Kaskus

Story

embillbelleAvatar border
TS
embillbelle
Kami dan Senyum pucatmu (Lanjutan Short Stories 2 malam dihotel yg mencekam)
Selamat Pagi, siang, sore dan malam agan agan semua, ijinkan saya untuk kembali membagi cerita picisan berdasarkan apa yang sudah saya sekeluarga alami dengan hadirnya sosok “sederek lain” yang menjadi bagian dari keluarga kecil kami.

Cerita ini merupakan lanjutan dari carita saya sebelumnya yaitu “short stories 2 malam di hotel yg mencekam (End)” , dan disarankan membaca cerita saya sebelumnya dikarenakn cerita yang akan saya sampaikan sekarang masih ada sangkut pautnya dengan Cerita sebelumnya

Bissmillahirrohmanirrohim...cerita ini dimulai.

Pagi yang kacau
Konspirasi awal..
Sedikit flash back
Konspirasi lagee 1
Konspirasi lagee 2
Konspirasi lagee 3
Kejutan..
Kedatangan mereka
Antara jalinan pertemanan yg baru & dia yg tumbang ...
Apalagi nehh ras ??
Sebuah rasa penasaran
Sekilas sosok mahluk lain...
Dia dan masa laluku
Entah apa lagi ...
Dewi Arum
Sebuah kepanikan dan kelegaan
Dini hari yang kelam
Setitik keberanian
Tangismu
Terluka
Kenyataan yang memilukan
Bapak bapak penolong
Candamu
A Failed mission
Sebuah ide
Sebuah kebetulan dan kesengajaan
Seklumit masa lalu 1
Seklumit masa lalu 2
Dena Ayuning Tyas 2
Dena Ayuning Tyas 3
Pertemuan yang tidak diharapkan
Keberhasilan yang tertunda
Sebuah pengakuan
permintaan tolong
Cubit cubitan
Diantara teman temanmu
Gilanya aku
Dipertengahan malam
Mr or mrs Poch ?
Mereka datang
Negotiations that failed
Bluff each other
Pertempuran dengan jasadku




Lanjut Lagi Dab
dia
Tanda itu
Minggu Pagi
Taman Kota
Ronda
In Memoriam
The first step
Looking for clues
First clue
The next first clue
Next step
Uncontrolled
Escape
In your arms
End of the story of this chapter I
End of the story of this chapter II

Update maneh
A Story about me in the past
Diubah oleh embillbelle 04-11-2020 22:47
d0ditttAvatar border
adriansatrioAvatar border
MFriza85Avatar border
MFriza85 dan 31 lainnya memberi reputasi
30
372.9K
2.5K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.4KAnggota
Tampilkan semua post
embillbelleAvatar border
TS
embillbelle
#2073
Sore di akhir Bulan September 2019
Menjelang Malam...

dan yang membuat aku semakin tertegun adalah sesosok putih dengan rambut ter riap dan gaunnya yang berkibar kesamping karena tiupan angin yang kencang berdiri menatap kearahku diatas patahan bagian atas batang pohon yang baru saja tumbang

senyumnya…..
tatapan matanya…….
Sosoknya……..

benarkah apa yang aku lihat sekarang ?
Bukankah dia sudah …….

dengan debar dadaku yang bergetar hebat, dengan lirih aku mengucap sebuah nama
“apakah kamu lll..arr...aaass ?” ucapku berlahan dengan tubuh yang gemetar

tetapi setelah aku mengucap nama itu, sosok itu tiba tiba hilang dari pandanganku, entah dia masih disitu tapi menyamarkan sosoknya kepadaku atau memang benar benar pergi, entah aku ga tau.

Hujan sudah mulai reda, tetapi rintik gerimis masih saja turun, aku berjalan menuju ke pinggir jalan depan rumahku sambil membawa bendo (bendo = semacam pedang tapi pendek, ini merupakan salah satu alat untuk menebas) untuk membersihan dahan dan kayu kayu yang patah dan menutupi pintu masuk menuju halaman rumah,

“Ehh, Pak Rt… Bapak bapak selamat sore” sapaku saat melihat Pak Rt dan beberapa warga tetanggaku yang rumahnya persis di pinggir jalan di sekitar depan rumahku sudah berkumpul ternyata

“sore mas adit..” jawab Pak RT dan bapak bapak yang lain sambil tersenyum kepadaku,

“ini nih gegara angin tadi banyak dahan yang patah”
“itu malah pas jatuhnya didepan pintu masuk rumah mas adit” kata salah satu tetanggaku yang berdiri di belakang pak rt yang bernama pak adi

“iya nih pak”
“dan Alhamdulilah ga jatuh ke halaman” jawabku sambil menggaruk garuk kepalaku yang sebenernya ga gatal.

