- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA DAN PETAKA? (HORROR REAL STORY)
...
TS
caffeine.seeker
CINTA DAN PETAKA? (HORROR REAL STORY)

Hallo para kaskuser dimanapun berada. Izinkan saya untuk bercerita tentang pengalaman hidup saya sendiri. Ya, Setelah cukup lama berada pada zona "silent reader" di kaskus ini, akhirnya saya memutuskan untuk menuliskan kisah saya sendiri. Semoga kisah yang saya tuliskan ini memiliki manfaat bagi yang membacanya entah sebagai hiburan atau referensi pembelajaran.
Nama tokoh dan tempat kejadian dalam cerita ini akan saya samarkan untuk menjaga privasi masing-masing pihak yang terlibat di dalamnya.
Sebelumnya mohon maaf apabila tulisan saya jauh dari kata sempurna, baik dari segi teknis maupun pemilihan kata, karena ini thread pertama saya. Silahkan berkomentar apapun selama tidak mengandung ujaran kebencian dan menyudutkan pihak tertentu, Support dan masukan positif dari agan semua akan sangat membantu perkembangan thread ini dan juga bagi saya untuk lebih baik kedepannya.
Kisah yang akan saya tuliskan ini adalah kisah nyata yang saya alami kurang lebih 9 tahun lalu tepatnya di rentang tahun 2011. pada tahun itu adalah tahun pertama saya masuk kuliah, dan menjadi awal mula dari semua kisah ini.
Nantinya saya akan menceritakan kisah ini ke dalam beberapa part yang akan saya update secara berkala, saya juga akan berusaha menceritakannya sedetail mungkin dari awal hingga akhir kejadian yang saya alami ini.
Terima kasih dan selamat menikmati kisah saya
Spoiler for Prologue:
Spoiler for Part I - awal masuk kampus:
PART INDEX
PART-II
PART-III
PART-IV
PART-V
PART-VI
PART-VII
PART-VIII
PART-IX
PART-X
PART-XI
PART-XII
PART-XIII
PART-XIV
PART-XV
PART-XVI
PART-XVII
PART-XVIII
PART-XIX
Diubah oleh caffeine.seeker 19-12-2021 18:57
sirluciuzenze dan 44 lainnya memberi reputasi
45
30.8K
206
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
caffeine.seeker
#2
PART II
Hari berlalu, aku ingat saat itu hari sabtu sore, aku ambil hp ku bermaksud untuk chat della (via bbm, saat itu blm hits whatsapp)
Me: del, nanti jadi?
Della: jadi dong, km jadi kan jemput aku?
Me: iyaa jadi, jam berapa aku jemput?
Della: acaranya mulai jam 8, jam 7 km udh di kost ku ya?
Me: okee.. See you
Della: see youu mi..
Ku taruh hp ku dan mulai bersiap2 mandi dan sebagainya, selepas magrib nanti aku berangkat ke kost della, pikirku saat itu.
Me: Del, otw yaa..
Chat ku singkat ke Della sambil menyalakan mobilku. Dari rumah ku butuh waktu sekitar 45-50 menit menuju kostan della. Beruntung saat itu kondisi jalan lancar dan aku sampai tepat jam 7 di depan kost della. Langsung ku tepikan mobilku di depan gerbang kost nya. Kembali aku chat dia bermaksud mengabari aku sudah sampai.
Me: del, udh di depan nih
Della: oke mi bentar yaa
Aku keluar dari mobilku bermaksud menyulut rokok sembari menunggu della keluar.
Tak berapa lama della keluar dari gerbang kost nya sambil memanggil namaku
Della: Fahmi... Maaf yaa lama, biasalah cewek
Aku hanya tertegun saat itu melihat della yang sangat cantik dengan dress pendek berwarna navy, hampir aku tak bisa berkata kata melihat penampilannya malam itu. Sangat sangat anggun, jauh berbeda dengan penampilannya yg sering aku lihat dikampus yg lebih sering mengenakan celana jeans.
