- Beranda
- Stories from the Heart
True Detective (Action, Crime, Police)
...
TS
smersh64
True Detective (Action, Crime, Police)

Sugeng Enjang/Siang/Sonten/Ndalu
kali iki TS akan menerbitkan cerita SFTH sing ke 34 yaitu True Detective dan tanpa basa basi meneh TS tampilkan 
NOTE : TS TERINSPIRASI SERIAL TRUE DETECTIVE DI HBO MESKI TS NDAK PERNAH MENONTONNYA

Prologue
Suatu hari di awal bulan September 2020 hiduplah seorang polisi AS berpangkat Detective Sergeant yang bernama Tom Holland tepatnya di Miami Dade PD, pada pagi harinya ia ditugaskan komandan unit Undercover (Captain Scott Adkins) untuk menyamar terutama membantu agen Interpol Special Agent Iko Uwais dan Special Agent Daniel Radcliffe yang merupakan veteran Densus 88 POLRI dan veteran unit khusus Kepolisian Inggris (CO-19) dalam penangkapan penjahat bersenjata api.
"Detektif Tom Holland, kau akan menyamar sebagai pedagang senjata gelap dari Irlandia yang bernama Michael 'Mike' Flangan, kau temui beberapa penjahat buronan Interpol dan FBI catat nama pembeli senjata gelap untuk kejahatan bersenjata api, Kau takkan sendirian karena ada agen khusus Interpol yang siap membantu dengan pasukan veteran unit khusus Kepolisian Inggris CO-19 dan veteran Densus 88 POLRI"
"Ya Pak"
"Nanti sore bersiaplah untuk misi yang akan dimulai selama beberapa hari, yang penting dapatkan nama penjahat buronan Interpol & FBI"
"Baik pak"
Sore harinya ia dipanggil Scott "Detektif Holland, sudah saatnya kau memulai operasi ini, temui dua agen khusus Interpol di Bar"
"Kapten, apakah kau akan membahayakan nyawa bawahanku dalam tugas penyamaranmu?!, dia bisa mati dibunuh penjahat kalau nama aslinya terbongkar" protes atasan Tom (Detective Captain Diane Kruger)
"Tenang Bu, dia akan dilindungi veteran Densus 88 dan CO-19, jika nama aslinya ketahuan kedua agen khusus Interpol itu akan menyelamatkannya"
"Jika anak buahku terbunuh, aku akan memberi kesaksian memberatkan kepada Provost untuk melawanmu!" ancam Diane
"Bu Kruger, bisakah Ibu tenang?, Kapten Adkins sudah menjamin keselamatan anak buahmu" lerai Officer Chelsea Islan yang sejak tadi mendengarkan argumen Diane
"Petugas Chelsea, Ibu tidak bisa membiarkan Kapten Adkins membahayakan nyawa anak buah Ibu"
"Bu, aku tahu Ibu khawatir tetapi biarkan Detektif Holland melaksanakan tugasnya, saranku tetaplah berkomunikasi dengan Detektif Holland"
Diane yang pasrah dengan saran Chelsea langsung memberikan peralatan komunikasi standar unit khusus Kepolisian AS pada Tom sambil berkata "Hubungi Ibu jika ada apa apa"
"Pasti Bu"
"Ibu tahu kau akan selalu melapor jika ada yang tidak beres"
