- Beranda
- Stories from the Heart
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
...
TS
bayubiruuuu
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
![HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]](https://s.kaskus.id/images/2019/10/31/10713784_20191031094608.jpg)
![HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]](https://s.kaskus.id/images/2019/11/20/10713784_20191120024219.png)
HAI GAN/SIS, MASIH DENGAN KISAH HOROR. KISAH SATU INI GUA TULIS DENGAN SEDIKIT BERHATI-HATI KARENA MENYANGKUT ORANG, PERUSAHAAN DAN KELOMPOK YANG TAK ASING DITELINGA KITA DI NEGERI INI DAN LUAR NEGERI, GUA TIDAK ADA BERMAKSUD APAPUN HANYA SEKEDAR BERBAGI SESUAI YANG DIALAMI NARASUMBER GUA. AMBIL SISI BAIKNYA (HIKMAHNYA) SAJA DARI THREAD INI, BUANG SISI BURUKNYA…
Quote:
* CERITA INI FAKTA APA ADANYA SESUAI DENGAN INGATAN NARSUM, PERCAYA BOLEH TIDAK PERCAYA SILAHKAN, TIDAK APA-APA LEBIH BAGUS.
* SESUAI PERATURAN YANG DIAMBIL DARI KISAH NYATA SEMUA TOKOH, WAKTU DAN TEMPAT KAMI SAMARKAN DEMI KEHIDUPAN, KENYAMANAN DAN PRIVASI NARASUMBER SERTA PARA TOKOH.
* DILARANG SARA, IKUTI ATURAN H2H, MOMOD DAN ADAT ISTIADAT YANG ADA DI FORUM TERCINTA KITA INI.
* SILAHKAN DIBACA KALAU BERMINAT SAJA, KARENA TIDAK ADA PAKSAAN UNTUK MEMBACA CERITA INI.
* KALAU DIRASA PENTING SILAHKAN LANGSUNG PM SAJA GAN/SIS
*JIKA INGIN SHARE SILAHKAN, DAN MOHON JANGAN COPAS HARGAI KAMI, KASIAN PENULIS UDAH CAPEK - CAPEK NULISNYA. LAGIAN KALO COPAS BAHAYA JADI MUSUH UUD NO 28 Th. 2014 [UUHC]
*KALAU ADA SALAH KETIK/TYPO MOHON MASUKANNYA , APRESIASINYA DAN 
SEBAGAI SEMANGAT NGONDEK

SEBAGAI SEMANGAT NGONDEK *BUKAN BASA BASI*
JIKA HARTA SUDAH TIDAK BISA MEMBELI DUNIA
JIKA TAHTA TIDAK BISA MEMBELI SINGGASANA
JIKA WANITA SUDAH KEHILANGAN RUPA
HANYA PADANYALAH KITA MEMINTA
SEMUA MANUSIA SADAR UMUR ADA BATASNYA
MAKA SIAP-SIAPLAH KITA SEWAKTU-WAKTU UNTUK MENGHADAPNYA
MAKA SEBARKANLAH BENIH-BENIH KEBAJIKAN KITA
SEBAGAI BEKAL MENGHADAPNYA
-Happy Reading-
----------------------------------------------------------------------***---------------------------------------------------------------------------
DAFTAR ISI
1. KEHIDUPANKU
2. PRIVATE NUMBER
3. GADIS BULE
4. PENGABDIAN SANG AJUDAN
5. SAYEMBARA USANG
6. PERCOBAAN PERTAMA
7. KORBAN YANG TAK KUINGINKAN
8. SANG PETUNJUK
9. PENCERAHAN
10. MASALAH BARU
11. TERSESAT
12. PERCOBAAN KEDUA - A
13. PERCOBAAN KEDUA - B
14. HCU [HIGH CARE UNIT]
15. SUKMA YANG TERIKAT
16. VERY VERY IMPORTANT PERSON [VVIP]
17. DARK SIDE VVIP
18. DARK SIDE [VVIP] 2
19. DARK SIDE [VVIP] 3
20. TANAH DAN DEDAUNAN
21. UZLAH
22. JAWABAN
23. MALAM YANG KELAM - A
24. MALAM YANG KELAM - B
25. PERENCANAAN - A
26. PERENCANAAN - B
27. LOST CONTACT
28. END
29. BEHIND THE STORY [HIT]
Diubah oleh bayubiruuuu 30-12-2019 09:59
sampeuk dan 41 lainnya memberi reputasi
42
68.3K
991
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•54KAnggota
Tampilkan semua post
TS
bayubiruuuu
#846
22. Jawaban
Rani yang masih menangis dibahu ibunya tidak menghiraukan perkataan Tono, dan mereka yang berada diruang tamu Rani hanya diam seakan tak memperdulikan ucapan tono barusan.
