- Beranda
- Stories from the Heart
Underworld Iko Uwais Darkside (Action, Drama, Vampire)
...
TS
smersh64
Underworld Iko Uwais Darkside (Action, Drama, Vampire)

Halo agan agan kali iki gua menerbitkan SFTH sing ke 29 yaitu Underworld Iko Uwais Darkside dan tanpa basa basi meneh TS persembahkan

NOTE: IKI ADALAH PREQUEL DARI DETAINED BY VAMPIRE KINGDOM SEKALIGUS SEQUEL DARI PEACE & LOVE.
IKO UWAIS: FROM INDONESIAN FRIENDLY HUMAN TO BRITISH VENGEFUL VAMPIRE
Prologue
1 March 2047
05:00
British Dracula Castle
Iko dan Lena sedang tidur dengan berpelukan mesra ketika koran Vampire News diantar langsung Tom "Pak, ini korannya"
"Terima kasih Tom"
Ia pun membaca halaman depan dan terkejut melihat isi beritanya "Sialan....!" batinnya dengan marah
Kebetulan hari ini adalah Latihan Bersama AB Inggris dan TNI-AD (Kostrad), ia membangunkan Lena sambil menyodorkan koran "Lena, ada ancaman Baret Hijau Kostrad di negara kita"
"Astaga....."
"Baret Hijau sialan itu, Apakah AB Inggris tidak mempertimbangkan perasaan korban terorisme pecatan Baret Hijau bangshat itu termasuk kita?"
"Kita harus beritahu Tom"
"Ya"
06:00
Iko pun menemui Tom saat sarapan pagi "Tommy, beritahu AB Inggris agar peringatkan Baret Hijau sialan itu tidak mendekati teritori kita"
"Ya Pak" jawab Tom sambil akan meninggalkan meja makan
"Nanti dulu, belum jam 7, Habiskan makananmu terlebih dahulu Tom" perintah Iko
"Oh iya Pak"
07:00
Setelah menghabiskan makanannya Tom langsung mengunjungi Markas AB Inggris "Permisi, saya mau bertemu Panglima AB"
"Dengan siapa saya bicara?"
"Kapten Tom Holland, Komandan Tim Penjaga dan Pengawal Kerajaan Vampir"
"Silahkan masuk" ujar prajurit AD Inggris yang langsung menghubungi Panglima AB Inggris "Jenderal, Kapten Tom Holland ingin bertemu anda"
"Izinkan dia masuk"
"Sudah Jenderal"
Tom pun memasuki Ruangan Panglima AB "Pak, saya minta Anda untuk peringatkan Kontingen Kostrad agar menjauh dari teritori Kerajaan Vampir Inggris, Bos kami mengeluarkan perintah menembak atau menangkap pelanggar teritori kami terutama prajurit Kostrad"
"Ya Kapten, saya akan bilang pada kontingen Kostrad"
"Permisi, saya harus pulang"
"Silahkan Kapten"
Tom pun pulang ke Kastil, setibanya di Kastil ia menonton saluran televisi AB Inggris di kamarnya.
Chapter 1
08:00
Panglima AB Inggris memberi pengarahan pada prajurit Kostrad "Kalian jangan memasuki hutan pinus itu, itu adalah wilayah Kerajaan Vampir Inggris, Kerajaan Vampir Inggris berhak menembak atau menangkap penyusup terutama kalian jadi hati hatilah saat kalian berjalan jalan"
"Jenderal, mengapa kami dimusuhi?" tanya salah satu prajurit Kostrad yang berpangkat Kopral
"Karena Reza Rahadian dan kelompok terorisnya yang pecatan Kostrad meneror Inggris tahun 2019"
Mendengar itu para prajurit Kostrad langsung paham "Ya Jenderal, Kami akan patuhi batas batas saat istirahat"
"Baguslah"
Sementara itu Iko dan Lena serta Max pun merencanakan berbelanja buku "Buku apa yang cocok untuk Lucy?"
