- Beranda
- Selera Nusantara (Indonesian Food)
Jenang Dawet, Makanan Khas dari Gunungkidul
...
TS
lina.wh
Jenang Dawet, Makanan Khas dari Gunungkidul
Lagi, lagi dan lagi tentang Gunungkidul, Gan/Sist.Kampung halaman, sekaligus tanah kelahiran saya. Selain kaya dengan wisata alam, Gunungkidul juga memiliki berbagai makanan khas daerah. Tentu, makanan khas tersebut ngangenin bagi perantau seperti saya. Salah satu makanan khas yang ngangenin tersebut adalah jenang dawet.

Sumber gambar : dokumentasi pribadi
Jenang dawet merupakan bubur sumsum yang diolah dari tepung beras, kemudian diberi campuran dawet (cendol) dan kuah gula merah (juruh). Jenang dawet biasa di jual di pasar tradisional atau warung tertentu.
Quote:
Sumber : di sini
Baca juga : Gatot, Cemilan Khas Gunungkidul
Meskipun banyak jajanan modern atau kekinian saat ini, namun jenang dawet masih digemari masyarakat Gunungkidul. Mungkin karena para penjual masih tetap menggunakan bahan alami tanpa pemanis buatan, sehingga orang yang membeli tidak kapok. Rasa manis kuah gula merah (juruh) yang dicampur bubur sumsum, dan kekenyalan dawet (cendol), juga membuat semua kalangan menyukai kuliner ini. Rata-rata para penjual masih memasak dengan cara tradisional, yaitu menggunakan tungku. Harganya pun tetap bersahabat Gan/Sist,yaitu antara Rp 3.500,00 hingga Rp 5.000,00.
Jenang dawet banyak dicari oleh para perantau saat mereka mudik ke kampung halaman. Pasti mereka kangen dengan jajanan masa kecil, karena di tanah rantau jarang ada yang menjual jenang dawet. Kalaupun ada, rasanya mungkin berbeda dari yang dijual di kampung halaman.
Ayo Gan/Sist,nikmati jenang dawet khas Gunungkidul jika sedang berlibur ke Gunungkidul. Pasti akan terus ketagihan jika sudah mencobanya.

Referensi :
1. Opini pribadi
2. di sini
Baca juga : Jangan Lombok Ijo Khas Gunungkidul

Sumber gambar : dokpri
Diubah oleh lina.wh 07-07-2020 08:51
tien212700 dan 40 lainnya memberi reputasi
41
8.4K
286
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Selera Nusantara (Indonesian Food)
9.5KThread•11.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
lina.wh
#2
Gatot, Cemilan Khas Gunungkidul
Hai Gan/Sist!Hadir lagi dengan tema Gunungkidul. Iya, Gunungkidul! Daerah bagian selatan provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), daerah karst dengan pegunungan kapur.
Banyak loh, Gan/Sist makanan khas dari Gunungkidul itu. Yang akan saya bahas kali ini adalah gatot. Sekarang sudah jarang yang membuatnya, tidak banyak seperti saat saya masih kanak-kanak dulu.
Di zaman penjajahan, gatot termasuk makanan yang mewah. Iya, mewah! Karena tidak ada makanan atau bahan makanan lain yang bisa dibeli masyarakat saat itu.
Gatot ini tampak sederhana sekali sajiannya, namun proses pembuatannya sangat panjang dan memerlukan ketelatenan serta kesabaran.
Banyak loh, Gan/Sist makanan khas dari Gunungkidul itu. Yang akan saya bahas kali ini adalah gatot. Sekarang sudah jarang yang membuatnya, tidak banyak seperti saat saya masih kanak-kanak dulu.
Di zaman penjajahan, gatot termasuk makanan yang mewah. Iya, mewah! Karena tidak ada makanan atau bahan makanan lain yang bisa dibeli masyarakat saat itu.
Baca juga : Tiwul, Makanan Khas dari Gunungkidul
Gatot ini tampak sederhana sekali sajiannya, namun proses pembuatannya sangat panjang dan memerlukan ketelatenan serta kesabaran.

Sumber gambar : di sini
Mau tahu tentang cara membuat gatot? Cekidot, Gan/Sist!
Quote:
Sumber : di sini
Cukup rumit, kan?Perlu diketahui juga, Gan/Sist! Gaplek merupakan singkong/ketela pohon yang sudah dikupas, kemudian dikeringkan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari. Proses penjemuran antara satu hingga dua minggu.
Baca juga : Sambal Bawang, Khas Gunungkidul
Gatot masih dijual di pasar-pasar tradisional Gunungkidul. Gatot memiliki rasa yang manis, lezat, gurih dan kenyal. Gatot akan lebih nikmat jika dinikmati di pagi hari, dengan teh tubruk manis gula batu.

Sumber gambar : dokpri
Referensi :
1. Opini pribadi
2. di sini
3. di sini
Diubah oleh lina.wh 15-11-2019 14:42
makola dan 15 lainnya memberi reputasi
16
Tutup