“udah ton…sudah ..ayok kita bantu saja mereka! kataku
“Coba semua duduk diam dulu..!” perintahku.
Setelah itu aku melihat dengan mata batin ku, bahwa Rani ini selalu diikuti oleh sesosok makhluk besar tinggi dan berbulu hitam, mahluk ini adalah mahluk kiriman yang mengikat rani sehingga akan menggangunya jika dia akan menikah. Setelah itu Rani aku suruh duduk tegap didepanku, aku mencoba untuk memperlihatkan sosok makhluk itu kepada mereka semua. Aku yang duduk diam sambil berdoa, dari jauh ku tekan tepat di uluh hatinya. Bersamaan itu rintik hujan mulai turun dan genting mereka mulai bersuara.
“HHAA HAAA HAAA HAAHAAA…… ADA MAU APA KALIAN ???” Suara Rani yang tiba-tiba menjadi besar seperti suara laki-laki.
Semua yang berada di ruang tamu tersebut merasa takut dan kaget, Disertai lampu ruang tamunya yang mulai meredup….
Tarrrrrrr! [Suara bohlam lampu diruang tamu rani pecah]
Malam disertai hujan mulai lebat serta gelapnya ruang tamu kala itu. Sontak ibunya langsung lari mendekap memeluk kesuaminya
“Pak…???rani kenapa pak???” Ucap ibunya yang ketakutan!
“bapak juga gak tau buk!” jawab bapaknya yang menahan rasa takut
Dalam kegelapan itu rani masih tetap dalam kuasa setan itu. Dia hanya diam untuk mengikuti Gerakan dan ucapan setan berbulu hitam. Sedang kedua orang tuanya saling berpelukan menggeser tempatnya ke pojok ruangan, dengan meringkuk ketakutan.
“Ada apa ini ? kok sampe saya ngga tau ada mahluk kayak gitu dikeponakannku..”tanya mbah Salman gemetaran dengan tangannya beberapa kali menepuk pundakku.
“Inilah mbah! sosok yang tinggal ditubuh Rani selama ini,” jawabku.
“mas..mas umar…ayok pulang!!! Celetuk imron yang mematung gemetar dan kedua tangannya ditekuk kedadanya.
“diam lu pron”. sahut Tono seakan tak memperdulikan ketakutan Imron.
“Hee iblis sekarang cepat keluarlah dari tubuh Rani sekarang juga…!!!!” bentakku.
“APA ANAK MUDA ?? KELUAR DARI TUBUH GADIS INI…?? SUDAH BERAPA DUKUN ATAU ORANG PINTAR YANG DIHABISKAN ORANG TUANYA UNTUK MENGUSIRKU DARI TUBUH INI! TAPI TIDAK ADA YANG BISA, APA LAGI KAMU YANG MASIH MUDA.. HHAA.. HAAA HAAAA….”Sahut sosok setan yang ada didalam tubuh rani.
“Hee jangan sombong kamu, kita sama-sama makhluk ciptaan tuhan.’ Tegasku.
Saat itu juga aku keluar dari tubuh kasarku, aku langsung melesat mencekik leher hantu yang berbulu hitam itu dengan tangan kiriku.
“MEMANGNYA KAU SIAPA BERANI SAMPAI MELAWANKU ??” Jawabnya sambil kesakitan.
“aku orang miskin dari kampung.” Memangnya kenapa? Jawabku asal
“sialan tanganmu panas sekali” jawab setan yang menggeram kepanasan karena cekikannku.