"Ah buku cerita sejarah Vampir"
"Di toko buku Kota London adanya"
Daisy yang sudah siap pun mengajak Max "Ayo Max, kita berangkat"
Tom langsung menyiapkan pasukan pengawal "Ayo cepat, siapkan senjata terbaik menurut kalian, kita akan mengawal Max dan Daisy"
"Tom, kami juga ikut"
"Ok Pak Iko"
10:00
London, United Kingdom
Mereka pun tiba di toko buku yang ternyata sepi pengunjung, hanya beberapa prajurit Kostrad yang sedang mencari buku untuk belajar di kelas, Lena yang ketakutan lihat Baret Hijau Kostrad itu langsung berlindung di belakang Iko, Iko langsung mencabut M1911A1 .45 yang segera dicegah Tom "Jangan Pak, ini bukan wilayah teritori kita, ini tempat umum"
Iko langsung memasukkan M1911A1 .45 kembali ke holster lalu Tom pun memberitahu prajurit Kostrad "Permisi kami mau lewat"
Para prajurit Kostrad langsung menyingkir dari toko buku sambil mengucapkan "Maaf Pak"
Max langsung membawa seluruh buku cerita rakyat Vampir ke kasir lalu membayar dengan uang sebesar US$ 2400
"Biar kubantu kau membawakan buku ini"
"Terima kasih Pak"
"Kita ke Kastil semuanya"
"Ya Pak Iko"
Dalam perjalanan ke Kastil Iko pun menggenggam M1911A1 .45 miliknya untuk antisipasi jika tiba tiba dicegat pasukan Kostrad, untungnya selama perjalanan mobil yang dikemudikan putranya tidak menemui hambatan.
TO BE CONTINUED
CHAPTER 2 & 3
CHAPTER 4 & 5
CHAPTER 6 (FINAL CHAPTER)
CHARACTER
Spoiler for IKO UWAIS & EMMA MALENA WATSON:
Spoiler for TOM HOLLAND:
Spoiler for DAISY:
SIDE STORY
TOM INVESTIGATION MISSION
IKO OVERPROTECT HIS FAMILY
CONVOY MISSION
DISBANDED
EXTRA SIDE STORY
UN MISSION
EVALUATION AND DISBANDING OF KOSTRAD
ABOUT UNDERWORLD SERIES MAIN CHARACTER
IKO UWAIS
@actandprove@kakekane.cell @evywahyuni @vestycide
Diubah oleh smersh64 22-09-2019 13:32
anasabila dan 4 lainnya memberi reputasi
5
4.3K
128
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
smersh64
#77
[EXTRA SIDE STORY] UN MISSION
4 January 2051
09:00
Namibia
Tom dan pasukan Penjaga & Pengawal Kastil Drakula Inggris menjalankan misi di luar negeri sebagai pasukan perdamaian PBB mereka bertugas di Namibia sebagai pasukan QRF, dalam perjalanannya ke markas Pasukan Perdamaian ia mengingat pesan Iko dan Lena untuk selalu mengaktifkan penyadap di jam tangannya.
Flashback
British Dracula Castle
28 December 2050
"Hei Tom"
"Ya Pak?"
"Hati hati kalau ketemu pasukan PBB dari Indonesia, siapa tahu mereka berasal dari Baret Hijau sialan itu"
"Ya Pak, aku akan jaga jarak"
"Aktifkan penyadap di jam tanganmu biar kami tahu siapa yang berbicara denganmu" pesan Lena
"Ya Bu"
Now
19:00
Tom dan pasukannya sampai di markas Pasukan Perdamaian PBB, ia disambut komandan misi PBB (Kolonel Michael Van Houten) yang berasal dari Belanda "Selamat datang Kapten Tom Holland"
"Ah terima kasih Pak"
"Silahkan duduk"
"Ya"
"Kita mulai ya, kau bertugas sebagai unit QRF untuk keadaan darurat jika konvoi PBB diserang pecatan Kostrad"
"Ya, unit sialan itu. kami menghadapi Baret Hijau sialan pada perang 2019-2040"
"Kenapa kau menganggap Kostrad sebagai penjahat.....?"
"Atasan kami Iko Uwais, keluarganya yang dulu dibantai Reza Rahadian dan komplotan pecatan Kostrad sialannya"
Jenderal dari Belanda yang juga atasan si komandan misi PBB datang sambil menaruh File dan berbisik "Kolonel, Kapten Tom adalah veteran perang, hargai pendapatnya"
Komandan misi PBB yang terkejut melihat file yang berisi data diri Tom tersebut langsung bertanya "Kau veteran perang tahun 2019-2040 itu?"
