- Beranda
- Wedding & Family
Kalimat “Baby Shamming” Apa yang Sering Kamu Dengar?
...
TS
TeresiaEvelina
Kalimat “Baby Shamming” Apa yang Sering Kamu Dengar?

Menjadi orang tua yang memiliki anak memanglah tidak mudah. Ibu dan Ayah dituntut memiliki peran seimbang dalam mendidik, membesarkan atau merawast si kecil. Pastinya juga, para orangtua ingin memberikan segala yang terbaik yang baik untuk buah hatinya. Namun, tak jarang ucapan negative dari orang sekitar sering kali mempengaruhi kita dalam cara mengasuh si anak.
“Anaknya kok kurus banget sih, bu?”
“Belum bisa jalan ya udah umur segini?”
“Kok rambutnya tipis banget? Nggak coba minyak kemiri?”
Tahukah kamu kalau seluruh kalimat pertanyaan tersebut tergolong ke dalam baby shamming?! Nggak sedikit lho para orangtua yang stress dan insecure setelah ditanya seperti itu. Padahal kita semua tahu kalau perkembangan anak itu berbeda-beda. Yuk, stop baby shamming!
0
940
4
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Wedding & Family
9KThread•14.7KAnggota
Tampilkan semua post
s.i.n.y.o
#2
tergantung orangtua si anak.
kalo dia baperan ya kejang2 sendiri
Kata emak gw, gw mulai bisa ngomong lancar itu pas umur 5 taon. Orang2 ngira gw anak gagu, ya alhamdulillah emak gw gak baper dgn cuitan orang.
kalo dia baperan ya kejang2 sendiri
Kata emak gw, gw mulai bisa ngomong lancar itu pas umur 5 taon. Orang2 ngira gw anak gagu, ya alhamdulillah emak gw gak baper dgn cuitan orang.
Diubah oleh s.i.n.y.o 17-10-2019 02:28
0
Tutup