Kaskus

Story

oei657Avatar border
TS
oei657
100 Days
100 Days

INDEKS

Prolog Prolog

Part 1 Part 1

Part 2 PART 2

Part 3 Part 3
Part 4 Part 4
Part 5 PART 5
Diubah oleh oei657 03-02-2020 13:51
Gimi96Avatar border
NadarNadzAvatar border
nona212Avatar border
nona212 dan 16 lainnya memberi reputasi
13
5K
28
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.6KAnggota
Tampilkan semua post
oei657Avatar border
TS
oei657
#2
PART 2
Cherry dan Kevin pun masuk ke apartemen, dan semuanya normal tak ada sesuatu yang patut di curigai.

" menurutmu...apa yang bisa di jadikan petunjuk? "

" hmm mungkin kita harus mencari barang yang tidak kau ingat, karena kau dan aku sama sekali tidak ingat apapun yang berurusan dengan kejadian tersebut"

" caranya... " kevin mengernyitkan dahinya

" jaket ini ? apa kau mengingatnya ? " kata cherry sambil mengangkat jaketnya di hadapan kevin

" itu pemberian seseorang " kata kevin sambil meraba lehernya

" kalau lotion ini? apa iya laki-laki sepertimu memakai lotion petempuan ? "

" itu...." kevin terlihat kebingungan menjelaskannya

" berarti ini termasuk barang yang berhubungan dengan kejadian tersebut ? "

" tidak...mangsudku kau tau terkadang pria membutuhkannya di saat - saat tertentu "

kata kevin terbata-bata dan terus mengusap lehernya yang tidak terasa gatal

cherry mengernyitkan dahinya kebingungan dengan perubahan wajah patnernya yang merah merona karena malu, sebelum akhirnya ia tersadar mangsud dari ucapannya kevin

" jadi kau...? dasar mesum..!!!! " kata cherry kesal lalu melemparkan lotion tersebut menembus ke arah tubuh kevin

" ayolah.. jangan terlalu serius " kata kevin menggodanya

" buku apa ini ? "

kata cherry seraya mengambil buku yang terjepit di samping ranjang tidur berwarna abu abu tersebut

" tidak... aku tidak ingat dimana aku menemukan buku tersebut"

" bagus ...mungkin ini salah satunya "

" buku itu...coba kau buka, aku penasaran apa isinya " kata kevin penasaran

" mmm ini seperti sebuah diary , akan kubacakan"

" aku selalu memperhatikannya dari ruangan ini, wajahnya sendu memancarkan kepedihan, ia manis, maksudku...wajahnya manis, apa ia juga semanis daging yang sedang ku makan ? "

" damn, kenapa semua cowo itu mesum? " cherry mengernyitkan dahinya jijik

" halaman ke dua apa isinya ? "

" aku menyapanya, dia tersenyum padaku, ternyata jatuh cinta itu lebih membuatku bergairah...aku merasa wine yang sedang kutuang langsung dari sumbernya ini terasa sangat hambar, mungkin cinta akan membuat wine lebih terasa manis, aku ingin memilikinya "

" oh shit... ini buku seseorang yang sedang jatuh cinta, aku akan muntah jika kau terus memaksaku membacanya di hadapanmu "

kata cherry berdecak kesal...

" orang itu terlalu puitis, namun sangat menjijikan, kenapa harus memakai perumpamaan makanan untuk orang yang ia kagumi ? "

" mungkin ia penggila sex atau semacamnya, sangat menjijikan, sebenernya ini buku siapa? apa jangan jangan ini milikmu setan mesum "

" bukan...aku benar - benar tidak ingat tentang buku itu cherr "

" okeyyy, kau istirahatlah disini, aku ingin kembali ke apartemenku untuk tidur dan berfikir sejenak "

cherrypun berlalu meninggalkan kevin yang langsung menghempaskan badannya dengan kasar di kasur.

****

" kali ini giliranmu....."

" kau harus mati....matiii "

" aku akan memotongmu hahaha "

" kamu harus matiiiiiiiiii "

" aku tak kan membiarkanmu hidup bahagia, kamu harus mati, aku akan memotong kepalamu itu "

Cherry terbangun dengan nafas yang terengah-engah ketakutan... tanpa ragu ia langsung menelfon fredy untuk menemuinya


" tolong........" bisik seorang perempuan dengan wajah membusuk dan penuh dengan belatung

wajah cherry terbujur kaku, keringat mulai bercucuran di keningnya..

" tolong aku... " kata seseorang wanita lagi dengan bola mata yang keluar serta gigi yang hacur dengan mulut robek penuh dengan darah dan belatung

cherry hanya terdiam menahan rasa takutnya, badannya sangat kaku dan tak berani menoleh ke arah manapun

tak lama setelah hpnya terus berdering beberapa menit, akhirnya panggilannya diangkat oleh fredy

" sayang ada apa ? "

" sayang aku takut, kumohon kesini " kata cherry menangis tersedu dan nafasnya yang terus tersengal menahan tangisannya

" oke aku kesana, kamu tenang ya, jangan putus telfonnya "

cherrypun bernafas lega fredy akan segera datang menemuinya

dan tiba-tiba sesosok hantu perempuan menatap tepat di wajahnya, matanya melotot, mulutnya yang robek terbuka lebar dan berteriak di hadapan cherry, perempuan tersebut mencekik cherry dengan kedua tangannya "

aaaaaaaaaaa, cherry berteriak kencang, dan sempat kehabisan nafas beberapa menit akibat cekikkan hantu tersebut, sebelum akhirnya fredy datang menemuinya, ia langsung memeluk tubuh cherry yang sudah kaku dengan nafas tersengal-sengal

" sayang... kamu kenapa? "

cherry hanya menangis kencang di pelukan fredy dan tak tahu harus cerita apa, karena mungkin pacarnya itu akan menganggapnya gila , jika dia bercerita tentang hantu

" jangan takut lagi , aku ada disini buat jagain kamu, it's okey sayang, jangan nangis "

fredy memeluk dan mencium puncak kepala cherry yang penuh dengan keringat dingin itu

" sekarang kamu tidur ya, aku akan jagain kamu "

cherrypun mengangguk dan tidur tepat di samping fredy yang sedang duduk di ranjang cherry, ia menggenggam tangan cherry dan sesekali mengusap kepalanya lembut

" Good Night beb, i love you so much " bisik fredy lirih , dan terus mengusap lembut puncak kepala pacarnya itu.

******
Diubah oleh oei657 21-01-2020 13:57
elangbiru00
eja2112
kulitkacang10
kulitkacang10 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.