Saat itu juga aku bersiap membakarnya, setelah genderuwo itu merasa kesakitan dia menyuruh tiga anak buahnya yang tiba-tiba muncul dan menyerangku dari depan. Aku rasa mereka dari halaman depan rumah rani, mereka yang sudah lama menempati sesuatu dipojok halaman depan rumahnya sebagai tempat tinggalnya. Secara cepat kuayunkan bogem mentahku dan menebas mereka satu persatu dengan tangan kosongku.
Kratakkkk…kratakkkkk….[suara terbakarnya ketiga anak buah setan itu]
genderuwo ini tidak dapat berkata apa-apa lagi melihat ketiga anak buahnya terbakar olehku. Disaat yang sama itu aku yang sudah kembali mencekik lehernya, sambil aku berdiri disamping nya, dia hanya bisa melihat ketakutan atas tindakan ku tadi kepada tiga anak buahnya.
“AMMPUUNNNN…!!!!Sekarang Juga aku akan keluar dari sini (tubuh Rani) tapi jangan bakar aku..” Geramnya.
“Baik sekarang secepatnya keluar dari tubuh gadis itu” Perintahku.
Setelah itu dia mulai perlahan keluar dari tubuh Rani, gadis yang cantik tapi sampai sekarang masih belum bisa menikah.
“Sebenarnya kau disuruh siapa? Dan apa yang dijanjikan yang menyuruhmu” tanyaku ke sosok itu.
“Aku disuruh oleh laki-laki yang pernah merasa disakiti gadis ini, dan laki-laki itu siap memberi makan apa saja kepadaku, asalkan aku bisa menggagalkan gadis ini menikah seumur hidupnya” Jawab sosok setan berbulu hitam itu.
“Sekarang pergilah dari sini selamanya atau kembali ketuan yang memberi makanmu! Kembalilah kepada pemberi tumbal untukmu, jika kau ganggu mereka lagi, aku akan membunuhmu saat itu juga.” Perintahku.
Hantu itu terlihat pergi dan lari yang sangat cepat, disertai kabut hitam yang samar-samar terlihat dari kegelapan ruang tamu rani. Waktu itu aku segera kembali ketubuh kasarku yang telah lama duduk didepan rani, aku mulai membuka mata, semua masih dalam keadaan hening dan sepi, malam itu.
“Mas.., Gimanah mas ? sudah mas ?” Tanya tono penasaran.
“Sudah beres ton” jawabku sambil menoleh kewajah tono.
Kondisi mbah salman berserta keluarga adiknya masih diam ketakutan dan menatap heran.
“Seumur-umur nak umar, baru kali ini sangat terlihat nyata bahwa memang makhluk sejenis genderuwo ada, aku yang belajar berpuluh puluh tahun belum pernah mengalami hal semacam ini.”ucap mbah salman.
“Masa mbah..??” Jawabku heran.
“Iya nak umar, aku benar-benar tidak tahu hal semacam ini dalam hidupku.” Katanya dengan tatapan herannye kepadaku.
Malam itu keadaan sudah kembali normal, rani dan keluarganya pun yang awalnya kaget dan takut sudah kembali tenang. Aku bersama mbah salman dan kedua kawanku kembali pulang kerumah mbah salman. Malam itu ingin cepat beristirahat dirumah mbah salman, karena sudah merasa sangat capek dan lelah hari itu.
Saat Adzan subuh berkumandang aku masih dirumah mbah salman, kami semua berangkat ke masjid bersama. Setelah menjalani ritual wajib kami kembali kerumah mbah salman tapi masih gelap pagi itu. Kami semua berkumpul teras mbah salman, kecuali mbah salman yang masuk kedapur untuk membuatkan minuman buat kami.
“Mas, comblangin aku dong sama rani…” pinta tono memecah keheningan pagi itu.
“Minta sendiri saja ton, ke mbah salman atau ke orang tua nya, kan udh dewasa ngapain nyuruh aku. Jelasku.
“Yaa ngga gitu mas, kan yang deket sama keluarganya rani kan sampean” terang tono.
“Ribet amat sih lu ton, udah besar masa masih ngga berani” jawabku.
Memang tono jomblo sejati hingga umur 30, otaknya rada mesum tapi takut sama cewek, biasa karena dulu waktu sekolah tidak pernah satu kelas sama yang namanya perempuan.
