Kaskus

Story

nissaannissaAvatar border
TS
nissaannissa
Kisah Wanitaku
Bismillah..
Perkenalkan namaku Annissa.. Aku ingin bercerita tentang hidupku.

Aku lahir 30 tahun yang lalu. Hidupku di masa kecil tidak begitu aku ingat lagi. Memang aku punya sedikit masalah dengan mengingat. Tapi yang aku ingat aku bahagia. Apalagi ketika aku memiliki seorang adik saat usiaku 3 tahun. Aku bahagia. Setidaknya itu terlihat pada kumpulan foto-foto masa kecilku.

Cerita ini aku mulai sejak 2012 saja. 8 tahun yang akan aku ceritakan. 8 tahun yang banyak sekali merubah hidupku. Semoga apa yang aku alami bisa menjadi pembelajaran berharga bagi yang membacanya.

Aku dari kecil memang senang menulis, dan kini aku sedang mencoba lagi. Setelah fakum lama sekali. Sejak 8 tahun lalu.

2012.
Tahun dimana kalo dulu aku ditanya kapan nikah? Aku pasti jawab 2012. Tapi 8 tahun berlalu dan aku belum juga menikah.

Tahun ini di bulan Februari, aku mencoba menjalin hubungan dengan seseorang yang belum pernah aku temui sebelumnya. Ya dari dulu itu yang aku jalani. Hubungan digital. SMS dan telpon. Itu yang aku lakukan sejak aku SMA. Jadi, aku bukan tidak pernah punya pacar. Aku punya, hanya saja sebatas mendengar suara dan membaca teks pesannya.

Di bulan Februari itu, aku menjalin hubungan dengan seorang perempuan. Iya, perempuan. Mungkin saja aku masih terbawa suasana skripsiku. Dan namanya juga masih muda, aku hanya berpikir, aku ingin merasakan bagaimana rasanya memiliki pasangan yang sama kelaminnya denganku.

Usianya lebih muda 3 tahun dari aku. Aku kenal di facebook sejak akhir 2011. Entah memang karena aku polos, bodoh, atau apa. Aku menerimanya. Dan aku memberikan semuanya ke dia. Dan dia pasangan pertamaku yang secara nyata ada.

2012,
Banyak hal yang aku alami. Mungkin proses mencari jati diri. Aku sempat bertengkar hebat dengan mamah. Dan mungkin itu hal yang membuatku sedikit menyesal hingga kini.

Setelah bertengkar dengan mamah, aku pergi ke solo. Bukan ke rumah mbahku, melainkan ke tempatnya. Aku pergi menemuinya. Bodoh? Iya.. Tapi dulu aku melakukannya.

Butuh beberapa waktu aku menjalin hubungan dengannya dan menyadari bahwa aku hanya dimanfaatkan olehnya. Dengan beribu alasan yang dulu selalu aku percayai.

Sampai saatnya dia pergi ke surabaya, bekerja di sana. Dan ternyata menjalin hubungan dengan wanita lain. Bodoh lagi? Iya..

Dia datang ke tempatku. Dan dia memukulku. Sejak saat itu sudah aku simpulkan memang aku bodoh. Dan aku putuskan untuk melepaskab dia pergi ke surabaya dan bersama wanita itu.

Sepanjang perjalanan hubunganku dengan dia, ada seorang wanita lain yang sebenarnya lebih dulu aku kenal. Namanya Aditi. Dari dulu aku malah selalu bercerita apapun dengan Aditi. Sampai saat aku di solo dan main ke jogja, Aditilah yang menemani. Dan dia wanita keduaku.

Desember 2012, saat sudah beberapa bulan aku mengakhiri hubunganku dengan dia, ternyata Aditi pun sudah putus dengan wanitanya. Karena wanitanya menjalin hubungan dengan seorang pria.

Dan tepat 18 desember 2012, aku resmi jadian lagi dengan Aditi. Ya, seorang wanita lagi.

Akhir tahun 2012, Aditi nekat datang ke tangerang demi menemui aku. Senang? Pastilah..

bersambung

2013

2014
Diubah oleh nissaannissa 05-02-2020 08:10
lina.whAvatar border
NadarNadzAvatar border
nona212Avatar border
nona212 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
550
5
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
nissaannissaAvatar border
TS
nissaannissa
#1
Kisah Wanitaku - 2013
2013..

Tidak banyak yang bisa aku ceritakan di tahun ini.. Karena memang hampir semua yang terjadi terkesan mulus dan tanpa hambatan..

2013,
Setelah kedatangan aditi ke tangerang di akhir tahun 2012, tahun 2013 terasa sangat menggembirakan. Kenapa tidak? Aku bisa berpergian sendiri keluar kota bahkan keluar provinsi sendirian. Luar biasa.. Karena memang aku tidak pernah melakukannya.

Maret 2013,
Pertama kali ke Yogyakarta naik kereta sendirian. Kesana untuk bertemu dengan Aditi. Wanitaku. Aku senang sekali. Aditi mengajakku kebanyak tempat. Dan yang paling aku suka adalah alun-alun selatan. Aku jatuh cinta dengan jajanan disana. Tempura, susu murni, sampai leker. Aku suka semuanya.

Sekembalinya aku ke Tangerang, aku menjalani kehidupanku seperti biasa. Sampai saat tiba-tiba dia datang kembali. Dia bercerita bahwa wanitanya di Surabaya tidak sepertiku. Dia berakting menjadi seorang muslim. Dia solat. Dan dengan kepandaiannya berakting keluargaku mendukungnya.

Aku bertengkar hebat dengan Aditi kala itu. Di satu sisi lainnya dia berulah dengan pergi tanpa pamit dan orangtuaku menyalahkanku. Ketika dia pulang, tanpa rasa bersalah dia bilang hanya jalan-jalan saja. Luar biasa memang aktingnya.

Suatu ketika, aku mengajaknya pergi ke sebuah mall. Disana kami nonton. Setelah itu aku bertanya kepadanya, mau sampai kapan dia di sini? Dan malam harinya terjadilah pemukulan itu. Bahkan orangtuaku tidak pernah memukulku. Dia seenak hatinya memukulku. Papah bicara dengannya. Entah apa yang dibicarakan. Karena aku terlalu sakit dan syok dengan kejadian itu. Keesokan harinya dia pamit pergi dan aku mengantarnya sekali lagi untuk pergi ke Surabaya.

Sejak saat itu, aku tak pernah lagi tau tentang dia.

Hubunganku dengan aditi pun berjalan mulus tanpa hambatan lagi. Aditi pindah kerja ke Cepu. Karena disana ia tinggal di mess aku tak pernah datang berkunjung. Kami hanya bertelponan setiap hari.

Ya aku senang sekali. Aditi baik. Sangat baik. Terasa olehku kalau ia benar-benar sayang padaku.

bersambung
Uncle.Turtle
Uncle.Turtle memberi reputasi
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.