Quote:
Original Posted By yoseful►1. Prabowo menilai bahwa saat ini, secara teknologi pertahanan, Indonesia tidak bisa mengalahkan negara lain. Namun, jikalau harus terlibat perang, dia menyebut konsep Pertahanan Rakyat Semesta harus dilaksanakan. "Jadi saudara-saudara, banyak wartawan ini, kita tidak usah terlalu, istilahnya membuka diri, tapi kita mengerti dan kita memahami bahwa mungkin saat ini secara teknologi, kita, mungkin tidak bisa mengalahkan kekuatan teknologi bangsa lain," sebut Prabowo. "Tetapi pertahanan kita yang berdasarkan pemikiran, konsep Pertahanan Rakyat Semesta, perang, kalau terpaksa kita terlibat dalam perang, perang yang akan kita laksanakan adalah Perang Rakyat Semesta, The Concept of The Total Peoples War," imbuhnya.
Prabowo menuturkan dalam konsep Pertahanan Rakyat Semesta, rakyat merupakan salah satu komponennya. Dia meyakini dengan konsep tersebut, Indonesia tidak bisa dijajah lagi oleh negara lain. "Itu adalah doktrin Indonesia selama ini. Lahir dari sejarah kita bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut bela negara," terang Prabowo. "Jadi mungkin kita bisa dihancurkan prasarana kita, tapi saya yakin, Ibu Ketua (Ketua Komisi I Meutya Hafid), bahwa Indonesia tidak mungkin diduduki bangsa lain, karena seluruh rakyat akan menjadi komponen pertahanan negara," sambungnya.
2. Prabowo juga menyinggung soal strategi pertahanan negara. Dia menekankan bahwa penyusunan strategi menjaga pertahanan negara tak boleh didasari doa. "Kemudian maaf, kita memang bangsa yang beragama. Tapi saya perumus kebijakan umum di bidang pertahanan. Strategi tidak boleh didasarkan atas doa, prayer is not a strategy," tegasnya.
Menurutnya, kebijakan dan strategi akan berujung investasi. Yang dimaksud investasi oleh Prabowo adalah sumber daya manusia (SDM) dan teknologi. "Policy dan strategy ujungnya adalah investasi. Investasi adalah sumber daya manusia dan teknologi. Doktrin dan strategi yang tepat, kemudian kekuatan yang memadai," sebut eks Danjen Kopassus itu.
oh yesss, konsep pertahanan ala idolanya formil kaskus ya, gan ..... ???
Kalau ada anggota Dewan yang agaka "nakal" nanya..."Bapak Menhan andaikata ada negara X meluncurkan peluru Nuklirnya mengarahkan ke Indonesia...kira2 Konsep Hankamrata masih cocok tidak?"