Selang beberapa menit, tibalah mbah salman dengan membawa minuman hangat. Mbah salman berjalan masuk kedalam rumahnya untuk menaruh perlengkapan ibadahnya didalam.
“Mas.., sekarang jama’ah nya dimasjid mbah salman buanyak” Terang imron.
“Masa pron ??” Tanyaku.
]“Iya mas, tidak seperti waktu kita pertama kali kemari, jum’atan saja kurang dari sepuluh orang, mulai kemarin lusa aku dan mas Tono disini sudah mencapai lima shaf, yaa sekitar lima puluh satu orangan lah mas” jawab imron.
“Iya nak umar, betul kata mas imron, sejak meninggalnya kakaku masjidnya mulai ramai” terang mbah salman.
“Lohh, emang kapan meninggalnya mbah ?” tanyaku ke mbah salman.
“Sehari setelah mbah minta maaf ke kakak dan menyiram sekeliling masjid dengan bekas air whudlu nya kakakku, sebetulnya itu tujuannya apa mas yang sampean suruh itu ?” tanya mbah salman.
“Ohh itu mbah.., sebenarnya bekas air whudlu dari kakaknya mbah, itu adalah air yang dido’akan kakak mbah salman. Dengan sendirinya benturan energi jahat yang ditanamnya termakan oleh doanya sendiri. Semua akan kembali kepada yang membuat, energi jahat sebesar itu akan kembali mengenai orang yang menanamnya, karena mbah salman sudah bisa ikhlas, pasrah dan menyayangi orang yang memusuhi mbah salman. Aku sendiri juga tidak tahu mbah bakal terjadi seperti ini, padahal cara ini adalah cara yang dicontohkan oleh guruku saat aku belajar dulu.” Jelasku
Jam 6 pagi setelah kami berbincang-bincang diteras mbah salman, aku berjalan-jalan Bersama kedua kawanku ini, yaaa biasalah kami mengecengi rani karena requestnya. kelihatannya saat itu Tono berminat sama rani, tono pun sudah lebih dari cukup umur untuk waktunya berumah tangga. Disini aku berniat untuk membantunya untuk menyempurnakan imannya. Saat kami berjalan tepat didepan rumahnya, kami bertemu ibunya rani sedang menyapu didepan rumah.
“Buk, gimana kabar nya? udah sehat mbak rani ??” tanyaku.
“Sudah mas, pagi-pagi dari mana saja ini ? tanya ibunya rani mengikuti.
“Dari jalan-jalan bu” Jawabku.
“Ini buk, tono nyariin rani dari kemarin, katanya langsung ijaban saja sama mbak rani, ngga usah lamar-lamaran” terang imron.
“Ehh pron, jangan asal ngomong lu kalau bicara” Bentak tono, malu-malu dan mengharapkan.
“Iya buk, ini tono kelihatannya suka sama anak ibuk,” ucapku.
“Iya gak apa-apa kalo mau suruh keluarganya kemari kerumah ibu, toh mas tono juga orang nya baik” Jawab ibunya rani.
“Ohh ya udah buk kalau begitu, nanti biar saya secepatnya yang nganterin tono kemari sama bapaknya” kataku.
Kami kembali kerumah mbah salman, aku lihat mbah salman sudah menyiapkan makanan untuk kami bertiga.
“Mbah ,maaf selama ini aku ngerepotin mbah disini” kataku dengan sungkan.
“Nggak apa-apa nak umar, saya juga sangat berterimakasih, masalah bisa selesai satu persatu.” Jawab mbah salman.
“Kalau mbah salman ada waktu, silahkan main ke gubuk kecilku mbah.” Pintaku.
“Iya nak umar” jawab mbah salman.
Kriinggg… kriinnggg… krinnngggg….!!! ( suara ponsel tono berbunyi).
Kulihat Tono sedang mengangkat telponnya, sedang kami bertiga masih menikmati sarapan disiang hari dari mbah salman.
“Mas-mas, ini telpon katanya dari mas andi,” kata tono, sambil berjalan memberikan ponselnya kepadaku.
“Ohh iya mana? sahutku.
“Hallo, ini mas umarrr ?” tanya andi.
“Iya mas, ada apa.. ??” jawabku.
