Kaskus

Story

bayubiruuuuAvatar border
TS
bayubiruuuu
-JANUR KUNING- [Based On True Story] [TAMAT]
HAI GAN/SIS, MASIH DENGAN KISAH HOROR. KISAH SATU INI AKU TULIS DENGAN SEDIKIT BERHATI-HATI KARENA MENYANGKUT ORANG, KAMI TIDAK ADA BERMAKSUD APAPUN HANYA SEKEDAR BERBAGI SESUAI YANG DIALAMI NARASUMBER. AMBIL SISI BAIKNYA (HIKMAHNYA) SAJA DARI THREAD INI, BUANG SISI BURUKNYA…

 
* CERITA INI FAKTA APA ADANYA SESUAI DENGAN INGATAN NARSUM, PERCAYA BOLEH TIDAK PERCAYA SILAHKAN, TIDAK APA-APA LEBIH BAGUS.

* SESUAI PERATURAN YANG DIAMBIL DARI KISAH NYATA SEMUA TOKOH, WAKTU DAN TEMPAT KAMI SAMARKAN DEMI KEHIDUPAN, KENYAMANAN DAN PRIVASI NARASUMBER SERTA PARA TOKOH.

* DILARANG SARA, IKUTI ATURAN H2H, MOMOD DAN ADAT ISTIADAT YANG ADA DI FORUM TERCINTA KITA INI.

* SILAHKAN DIBACA KALAU BERMINAT SAJA, KARENA TIDAK ADA PAKSAAN UNTUK MEMBACA CERITA INI.

* KALAU DIRASA PENTING SILAHKAN LANGSUNG PM SAJA GAN/SIS

* KALAU ADA SALAH KETIK/TYPO MOHON MASUKANNYA DAN APRESIASINYA.




 


-JANUR KUNING- [Based On True Story] [TAMAT]




DAFTAR ISI


1.PERMULAAN

2. RUMAH DILEMBAH

3. KEBUN BARU

4. KEHIDUPANKU

5. AWAL BENCANA

6. TEROR

7. RUQYAH

8. BERJUBAH HITAM

9. RUMAH SAKIT

10. TUMBANG LAGI

11. KIAI ALWI DAN KUSDI

12. EKSISTENSI MEREKA

13. JANUR KUNING

14. HARU

15. DUKUN HITAM DAN PARA PENGHUNI RUMAH DILEMBAH

15. B, LANJUTAN

16. TERBUKANYA TABIR

17. POV HARUN [TAMAT]
Diubah oleh bayubiruuuu 25-06-2021 11:01
nyils46Avatar border
jenggalasunyiAvatar border
pras219Avatar border
pras219 dan 43 lainnya memberi reputasi
42
57.2K
560
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.1KAnggota
Tampilkan semua post
bayubiruuuuAvatar border
TS
bayubiruuuu
#1
1. Permulaan


Keluargaku Mamakku (sebutan untuk ibu) dari Medan, kami dari suku batak marga simalungun, lebih tepatnya saragi. Horas bang!!! Lebih tepanya dari Kabupaten Bagan Batu kec *** desa ***, Marga mamakku yaitu suku batak yang terkenal akan lidah berbulu, pada masa itu terkenal kekeramatannya. Sedang ayahku berasal dari salah satu kota di Jawa tepatnya…,??? berasal dari kota kelahiran presiden kita saat ini.

Awalnya kami betempat tinggal di medan, kami mempunyai rumah sederhana ukuran 12 x 10 M. Rumah kami terbuat dari setengah kayu dan bawahnya tembok. Lantai plesteran semen biasa, beratapkan seng. Rumah yang sangat kami cintai saat itu, sekarang tinggal sebagai kenangan terakhir kami sekeluarga. Rumah kami dulu bercat merah kombinasi biru yang menjadi kenangan masa kecilku yang penuh kebahagiaan.

Kisah ini berawal saat keluarga kami ditawari tanah dari Jambi oleh kenalan ayahku, masih kuingat jelas namanya dia adalah Pak Herman. Orangnya ini berumur 40 tahunan. Saat dia menawari keluarga kami dimedan tentang informasi tanah beserta rumah yang murah di jambi, di informasikan tanah itu seluas 50 Ha, beserta rumahnya. Waktu itu kami ditawari dengan harga 200 juta. Berbekal informasi dari pak herman waktu itu kami sekeluarga berminat untuk pindah ke Jambi karena rumah dan tanahnya tergolong murah saat itu, pada akhirnya ayahku tertarik membeli tanah di Jambi.

Siang itu saat ditawari, ayah terlihat aneh karena langsung mengiyakan permintaan pak herman tanpa menawar terlebih dahulu harga tanah di Jambi sama sekali. Padahal waktu itu masih dirembukkan sama keluarga besar, mamakku dari awal sudah curiga kok tiba-tiba langsung menerima tawaran tersebut. Padahal ayah sendiri belum mengecek dan melihat lokasi terlebih dahulu.

Selang dua minggu kemudian pak Herman datang lagi kerumah, untuk meyakinkan keluarga besar kami. Pada waktu pak herman datang dan memberi rayuan manis ayah semakin yakin dan mantap, disini ayah juga malah ikut meyakikan keluarga yang lain. Setelah penawaran yang meyakinkan itu ayah langsung pergi menawarkan kebun karet dan sawit beserta rumah kami untuk dijual kepada warga yang berduit dan kaya dilingkungan sekitar. Tidak perlu waktu lama, dalam waktu satu bulan semua asset keluarga kami terjual.

Padahal waktu itu lagi enak-enaknya, karena harga karet dan sawit masih lumayan bagus. Apalagi ketambahan toko kelontong dirumah yang dikelola mamak. Tapi mamakku waktu awalnya menolak keras, “biasalah ciri khas orang batak” pada akhirnya Mamak tetap patuh dan menurut sama ayah yang akhirnya menyetujui keputusan ayah.

Sementara kami anak-anaknya dua bersaudara laki laki semua, aku sebagai anak pertama sebut saja namaku deno, aku saat itu masih duduk dibangku SMA kelas dua. Sedang adikku waktu itu masih duduk dibangku SMP kelas dua juga, adikku ini bernama Niko. Saat keputusan ayah sudah bulat untuk pindah, sekolahku dan adikku terpaksa harus berhenti dimedan, karena harus ikut ayah dan mamak ke Jambi.
khuman
sampeuk
j4k4pntura
j4k4pntura dan 36 lainnya memberi reputasi
37
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.