- Beranda
- Stories from the Heart
-JANUR KUNING- [Based On True Story] [TAMAT]
...
TS
bayubiruuuu
-JANUR KUNING- [Based On True Story] [TAMAT]
HAI GAN/SIS, MASIH DENGAN KISAH HOROR. KISAH SATU INI AKU TULIS DENGAN SEDIKIT BERHATI-HATI KARENA MENYANGKUT ORANG, KAMI TIDAK ADA BERMAKSUD APAPUN HANYA SEKEDAR BERBAGI SESUAI YANG DIALAMI NARASUMBER. AMBIL SISI BAIKNYA (HIKMAHNYA) SAJA DARI THREAD INI, BUANG SISI BURUKNYA…
* CERITA INI FAKTA APA ADANYA SESUAI DENGAN INGATAN NARSUM, PERCAYA BOLEH TIDAK PERCAYA SILAHKAN, TIDAK APA-APA LEBIH BAGUS.
* SESUAI PERATURAN YANG DIAMBIL DARI KISAH NYATA SEMUA TOKOH, WAKTU DAN TEMPAT KAMI SAMARKAN DEMI KEHIDUPAN, KENYAMANAN DAN PRIVASI NARASUMBER SERTA PARA TOKOH.
* DILARANG SARA, IKUTI ATURAN H2H, MOMOD DAN ADAT ISTIADAT YANG ADA DI FORUM TERCINTA KITA INI.
* SILAHKAN DIBACA KALAU BERMINAT SAJA, KARENA TIDAK ADA PAKSAAN UNTUK MEMBACA CERITA INI.
* KALAU DIRASA PENTING SILAHKAN LANGSUNG PM SAJA GAN/SIS
* KALAU ADA SALAH KETIK/TYPO MOHON MASUKANNYA DAN APRESIASINYA.
![-JANUR KUNING- [Based On True Story] [TAMAT]](https://s.kaskus.id/images/2019/12/16/10713784_20191216040651.jpg)
DAFTAR ISI
1.PERMULAAN
2. RUMAH DILEMBAH
3. KEBUN BARU
4. KEHIDUPANKU
5. AWAL BENCANA
6. TEROR
7. RUQYAH
8. BERJUBAH HITAM
9. RUMAH SAKIT
10. TUMBANG LAGI
11. KIAI ALWI DAN KUSDI
12. EKSISTENSI MEREKA
13. JANUR KUNING
14. HARU
15. DUKUN HITAM DAN PARA PENGHUNI RUMAH DILEMBAH
15. B, LANJUTAN
16. TERBUKANYA TABIR
17. POV HARUN [TAMAT]
Diubah oleh bayubiruuuu 25-06-2021 11:01
pras219 dan 43 lainnya memberi reputasi
42
57.2K
560
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
bayubiruuuu
#365
Lanjutan Part 15
Selang beberapa saat kemudian, ada satu keluarga lagi mulai menempati rumah ini, terlihat seperti pengantin baru. Kalender didimensi saat itu menunjukkan tahun 20**. Satu hari menjelang malam sang pria yang sedang berada didapur didatangi oleh nenek – nenek lagi yang menjanjikan kekayaan dengan cepat. “itu Herman yah” teriaknya Deno dengan mata masih terpejam. Tapi Deno kembali diam dalam mata terpejam, ia sangat semangat melihat dimensi memory rumahnya yang dulu. Sang priapun ”Herman” merasa sangat senang dan tanpa berfikir panjang langsung menyetujui permintaan nenek tersebut. Tapi tak lama kemudian istrinya yang terlihat hamil meninggal secara tak wajar juga bersama jabang bayinya masih dalam kandungan. Sampai akhirnya pria tersebut menjual rumah ini kepada Pak wijaya.
Keadaan rumah yang saat ini ditinggali oleh keluarga Deno sangat menyeramkan. Para penghuni sebelum keluarga Deno terlihat diberbagai sudut rumah, yang pertama perempuan dan anak kecil diruang tamu duduk berdua dengan menginjak-injak prianya. Mereka terlihat marah
Dia langsung berlari menuju kehalaman rumah, sedangkan ayahnya mengetahui hal tersebut langsung dengan spontan melepaskan genggaman tangan dan menghentikan ritual itu. Niko berlari dengan mata ditutup dengan kedua telapak tangannya. Ia yang berhasil disusul oleh pak wijaya langsung didekap seketika untuk menenangkannya.