“Mas, mbak ane ini udah aku ikat dikamar tidurnya, kami semua sudah kuwalahan sejak tadi pagi , mas Umar kemana saja sama mas tono kok baru bisa dihubungi ?” tanya mas andi.
“Ohh iya, soalnya tadi habis jalan-jalan, emangnya ada apa mas ?” jawabku.
“Ini sudah aku ikat pakai rantai mas, tadi aku ikat dengan rafia terus terakhir pakai tampar tapi tali – tali itu putus semua mas karena kekuatannya mbak anne. Soalnya ini tadi leaknya dari kemarin ngamuk mas, suara mbak ane jadi besar, dan hanya bilang, malam ini malam terakhir!
Maksudnya gimana mas? Tanyaku dengan menghentikan sarapanku
Malam ini mbak Anne akan dijadikan tumbalnya.” Jelas mas andi.
Aaaaaaakkkhhh…..tolong mas….teriak pria dan wanita dari dalam telepon andi
Sudah mas, cepet kesini!!!! Jawab andi dengan cepat dan menutup telponnya
Ya udah mas aku langsung kerumah sampean sekarang. Jawabku
Tuuuutttttttt………..!!!
Waktu itu aku langsung membereskan perlengkapannku dan meminta ijin ke mbah salman untuk pamit.
“Mbah saya mau pamit langsung mbah, mau kerumah Anne, katanya malam ini mau dibunuh dan dijadikan tumbal,” kataku ke mbah salman.
Sejenak mbah salman diam sambal menundukkan kepalanya serta jari-jarinya menghitung sesuatu yang tak kumengerti.
“benar nak malam ini, adalah malam bulan purnama sempurna. Upacara mereka biasanya dilakukan dimalam seperti ini.”Jawabnya
“sekarang kamu cepat balik kerumah temennmu nak dan hati-hati! suruh mbah salman.
“Ton.. ton..pron, ayo cepat kemasi barangmu, kita kerumah anne sekarang” kataku dengan tergopoh-gopoh.
“Lah ada apa mas ?” tanya tono.
“Udah nanti dijelaskan dijalan.” Sahut imron.
Kami bertiga langsung meluncur kerumah ane, diwaktu perjalanan kuceritakan kondisi Anne dan andi kepada tono dan imron, karena hari itu aku merasa sangat genting sekali. Aku suruh waktu itu tono memacu mobilnya dengan kecepatan penuh agar bisa menyelamatkan hidup Anne.
“udah ton…sudah ..ayok kita bantu saja mereka! kataku
“Coba semua duduk diam dulu..!” perintahku.
Setelah itu aku melihat dengan mata batin ku, bahwa Rani ini selalu diikuti oleh sesosok makhluk besar tinggi dan berbulu hitam, mahluk ini adalah mahluk kiriman yang mengikat rani sehingga akan menggangunya jika dia akan menikah. Setelah itu Rani aku suruh duduk tegap didepanku, aku mencoba untuk memperlihatkan sosok makhluk itu kepada mereka semua. Aku yang duduk diam sambil berdoa, dari jauh ku tekan tepat di uluh hatinya. Bersamaan itu rintik hujan mulai turun dan genting mereka mulai bersuara.
“HHAA HAAA HAAA HAAHAAA…… ADA MAU APA KALIAN ???” Suara Rani yang tiba-tiba menjadi besar seperti suara laki-laki.
Semua yang berada di ruang tamu tersebut merasa takut dan kaget, Disertai lampu ruang tamunya yang mulai meredup….
Tarrrrrrr! [Suara bohlam lampu diruang tamu rani pecah]
Malam disertai hujan mulai lebat serta gelapnya ruang tamu kala itu. Sontak ibunya langsung lari mendekap memeluk kesuaminya
“Pak…???rani kenapa pak???” Ucap ibunya yang ketakutan!
“bapak juga gak tau buk!” jawab bapaknya yang menahan rasa takut
Dalam kegelapan itu rani masih tetap dalam kuasa setan itu. Dia hanya diam untuk mengikuti Gerakan dan ucapan setan berbulu hitam. Sedang kedua orang tuanya saling berpelukan menggeser tempatnya ke pojok ruangan, dengan meringkuk ketakutan.
