- Beranda
- Berita dan Politik
Zaidul Akbar Sebut Makan Babi Bs Bkn Jd LGBT, AA: Dokter Kok Nyebarin Kebohongan
...
TS
mendadakranger
Zaidul Akbar Sebut Makan Babi Bs Bkn Jd LGBT, AA: Dokter Kok Nyebarin Kebohongan
Quote:
Komeng TS =
Ini serius beneran dokter ? lulusan universitas mana ?
Diubah oleh mendadakranger 11-01-2020 14:34
nona212 dan 21 lainnya memberi reputasi
22
11.7K
174
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
692.4KThread•57.5KAnggota
Tampilkan semua post
william36
#93
Ini pengamatan pribadi aja. Gw bagikan saja sebagai info amatir terkait parenting buat anak masing2.
Di kumpulkan dari pengamatan bertahun2 terhadap banyak orang. Gw sempet 5 tahun pendidikan dasar dan menengah di boarding school hidup bareng bersama nyaris 100 orang anak cowo dalam satu kawasan kompleks. Trus, waktu SMA gw juga pernah berteman baik dengan seseorang yang di ketahui gay karena dia nembak gw karena gak rela gw punya pacar baru (gw straight jd pacar gw ya cewek). Trus anak nya temen baek bokap gw juga di ketahui gay, karena pernah nembak adek ipar gw.
Jadi berdasarkan pengamatan amatir gw, anak cowok yang punya daddy issues (babeh nya killer dan memberi banyak kenangan buruk) kemungkinan besar akan tumbuh jadi punya kecenderungan untuk jadi gay karena kehilangan sosok seorang lelaki. Mungkin vice-versa kalo buat lesbian? Gw gak punya pengamatan yang cukup untuk bicara lesbian.
Trus tambahan aja, menurut pengamatan amatir gw lagi, anak cowok yang punya mommy issues (nyokap nya killer dan memberikan banyak kenangan buruk)..kemungkinan besar akan tumbuh jadi punya kecenderungan kasar terhadap wanita dan potensial melakukan KDRT. Nah kalo ini, gw punya pengamatan juga terhadap anak cewek yang punya daddy issues (bokap nya killer dan memberikan banyak kenangan buruk) yang menghasilkan cewek yang suka lakukan KDRT baik verbal hingga fisik termasuk mudah sesumbar cerai karena tidak tahan lelaki yang gak bisa jadi penurut...wkwkwk...gitu lah.
Inti nya, jadi orang tua yang bertanggung jawab saja. Kalau gak bisa jadi orang tua yang senantiasa memberikan kenangan baik, lebih baik kirim anak itu ke boarding school (sekolah asrama--anak hanya pulang saat liburan atau roang tua bisa datang saat weekend), daripada bangga jadi orang tua yang memberikan banyak kenangan buruk.
Di kumpulkan dari pengamatan bertahun2 terhadap banyak orang. Gw sempet 5 tahun pendidikan dasar dan menengah di boarding school hidup bareng bersama nyaris 100 orang anak cowo dalam satu kawasan kompleks. Trus, waktu SMA gw juga pernah berteman baik dengan seseorang yang di ketahui gay karena dia nembak gw karena gak rela gw punya pacar baru (gw straight jd pacar gw ya cewek). Trus anak nya temen baek bokap gw juga di ketahui gay, karena pernah nembak adek ipar gw.
Jadi berdasarkan pengamatan amatir gw, anak cowok yang punya daddy issues (babeh nya killer dan memberi banyak kenangan buruk) kemungkinan besar akan tumbuh jadi punya kecenderungan untuk jadi gay karena kehilangan sosok seorang lelaki. Mungkin vice-versa kalo buat lesbian? Gw gak punya pengamatan yang cukup untuk bicara lesbian.
Trus tambahan aja, menurut pengamatan amatir gw lagi, anak cowok yang punya mommy issues (nyokap nya killer dan memberikan banyak kenangan buruk)..kemungkinan besar akan tumbuh jadi punya kecenderungan kasar terhadap wanita dan potensial melakukan KDRT. Nah kalo ini, gw punya pengamatan juga terhadap anak cewek yang punya daddy issues (bokap nya killer dan memberikan banyak kenangan buruk) yang menghasilkan cewek yang suka lakukan KDRT baik verbal hingga fisik termasuk mudah sesumbar cerai karena tidak tahan lelaki yang gak bisa jadi penurut...wkwkwk...gitu lah.
Inti nya, jadi orang tua yang bertanggung jawab saja. Kalau gak bisa jadi orang tua yang senantiasa memberikan kenangan baik, lebih baik kirim anak itu ke boarding school (sekolah asrama--anak hanya pulang saat liburan atau roang tua bisa datang saat weekend), daripada bangga jadi orang tua yang memberikan banyak kenangan buruk.
Jerry Maguire dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Tutup