"Ya Pak"
"Baiklah Kapten Tom, tapi sebagian kecil pasukan PBB dari Indonesia berasal dari Kostrad, mayoritas dari Kodam Diponegoro"
"Atasan kami meminta saya jaga jarak dari pasukan Indonesia itu, dia sangat benci Kostrad"
"Jangan khawatir Kapten Tom, yang berasal dari Kostrad hanya 60 prajurit"
"Permisi, saya harus mendiskusikan dulu pada anak buah saya"
"Silahkan Kapten"
Tom langsung berdiskusi dengan anak buahnya "Kita dipantau Pak Iko dan Bu Lena dari Inggris lewat penyadap pada jam tangan kita, jaga jarak dari pasukan Baret Hijau itu"
'Ya Kapten, Pak Iko sangat benci pasukan Kostrad"
"Kapten, apakah kita harus batalkan misi QRF?"
"Kita tidak harus batalkan itu Prajurit"
"Bagaimana kalau mereka maksud saya para Baret Hijau bedebah itu berkhianat terhadap PBB?"
"Jangan khawatir Sersan, ada prajurit Polisi Militer AS yang tergabung dalam PBB"
"Sudah selesai anak anak?"
"Ya"
"Kita mulai makan malam di halaman belakang"
"Ya Pak"
20:00
Makan malam pun tiba, Tom dan para prajuritnya duduk di tempat paling pinggir sambil mengaktifkan penyadap. para prajurit Kodam Diponegoro yang melewati meja pun menyapa Tom "Halo"
Tom pun balas menyapa dengan ramah "Halo"
Setelah makan malam Tom dan prajuritnya melewati meja prajurit Kostrad dengan diam membisu "Ada apa dengan komandan tim pasukan Inggris itu, mengapa dia tak mau menyapa kita?"
"Gara gara si anjing Reza itu, komandan dia benci kesatuan kita"
"Tapi..."
"Sudahlah Kopral, atasannya sangat benci kesatuan kita"
21:00
Tom pun menghubungi Iko lewat ponsel "Pak, Ada sekitar 60 prajurit Kostrad di antara Pasukan PBB"
"Jika kau terpaksa berbicara pada Baret Hijau sialan itu silahkan tapi jangan sekali kali kau mengatakan lokasi kastil kita pada Baret Hijau sialan itu"
"Ya Pak"
"Sekarang istirahatlah Tom, besok kami akan datang"
"Baik Pak Iko" tutup Tom
21:05
"Ada apa Kapten?"
"Pak Iko akan datang ke sini besok pagi"
"Kenapa Pak Iko tiba tiba datang ke sini besok pagi?"
"Mengawasi pasukan Indonesia yang berasal dari Baret Hijau di markas ini"
"Oh"
"Kita tidur, besok pagi kita akan menyambut Pak Iko"
"Ya Pak"
5 January 2051
10:00
Tom dan pasukannya kedatangan Iko serta Max, Daisy, Lucy dan Lena "Tom"
"Pak Iko"
"Jika ada apa apa kami di hotel sebelah markas Pasukan Penjaga Perdamaian PBB"
"Ya Pak, kami sudah aktifkan penyadap"
"Bagus, kami bisa mengawasi siapa yang berbicara dengan kau"
11:00
Saat di belakang halaman Markas Pasukan Penjaga Perdamaian PBB, Tom pun didatangi beberapa pasukan Kostrad berpangkat Prajurit Dua sampai Peltu "Halo, bisakah kau gabung dengan kami sebentar Kapten Tom Holland?"
"Maaf, saya tidak ingin bicara pada prajurit Baret Hijau sialan itu" tolak Tom
Anak buah Tom langsung datang dan mengusir dengan kasar sambil menodongkan M16A4 SAW dan M16A2 "Kalian dengar itu?, Pergilah Baret Hijau!"
"Baiklah Pak kami pergi dari sini" tutup salah satu prajurit Kostrad sambil berjalan mundur diikuti bawahannya.
