News
Batal
KATEGORI
link has been copied
30
Lapor Hansip
10-02-2020 11:07

Memahami Kenaikan Status Singapura Menjadi Oranye untuk Virus Corona

Memahami Kenaikan Status Singapura Menjadi Oranye untuk Virus Corona
KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Singapura, Gan Kim Young mengumumkan kenaikan status kewaspadaan terhadap virus corona jenis baru atau dikenal dengan Novel Coronavirus (2019-nCoV) di Singapura.

Pengumuman itu dilakukan pada Jumat (7/2/2020).

Ia juga mengimbau masyarakat Indonesia yang berada di Singapura untuk meningkatkan kewaspadaan atas wabah virus yang menyerang saluran pernapasan ini.

Awalnya, Singapura berada pada status kewaspadaan berwarna kuning yang berarti ada penyebaran ringan wabah penyakit.

Kini, status kewaspadaan tersebut naik satu tingkat menjadi warna oranye yang berarti penyebaran wabah virus sangat serius dan berdampak luas pada kesehatan publik.

Adapun kenaikan status ini karena adanya temuan tiga kasus baru virus corona di Singapura.

Padahal kasus itu tidak berasal dari penderita yang berasal dari Wuhan, China.

Ada empat fase

Dilansir dari situs resmi Kementerian Kesehatan Singapura, Ministry of Health (MOH) Singapore, membuat status tanggap atau Disease Outbreak Response System Condition (DORSCON) terkait wabah virus corona.

Adapun status kewaspadaan ini ada empat fase, yakni hijau, kuning, oranye, dan merah.

Warna hijau diartikan tidak ada masalah wabah yang serius. Kuning berarti ada penyebaran ringan wabah penyakit.

Status oranye diindikasikan penyebaran wabah sangat serius yang berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat.

Sementara, warna merah berarti penyebaran virus sudah sangat darurat dan tidak terkontrol yang memerlukan tanggap darurat dan kemungkinan dilakukan pengkarantinaan wilayah (lockdown).

Singapura sempat mengaktifkan status kewaspadaan oranye saat adanya wabah Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) menjangkiti Singapura pada 2003 silam.

Tak hanya itu, saat wabah flu burung H1N1 juga membuat Pemerintah Singapura mengeluarkan status oranye pada 2009.

Imbauan dari Kemenlu

Sehubungan dengan kenaikan tingkat kewaspadaan terkait virus corona, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia, melalui Safe Travel, meminta warga Indonesia (WNI) yang sedang dan/atau akan ke Singapura untuk melakukan pencegahan, seperti:

Menjaga stamina fisik dan psikis

Menjaga kebersihan diri dan lingkungan

Rutin mencuci tangan

Menggunakan masker

Mengurangi aktivitas di luar rumah

Menghindari interaksi keramaian publik

Selain itu, WNI yang mengalami masalah/kondisi darurat ketika berada di Singapura dapat menghubungi di @kbrisingapura di nomor +65 9295 3964.

Cara lainnya, menekan tombol darurat pada aplikasi Safe Travel Kementerian Luar Negeri untuk menghubungi perwakilan RI dimaksud.

==========================================

mobilitas orang ke singapura-indonesia , indonesia-singapura gk bisa dibilang sedikit , dan terakhir status negara singapura udah status orange + singapura jd negara d luar china kasus confirm terbanyak

Menurut ane sebaiknya pemerintah indonesia mulai mengambil tindakan , kl gk ini bisa jdi awal indo kemasukan virus


emoticon-Bingung

sumber
Diubah oleh djinggo88
profile-picture
profile-picture
knoopy dan Jalan Cinta memberi reputasi
2
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Memahami Kenaikan Status Singapura Menjadi Oranye untuk Virus Corona
10-02-2020 11:15
gw ga ngebayangin gmn chaosnya indo kalo masuk ke level orange, indomart, alfamart dan toko2 alkes bakal kehabisan stok masker. skrg masih bs ditemuin kalo masker2 yg 10ribuan.

