alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
219
Lapor Hansip
17-10-2019 05:40

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Fahri Hamzah: Tanda KPK Frustrasi

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Fahri Hamzah: Tanda KPK Frustrasi


Suara.com - Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyampaikan kritik kepada Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK), jelang diberlakukannya UU KPK pada Kamis (17/10/2019).

Melalui jejaring Twitter pribadinya, Fahri menyebut banyaknya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK justru menjadi bukti kalau lembaga antirasuah itu gagal dan frustrasi memberantas korupsi.

Tanggapan itu mengacu pada artikel tentang KPK yang berhasil melakukan 20 OTT sepanjang tahun 2019.

Menurut Fahri Hamzah, OTT justru menunjukkan ketidakmampuan KPK untuk menangani kasus korupsi di Tanah Air.

"OTT bukan saja pertanda gagal tapi frustrasi KPK karena gagal memberantas korupsi," cuitnya, Rabu (16/10/2019).

Bukan tanpa sebab, Fahri mengatakan istilah OTT tidak ada dalam undang-undang manapun. KPK mestinya memberantas korupsi sampai akar-akarnya, tak sekadar menangkap pelakunya.

"Korupsi itu dicegah sampai tak ada lagi bukan diintip untuk ditangkap seperti polisi lalu lintas di lampu merah yang sembunyi untuk menilang," imbuh Fahri Hamzah.

Seperti diketahui, di bulan Oktober ini sejumlah kepala daerah tertangkap dalam OTT KPK atas dugaan korupsi dan suap.

Mereka di antaranya, Bupati Lampung Utara yang Agung Ilmu Mangkunegara, Bupati Indramayu Supendi dan Walikota Medan Dzulmi Eldin.

Sementara itu, UU KPK hasil revisi setelah disahkan, otomatis akan berlaku pada 17 Oktober 2019, meski sempat menuai kontroversi.

Sebelumnya, sejumlah pihak menolak undang-undang baru tersebut lantaran dinilai memuat pasal-pasal yang melemahkan KPK.

Mereka lantas mendesak Presiden Jokowi untuk menerbitkan Peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kendati begitu, saat ditanya wartawan terkait Perppu KPK Presiden Jokowi enggan memberikan pernyataan.

https://www.suara.com/news/2019/10/1...-kpk-frustrasi

monggo dijilat bong komen si fahri.. udh sesuai arahan dari kakak pembina tuh, kpk diganti jd komisi pencegah korupsi emoticon-Traveller
Diubah oleh KASKUS.HQ
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tsar_king dan 9 lainnya memberi reputasi
8
Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Fahri Hamzah: Tanda KPK Frustrasi
17-10-2019 09:35
Quote:Original Posted By yellowmarker
menang si ucil di, kasus tangkap tangannya tidak terbukti,

tuntutan jaksa bergeser ke kasus hibah mobil alphard,
di pengembangan kasus hibah ini kalah.

emoticon-Cape deeehh




mereka manipulatif di pemilihan timing, kapan untuk gencar dan kapan untuk tidak, mana yang disimpan, mana yang diproses,

korupsi itu salah, suap menyuap itu salah, tapi yang mendasari pemilihan timing oleh KPK itu juga bukan sesuatu yang benar.

narasiku bukan di pembenaran korupsi, tapi di mengakui bahwa KPK itu sejatinya manipulatif.

Narasi yang dibikin lebih demi keberlangsungan KPK itu sendiri sebagai individu (Indeks Prestasi KPK) dan bukan negara (Indeks Persepsi Korupsi).

orientasi kerja KPK bagai LSM asing,

persis seperti Veronika Koman.

emoticon-Cape deeehh


Saja soeka soedoet pandang Anda

Menarik oentoek disimak

Bisa didjelasken apakah KPK didjadiken alat oentoek memboengkam lawan politiek?


Saja rasa bisa sadja didjadiken sematjem alat oleh pengoeasa
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1 0
1
profile picture
kaskus addict
17-10-2019 09:59


orientasi politik KPK itu ya untuk kepentingan dirinya sendiri,

yang paling takut korupsi hilang itu bukan rakyat,

tapi KPK dan wadah pegawainya itu sendiri,

mata pencaharian mereka ada di situ soalnya,

makanya mereka terus menarasikan negara ini darurat korupsi itu untuk menanamkan betapa pentingnya peran mereka,

orientasi kerja KPK itu bagai LSM asing, cenderung berseberangan dengan negara,

persis seperti Veronika Koman.

emoticon-Cape deeehh
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.