12:00
Tom mendapati 20 Prajurit PBB berpangkat Letnan dan Kapten dari Kostrad berkumpul secara mencurigakan dari jauh ia pun merekam pakai kamera ponsel yang terhubung ke laptop milik Lena secara Nirkabel.
"Kita akan hadiahkan RPG-7 untuk pecatan unit kita, dan kita akan mengkhianati rekan kita dari Kodam Diponegoro"
"Ya, kita sekaligus bergabung untuk serangan konvoi unit PBB"
"Ayo kita mengkhianati PBB"
"Cakra!"
Mereka melepas baret PBB lalu berganti pakaian dan meninggalkan markas dengan diam diam, Iko dan Lena yang marah dengan rencana penyerangan itu langsung memperingatkan Komandan Misi Perdamaian atas rencana serangan melalui Video Call pada satu jam.
"Baret Hijau sialan!" umpat Iko dengan berang
13:00
Iko lalu menghubungi Komandan Misi Perdamaian PBB "Kolonel Michael Van Houten, ini Kolonel Iko Uwais, aku adalah mantan prajurit Baret Merah yang sekarang menjadi Komandan Vampire Guard"
"Kolonel Iko?, mengapa kau menghubungiku?, Apa yang sebenarnya kau inginkan?"
"Ada 20 prajurit Baret Hijau sialan yang mengkhianati kalian, mereka menyuplai senjata RPG-7 ke pecatan Kostrad serta ikut dalam serangan"
"Tidak mungkin!"
Iko langsung mengirim video rencana serangan konvoi ke Komandan Misi Perdamaian "Oh Tuhanku, Baik, aku percaya kau Kolonel Iko"
Lena langsung berdiri ke laptopnya yang digunakan untuk video call untuk menegaskan "Pecatan Baret Hijau itu sudah membunuh keluarga Kolonel Iko yang dulu, sekarang kau harus bertanggung jawab atas berkhianatnya para prajurit Baret Hijau"
"Kau dengar itu Pak?, sekarang saatnya bertanggung jawab"
"Baik Pak"
"Sekarang aku minta kau panggil Kapten Tom Holland"
"Pak, aku disini"
"Tommy, Aku ikut denganmu besok pagi"
"Ya Pak, aku sudah mengetahui rencana serangan itu, mereka sudah pergi dari markas sekitar satu jam lalu"
"Aku akan datang besok pagi untukmu"
"Jangan telat Pak"
"Pasti Tom"
Setelah komunikasi dengan Tom diakhri Iko lalu berpesan pada Max dan Daisy untuk menjaga Lena sambil menyiapkan M16A3 konfigurasi SAW "Jaga Ibu kalian, Ayah akan membantu Pak Tom untuk menghentikan serangan itu jika terlanjur terjadi besok pagi"
"Ya Ayah"
6 January 2051
Namibian UN HQ
05:00
Iko yang sudah siap dengan pakaian hitam hitam dan wajah garang dengan kamuflase hitam pun tiba di markas PBB dengan menenteng M16A3 SAW miliknya Tom yang siap dengan M16A4 Grenadier serta pistol SIG-Sauer P228 langsung menyambut atasannya "Pak Iko, kau datang pagi pagi sekali"
"Ya, kita sama sama akan hentikan serangan itu"
07:00
Iko langsung memberi Briefing pada unit Kodam Diponegoro "Sehari lalu Kapten Tom Holland merekam rencana jahat oknum Baret Hijau sialan itu"
"Rencana jahat? Pak........?"
"Menyerang konvoi PBB, kalian harus siap membunuh saudara kalian yang berkhianat"
Tom langsung menunjukkan rekaman video sehari lalu "Astaga....!" sergah salah satu prajurit Kodam Diponegoro
"Pak, kau benar dan kami siap untuk membunuh pengkhianat itu"
"Bagus"
08:00
Tom dan Iko turun dari truk beserta anak buah mereka yang membawa M16A4 SAW, M16A2 dan Heckler & Koch 417 13 inchi, mereka mengawasi atap sambil bersiap menembak ketika 20 Oknum Kostrad dan 10 pecatan Kostrad muncul dengan menembakkan RPG-7 dan Pindad SPR-2 .50 BMG ke arah prajurit Kodam Diponegoro yang mengawal konvoi paling depan "Ambush!" teriak Tom dan Iko sambil menembakkan M16A3 SAW dan M16A4 Grenadier milik masing masing.
