjadi tanggung jawab dia.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
izzy713 dan 145 lainnya memberi reputasi
145 1
144
profile picture
Moderator Kaskus
27-02-2020 19:14
Sabar gan... emoticon-Big Grin
6
profile picture
kaskus addict
27-02-2020 19:22
Sabar ya gan, semoga cepet surut banjirnya. Jangan dengerin orang2 yg bilang banjir Jakarta berkah.
3
profile picture
newbie
27-02-2020 21:12
liat daerah daerah sekitar jakarta dan sekitarnya gan banjir juga kagak?
2
profile picture
kaskuser
27-02-2020 22:00
bener bgt gan, ane saksi hidup 28 tahun hidup dijakarta, dan ngalami rumah tenggelem sampe tinggal atap, semenjak beberapa gubernur sebelom si abud, emang banjir tp ga sampe kelelep, dan surutnya cepet bgt cuma itungan jam, dan yg dilakuin banyak kya yg ente sebutin
2
profile picture
27-02-2020 22:12
Setuju gan, saya yang bukan orang Jakarta aja ngerti..
Banjir dari dulu emang melanda Jakarta, selain karena kontur tanah, ditambah juga permasalahan sampah dan juga banyaknya gedung yang makin bikin tanah itu merosot dan masih banyak lagi hal lainnya..
The point is, gubernur2 sebelumnya masih ada usaha buat menanggulangi banjir, meminimalisir sekecil mungkin kerugian dari dampak banjir..
Lah gubernur sekarang? Boro2 mau minimalisir, yang diurusin malah yang lain..
Kacau banget..
4
profile picture
kaskus addict
28-02-2020 06:37
Haha.. Ts tipe2 mau netral tp dongo ya gan..
Tipikal org2 yg pasrah nerima keadaan, pdhal seharusnya bsa survive klo mau fight, ibaratnya..

Ane stuju ama semua komeng ente.. Dan emang ini ts mungkin salah satu produk hasil jualan ayat dan mayat.. Trus Sok netralnya dmn? dia dgn pd dan lugasnya nya ngerangkum dr zaman pak gub alisadikin smpe yg teranyar wan abud, jika jakarta memang langganan banjir, sama seperti teori yg dia temukan dan rumuskan jika katanya air hujan turun dari langit, ya anak ayam yg baru nelor jg tau klo air hujan turun itu dari atas, bukan ke langit!!!!!
Eh jgnkan dr zaman pak alisadikin, dr zaman kolonial belanda yg ngejajah 3,50 abad smpe diganti jepang 3,5 tahun emang jakarta itu identik dengan banjir.. Jd 1+1 ane jg tau hasilnya emang bakalan 2 itu rumusan dr zaman prasejarah jg emang udh bgtu.. Jd ts ini gayanya percis bgt kya si wan abud yg bilang jika pengungsi banjir klo aer sudah surut akan kembali ketempatnya masing2.. Assssss***!!! W jg paham b*ngsaddddd.. Hahahhaa santai santai.. Emang klo manusia gabener 1 ini selalu gemesin, dibilang goblok lho dia ini rektor, dibilang pinter pasti ke blinger..

Jd keluh kesah ane udh sangat jelas dan lugas sama percis dgn apa yg dijabarkan di komeng agan.. Percis sama! Jd ane gk mau capek2 ngulang ngetik..

4
profile picture
kaskus addict
28-02-2020 19:14
setuju gan, kalau wan abud gak mau disalahin ya mundur aja jadi gubernur, lebih simple kan. dia diangkat jadi gubernur salah satunya untuk menagngani banjir. banjir yang udah ada dari jaman belanda, gimana caranya supaya dia ubah jakarta yang setiap tahun langganan banjir menjadi tidak banjir lagi, atau gimana supaya cepat surut, dampak banjir semakin sedikit, itu salah satu tugas dia jadi gubernur. dan semua orang tau bukan si anus nya yang harus gali tu sungai, bersihin gorong2, tapi dia sebagai peminpin kota jakarta harusnya bisa mengatur semua petugas pengurus kota ini dengan baik. bukan malah minta rakyatnya tabah, sabar, menerima banjir. sumpah gak ada respek sama manusia satu ini.
1
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia