Kaskus

Story

neopoAvatar border
TS
neopo
Riding to Jannah


Don't choose the one who is beautiful to the world. But rather, choose the one who makes your world beautiful. Keep her close to Allah. Keep him close to Allah. Together for Jannah. I want love that will say: "Not even death will do us part, because we'll be reunited in jannah, insyaallah”

Welcome to my thread. Dimana disini kalian diperbolehkan untuk mengkritik, memberi saran, share, dan memposting komentar yang sekiranya bermanfaat baik bagi penulis ataupun pembaca. Fiksi atau non fiksi, semoga bukan menjadi masalah bagi pembaca. Karena penulis harap bisa memberikan banyak manfaat kepada orang-orang melalui tulisan yang tidak seberapa ini. Terima kasih.


Tokoh :
  • Ardian - Aku, pria dengan tinggi 176cm yang hobinya main motor
  • Azril Riswan - Sahabat sejak kuliah, beda jurusan tapi masih satu fakultas
  • Elriko - Kenalan saat pertama kali touring, so cool but nice guy
  • Dina Resti - Bagiku dia perfect, tetapi sedikit cerewet
  • Alyssa Erica - Gadis cerdas dan sangat mempedulikan lingkungannya
  • Rofila Afifah - Kakakku yang cantik, cerewet tapi selalu bisa jaga adik-adiknya
  • Nuri Freska - Adikku yang sangat manja, segalanya harus dituruti, tapi ia juga penurut
  • Raden Dimas - Sometime good guy, sometimes bad guy (dalam arti sifat, bukan tindakan menyimpang)



Diubah oleh neopo 16-09-2022 12:17
junti27Avatar border
sukhhoiAvatar border
JabLai cOYAvatar border
JabLai cOY dan 27 lainnya memberi reputasi
28
43.1K
308
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.1KAnggota
Tampilkan semua post
neopoAvatar border
TS
neopo
#236
Part 36 - Sister
Diary, udah beberapa hari aku sama Ardi berantem. Kami berantem karena masalah Azril yang tiba-tiba bilang suka sama aku. Jujur aja, aku ga ada rasa sama Azril. Gatau kenapa juga tiba-tiba dia bilang suka. Entah atas dasar apa dia suka sama aku. Dia sendiri tau bahwa aku lagi sama Ardi sekarang. Tapi sekarang aku sama Ardi udah baikan loh hehe

Aku juga udah ga terlalu sering chat lagi sama Azril. Aku juga ketemu lagi sama Ardi. Tapi dia bilang kalau dia ga bisa di ajak ketemu beberapa hari. Hufftt. Sebenernya aku kangen banget sama dia. Tapi aku berusaha ngerti kok. Katanya dia pengen habisin waktu sama keluarganya.

Hari ini aku belum dapet kabar dari Ardi. Kayanya dia lagi sibuk. Tapi yaudahlah, gapapa. Aku percaya dia ga akan macem-macem. Selalunya aku mengabari Ardi, meskipun Ardi belum menjawab tiap chatku. Tiba-tiba ada pesan masuk ke handphoneku. Saat aku mengira pesan itu dari Ardi, ternyata bukan. Pesan itu dari Azril.
Aku: Ada apa?
Azril: Lo lagi apa?
Aku: Lagi dirumah aja
Azril” Gue ada didepan rumah lo
Aku: Hah? Ngapain?
Azril: Gue mau bicara sama lo
Aku: Yaudah bentar, gue kesitu.

Aku keluar dari kamarku dan menghampiri Azril. Benar saja Azril ada diluar sedang duduk diatas motornya.
Aku: ada apa?
Azril: Gue mau minta maaf
Aku: Soal apa?
Azril: Soal waktu di kafe, soal lo sama Ardi.
Aku: Iya gapapa
Azril: Lo ada waktu?
Aku: Ada sih, tapi gue lagi pengen dirumah
Azril: Oh gitu, yaudah kalau gitu gue pulang ya
Aku: Iya
Azril: Makasih ya, Lis
Aku: Iya, yaudah gue masuk ya

Aku kembali kedalam. Tepatnya aku kembali ke kamarku. Ardi belum juga ngabarin aku. Bete sih, ga ada temen chat. Aku coba chat Dina dan ngajak dia buat ke kafe tempat kami biasa ngumpul. Awalnya Dina nolak ajakanku karena mau ngerjain tugas, tapi akhirnya Dina mau ikut. Udah lama juga sih aku ga ngobrol bareng Dina. Aku sama Dina janjian sore hari, dan aku yang jemput Dina kerumahnya. Oh iya, Dina juga udah tahu kalau pendengaranku udah kembali normal, dari chat grup. Singkat cerita, aku tiba dirumah Dina. Tapi aku lihat ada yang asing. Ada mobil lagi parkir digarasinya. Aku belum pernah liat mobil ini sebelumnya. Aku mengabari Dina kalau aku udah ada didepan rumahnya. Tak lama Dinapun keluar
Dina: Masuk dulu yuk.
Aku: Eh, gapapa? Takutnya ada tamu gue ganggu
Dina: Engga. Yuk.
Aku: Malu Din
Dina: Elu kaya ke siapa aja