Me: dell, km beda banget malem ini
Della: kenapa mi? Jelek yaa? Yah aku ganti baju nih kalo jelek
Me: engga..ga sama sekali jelek del, km cantik bgt malem ini, aku sampe pangling
Della: ahh mulai deh gombal.. Yaudah yu kita jalan. Nanti telat.
Ajak della sembari menuju ke pintu mobilku.
Di perjalanan kami banyak berbicara ini itu, sambil sesekali aku menatap wajah della yang begitu cantik malam itu. tak terasa tepat jam 8 kami sudah tiba di tempat yg dimaksud, sebuah cafe di kawasan ke*ang. Ku parkirkan mobilku dan segera turun bersama della menuju ke dalam cafe.
Sesampainya di dalam terlihat sudah banyak sekali orang, ada beberapa wajah yang aku kenali yang memang merupakan anak kampusku juga. Terlihat shelly yg melambaikan tangan ke arah kami dan menghampiri kami.
Shelly : dellaaa.. Makasih ya udah dateng, eh km sama fahmi jadinya.. Cieee... Ehem ehemm..
Ledek shelly kepada della, terlihat wajah della yang tersipu malu karena ledekan shelly.
Della : apasih shell, oiya happy birthday ya shel, ucap della ke shelly dibarengi cipika cipikinya
Me: happy birthday shel, ucapku juga sembari menjulurkan jabatan tangan ke arahnya
Shelly : makasih banyak yaa, yuu langsung duduk aja.
Jujur aku terasa canggung saat itu, krn memang yang datang malam itu adalah teman sejurusan della dan shelly, dan banyak jg wajah-wajah yang sama sekali tidak aku kenali.
Tak terasa waktu sudah menunjukan jam 11 lewat saat acara itu selesai. Aku dan della pun berpamitan ke shelly untuk pulang.
Shelly : makasih ya sekali lagi udh nyempetin dateng. Habis ini kalian langsung pulang? Atau mau pacaran dulu? Ledek shelly sembari tertawa
Della: siapa yang pacaran si shell, kita langsung pulang kok, udh malem juga kasihan fahmi nanti kemaleman pulangnya kan.
Shelly: mau pacaran juga gapapa kali del, masih kaku aja. Iya ga mi?.. Celetuk shelly sambil menyenggol bahuku. Aku hanya tersenyum tersipu dengan ledekan shelly.
Setelah berpamitan aku dan della pun langsung bergegas menuju mobil. Di perjalanan terlihat beberapa kali della menguap dengan ditutupi tangannya.
Me: kalo ngantuk tidur aja del, nanti aku bangunin kalau udah sampe.
Della: iya ngantuk mi, tapi kasian km nanti sendirian kalo aku tinggal tidur
Me: santai del, daripada km menguap terus kaya gitu.
Tak lama della pun tertidur. Cepet juga ni anak tidurnya, udah ngantuk banget kayanya. Pikirku dalam hati. Ku nyalakan musik di mobilku dengan suara kecil agar suasana tidak terkalu hening karena della yang sudah terlelap. Aku lanjutkan perjalanan dengan santai, kecepatan 40-60km/h sembari menikmati suasana jalanan jakarta yang agak lengang di malam itu. Sampai tiba di salah satu traffic light mobilku hentikan karna lampu merah. Tak lama, tiba-tiba terdengar suara sayup wanita berbicara yang entah merafalkan apa, awalnya aku berpikir mungkin itu dari suara musik di mobilku, aku coba dengarkan kembali dengan seksama, dan ku kecilkan volume audio mobilku sampai tidak terdengar lagi suaranya. Namun suara sayup wanita itu masih terdengar, sangat lembut suaranya. Kupastikan sumber suara sayup wanita itu bukan dari audio mobilku. Aku sempat berpikir apa della mengingau. aku perhatikan wajah della, dia masih tertidur pulas, dan tiba2 terdengar lagi suara sayup wanita dan kembali kupastikan suara itu bukan bersumber dari della, karena mulutnya rapat tertutup saat aku mendengar suara sayup wanita itu kembali, suara itu seperti merafalkan sebuah kalimat yang aku tidak tahu apa. Ditengah kebingungan aku dikejutkan oleh suara klakson mobil di belakangku, aku lihat ke depan dan lampu traffic light memang sudah menunjukan hijau. Segera ku lajukan mobilku, dengan rasa aneh akan suara wanita yang entah bersumber darimana menyelimuti pikiranku.