“Ada apa ini ? kok sampe saya ngga tau ada mahluk kayak gitu dikeponakannku..”tanya mbah Salman gemetaran dengan tangannya beberapa kali menepuk pundakku.
“Inilah mbah! sosok yang tinggal ditubuh Rani selama ini,” jawabku.
“mas..mas umar…ayok pulang!!! Celetuk imron yang mematung gemetar dan kedua tangannya ditekuk kedadanya.
“diam lu pron”. sahut Tono seakan tak memperdulikan ketakutan Imron.
“Hee iblis sekarang cepat keluarlah dari tubuh Rani sekarang juga…!!!!” bentakku.
“APA ANAK MUDA ?? KELUAR DARI TUBUH GADIS INI…?? SUDAH BERAPA DUKUN ATAU ORANG PINTAR YANG DIHABISKAN ORANG TUANYA UNTUK MENGUSIRKU DARI TUBUH INI! TAPI TIDAK ADA YANG BISA, APA LAGI KAMU YANG MASIH MUDA.. HHAA.. HAAA HAAAA….”Sahut sosok setan yang ada didalam tubuh rani.
“Hee jangan sombong kamu, kita sama-sama makhluk ciptaan tuhan.’ Tegasku.
Saat itu juga aku keluar dari tubuh kasarku, aku langsung melesat mencekik leher hantu yang berbulu hitam itu dengan tangan kiriku.
“MEMANGNYA KAU SIAPA BERANI SAMPAI MELAWANKU ??” Jawabnya sambil kesakitan.
“aku orang miskin dari kampung.” Memangnya kenapa? Jawabku asal
“sialan tanganmu panas sekali” jawab setan yang menggeram kepanasan karena cekikannku.
Saat itu juga aku bersiap membakarnya, setelah genderuwo itu merasa kesakitan dia menyuruh tiga anak buahnya yang tiba-tiba muncul dan menyerangku dari depan. Aku rasa mereka dari halaman depan rumah rani, mereka yang sudah lama menempati sesuatu dipojok halaman depan rumahnya sebagai tempat tinggalnya. Secara cepat kuayunkan bogem mentahku dan menebas mereka satu persatu dengan tangan kosongku.
Kratakkkk…kratakkkkk….[suara terbakarnya ketiga anak buah setan itu]
genderuwo ini tidak dapat berkata apa-apa lagi melihat ketiga anak buahnya terbakar olehku. Disaat yang sama itu aku yang sudah kembali mencekik lehernya, sambil aku berdiri disamping nya, dia hanya bisa melihat ketakutan atas tindakan ku tadi kepada tiga anak buahnya.
“AMMPUUNNNN…!!!!Sekarang Juga aku akan keluar dari sini (tubuh Rani) tapi jangan bakar aku..” Geramnya.
“Baik sekarang secepatnya keluar dari tubuh gadis itu” Perintahku.
Setelah itu dia mulai perlahan keluar dari tubuh Rani, gadis yang cantik tapi sampai sekarang masih belum bisa menikah.
“Sebenarnya kau disuruh siapa? Dan apa yang dijanjikan yang menyuruhmu” tanyaku ke sosok itu.
“Aku disuruh oleh laki-laki yang pernah merasa disakiti gadis ini, dan laki-laki itu siap memberi makan apa saja kepadaku, asalkan aku bisa menggagalkan gadis ini menikah seumur hidupnya” Jawab sosok setan berbulu hitam itu.
“Sekarang pergilah dari sini selamanya atau kembali ketuan yang memberi makanmu! Kembalilah kepada pemberi tumbal untukmu, jika kau ganggu mereka lagi, aku akan membunuhmu saat itu juga.” Perintahku.
Hantu itu terlihat pergi dan lari yang sangat cepat, disertai kabut hitam yang samar-samar terlihat dari kegelapan ruang tamu rani. Waktu itu aku segera kembali ketubuh kasarku yang telah lama duduk didepan rani, aku mulai membuka mata, semua masih dalam keadaan hening dan sepi, malam itu.
“Mas.., Gimanah mas ? sudah mas ?” Tanya tono penasaran.
“Sudah beres ton” jawabku sambil menoleh kewajah tono.
Kondisi mbah salman berserta keluarga adiknya masih diam ketakutan dan menatap heran.