disini hoaxnya dan ga filter berita kan lebih diduluin ketimbang informasi sahih
profile-picture
nowbitool memberi reputasi
1 0
1
profile picture
kaskuser
10-02-2020 11:24
indo sekarang masker disini agak langka gan. dan harga masker juga gila2an disini.. indo malah utk di jualin lg. buset deh
0
profile picture
kaskus maniac
10-02-2020 11:37
@pakuntung gw sih bersyukur kalo masyarakat indo emang pada masker, bukan cm buat corona doang tp kalo bisa jadi rutin kalo lagi di outdoor..emoticon-Embarrassment

droplet orang sakit itu sangat cepat di hirup orang, TBC, Pertusis dll itu lebih byk korbannya krn udah dari dulu ga bs dientaskan emoticon-Embarrassment
0
profile picture
kaskus geek
10-02-2020 12:06
Udah sudah nyari masker diapotek, minggu kemaren gw Cari di 2 tempat ga nemu2. Di online harganya 3 kali lipat. emoticon-Big Grin
0
profile picture
kaskuser
10-02-2020 13:29
@pakuntung cari keuntungan di tengah kepanikan orang. Ini gak boleh harusnya sih
0
profile picture
kaskus maniac
10-02-2020 13:32
@pakuntung @Inbox.Kosong yg cari keuntungan itu siapa masbro ?

coba di babar yang jelas dong, apakah konsumen atau produsen ?
0
profile picture
kaskuser
10-02-2020 13:34
1
profile picture
kaskus holic
10-02-2020 14:29
@pakuntung @dr.anonymous @Inbox.Kosong
Ga ada yg cari keuntungan, ini masih seputar prinsip ekonomi supply and demand, supply dan demand ga akan bisa berjalan lurus, pasti ada yg bertolak belakang satu sama lain. Dulu satu box masker merk S3NSI, cuma 22rb, paling mahal 30rb, karena supply yang sedikit dan bukan cuma segelintir orang yang ngendepin stok, alhasil permintaan yang naik begitu cepat, harga yg di tawarkan pun akan semakin tinggi. Dari pabrik nya juga stok pun kekosongan, karena bahan baku yang masih sebagian impor, jadi yah ada stok, di pakai sendiri, buat cadangan.
0
profile picture
kaskuser
10-02-2020 16:21
@pakuntung @dr.anonymous @kingstone888 Hmmm bisa juga. Kecuali yg waktu itu di tokped sampe jual 1 box 1jt lebih, meskipun setelah dikritik/diledekin banyak orang diubah lagi ke 25rb
0
profile picture
kaskuser
10-02-2020 16:32


@dr.anonymous @kingstone888 @Inbox.Kosong masih ada gan iklan lainnya bahkan ane sempet liat ada yg 3 juta masker biasa. intinya dari 100 persen, mungkin 85 persennya sisi bisnis, 15 persen lainnya yg bener2 membutuhkan. jadi apa mgkn harga bs stabil ? jwbannya tidak,, banyak penimbun dan pemborong ya tentu pasti bermain harga..

https://kumparan.com/kumparanbisnis/...or-1snex5kxbJz

bisa jadi juga kenaikan di karenakan pindah2 tangan, dr pabrik turun ke distributor turun lagi ke agen pertama, turun lg ke toko2, turun lagi ke reseller individual, oper lagi ke reseler individual lainnya, begitu terus aja ya tentu semua pihak di atas ini kan mau ambil margin profit. temen gw yg nganggur aja bisa ig story jualin masker dgn brand berbeda2 di luar merk sens* ya. merk nya aneh2 deh.. akibat lagi laku nya masker di kondisi skrg ini, jd banyak beredar merk2 masker yg kurang meyakinkan..
0
profile picture
kaskuser
10-02-2020 16:49
@dr.anonymous @kingstone888 Berarti bener-bener spekulan, cari untung di saat sempit/kesulitan orang lain. Gw barusan ini (15 menit yl) beli masker di alfamart, is 5pcs dengan harga Rp 10.500.
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia