- Beranda
- Berita dan Politik
Tiba-tiba Pria Berseragam Polisi, TNI dan Security Hormat ke Penjual Ikan
...
TS
kabar.kabur
Tiba-tiba Pria Berseragam Polisi, TNI dan Security Hormat ke Penjual Ikan

Anggota polisi, TNI dan security hormat kepada penjual ikan. Foto: Istimewa/Fajar
jpnn.com , PANGKEP - Foto tiga pria berseragam polisi, TNI dan security memberi hormat kepada pria tua penjual ikan keliling viral di media sosial.
Pria tua yang sehari-harinya menjual ikan keliling dengan menggunakan sepeda itu ternyata ayah mereka.
Ketiga pria itu memberi hormat ketika sang ayah baru pulang berjualan ikan.
Ketiga pria itu yakni Anwar bersama kedua adiknya, Rifaldi (anak kedua) dan Firman (anak bungsu).
Anwar merupakan anggota Brimob Bone, Rifaldi anggota TNI yang bekerja di Kostrad, dan Firman bekerja sebagai satpam PT Semen Tonasa.
Kesuksesan Anwar dan kedua adiknya tidak lepas dari kerja keras orang tuanya sebagai pencari dan penjaul ikan.
Meski hanya berjualan ikan, warga kampung Mangilu, Desa Mangilu, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Kepulauan Pangkajene, Sulawesi Selatan itu berhasil mengantarkan ketiga putranya menjadi orang sukses.
Firman bersyukur dan memuji kerja keras orang tuanya hingga dia bisa diterima bekerja di PT Semen Tonasa.
“Pangkat, jabatan dan kedudukan tidak ada yang patut disombongkan. Semuanya tidak lepas dari kerja keras kedua orang tua,” kata Firman.
“Itu yang membuat kami harus tetap hormat dan patuh kepada kedua orang tua sebagai pejuang nafkah, walaupun sehari-harinya bekerja sebagai pajjala atau pencari ikan,” ujarnya. (fit/fajar)
https://m.jpnn.com/news/tiba-tiba-pr...e-penjual-ikan
tien212700 dan 10 lainnya memberi reputasi
11
4.8K
25
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
693.7KThread•58.1KAnggota
Tampilkan semua post
3daigo
#13
Pas si bapak keliling tiba2 dicegat beberapa preman.
Preman(p): berhenti pak!
Bapak(b): ada apa nak?
(p): bapak tahu nggak ini tempat kekuasaan kita? barang siapa yang jualan disini harus setor uang keamanan ke kita!
(b): waduh, saya gak tahu tuh (si bapak ketakutan).
(p): udah jangan banyak bacot! cuy ambil duitnya. (temannya langsung rampas duit si bapak), udah pergi lu!
Dan dengan perasaan sedih si bapak pun meninggalkan tempat tersebut.
~keesokan harinya~
si bapak dengan perasaan was-was melewati tempat itu lagi sembari berdoa agar tidak bertemu para preman yang kemarin mengambil uangnya. tapi langkah demi langkah ditapaki si bapak tidak menjumpai preman tersebut, mungkin sedang operasi ditempat lain pikir si bapak.
~ditempat lain~
"pak ampun pak~, saya nggak tahu bapak2 kemarin itu ayah anda. kalau saya tahu saya nggak bakal malak ayah anda."
"diam kamu!"
"AMPUUUN!"
Preman(p): berhenti pak!
Bapak(b): ada apa nak?
(p): bapak tahu nggak ini tempat kekuasaan kita? barang siapa yang jualan disini harus setor uang keamanan ke kita!
(b): waduh, saya gak tahu tuh (si bapak ketakutan).
(p): udah jangan banyak bacot! cuy ambil duitnya. (temannya langsung rampas duit si bapak), udah pergi lu!
Dan dengan perasaan sedih si bapak pun meninggalkan tempat tersebut.
~keesokan harinya~
si bapak dengan perasaan was-was melewati tempat itu lagi sembari berdoa agar tidak bertemu para preman yang kemarin mengambil uangnya. tapi langkah demi langkah ditapaki si bapak tidak menjumpai preman tersebut, mungkin sedang operasi ditempat lain pikir si bapak.
~ditempat lain~
"pak ampun pak~, saya nggak tahu bapak2 kemarin itu ayah anda. kalau saya tahu saya nggak bakal malak ayah anda."
"diam kamu!"
"AMPUUUN!"
estilo.com dan nyimak92 memberi reputasi
2