Kaskus

Story

caffeine.seekerAvatar border
TS
caffeine.seeker
CINTA DAN PETAKA? (HORROR REAL STORY)
CINTA DAN PETAKA? (HORROR REAL STORY)

Hallo para kaskuser dimanapun berada. Izinkan saya untuk bercerita tentang pengalaman hidup saya sendiri. Ya, Setelah cukup lama berada pada zona "silent reader" di kaskus ini, akhirnya saya memutuskan untuk menuliskan kisah saya sendiri. Semoga kisah yang saya tuliskan ini memiliki manfaat bagi yang membacanya entah sebagai hiburan atau referensi pembelajaran.

Nama tokoh dan tempat kejadian dalam cerita ini akan saya samarkan untuk menjaga privasi masing-masing pihak yang terlibat di dalamnya.

Sebelumnya mohon maaf apabila tulisan saya jauh dari kata sempurna, baik dari segi teknis maupun pemilihan kata, karena ini thread pertama saya. Silahkan berkomentar apapun selama tidak mengandung ujaran kebencian dan menyudutkan pihak tertentu, Support dan masukan positif dari agan semua akan sangat membantu perkembangan thread ini dan juga bagi saya untuk lebih baik kedepannya.

Kisah yang akan saya tuliskan ini adalah kisah nyata yang saya alami kurang lebih 9 tahun lalu tepatnya di rentang tahun 2011. pada tahun itu adalah tahun pertama saya masuk kuliah, dan menjadi awal mula dari semua kisah ini.

Nantinya saya akan menceritakan kisah ini ke dalam beberapa part yang akan saya update secara berkala, saya juga akan berusaha menceritakannya sedetail mungkin dari awal hingga akhir kejadian yang saya alami ini.

Terima kasih dan selamat menikmati kisah saya

Spoiler for Prologue:



Spoiler for Part I - awal masuk kampus:


PART INDEX


PART-II
PART-III
PART-IV
PART-V
PART-VI
PART-VII
PART-VIII
PART-IX
PART-X
PART-XI
PART-XII
PART-XIII
PART-XIV
PART-XV
PART-XVI
PART-XVII
PART-XVIII
PART-XIX
Diubah oleh caffeine.seeker 19-12-2021 18:57
meqibaAvatar border
sulkhan1981Avatar border
sirluciuzenzeAvatar border
sirluciuzenze dan 44 lainnya memberi reputasi
45
30.7K
206
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.9KAnggota
Tampilkan semua post
caffeine.seekerAvatar border
TS
caffeine.seeker
#32
PART VIII

Malam itu aku dan bapak Della segera berkeliling area rumah untuk mencari keberadaan della, tanpa ingin menimbulkan kegaduhan kami berdua berusaha sebisa mungkin tidak menimbulkan suara apapun agar suasana rumah malam itu tetap kondusif dan tidak mengganggu ibu dan adik della yg masih terlelap. Kami mulai pencarian dari kamar adik Della, karena menurut bapak della kadang suka tidur dengan adiknya.

"Oh iya benar juga, kenapa aku gak kepikiran tadi kalau mungkin saja della pindah tidur di kamar adiknya". Gumamku dalam hati.

Namun setelah bapak membuka pintu kamar adik della, tak ada orang lain di dalam kamar itu selain si adik yang masih tertidur pulas. Dan Kami pun kembali menutup pintu dan menelusuri bagian lain di rumah ini. Setelah itu kami coba menuju area dapur, dan aku menjelaskan kepada bapak bahwa sebelumnya aku melihat Della berdiri disini lalu masuk ke dalam kamar mandi dan setelah itu aku tidak lagi melihat keberadaannya. Mendengar ceritaku bapak menunjukan raut kecemasannya tapi bapak tetap mengajaku untuk terus mencari ke setiap sudut rumah. Dari dapur kami berpindah ke garasi lalu ke area ruang tamu, namun keberadaan della tetap tidak kami temukan. Tidak mau berputus asa, kali ini bapak mengajaku untuk mencari di area luar rumah, sembari memakai kain sarung dan mengambil senter bapak mengajaku menuju teras rumah. Sampai di teras rumah mata kami coba menelusuri ke semua penjuru area teras rumah, sembari bapak menyenter ke setiap sudut2 yang cahayanya remang.