Di perjalanan batinku bertanya-tanya, suara siapa tadi? Darimana asalnya? Dan kalimat apa yang sebenarnya dirafalkan suara tadi? Sepanjang perjalanan menuju kost Della aku tidak hentinya memikirkan hal aneh yang baru saja aku alami, dan ini pertama kalinya aku mengalami kejadian aneh yang sulit untuk aku jelaskan.
Aku berusaha untuk tetap fokus mengemudikan mobilku, sesekali aku lihat Della yang masih tertidur pulas, sesekali juga aku melihat spion tengah mobilku memastikan keadaan dibelakang aman. Sampai akhirnya aku tiba di depan kost Della, jam menunjukan pukul 12 lewat 10 menit. aku coba membangunkan Della dari tidurnya.
Me: Dell.. Dell.. Bangun, udah sampai kost kamu nih. Ucapku sambil kuguncangkan bahunya perlahan. Dan tak lama Della pun bangun dengan sedikit mengucak matanya dan wajahnya yang masih terlihat mengantuk.
Della: eh udah sampe.. Mi maaf ya aku ketiduran, kamu jadi nyetir sendirian ga ada temen ngobrol
Me: santai del.. Yaudah kamu masuk gih biar bisa lanjut tidur lagi
Della: iya mi, makasih ya mi udah nemenin aku malem ini, maaf kalo jadi kemaleman gini.
Me: iya iyaa sama2, makasih juga km udah ajak aku.
Oh iya dell, akuu..
Timbul keinginanku untuk menceritakan hal aneh yang tadi aku alami, namun urung aku lanjutkan melihat wajah della yang masih begitu mengantuk.
Della: kenapa mi?
Me: gapapa del.. Yauda kamu masuk gih
Della: iya mi, yauda km hati2 ya pulangnya, nanti kabarin kalau udah sampe rumah.
Me: oke del..
Setelah memastikan della masuk ke gerbang kost nya, ku lanjutkan lagi perjalananku menuju rumah. Jujur sepanjang perjalanan jantungku agak berdebar karena mengingat kejadian aneh yang sebelumnya aku alami, ditambah sekarang aku sendiri di dalam mobil. Ku kencangkan volume suara musik di mobilku untuk menurunkan rasa tegang yang sedari tadi aku rasakan, aku coba untuk tetap fokus mengemudi, sesekali aku melihat ke arah belakang melalui spion tengah memastikan tidak ada apapun dibagian belakang.
"Duhh kenapa jadi parno gini".. gumamku dalam hati.
"Tring tring".. Notifikasi tanda pesan masuk di hpku berbunyi. Ternyata chat dari Della.
"Mi, hati2 ya nyetirnya, jangan ngebut2,nanti kalo udh sampe rumah telfon aku ya, ini aku sampe di kamar malah seger ga ngantuk lagi hehe.. "
"Oke del" balasku singkat..
Tumben ni anak minta di telfon, pikirku dalam hati.
30 menit perjalanan aku sudah sampai di rumahku. karena kondisi jalan yang memang sudah lengan perjalananku ke rumah jadi lebih cepat. Dan beruntung tidak ada kejadian aneh apapun lagi sepanjang perjalananku pulang. Setelah ganti baju dan bersih2, kurebahkan badanku di tempat tidur, aku ambil hpku bermaksud menelfon della.