“Seumur-umur nak umar, baru kali ini sangat terlihat nyata bahwa memang makhluk sejenis genderuwo ada, aku yang belajar berpuluh puluh tahun belum pernah mengalami hal semacam ini.”ucap mbah salman.
“Masa mbah..??” Jawabku heran.
“Iya nak umar, aku benar-benar tidak tahu hal semacam ini dalam hidupku.” Katanya dengan tatapan herannye kepadaku.
Malam itu keadaan sudah kembali normal, rani dan keluarganya pun yang awalnya kaget dan takut sudah kembali tenang. Aku bersama mbah salman dan kedua kawanku kembali pulang kerumah mbah salman. Malam itu ingin cepat beristirahat dirumah mbah salman, karena sudah merasa sangat capek dan lelah hari itu.
***
Saat Adzan subuh berkumandang aku masih dirumah mbah salman, kami semua berangkat ke masjid bersama. Setelah menjalani ritual wajib kami kembali kerumah mbah salman tapi masih gelap pagi itu. Kami semua berkumpul teras mbah salman, kecuali mbah salman yang masuk kedapur untuk membuatkan minuman buat kami.
“Mas, comblangin aku dong sama rani…” pinta tono memecah keheningan pagi itu.
“Minta sendiri saja ton, ke mbah salman atau ke orang tua nya, kan udh dewasa ngapain nyuruh aku. Jelasku.
“Yaa ngga gitu mas, kan yang deket sama keluarganya rani kan sampean” terang tono.
“Ribet amat sih lu ton, udah besar masa masih ngga berani” jawabku.
Memang tono jomblo sejati hingga umur 30, otaknya rada mesum tapi takut sama cewek, biasa karena dulu waktu sekolah tidak pernah satu kelas sama yang namanya perempuan.
Selang beberapa menit, tibalah mbah salman dengan membawa minuman hangat. Mbah salman berjalan masuk kedalam rumahnya untuk menaruh perlengkapan ibadahnya didalam.
“Mas.., sekarang jama’ah nya dimasjid mbah salman buanyak” Terang imron.
“Masa pron ??” Tanyaku.
]“Iya mas, tidak seperti waktu kita pertama kali kemari, jum’atan saja kurang dari sepuluh orang, mulai kemarin lusa aku dan mas Tono disini sudah mencapai lima shaf, yaa sekitar lima puluh satu orangan lah mas” jawab imron.
“Iya nak umar, betul kata mas imron, sejak meninggalnya kakaku masjidnya mulai ramai” terang mbah salman.
“Lohh, emang kapan meninggalnya mbah ?” tanyaku ke mbah salman.
“Sehari setelah mbah minta maaf ke kakak dan menyiram sekeliling masjid dengan bekas air whudlu nya kakakku, sebetulnya itu tujuannya apa mas yang sampean suruh itu ?” tanya mbah salman.
“Ohh itu mbah.., sebenarnya bekas air whudlu dari kakaknya mbah, itu adalah air yang dido’akan kakak mbah salman. Dengan sendirinya benturan energi jahat yang ditanamnya termakan oleh doanya sendiri. Semua akan kembali kepada yang membuat, energi jahat sebesar itu akan kembali mengenai orang yang menanamnya, karena mbah salman sudah bisa ikhlas, pasrah dan menyayangi orang yang memusuhi mbah salman. Aku sendiri juga tidak tahu mbah bakal terjadi seperti ini, padahal cara ini adalah cara yang dicontohkan oleh guruku saat aku belajar dulu.” Jelasku
Jam 6 pagi setelah kami berbincang-bincang diteras mbah salman, aku berjalan-jalan Bersama kedua kawanku ini, yaaa biasalah kami mengecengi rani karena requestnya. kelihatannya saat itu Tono berminat sama rani, tono pun sudah lebih dari cukup umur untuk waktunya berumah tangga. Disini aku berniat untuk membantunya untuk menyempurnakan imannya. Saat kami berjalan tepat didepan rumahnya, kami bertemu ibunya rani sedang menyapu didepan rumah.
“Buk, gimana kabar nya? udah sehat mbak rani ??” tanyaku.
“Sudah mas, pagi-pagi dari mana saja ini ? tanya ibunya rani mengikuti.
“Dari jalan-jalan bu” Jawabku.