"Sampai jumpa dalam beberapa hari Bu"
TO BE CONTINUED
CHAPTER 1 & 2
CHAPTER 3 & 4
CHARACTER
Spoiler for DETECTIVE TOM HOLLAND:
Spoiler for DETECTIVE DIANE KRUGER:
Spoiler for CAPTAIN SCOTT ADKINS:
Spoiler for OFFICER CHELSEA ISLAN:
TRUE DETECTIVE SEASON 1 CHARACTER
OTHER CHARACTER
ANOTHER CHARACTER
ALASKA POLICE
MDPD-NYPD SQUAD
TRUE DETECTIVE SEASON 2 CHARACTER
COLONEL MICHAEL MOSHONOV (SAYERET MATKAL TEAM LEADER)
ISRAELI MAFIA LEADER
SIDE STORY SEASON 1
IKO-DANIEL TEAM SILENT RAID
2 DAY'S BEFORE CAPTURE ODEYA
BAD HOLIDAY IN ALASKA
EXTRA SIDE STORY SEASON 1
JOINT OPERATION MDPD-INTERPOL
JOINT OPERATION MDPD-NYPD
DANIEL BEAT STEVEN
BLACK DECEMBER
SIDE STORY SEASON 2
BRITISH AIRPORT MASSACRE
CANADA CAR BOMB
RETAKE ISRAELI INTERPOL HQ
EXTRA SIDE STORY SEASON 2
CAPTURE YAKUZA LEADER
DEFEND MDPD HQ
OPERATION KICK ISRAELI MAFIA
REVIEW DARI AGAN IKI
Quote:
PROFILE
MDPD PERSONNEL PROFILE
Diubah oleh smersh64 07-12-2019 17:27
nona212 dan 5 lainnya memberi reputasi
6
3.2K
91
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.1KAnggota
Tampilkan semua post
TS
smersh64
#72
[EXTRA SIDE STORY SEASON 2] DEFEND MDPD HQ
Pada pertengahan Februari 2021 Tom berlatih Hand to Hand Combat dengan Daniel di fasilitas Hand to Hand Combat Training Interpol hasil rancangan Daniel, ia ingin menjatuhkan pelaku kejahatan yang melawan saat akan ditangkap dengan sekali jotos, Daniel yang merasakan kerasnya pukulan Tom pun nyaris ambruk kalau tidak di pegang Tom "Baguslah Tommy, keras sekali pukulanmu"
"Ya Dan, aku ingin meninju penjahat dengan sekali pukul jika penjahat itu melawan penangkapan"
"Kalau para penjahatnya bersenjata api kau harus gunakan pistol atau senapan serbu"
"Tergantung kondisi Dan"
"Pak Iko?, sedang apa Bapak disini?"
"Aku habis melatih pencak silat pada para agen Interpol AS yang baru"
Ponsel Iko berbunyi "Sebentar anak anak, aku ada telepon masuk" ucap Iko sambil berjalan menjauh karena yang menghubunginya adalah Scott "Ini Agen Khusus Iko Uwais"
"Iko, aku punya kabar duka untuk Tom, istrinya dibunuh dan dimutilasi Mafia Israel"
"Oh Sial"
"Berikan ponselmu pada Tom"
"Baik Pak"
Iko pun segera memberikan ponselnya ke Tom sambil berkata "Kapten Scott mau bicara denganmu"
Ketika Tom mendengarkan kabar duka ia langsung shock karena istrinya dibunuh dan dimutilasi "Aku minta maaf Tom" ucap Scott singkat
Setelah selesai bicara dengan Scott ia pun terduduk lemas karena tidak sanggup membayangkan kondisi mayat istrinya
"Apa yang terjadi Pak Iko?" tanya Daniel
"Istrinya Tom, dia dibunuh dan dimutilasi Mafia Israel"
"Sial!, seharusnya aku mengajak Tom latihan di halaman belakang rumah Tom!"