Baku tembak sengit pun terjadi Tom yang ahli dalam menembakkan pelontar granat M203 itu dengan dibantu anak buahnya dan prajurit Kodam Diponegoro berhasil membunuh 10 oknum prajurit Kostrad yang berkhianat sedangkan Iko memberondongkan M16A3 SAW ke 10 pecatan Kostrad yang segera tewas dengan luka tembak di dada dan kepala, mereka beruntung satu tim Polisi Militer AS yang tergabung dengan PBB berhasil menangkap 10 oknum prajurit Kostrad.
Jatuhnya korban jiwa dan luka dari pihak Kodam Diponegoro dalam serangan ini berjumlah 36 Prajurit, Tom geram dengan pengkhianatan prajurit Kostrad memandang korban luka dengan kasihan.
10:30
Tom yang amat sangat marah pun menghajar Pangkostrad dengan sangat keras sampai beberapa gigi tanggal setibanya di markas Pasukan Penjaga Perdamaian "Ini untuk beberapa prajurit Kodam Diponegoro yang tewas dan luka karena pengkhianatan oleh oknum perwira dari kesatuanmu!", Iko pun terkejut melihat kemarahan Tom pun kagum dengan keberanian perwira pertama Pasukan Pertahanan Kerajaan Vampir Inggris sekaligus komandan tim Vampire Guard.
18:00
"Ayo anak anak, kita pergi dari markas ini" ajak Tom
"Ya Kapten" jawab pasukan pimpinannya sambil menyiapkan tas dan senjata milik masing masing
Mereka meninggalkan Markas Pasukan Perdamaian PBB setelah pamit dan meminta maaf pada Kolonel Michael dan atasannya
19:00
Iko langsung mengajak bicara pada Tom saat di kolam renang Hotel "Tom, Biasanya kau tidak berani menghajar perwira tinggi Baret Hijau sialan itu tapi hari ini kau hebat sekali Bung, sampai kau buat rontok gigi si Jenderal sialan itu"
"Ya, dia harus bertanggung jawab atas kejahatan perang prajurit Baret Hijau sialan itu"
"Tom, kau memang tak seberani aku dalam menembak prajurit Kostrad dalam konteks defensif saat keluargaku didekati prajurit sialan itu, aku hargai keberanianmu hari ini dalam memberi pelajaran pada Pangkostrad sialan itu"
"Ya Pak, misi hari ini adalah misi terburuk karena pengkhianatan Prajurit Kontingen PBB dari Kostrad"
"Istirahatlah, besok aku akan memberikan pernyataan soal kau menghajar Panglima Baret Hijau itu"
"Siap Pak"
7 January 2051
07:00
Iko memberi keterangan pada pers soal pemukulan Tom terhadap Pangkostrad kemarin "Saya memaklumi apa yang dilakukan Kapten Tom Holland untuk memprotes Pangkostrad sialan itu, kemanakah dia saat prajuritnya berkhianat dan menyerang konvoi bersama pecatan Kostrad itu?"
"Setelah ini apa yang kalian lakukan nanti?"
"Pulang ke Negara kami, Terima Kasih"
10:00
Sementara itu Tom dan anak buahnya sudah di bandara internasional Namibia, dia melihat Pangkostrad beserta ajudannya dari kejauhan, Tom pun langsung buang muka sambil membatin "Dasar pemimpin tidak bertanggung jawab!"
"Sudahlah Kapten"
"Ya, aku sudah puas menghajar si pemimpin Baret Hijau sialan itu"
Lena dan Daisy serta Max yang datang membawa Lucy pun menyapa "Halo Pak Tom"
"Halo semuanya"
"Pak Tom, kita pulang ke negara kita"
Setibanya di pesawat Airbus A330 milik AU Inggris mereka pun mendapati Iko yang ternyata adalah pilot utama "Semuanya, aku adalah pilot kalian, harap mengenakan sabuk pengaman karena kita akan lepas landas"
"Ya Pak" seru Tom dan anak buahnya dengan riang.