“Ini buk, tono nyariin rani dari kemarin, katanya langsung ijaban saja sama mbak rani, ngga usah lamar-lamaran” terang imron.
“Ehh pron, jangan asal ngomong lu kalau bicara” Bentak tono, malu-malu dan mengharapkan.
“Iya buk, ini tono kelihatannya suka sama anak ibuk,” ucapku.
“Iya gak apa-apa kalo mau suruh keluarganya kemari kerumah ibu, toh mas tono juga orang nya baik” Jawab ibunya rani.
“Ohh ya udah buk kalau begitu, nanti biar saya secepatnya yang nganterin tono kemari sama bapaknya” kataku.
Kami kembali kerumah mbah salman, aku lihat mbah salman sudah menyiapkan makanan untuk kami bertiga.
“Mbah ,maaf selama ini aku ngerepotin mbah disini” kataku dengan sungkan.
“Nggak apa-apa nak umar, saya juga sangat berterimakasih, masalah bisa selesai satu persatu.” Jawab mbah salman.
“Kalau mbah salman ada waktu, silahkan main ke gubuk kecilku mbah.” Pintaku.
“Iya nak umar” jawab mbah salman.
Kriinggg… kriinnggg… krinnngggg….!!! ( suara ponsel tono berbunyi).
Kulihat Tono sedang mengangkat telponnya, sedang kami bertiga masih menikmati sarapan disiang hari dari mbah salman.
“Mas-mas, ini telpon katanya dari mas andi,” kata tono, sambil berjalan memberikan ponselnya kepadaku.
“Ohh iya mana? sahutku.
“Hallo, ini mas umarrr ?” tanya andi.
“Iya mas, ada apa.. ??” jawabku.
“Mas, mbak ane ini udah aku ikat dikamar tidurnya, kami semua sudah kuwalahan sejak tadi pagi , mas Umar kemana saja sama mas tono kok baru bisa dihubungi ?” tanya mas andi.
“Ohh iya, soalnya tadi habis jalan-jalan, emangnya ada apa mas ?” jawabku.
“Ini sudah aku ikat pakai rantai mas, tadi aku ikat dengan rafia terus terakhir pakai tampar tapi tali – tali itu putus semua mas karena kekuatannya mbak anne. Soalnya ini tadi leaknya dari kemarin ngamuk mas, suara mbak ane jadi besar, dan hanya bilang, malam ini malam terakhir!
Maksudnya gimana mas? Tanyaku dengan menghentikan sarapanku
Malam ini mbak Anne akan dijadikan tumbalnya.” Jelas mas andi.
Aaaaaaakkkhhh…..tolong mas….teriak pria dan wanita dari dalam telepon andi
Sudah mas, cepet kesini!!!! Jawab andi dengan cepat dan menutup telponnya
Ya udah mas aku langsung kerumah sampean sekarang. Jawabku
Tuuuutttttttt………..!!!
Waktu itu aku langsung membereskan perlengkapannku dan meminta ijin ke mbah salman untuk pamit.
“Mbah saya mau pamit langsung mbah, mau kerumah Anne, katanya malam ini mau dibunuh dan dijadikan tumbal,” kataku ke mbah salman.
Sejenak mbah salman diam sambal menundukkan kepalanya serta jari-jarinya menghitung sesuatu yang tak kumengerti.
“benar nak malam ini, adalah malam bulan purnama sempurna. Upacara mereka biasanya dilakukan dimalam seperti ini.”Jawabnya
“sekarang kamu cepat balik kerumah temennmu nak dan hati-hati! suruh mbah salman.
“Ton.. ton..pron, ayo cepat kemasi barangmu, kita kerumah anne sekarang” kataku dengan tergopoh-gopoh.
“Lah ada apa mas ?” tanya tono.
“Udah nanti dijelaskan dijalan.” Sahut imron.
Kami bertiga langsung meluncur kerumah ane, diwaktu perjalanan kuceritakan kondisi Anne dan andi kepada tono dan imron, karena hari itu aku merasa sangat genting sekali. Aku suruh waktu itu tono memacu mobilnya dengan kecepatan penuh agar bisa menyelamatkan hidup Anne.
sampeuk dan 28 lainnya memberi reputasi
29