Masih belum ada hasil, bapak mengajaku untuk melanjutkan pencarian ke luaar area rumah, bapak dengan sigap membuka gembok pagar dan segera berjalan mengitari area luar rumah. Sekedar gambaran, Area depan rumah della ini adalah lahan kosong yg banyak ditumbuhi rerumputan liar, pohon pisang dan juga ada pohon rambutan, rumah tetangga lainnya berada di kiri dan kanan rumah della. Kami pun memutuskan untuk mencari di sekitaran lahan kosong tersebut, ku coba arahkan senterku ke berbagai penjuru lahan ini, sampai akhirnya cahaya lampu senterku menangkap sesuatu, di kejauhan terlihat sosok tubuh yang sedang duduk bersandar di bawah pohon pisang, melihat hal tersebut lantas aku langsung memberi tahu bapak
"Pak disebelah sana pak, sepertinya ada sesuatu" terangku kepada bapak sambil menunjuk ke arah pohon pisang. Kami pun segera menghampiri pohon pisang tersebut, dan alangkah terkejutnya kami ketika yg kami temui itu adalah della. Entah bagaimana caranya della bisa berada dibawah pohon pisang itu dengan kondisi tak sadarkan diri dan duduk bersandar di batang pohon pisang.

"Astagfirullah, nak fahmi bantu bapak mengangkat della, ayo segera kita bawa ke dalam" ujar bapak yg saat itu terlihat sangat panik melihat kondisi anaknya. Tanpa berpikir panjang aku pun segera membantu bapak mengangkat della dan membawanya ke dalam rumah.

Kami bawa della ke kamarnya, dan merebahkan tubuhnya di tempat tidur, aku segera mencari minyak kayu putih untuk kugosokan di area tangan dan kaki della yang saat itu teras begitu dingin, setelah itu aku selimuti tubuhnya agar della tetap hangat. Aku coba membangunkannya tapi sama sekali tak ada respon, della masih tak sadarkan diri. Aku dan bapak pun kebingungan melihat kondisi della saat ini, aku yakin bapak pun sama heran nya denganku bagaimana bisa della tiba2 berada diluar rumah, sementara aku ingat sekali posisi pintu rumah terkunci dan posisi pintu pagarpun digembok, bagaimana caranya dia keluar? Pertanyaan2 itu berkecamuk di dalam kepalaku, nalarku sulit mencerna peristiwa yang saat ini terjadi.

"Pak, apa della sebelumnya pernah seperti ini? Maksud saya apaa della pernah mengiggau saat tidur dan sampai bisa berjalan dalam kondisi tidur?" tanyaku kepada bapak.
"Tidak nak fahmi, bapak pun heran kenapa della bisa sampai seperti ini, kalau mengigau memang beberapa kali pernah tapi tidak seperti ini kondisinya" jawab bapak dengan raut wajahnya yang penuh kekhawatiran.

Ditengah perbincanganku dengan bapak, tiba2 terdengar suara della, dia meracau sesuatu namun masih dalam kondisi tertidur, aku dan bapak coba menyimak dengan seksama apa yang diracaukan oleh della..
"Rando.. Randoo.." kalimat itulah yang della ucapkan..
"Rando?? Bukan kah itu nama mantannya?"pikirku dalam hati..
Aku dan bapak pun saling bertatapan keheranan..

"Dell, dellaa.. " aku coba memanggilnya bermaksud untuk membangunkannya, namun dia sepertinya tidak meresponku, matanya tetap terpejam namun mulutnya beberapa kali meracaukan hal yg sama. Bapak pun juga mencoba beberapa kali memanggil nama della tp memang sepertinya della belum sadar.

"Braakkkkkk... " tiba2 terdengar suara hantaman benda tepat diatas atas rumah. Suaranya sangat keras sampai mengagetkan aku dan bapak, rasanya seperti ada benda besar yang jatuh menimpa atap tepat diatas kami. Bapak reflek segera berlari keluar rumah dan mencari tahu sumber suara tersebut...
Diubah oleh caffeine.seeker 06-02-2020 13:07
redbaron
arip1992
sirluciuzenze
sirluciuzenze dan 9 lainnya memberi reputasi
10
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.