"Tom, kau jadi kopilotku"
"Ya Pak Iko"
Mereka langsung lepas landas setelah meminta izin pada ATC, Tom langsung berkata "Akhirnya kita pulang"
"Ya Tom, Kita pulang, Aku akan tidur bersama Lena begitu tiba di Kastil"
"Kau senang sekali Pak Iko"
"Ya Tom, hehehehehe"
Mereka menuju Inggris dalam 15 jam perjalanan karena Iko dan Tom menerbangkan pesawat dalam kecepatan tinggi namun tertib, mereka tidak berharap banyak soal kontingen PBB berikutnya dari Indonesia, yang penting mereka pulang ke Kastil Drakula Inggris dan takkan ke luar negeri lagi.
09:00
Namibia
Tom dan pasukan Penjaga & Pengawal Kastil Drakula Inggris menjalankan misi di luar negeri sebagai pasukan perdamaian PBB mereka bertugas di Namibia sebagai pasukan QRF, dalam perjalanannya ke markas Pasukan Perdamaian ia mengingat pesan Iko dan Lena untuk selalu mengaktifkan penyadap di jam tangannya.
Flashback
British Dracula Castle
28 December 2050
"Hei Tom"
"Ya Pak?"
"Hati hati kalau ketemu pasukan PBB dari Indonesia, siapa tahu mereka berasal dari Baret Hijau sialan itu"
"Ya Pak, aku akan jaga jarak"
"Aktifkan penyadap di jam tanganmu biar kami tahu siapa yang berbicara denganmu" pesan Lena
"Ya Bu"
Now
19:00
Tom dan pasukannya sampai di markas Pasukan Perdamaian PBB, ia disambut komandan misi PBB (Kolonel Michael Van Houten) yang berasal dari Belanda "Selamat datang Kapten Tom Holland"
"Ah terima kasih Pak"
"Silahkan duduk"
"Ya"
"Kita mulai ya, kau bertugas sebagai unit QRF untuk keadaan darurat jika konvoi PBB diserang pecatan Kostrad"
"Ya, unit sialan itu. kami menghadapi Baret Hijau sialan pada perang 2019-2040"
"Kenapa kau menganggap Kostrad sebagai penjahat.....?"
"Atasan kami Iko Uwais, keluarganya yang dulu dibantai Reza Rahadian dan komplotan pecatan Kostrad sialannya"
Jenderal dari Belanda yang juga atasan si komandan misi PBB datang sambil menaruh File dan berbisik "Kolonel, Kapten Tom adalah veteran perang, hargai pendapatnya"
Komandan misi PBB yang terkejut melihat file yang berisi data diri Tom tersebut langsung bertanya "Kau veteran perang tahun 2019-2040 itu?"
"Ya Pak"
"Baiklah Kapten Tom, tapi sebagian kecil pasukan PBB dari Indonesia berasal dari Kostrad, mayoritas dari Kodam Diponegoro"
"Atasan kami meminta saya jaga jarak dari pasukan Indonesia itu, dia sangat benci Kostrad"
"Jangan khawatir Kapten Tom, yang berasal dari Kostrad hanya 60 prajurit"
"Permisi, saya harus mendiskusikan dulu pada anak buah saya"
"Silahkan Kapten"
Tom langsung berdiskusi dengan anak buahnya "Kita dipantau Pak Iko dan Bu Lena dari Inggris lewat penyadap pada jam tangan kita, jaga jarak dari pasukan Baret Hijau itu"
'Ya Kapten, Pak Iko sangat benci pasukan Kostrad"
"Kapten, apakah kita harus batalkan misi QRF?"
"Kita tidak harus batalkan itu Prajurit"
"Bagaimana kalau mereka maksud saya para Baret Hijau bedebah itu berkhianat terhadap PBB?"
"Jangan khawatir Sersan, ada prajurit Polisi Militer AS yang tergabung dalam PBB"
"Sudah selesai anak anak?"