"Tuut..tuut.." Suara tanda panggilan masuk, tak lama della mengangkat telfon ku.
Me: hallo dell.. Kok blm tidur?
Della: hallo mi, iya sekarang malah hilang ngantuknya. Km udah di rumah ya?
Me: udh del, udh dikasur malah.. Hehe candaku ke della
Della: kamu udh ngantuk mi?
Me: lumayan sih dell, oh iya dell tadi tu sebenernya ada yang mau aku ceritain ke km.
Della: yauda km tidur aja mi kalo ngantuk. Oh cerita apa mi? Ceritain coba. Atau mau besok aja ceritanya? Km kan ngantuk tadi katanya.
Me: hmm iya kayanya skrg bukan waktu yang pas del, besok aja aku ceritanya ya, km besok kemana? Kalo ga kemana mana kita jalan yu, sambil nanti aku cerita.
Della: boleh, aku besok gak kemana-mana kok.
Me: oke, besok sore aku jemput lagi ya ke kost. Yauda aku tidur duluan ya dell. Night..
Della: oke mi. Good night..
Ku akhiri telfon ku dengan della dan segera tidur.
Hari berlalu, aku ingat saat itu hari sabtu sore, aku ambil hp ku bermaksud untuk chat della (via bbm, saat itu blm hits whatsapp)
Me: del, nanti jadi?
Della: jadi dong, km jadi kan jemput aku?
Me: iyaa jadi, jam berapa aku jemput?
Della: acaranya mulai jam 8, jam 7 km udh di kost ku ya?
Me: okee.. See you
Della: see youu mi..
Ku taruh hp ku dan mulai bersiap2 mandi dan sebagainya, selepas magrib nanti aku berangkat ke kost della, pikirku saat itu.
Me: Del, otw yaa..
Chat ku singkat ke Della sambil menyalakan mobilku. Dari rumah ku butuh waktu sekitar 45-50 menit menuju kostan della. Beruntung saat itu kondisi jalan lancar dan aku sampai tepat jam 7 di depan kost della. Langsung ku tepikan mobilku di depan gerbang kost nya. Kembali aku chat dia bermaksud mengabari aku sudah sampai.
Me: del, udh di depan nih
Della: oke mi bentar yaa
Aku keluar dari mobilku bermaksud menyulut rokok sembari menunggu della keluar.
Tak berapa lama della keluar dari gerbang kost nya sambil memanggil namaku
Della: Fahmi... Maaf yaa lama, biasalah cewek
Aku hanya tertegun saat itu melihat della yang sangat cantik dengan dress pendek berwarna navy, hampir aku tak bisa berkata kata melihat penampilannya malam itu. Sangat sangat anggun, jauh berbeda dengan penampilannya yg sering aku lihat dikampus yg lebih sering mengenakan celana jeans.
Me: dell, km beda banget malem ini
Della: kenapa mi? Jelek yaa? Yah aku ganti baju nih kalo jelek
Me: engga..ga sama sekali jelek del, km cantik bgt malem ini, aku sampe pangling
Della: ahh mulai deh gombal.. Yaudah yu kita jalan. Nanti telat.
Ajak della sembari menuju ke pintu mobilku.
Di perjalanan kami banyak berbicara ini itu, sambil sesekali aku menatap wajah della yang begitu cantik malam itu. tak terasa tepat jam 8 kami sudah tiba di tempat yg dimaksud, sebuah cafe di kawasan ke*ang. Ku parkirkan mobilku dan segera turun bersama della menuju ke dalam cafe.
Sesampainya di dalam terlihat sudah banyak sekali orang, ada beberapa wajah yang aku kenali yang memang merupakan anak kampusku juga. Terlihat shelly yg melambaikan tangan ke arah kami dan menghampiri kami.
Shelly : dellaaa.. Makasih ya udah dateng, eh km sama fahmi jadinya.. Cieee... Ehem ehemm..
Ledek shelly kepada della, terlihat wajah della yang tersipu malu karena ledekan shelly.
