- Beranda
- Berita dan Politik
Penghina Risma Ditangkap, Warganet Tanya Penghina Anies Baswedan
...
TS
wismangan
Penghina Risma Ditangkap, Warganet Tanya Penghina Anies Baswedan
Kasus penangkapan penghina Wali Kota Surabaya, Zikria Dzatil, menuai komentar sebagian besar warganet.
Pasalnya, penangkapan itu dirasa lebih cepat dibandingkan pada kasus penghina Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ade Armando.
Hal ini sebagaimana komentar para warganet di akun Fanpage Pojokbogor.com.
“Penghina Pak Anies apa kabarnya, ya?,” tulis akun Didie Ajjah.
“Yang menghina Anies Baswedan kok aman, ya?” kata Fajar Eka Kusumah.
Akun Joan Malvin Tan justru mengeritik Risma bermimpi ingin menjadi gubernur Jakarta, “gitu aja lapor, lihat Bang Anies, tuh, bukan kaleng-kaleng,” katanya.
“Ade Armando dilaporin, boro-boro ditangkap, diproses juga kagak tahu,” kata M. Rachman Aliasbeben.
Sebelumnya diberitakan di Pojokbogor.com, mantan anggota DPRD DKI Jakarta Taufiqurrahman menyindir Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terkait penghinaan Risma yang berujung warga Bogor ditangkap.
Kejadian Wali Kota Risma ini ramai diperbincangkan warganet yang langsung membandingkan Risma dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang juga kerap mendapat bully-an dari warga net.
Salah satu yang ikut berkomentar yaitu mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Taufiqurrahman melalui twitter pribadinya dengan nama akun @taufiqrus.
https://bogor.pojoksatu.id/baca/peng...anies-baswedan
Warganet menanyakan
Pasalnya, penangkapan itu dirasa lebih cepat dibandingkan pada kasus penghina Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ade Armando.
Hal ini sebagaimana komentar para warganet di akun Fanpage Pojokbogor.com.
“Penghina Pak Anies apa kabarnya, ya?,” tulis akun Didie Ajjah.
“Yang menghina Anies Baswedan kok aman, ya?” kata Fajar Eka Kusumah.
Akun Joan Malvin Tan justru mengeritik Risma bermimpi ingin menjadi gubernur Jakarta, “gitu aja lapor, lihat Bang Anies, tuh, bukan kaleng-kaleng,” katanya.
“Ade Armando dilaporin, boro-boro ditangkap, diproses juga kagak tahu,” kata M. Rachman Aliasbeben.
Sebelumnya diberitakan di Pojokbogor.com, mantan anggota DPRD DKI Jakarta Taufiqurrahman menyindir Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terkait penghinaan Risma yang berujung warga Bogor ditangkap.
Kejadian Wali Kota Risma ini ramai diperbincangkan warganet yang langsung membandingkan Risma dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang juga kerap mendapat bully-an dari warga net.
Salah satu yang ikut berkomentar yaitu mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Taufiqurrahman melalui twitter pribadinya dengan nama akun @taufiqrus.
https://bogor.pojoksatu.id/baca/peng...anies-baswedan
Warganet menanyakan
tien212700 dan 6 lainnya memberi reputasi
3
4.4K
119
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
692.6KThread•57.6KAnggota
Tampilkan semua post
Sweetjulia01
#8
Orang bogor JABAR,
Ga terima gub DKI dibully warga jeketi,
Balesnya menghina walkot SBY.
.
Korelasinya dimana cobaakkkkkkkk.




Beginilah kalo masyarakat berliterasi RENDAH.
Anies BUKAN simbol negara seperti presiden yg gaperlu bikin laporan ketika dilecehkan dan Hal yg sama berlaku utk Risma.
Namun risma melaporkan tu cewe dengan melalui anak buahnya pake SURAT KUASA.
kalo km pingin penghina anies ditangkap,
minta anies lapor polisi,
atau minta anies kasih surat kuasa untuk ngelaporin.
jangan kaya masyarakat yg buta huruf dan buta hukum.




Ga terima gub DKI dibully warga jeketi,
Balesnya menghina walkot SBY.
.
Korelasinya dimana cobaakkkkkkkk.




Beginilah kalo masyarakat berliterasi RENDAH.
Anies BUKAN simbol negara seperti presiden yg gaperlu bikin laporan ketika dilecehkan dan Hal yg sama berlaku utk Risma.
Namun risma melaporkan tu cewe dengan melalui anak buahnya pake SURAT KUASA.
kalo km pingin penghina anies ditangkap,
minta anies lapor polisi,
atau minta anies kasih surat kuasa untuk ngelaporin.
jangan kaya masyarakat yg buta huruf dan buta hukum.




Diubah oleh Sweetjulia01 03-02-2020 21:11
bontakkun dan 22 lainnya memberi reputasi
23
Tutup