"Ya"
"Kita mulai makan malam di halaman belakang"
"Ya Pak"
20:00
Makan malam pun tiba, Tom dan para prajuritnya duduk di tempat paling pinggir sambil mengaktifkan penyadap. para prajurit Kodam Diponegoro yang melewati meja pun menyapa Tom "Halo"
Tom pun balas menyapa dengan ramah "Halo"
Setelah makan malam Tom dan prajuritnya melewati meja prajurit Kostrad dengan diam membisu "Ada apa dengan komandan tim pasukan Inggris itu, mengapa dia tak mau menyapa kita?"
"Gara gara si anjing Reza itu, komandan dia benci kesatuan kita"
"Tapi..."
"Sudahlah Kopral, atasannya sangat benci kesatuan kita"
21:00
Tom pun menghubungi Iko lewat ponsel "Pak, Ada sekitar 60 prajurit Kostrad di antara Pasukan PBB"
"Jika kau terpaksa berbicara pada Baret Hijau sialan itu silahkan tapi jangan sekali kali kau mengatakan lokasi kastil kita pada Baret Hijau sialan itu"
"Ya Pak"
"Sekarang istirahatlah Tom, besok kami akan datang"
"Baik Pak Iko" tutup Tom
21:05
"Ada apa Kapten?"
"Pak Iko akan datang ke sini besok pagi"
"Kenapa Pak Iko tiba tiba datang ke sini besok pagi?"
"Mengawasi pasukan Indonesia yang berasal dari Baret Hijau di markas ini"
"Oh"
"Kita tidur, besok pagi kita akan menyambut Pak Iko"
"Ya Pak"
5 January 2051
10:00
Tom dan pasukannya kedatangan Iko serta Max, Daisy, Lucy dan Lena "Tom"
"Pak Iko"
"Jika ada apa apa kami di hotel sebelah markas Pasukan Penjaga Perdamaian PBB"
"Ya Pak, kami sudah aktifkan penyadap"
"Bagus, kami bisa mengawasi siapa yang berbicara dengan kau"
11:00
Saat di belakang halaman Markas Pasukan Penjaga Perdamaian PBB, Tom pun didatangi beberapa pasukan Kostrad berpangkat Prajurit Dua sampai Peltu "Halo, bisakah kau gabung dengan kami sebentar Kapten Tom Holland?"
"Maaf, saya tidak ingin bicara pada prajurit Baret Hijau sialan itu" tolak Tom
Anak buah Tom langsung datang dan mengusir dengan kasar sambil menodongkan M16A4 SAW dan M16A2 "Kalian dengar itu?, Pergilah Baret Hijau!"
"Baiklah Pak kami pergi dari sini" tutup salah satu prajurit Kostrad sambil berjalan mundur diikuti bawahannya.
12:00
Tom mendapati 20 Prajurit PBB berpangkat Letnan dan Kapten dari Kostrad berkumpul secara mencurigakan dari jauh ia pun merekam pakai kamera ponsel yang terhubung ke laptop milik Lena secara Nirkabel.
"Kita akan hadiahkan RPG-7 untuk pecatan unit kita, dan kita akan mengkhianati rekan kita dari Kodam Diponegoro"
"Ya, kita sekaligus bergabung untuk serangan konvoi unit PBB"
"Ayo kita mengkhianati PBB"
"Cakra!"
Mereka melepas baret PBB lalu berganti pakaian dan meninggalkan markas dengan diam diam, Iko dan Lena yang marah dengan rencana penyerangan itu langsung memperingatkan Komandan Misi Perdamaian atas rencana serangan melalui Video Call pada satu jam.
"Baret Hijau sialan!" umpat Iko dengan berang
13:00
Iko lalu menghubungi Komandan Misi Perdamaian PBB "Kolonel Michael Van Houten, ini Kolonel Iko Uwais, aku adalah mantan prajurit Baret Merah yang sekarang menjadi Komandan Vampire Guard"
"Kolonel Iko?, mengapa kau menghubungiku?, Apa yang sebenarnya kau inginkan?"
"Ada 20 prajurit Baret Hijau sialan yang mengkhianati kalian, mereka menyuplai senjata RPG-7 ke pecatan Kostrad serta ikut dalam serangan"
"Tidak mungkin!"