Della : apasih shell, oiya happy birthday ya shel, ucap della ke shelly dibarengi cipika cipikinya
Me: happy birthday shel, ucapku juga sembari menjulurkan jabatan tangan ke arahnya
Shelly : makasih banyak yaa, yuu langsung duduk aja.
Jujur aku terasa canggung saat itu, krn memang yang datang malam itu adalah teman sejurusan della dan shelly, dan banyak jg wajah-wajah yang sama sekali tidak aku kenali.
Tak terasa waktu sudah menunjukan jam 11 lewat saat acara itu selesai. Aku dan della pun berpamitan ke shelly untuk pulang.
Shelly : makasih ya sekali lagi udh nyempetin dateng. Habis ini kalian langsung pulang? Atau mau pacaran dulu? Ledek shelly sembari tertawa
Della: siapa yang pacaran si shell, kita langsung pulang kok, udh malem juga kasihan fahmi nanti kemaleman pulangnya kan.
Shelly: mau pacaran juga gapapa kali del, masih kaku aja. Iya ga mi?.. Celetuk shelly sambil menyenggol bahuku. Aku hanya tersenyum tersipu dengan ledekan shelly.
Setelah berpamitan aku dan della pun langsung bergegas menuju mobil. Di perjalanan terlihat beberapa kali della menguap dengan ditutupi tangannya.
Me: kalo ngantuk tidur aja del, nanti aku bangunin kalau udah sampe.
Della: iya ngantuk mi, tapi kasian km nanti sendirian kalo aku tinggal tidur
Me: santai del, daripada km menguap terus kaya gitu.
Tak lama della pun tertidur. Cepet juga ni anak tidurnya, udah ngantuk banget kayanya. Pikirku dalam hati. Ku nyalakan musik di mobilku dengan suara kecil agar suasana tidak terkalu hening karena della yang sudah terlelap. Aku lanjutkan perjalanan dengan santai, kecepatan 40-60km/h sembari menikmati suasana jalanan jakarta yang agak lengang di malam itu. Sampai tiba di salah satu traffic light mobilku hentikan karna lampu merah. Tak lama, tiba-tiba terdengar suara sayup wanita berbicara yang entah merafalkan apa, awalnya aku berpikir mungkin itu dari suara musik di mobilku, aku coba dengarkan kembali dengan seksama, dan ku kecilkan volume audio mobilku sampai tidak terdengar lagi suaranya. Namun suara sayup wanita itu masih terdengar, sangat lembut suaranya. Kupastikan sumber suara sayup wanita itu bukan dari audio mobilku. Aku sempat berpikir apa della mengingau. aku perhatikan wajah della, dia masih tertidur pulas, dan tiba2 terdengar lagi suara sayup wanita dan kembali kupastikan suara itu bukan bersumber dari della, karena mulutnya rapat tertutup saat aku mendengar suara sayup wanita itu kembali, suara itu seperti merafalkan sebuah kalimat yang aku tidak tahu apa. Ditengah kebingungan aku dikejutkan oleh suara klakson mobil di belakangku, aku lihat ke depan dan lampu traffic light memang sudah menunjukan hijau. Segera ku lajukan mobilku, dengan rasa aneh akan suara wanita yang entah bersumber darimana menyelimuti pikiranku.
Di perjalanan batinku bertanya-tanya, suara siapa tadi? Darimana asalnya? Dan kalimat apa yang sebenarnya dirafalkan suara tadi? Sepanjang perjalanan menuju kost Della aku tidak hentinya memikirkan hal aneh yang baru saja aku alami, dan ini pertama kalinya aku mengalami kejadian aneh yang sulit untuk aku jelaskan.
Aku berusaha untuk tetap fokus mengemudikan mobilku, sesekali aku lihat Della yang masih tertidur pulas, sesekali juga aku melihat spion tengah mobilku memastikan keadaan dibelakang aman. Sampai akhirnya aku tiba di depan kost Della, jam menunjukan pukul 12 lewat 10 menit. aku coba membangunkan Della dari tidurnya.