Saat didalam, aku lihat ada seorang laki-laki dan seorang wanita. Kemudian Dina memperkenalkanku pada mereka
Dina: Lis, ini orangtuaku
Aku: Halo, om, tante, saya Alyssa. Temennya Dina

Akupun salim pada mereka. Selama aku kerumah Dina, aku belum pernah sih ketemu orangtuanya.
Ayah Dina: Katanya mau ngajak Dina keluar ya
Aku: Iya om
Ibu Dina: Berangkat pake apa nak?
Aku: Saya bawa motor, tante
Ibu Dina: Oalah iya, hati-hati kalau gitu
Dina: Iya bu, pasti. Aku berangkat ya.

Kamipun berangkat. Setibanya di kafe, Dina memilih tempat duduk di balkon. Setelah memesan beberapa makanan dan minuman, kami mengobrol disana.
Dina: Lo gimana kabarnya?
Aku: Baik gue.
Dina: Tumben-tumbenan ajak gue keluar. Ardi kemana emang?
Aku: Bilangnya sih ada acara keluarga
Dina: Ooh.
Aku: Oh iya, gue mau cerita nih
Dina: Cerita apa?
Aku: Jadi beberapa waktu kemaren, gue sempet berantem sama Ardi
Dina: Oh ya? Kenapa?
Aku: Lo tau kan pendengaran gue udah kembali, entah keajaiban apa, itu terjadi pas gue lagi berantem sama Ardi.
Dina: Berantem kenapa?
Aku: Waktu itu gue lagi sama Azril. Dia bilang kalau dia suka sama gue,
Dina: Terus terus?
Aku: Ardi denger obrolan Azril ke gue, terus mereka hampir berantem. Dimalam itu gue juga bener-bener ga bisa nahan rasa cemburu gue saat dia deket sama orang lain, meskipun gue tau cuma temen.
Dina: Gue mau minta maaf sebelumnya, soal perasaan gue sama Ardi
Aku: Udah gapapa Din, sekarang gue coba berfikir positif aja. Ga mikir macem-macem. Gue udah gamau bahas tentang lo sama Ardi. Gue percaya sama lo
Dina: Makasih ya. Tenang aja, gue bisa jaga jarak kok sama Ardi. Terus-terus gimana lo sama Azril sekarang?
Aku: Ga gimana-gimana. Tadi dia minta maaf sih sama gue. Dan gue juga gamau inget-inget kejadian itu lagi. Gue udah baikan kok sama Ardi
Dina: Emmm bagus deh hehe.
Aku: Lo sendiri ga cari cowo?
Dina: Engga, sebenernya gue juga pengen cerita sih
Aku: Cerita apa Din?
Dina: Gue kayanya mau berhenti kuliah, Lis
Aku: Loh, kenapa Din??? Jangan bercanda ah
Dina: Kemungkinan gue bakal ikut orang tua gue Lis.
Aku: Lo serius? Gue ga ada temen dong disini
Dina: Gue serius, sorry ya
Aku: Kenapa?
Dina: Gue cuma pengen kumpul lagi sama keluarga gue. Rumah disini juga mau dijual Lis.
Aku: Yaah, gue sendiri dong.
Dina: Engga, kan ada Ardi. Kita juga bisa chattingan
Aku: Tetep aja beda Din. Kapan pindahannya emang?
Dina: Dua hari lagi, Lis

Aku memeluk Dina saat itu juga. Sahabatku yang cewek ya hanya Dina. Aku belum terlalu kenal deket sama Vivi. Semua butuh proses sih. Nuri? Emmm Belum terlalu deket juga, meski
Aku: Kapan lo balik lagi?
Dina: Kayanya ga akan deh Lis
Aku: Yaah, berkurang dong kelompok kita
Dina: Gue kan udah bilang masih bisa chat. Tapi kalau lo mau main ke Jogja juga gapapa hehe
Aku: Iya deh, insyaAllah.


Spoiler for Bonus:
Diubah oleh neopo 13-12-2019 21:45
gijoe.malaw
dimastrwn
nasihiber
nasihiber dan 7 lainnya memberi reputasi
8
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.