"Ini bukan salahmu Dan"
"Aku tak menyangka istriku dibunuh Mafia Israel, aku ingin menjebloskan mereka ke penjara.....!" teriak Tom histeris
Iko dan Daniel yang kasihan melihat Tom pun menenangkannya "Kami bisa menangkap mereka yang membunuh istrimu, kami berjanji padamu Tom"
"Jebloskan mereka ke penjara untukku Dan"
"Pasti Tommy"
Malam harinya Iko dan Daniel serta anak buah mereka menyerbu markas Mafia Israel dengan pakaian MDPD dan senapan serbu Heckler & Koch 416 A5, mereka berhasil menangkap hidup hidup para mafia Israel meskipun beberapa ditembak mati karena melawan penangkapan yang diantaranya adalah pemutilasi Zendaya yang notabene adalah istri Tom, Iko langsung menghubungi Tom yang berada di rumah Diane yang dijaga ketat Scott dan Jason serta Andrew melalui Video Call "Tom, kami berhasil menangkap pembunuh istrimu tapi yang memutilasi istrimu terpaksa kami tembak mati karena melawan"
"Terima kasih Pak, semoga para mafia biadab itu dihukum berat"
"Pasti Tom"
Esok paginya MDPD HQ diserang Mafia Israel pada pukul 09:00, para penyerang yang bersenjatakan senapan tempur IMI Galil 7,62x51mm NATO dan IMI Romat terlibat baku tembak brutal dengan para polisi MDPD termasuk Tom yang menembakkan SMG Heckler & Koch MP5K-PDW dan pistol milik Diane (Heckler & Koch USP 9x19mm) sedangkan Diane yang membawa senapan serbu kompak Heckler & Koch G36C dengan optik ACOG berhasil menembak mati 12 penyerang sedangkan Tom dan Scott yang juga membawa MP5K-PDW berhasil menembak mati 2 pemimpin Mafia Israel "All Clear!" teriak Tom
"Cek korban luka jika ada!" perintah Scott
Ada yang terluka berat!" seru Andrew
"Sial!. Medis!" teriak Diane sambil berlari ke arah Chelsea yang terluka tembak di perut sebanyak 3 peluru lalu ia pun berkata "Chelsea!, Bertahanlah bantuan akan segera tiba"
"Bu.... Aku ingin Ibu memberitahu suamiku bahwa aku menyayanginya, aku minta maaf pada ibu jika ada kesalahan selama ini"
"Tidak apa apa, Ibu memaafkanmu Chel"
Unit medis MDPD segera menandu Chelsea yang masih sadar lalu Diane, Scott dan Tom serta Jason pun mengikutinya ke ruang mayat untuk melihat operasi pengangkatan peluru 7,62x51mm NATO yang untungnya berhasil namun Chelsea yang kehilangan banyak darah akhirnya meninggal, Diane pun menangis tanpa suara melihat kematian mantan anak buahnya saat operasi gelap menangkap Odeya Rush "Sudahlah Bu, aku berjanji padamu akan tendang mafia Israel dari Miami ke negara asalnya" janji Scott pada Diane yang dipeluk Tom.
Akhirnya seluruh MDPD bersiap siap untuk menangkap seluruh kelompok mafia Israel yang Scott sebut operasi menendang keluar bandit dari Miami, Jason memerintahkan anggota MDPD termasuk Diane dan Tom bergabung dengan operasi, mereka mempersiapkan senjata Colt M16A2, M16A3, Heckler & Koch MP5A3 sampai M249 Paratrooper, AKM dan AK-74M karena tahu para mafia itu bersenjata lengkap mulai dari IMI Uzi sampai Micro Tavor, Negev dan FN MAG.
"Ya Dan, aku ingin meninju penjahat dengan sekali pukul jika penjahat itu melawan penangkapan"
"Kalau para penjahatnya bersenjata api kau harus gunakan pistol atau senapan serbu"
"Tergantung kondisi Dan"
"Pak Iko?, sedang apa Bapak disini?"
"Aku habis melatih pencak silat pada para agen Interpol AS yang baru"
Ponsel Iko berbunyi "Sebentar anak anak, aku ada telepon masuk" ucap Iko sambil berjalan menjauh karena yang menghubunginya adalah Scott "Ini Agen Khusus Iko Uwais"
"Iko, aku punya kabar duka untuk Tom, istrinya dibunuh dan dimutilasi Mafia Israel"
"Oh Sial"
"Berikan ponselmu pada Tom"
"Baik Pak"
Iko pun segera memberikan ponselnya ke Tom sambil berkata "Kapten Scott mau bicara denganmu"
Ketika Tom mendengarkan kabar duka ia langsung shock karena istrinya dibunuh dan dimutilasi "Aku minta maaf Tom" ucap Scott singkat
Setelah selesai bicara dengan Scott ia pun terduduk lemas karena tidak sanggup membayangkan kondisi mayat istrinya
"Apa yang terjadi Pak Iko?" tanya Daniel
"Istrinya Tom, dia dibunuh dan dimutilasi Mafia Israel"
"Sial!, seharusnya aku mengajak Tom latihan di halaman belakang rumah Tom!"