Me: Dell.. Dell.. Bangun, udah sampai kost kamu nih. Ucapku sambil kuguncangkan bahunya perlahan. Dan tak lama Della pun bangun dengan sedikit mengucak matanya dan wajahnya yang masih terlihat mengantuk.
Della: eh udah sampe.. Mi maaf ya aku ketiduran, kamu jadi nyetir sendirian ga ada temen ngobrol
Me: santai del.. Yaudah kamu masuk gih biar bisa lanjut tidur lagi
Della: iya mi, makasih ya mi udah nemenin aku malem ini, maaf kalo jadi kemaleman gini.
Me: iya iyaa sama2, makasih juga km udah ajak aku.
Oh iya dell, akuu..
Timbul keinginanku untuk menceritakan hal aneh yang tadi aku alami, namun urung aku lanjutkan melihat wajah della yang masih begitu mengantuk.
Della: kenapa mi?
Me: gapapa del.. Yauda kamu masuk gih
Della: iya mi, yauda km hati2 ya pulangnya, nanti kabarin kalau udah sampe rumah.
Me: oke del..
Setelah memastikan della masuk ke gerbang kost nya, ku lanjutkan lagi perjalananku menuju rumah. Jujur sepanjang perjalanan jantungku agak berdebar karena mengingat kejadian aneh yang sebelumnya aku alami, ditambah sekarang aku sendiri di dalam mobil. Ku kencangkan volume suara musik di mobilku untuk menurunkan rasa tegang yang sedari tadi aku rasakan, aku coba untuk tetap fokus mengemudi, sesekali aku melihat ke arah belakang melalui spion tengah memastikan tidak ada apapun dibagian belakang.
"Duhh kenapa jadi parno gini".. gumamku dalam hati.
"Tring tring".. Notifikasi tanda pesan masuk di hpku berbunyi. Ternyata chat dari Della.
"Mi, hati2 ya nyetirnya, jangan ngebut2,nanti kalo udh sampe rumah telfon aku ya, ini aku sampe di kamar malah seger ga ngantuk lagi hehe.. "
"Oke del" balasku singkat..
Tumben ni anak minta di telfon, pikirku dalam hati.
30 menit perjalanan aku sudah sampai di rumahku. karena kondisi jalan yang memang sudah lengan perjalananku ke rumah jadi lebih cepat. Dan beruntung tidak ada kejadian aneh apapun lagi sepanjang perjalananku pulang. Setelah ganti baju dan bersih2, kurebahkan badanku di tempat tidur, aku ambil hpku bermaksud menelfon della.
"Tuut..tuut.." Suara tanda panggilan masuk, tak lama della mengangkat telfon ku.
Me: hallo dell.. Kok blm tidur?
Della: hallo mi, iya sekarang malah hilang ngantuknya. Km udah di rumah ya?
Me: udh del, udh dikasur malah.. Hehe candaku ke della
Della: kamu udh ngantuk mi?
Me: lumayan sih dell, oh iya dell tadi tu sebenernya ada yang mau aku ceritain ke km.
Della: yauda km tidur aja mi kalo ngantuk. Oh cerita apa mi? Ceritain coba. Atau mau besok aja ceritanya? Km kan ngantuk tadi katanya.
Me: hmm iya kayanya skrg bukan waktu yang pas del, besok aja aku ceritanya ya, km besok kemana? Kalo ga kemana mana kita jalan yu, sambil nanti aku cerita.
Della: boleh, aku besok gak kemana-mana kok.
Me: oke, besok sore aku jemput lagi ya ke kost. Yauda aku tidur duluan ya dell. Night..
Della: oke mi. Good night..
Ku akhiri telfon ku dengan della dan segera tidur.
Diubah oleh caffeine.seeker 15-02-2020 10:51
sirluciuzenze dan 7 lainnya memberi reputasi
8