- Beranda
- Heart to Heart
ஜ۩۞۩ஜ►[ Hopers Sweet Home ]◄ ஜ۩۞۩ஜ - Part 14
...
TS
geolgeolupil
ஜ۩۞۩ஜ►[ Hopers Sweet Home ]◄ ஜ۩۞۩ஜ - Part 14
Welcome To Hopers Sweet home
![ஜ۩۞۩ஜ►[ Hopers Sweet Home ]◄ ஜ۩۞۩ஜ - Part 14](https://dl.kaskus.id/emoticoner.com/files/emoticons/crazy-rabbit/yeah-crazy-rabbit-emoticon.gif?1292793780)
rumah buat para hopers untuk saling berinteraksi dan berkomunikasi di forum heart to heart
BACA RULES SEBELUM POSTING
Quote:
Quote:
sc6rpi6 dan 40 lainnya memberi reputasi
35
177K
8.6K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Heart to Heart
23.2KThread•40.9KAnggota
Tampilkan semua post
Linecore
#2564
bahkan youtube salah ngasih lirik.
lirik 95% correct
3 matahariku = 3 anak Ucok MV sepertinya
intinya jiwa angkara diredam demi anaknya. sebagian jiwa idealis dibiarkan mati di rel kereta
lirik 95% correct
Trigger Mortis - Nekrodamus
Kami yang menari…
Hanya menyembah kuasa…
ditabur kemiskinan
hari menyimpan bara...
dibalik koleksi tuhan
Dan meredam semua dinding–dinding neraka…
meredam senyuman
Kami yang menyimpan derita pada pintu-pintu surga…
kata-kata penghabisan
kepada neraka..
Yo! Mereka yang menyimpan gelisah pada kegelapan
Haus naluri pada Benih yang ditabur kemiskinan
Yang menyimpan bara lebih banyak dari koleksi tuhan atas kutukan
Sehingga setiap jiwa yang mati tak harus menunggu proses pembusukan
Dan mereka yang meredam angkara harus menyadari dinding bangunan
Yang membuat pilihan tak diberi tuhan untuk bebas dari setan
Dan bersimpati pada nisan setiap paham simbol Taliban
Dipungut setengah terpaksa di belokan separuh jalan
Hidup yang berkubang hampir menyerupai selokan
Dengan kubangan di mana mereka membuang limbah dan selongsong deodoran
Mengacu Kota yang meradang di bawah bimbok Nokia dan Coca-cola
Kokoh berpola seragam dan output opini para tentara
Menagih laba lebih baik daripada kurir samsara
Menagih suara di hari haram kau boikot atau penghuni penjara
Menagih nyawa anakmu sebagai ganti wadal perantara
Dengan pelelang valas narkotika sesaji dan maskara
Jangan berkhotbah tentang kiamat di pojok lokalisasi
di mana malaikat hanya boleh menjenguk mereka yang sekarat
mencekat nafas yang hidup di pekat dialisias dirimu bermain di kamar mayat
tanpa belikat mencari di kanal berangkal dengan urat nadi bersayat
Apa yang dapat diharap dari intelektual yang sibuk merancang sakarut
Teori di atas statistik balistik filsafat yang sibuk membalut
Apa yang dapat diharap dari aktivisme yang pasang surut, karena...
tak ada revolusi di sela rakyat yang militan memasang buntut, sehingga...
petaka naiknya sembako dan kita menanti nomor urut
sehingga setan berupa kegelapan lebih baik dari metafora novel butut
meta-gore gospel taghut lahut menyembunyikan makam lebih baik dari kabut
lebih picik dari sampah pengecut kepada para imam yang tersudut
penguasa kota ini menegakkan kamar dengan memelihara rasa takut
dinding kota ini mempromosikan kebebasan dengan mulut hasrat dan mata tertutup
penegak iman di sini membangun imaji tuhan dengan gelagat pedang di atas punduk
kami tak butuh manual bola pada apa yang layak apa yang tidak patut
sudah kuduga aku akan berubah wujud
separuh hamba separuh tuhan separuh badut
separuh hidupku dirancang mereka tetap terkutuk
separuh kutinggalkan terikat di rel kereta
separuh kusisakan ‘tuk tiga matahariku dan kubiarkan berlanjut
Kami yang menari…
Hanya menyembah kuasa…
ditabur kemiskinan
hari menyimpan bara...
dibalik koleksi tuhan
Dan meredam semua dinding–dinding neraka…
meredam senyuman
Kami yang menyimpan derita pada pintu-pintu surga…
kata-kata penghabisan
kepada neraka..
Yo! Mereka yang menyimpan gelisah pada kegelapan
Haus naluri pada Benih yang ditabur kemiskinan
Yang menyimpan bara lebih banyak dari koleksi tuhan atas kutukan
Sehingga setiap jiwa yang mati tak harus menunggu proses pembusukan
Dan mereka yang meredam angkara harus menyadari dinding bangunan
Yang membuat pilihan tak diberi tuhan untuk bebas dari setan
Dan bersimpati pada nisan setiap paham simbol Taliban
Dipungut setengah terpaksa di belokan separuh jalan
Hidup yang berkubang hampir menyerupai selokan
Dengan kubangan di mana mereka membuang limbah dan selongsong deodoran
Mengacu Kota yang meradang di bawah bimbok Nokia dan Coca-cola
Kokoh berpola seragam dan output opini para tentara
Menagih laba lebih baik daripada kurir samsara
Menagih suara di hari haram kau boikot atau penghuni penjara
Menagih nyawa anakmu sebagai ganti wadal perantara
Dengan pelelang valas narkotika sesaji dan maskara
Jangan berkhotbah tentang kiamat di pojok lokalisasi
di mana malaikat hanya boleh menjenguk mereka yang sekarat
mencekat nafas yang hidup di pekat dialisias dirimu bermain di kamar mayat
tanpa belikat mencari di kanal berangkal dengan urat nadi bersayat
Apa yang dapat diharap dari intelektual yang sibuk merancang sakarut
Teori di atas statistik balistik filsafat yang sibuk membalut
Apa yang dapat diharap dari aktivisme yang pasang surut, karena...
tak ada revolusi di sela rakyat yang militan memasang buntut, sehingga...
petaka naiknya sembako dan kita menanti nomor urut
sehingga setan berupa kegelapan lebih baik dari metafora novel butut
meta-gore gospel taghut lahut menyembunyikan makam lebih baik dari kabut
lebih picik dari sampah pengecut kepada para imam yang tersudut
penguasa kota ini menegakkan kamar dengan memelihara rasa takut
dinding kota ini mempromosikan kebebasan dengan mulut hasrat dan mata tertutup
penegak iman di sini membangun imaji tuhan dengan gelagat pedang di atas punduk
kami tak butuh manual bola pada apa yang layak apa yang tidak patut
sudah kuduga aku akan berubah wujud
separuh hamba separuh tuhan separuh badut
separuh hidupku dirancang mereka tetap terkutuk
separuh kutinggalkan terikat di rel kereta
separuh kusisakan ‘tuk tiga matahariku dan kubiarkan berlanjut
3 matahariku = 3 anak Ucok MV sepertinya
intinya jiwa angkara diredam demi anaknya. sebagian jiwa idealis dibiarkan mati di rel kereta
Diubah oleh Linecore 02-10-2019 19:52
bhaureksa51 dan ..Homicide.. memberi reputasi
2
Tutup