"Ini bukan salahmu Dan"
"Aku tak menyangka istriku dibunuh Mafia Israel, aku ingin menjebloskan mereka ke penjara.....!" teriak Tom histeris
Iko dan Daniel yang kasihan melihat Tom pun menenangkannya "Kami bisa menangkap mereka yang membunuh istrimu, kami berjanji padamu Tom"
"Jebloskan mereka ke penjara untukku Dan"
"Pasti Tommy"
Malam harinya Iko dan Daniel serta anak buah mereka menyerbu markas Mafia Israel dengan pakaian MDPD dan senapan serbu Heckler & Koch 416 A5, mereka berhasil menangkap hidup hidup para mafia Israel meskipun beberapa ditembak mati karena melawan penangkapan yang diantaranya adalah pemutilasi Zendaya yang notabene adalah istri Tom, Iko langsung menghubungi Tom yang berada di rumah Diane yang dijaga ketat Scott dan Jason serta Andrew melalui Video Call "Tom, kami berhasil menangkap pembunuh istrimu tapi yang memutilasi istrimu terpaksa kami tembak mati karena melawan"
"Terima kasih Pak, semoga para mafia biadab itu dihukum berat"
"Pasti Tom"
Esok paginya MDPD HQ diserang Mafia Israel pada pukul 09:00, para penyerang yang bersenjatakan senapan tempur IMI Galil 7,62x51mm NATO dan IMI Romat terlibat baku tembak brutal dengan para polisi MDPD termasuk Tom yang menembakkan SMG Heckler & Koch MP5K-PDW dan pistol milik Diane (Heckler & Koch USP 9x19mm) sedangkan Diane yang membawa senapan serbu kompak Heckler & Koch G36C dengan optik ACOG berhasil menembak mati 12 penyerang sedangkan Tom dan Scott yang juga membawa MP5K-PDW berhasil menembak mati 2 pemimpin Mafia Israel "All Clear!" teriak Tom
"Cek korban luka jika ada!" perintah Scott
Ada yang terluka berat!" seru Andrew
"Sial!. Medis!" teriak Diane sambil berlari ke arah Chelsea yang terluka tembak di perut sebanyak 3 peluru lalu ia pun berkata "Chelsea!, Bertahanlah bantuan akan segera tiba"
"Bu.... Aku ingin Ibu memberitahu suamiku bahwa aku menyayanginya, aku minta maaf pada ibu jika ada kesalahan selama ini"
"Tidak apa apa, Ibu memaafkanmu Chel"
Unit medis MDPD segera menandu Chelsea yang masih sadar lalu Diane, Scott dan Tom serta Jason pun mengikutinya ke ruang mayat untuk melihat operasi pengangkatan peluru 7,62x51mm NATO yang untungnya berhasil namun Chelsea yang kehilangan banyak darah akhirnya meninggal, Diane pun menangis tanpa suara melihat kematian mantan anak buahnya saat operasi gelap menangkap Odeya Rush "Sudahlah Bu, aku berjanji padamu akan tendang mafia Israel dari Miami ke negara asalnya" janji Scott pada Diane yang dipeluk Tom.
Akhirnya seluruh MDPD bersiap siap untuk menangkap seluruh kelompok mafia Israel yang Scott sebut operasi menendang keluar bandit dari Miami, Jason memerintahkan anggota MDPD termasuk Diane dan Tom bergabung dengan operasi, mereka mempersiapkan senjata Colt M16A2, M16A3, Heckler & Koch MP5A3 sampai M249 Paratrooper, AKM dan AK-74M karena tahu para mafia itu bersenjata lengkap mulai dari IMI Uzi sampai Micro Tavor, Negev dan FN MAG.
actandprove memberi reputasi
1