Tinggalah kami berempat yang terus melanjutkan ritual itu. Kami sangat penasaran dengan apa yang terjadi sebelumnya dirumah ini.
Kami melihat didapur seorang lagi pria yang terikat rantai. Pria dengan wajah memelas dan lusuh, serta tangis lirih karena sakit terbelenggu dengan ikatan tampar hitam yang sangat kuat dan sampai tubuhnya tidak bisa bergerak sedikitpun, hanya kepalanya yang bergerak sedikit tapi dalam kepala itu keadaannya setengah hancur berantakan.
“Itu Herman yah” teriak Deno sambil menunjukkan tangannya kedepan, “Herman sudah mati yah!!!” teriak Deno lagi! Terlihat perempuan dengan jerit dan tangisnya melempari pria itu dengan benda apapun ditangannya secara beringas tiada henti, Selanjutnya kami melihat wanita ini menyiksa pria ini “herman”, mulai menendang dan memukulnya. Mereka seperti memendam amarah yang sangat luar biasa kepada pemilik perjanjian setan ini. wanita itu tak lain istrinya herman. Wanita itu persis seperti yang ceritakan Deno, berambut panjang dan berpakaian lusuh sedang menggendong bayinya.
Selang beberapa saat kemudian, ada satu keluarga lagi mulai menempati rumah ini, terlihat seperti pengantin baru. Kalender didimensi saat itu menunjukkan tahun 20**. Satu hari menjelang malam sang pria yang sedang berada didapur didatangi oleh nenek – nenek lagi yang menjanjikan kekayaan dengan cepat. “itu Herman yah” teriaknya Deno dengan mata masih terpejam. Tapi Deno kembali diam dalam mata terpejam, ia sangat semangat melihat dimensi memory rumahnya yang dulu. Sang priapun ”Herman” merasa sangat senang dan tanpa berfikir panjang langsung menyetujui permintaan nenek tersebut. Tapi tak lama kemudian istrinya yang terlihat hamil meninggal secara tak wajar juga bersama jabang bayinya masih dalam kandungan. Sampai akhirnya pria tersebut menjual rumah ini kepada Pak wijaya.
Keadaan rumah yang saat ini ditinggali oleh keluarga Deno sangat menyeramkan. Para penghuni sebelum keluarga Deno terlihat diberbagai sudut rumah, yang pertama perempuan dan anak kecil diruang tamu duduk berdua dengan menginjak-injak prianya. Mereka terlihat marah
Quote:
Dia langsung berlari menuju kehalaman rumah, sedangkan ayahnya mengetahui hal tersebut langsung dengan spontan melepaskan genggaman tangan dan menghentikan ritual itu. Niko berlari dengan mata ditutup dengan kedua telapak tangannya. Ia yang berhasil disusul oleh pak wijaya langsung didekap seketika untuk menenangkannya.
Tinggalah kami berempat yang terus melanjutkan ritual itu. Kami sangat penasaran dengan apa yang terjadi sebelumnya dirumah ini.
Kami melihat didapur seorang lagi pria yang terikat rantai. Pria dengan wajah memelas dan lusuh, serta tangis lirih karena sakit terbelenggu dengan ikatan tampar hitam yang sangat kuat dan sampai tubuhnya tidak bisa bergerak sedikitpun, hanya kepalanya yang bergerak sedikit tapi dalam kepala itu keadaannya setengah hancur berantakan.
“Itu Herman yah” teriak Deno sambil menunjukkan tangannya kedepan, “Herman sudah mati yah!!!” teriak Deno lagi! Terlihat perempuan dengan jerit dan tangisnya melempari pria itu dengan benda apapun ditangannya secara beringas tiada henti, Selanjutnya kami melihat wanita ini menyiksa pria ini “herman”, mulai menendang dan memukulnya. Mereka seperti memendam amarah yang sangat luar biasa kepada pemilik perjanjian setan ini. wanita itu tak lain istrinya herman. Wanita itu persis seperti yang ceritakan Deno, berambut panjang dan berpakaian lusuh sedang menggendong bayinya.
sampeuk dan 29 lainnya memberi reputasi
30
Tutup