“iya mas, beruntung itu, tuh milik pak Ridwan malah nimpa terasnya” timpal pak RT sambil menunjuk ke salah satu rumah yang berselang empat rumah dari rumahku, dan terlihat sudah ada beberapa bapak bapak tetanggaku yang lainnya ikut membantu pak ridwan membersihkan dahan dahan yang lumayan besar menimpa teras rumahnya sehingga terlihat sebelah kanan teras itu terlihat patah

“owalah, iya pak” jawabku

“Pengumuman-pengumuman, diberitahukan kepada Bapak bapak dan remaja putra warga RT.07/RW.III xxxxxxxxxxx pada malam hari ini dimohon untuk bersama sama bekerja bakti membersihkan dahan dahan pinggir jalan yang tumbang akibat angin sore ini”

terdengar sebuah pengumuman di musholla komplek tentang kegiatan kerja bakti membersihkan dahan dahan pinggir jalan yang tumbang ditempat ini

“Itu saya minta Pak Panggih untuk nyiarin di Musholla supaya malam ini kerja bakti bareng bareng bersihin semua dahan yang pada jatoh, kalo nanti ga selesai besok kita bayar orang aja untuk bersihin sisanya pake uang kas Rt, setuju to mas adit” kata pak RT kepadaku

“wah setuju banget pak hehehehe” jawabku dengan sedikit terkekeh

selepas isya sudah banyak warga khusunya bapak bapak dan sebagian dari remaja putra yang bekerja bakti untuk bersama sama membersihkan patahan dahan dan memotong motong dahan yang besar supaya mudah untuk menyingkirkannya.

“udh malam ini bapak bapak, kita sudahi aja dulu, ini sudah lumayan, biar besok kita bayar orang saja untuk lanjutin lagi, sama kita subsisi saja untuk biaya pembenahan teras pak ridwan yang terkena dahan tadi sore” teriak Pak rt agak keras, karena waktu sudah menunjukkan hampir jam sebelas malam

“siap pak, setuju” kompak para warga, yang kemudian menyudahi kegiatan kerja bakti ini dengan membubarkan diri.

aku berjalan menuju rumah dengan rasa letih dan keringat yang membuat basah t shirt yang aku pake malam ini

sesampainya di dedepan pintu rumah, dengan sedikit lunglai tanganku membuka pintu rumah dengan membuka kuncinya terlebih dahulu

“ceklek...ceklek” suara daun pintu aku putar kuncinya

“deg”...dadaku tiba tiba berdetak dengan cepat saat aku mencium aroma melati yang begitu kuat, iya begitu kuat yang seakan akan aroma tersebut berasal dari sekitar aku berdiri saat ini

“apakah dia ada disini sekarang ?” tanyaku dalam hati sembari memejamkan mataku
“tapi….bukankah dia sudah disempurnakan ?”
“apakah dia kembali ?” berbagai pertanyaan dikepalaku seakan terus berputar

“Tapi, apakah itu dia ?”
“atau malah yang lain ?” kataku dalam hati

“baiklah kalau begitu, aku akan membalikkan badan untuk melihat siapa dia sebenernya ?”
“tapi...benarkah itu dia” kembali pertanyaan pertanyaan itu terus saja berputar di kepalaku

“untuk yang sekarang ada di sekitarku”
“setelah aku membalikkan badan aku minta kamu menunjukkan siapa kamu” kataku dengan lirih

dengan berlahan aku membalikkan badanku kebelakang sambil dalam hati aku membaca surah Al Fateha supaya aku bisa sedikit kuat jika apa yang nampak dan bisa aku lihat nantinya adalah sosok yang tidak sewajarnya

angin seakan bertambah agak kencang saat aku sudah menghadap belakang sekarang, dengan mata masih terpejam aku kembali memantapkan diri untuk pasrah dengan apa yang akan aku hadapai saat ini

berlahan aku membuka mataku, dan terlihat didepanku sekitar satu meter sesosok dengan mata yang memerah dengan bola mata melotot dan hampir perlepas dr kelopaknya...bahkan sudah terlepas pada bola mata sebelah kanan yang hanya terekat pada uratnya saja, terlihat juga deretan gigi giginya yg tidak beraturan dan menghitam tampak menyeringai, rambutnya yang kusut sebahu nampak menggimbal dan terkesan kotor teriap pelan karena hembusan angin yang agak kencang

“Argghhh……..” dengan tidak sadar aku berteriak tetapi suaraku serasa tercekat karena refleks dari apa yang aku lihat dengan jelas didepanku.

Tetapi dengan berlahan sosok itu berubah menjadi sosok seorang gadis cantik, bermata bundar berbinar, hidungnya yang mancung dengan bibir yang merekah berwarna merah muda, berkebaya putih ketat dan terlihat jelas belahan dada sebelah atas yang menyembul pada kerah kebayanya dengan bawahan kain batik berwarna coklat tua bermotif bunga tanpa rambut tersanggul tetapi rambut lurusnya dibiarkan lurus tergerai sebahu, sebuah bunga melati putih yang merekah terselip pada kuping kanannya menambah pesona wajahnya yang terlihat sangat cantik walaupun terlihat pucat.

“massssssssskuuuuuuuuuuu…..”
sulkhan1981
belajararif
MFriza85
MFriza85 dan 9 lainnya memberi reputasi
10
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.