Iko langsung mengirim video rencana serangan konvoi ke Komandan Misi Perdamaian "Oh Tuhanku, Baik, aku percaya kau Kolonel Iko"
Lena langsung berdiri ke laptopnya yang digunakan untuk video call untuk menegaskan "Pecatan Baret Hijau itu sudah membunuh keluarga Kolonel Iko yang dulu, sekarang kau harus bertanggung jawab atas berkhianatnya para prajurit Baret Hijau"
"Kau dengar itu Pak?, sekarang saatnya bertanggung jawab"
"Baik Pak"
"Sekarang aku minta kau panggil Kapten Tom Holland"
"Pak, aku disini"
"Tommy, Aku ikut denganmu besok pagi"
"Ya Pak, aku sudah mengetahui rencana serangan itu, mereka sudah pergi dari markas sekitar satu jam lalu"
"Aku akan datang besok pagi untukmu"
"Jangan telat Pak"
"Pasti Tom"
Setelah komunikasi dengan Tom diakhri Iko lalu berpesan pada Max dan Daisy untuk menjaga Lena sambil menyiapkan M16A3 konfigurasi SAW "Jaga Ibu kalian, Ayah akan membantu Pak Tom untuk menghentikan serangan itu jika terlanjur terjadi besok pagi"
"Ya Ayah"
6 January 2051
Namibian UN HQ
05:00
Iko yang sudah siap dengan pakaian hitam hitam dan wajah garang dengan kamuflase hitam pun tiba di markas PBB dengan menenteng M16A3 SAW miliknya Tom yang siap dengan M16A4 Grenadier serta pistol SIG-Sauer P228 langsung menyambut atasannya "Pak Iko, kau datang pagi pagi sekali"
"Ya, kita sama sama akan hentikan serangan itu"
07:00
Iko langsung memberi Briefing pada unit Kodam Diponegoro "Sehari lalu Kapten Tom Holland merekam rencana jahat oknum Baret Hijau sialan itu"
"Rencana jahat? Pak........?"
"Menyerang konvoi PBB, kalian harus siap membunuh saudara kalian yang berkhianat"
Tom langsung menunjukkan rekaman video sehari lalu "Astaga....!" sergah salah satu prajurit Kodam Diponegoro
"Pak, kau benar dan kami siap untuk membunuh pengkhianat itu"
"Bagus"
08:00
Tom dan Iko turun dari truk beserta anak buah mereka yang membawa M16A4 SAW, M16A2 dan Heckler & Koch 417 13 inchi, mereka mengawasi atap sambil bersiap menembak ketika 20 Oknum Kostrad dan 10 pecatan Kostrad muncul dengan menembakkan RPG-7 dan Pindad SPR-2 .50 BMG ke arah prajurit Kodam Diponegoro yang mengawal konvoi paling depan "Ambush!" teriak Tom dan Iko sambil menembakkan M16A3 SAW dan M16A4 Grenadier milik masing masing.
Baku tembak sengit pun terjadi Tom yang ahli dalam menembakkan pelontar granat M203 itu dengan dibantu anak buahnya dan prajurit Kodam Diponegoro berhasil membunuh 10 oknum prajurit Kostrad yang berkhianat sedangkan Iko memberondongkan M16A3 SAW ke 10 pecatan Kostrad yang segera tewas dengan luka tembak di dada dan kepala, mereka beruntung satu tim Polisi Militer AS yang tergabung dengan PBB berhasil menangkap 10 oknum prajurit Kostrad.
Jatuhnya korban jiwa dan luka dari pihak Kodam Diponegoro dalam serangan ini berjumlah 36 Prajurit, Tom geram dengan pengkhianatan prajurit Kostrad memandang korban luka dengan kasihan.
10:30
Tom yang amat sangat marah pun menghajar Pangkostrad dengan sangat keras sampai beberapa gigi tanggal setibanya di markas Pasukan Penjaga Perdamaian "Ini untuk beberapa prajurit Kodam Diponegoro yang tewas dan luka karena pengkhianatan oleh oknum perwira dari kesatuanmu!", Iko pun terkejut melihat kemarahan Tom pun kagum dengan keberanian perwira pertama Pasukan Pertahanan Kerajaan Vampir Inggris sekaligus komandan tim Vampire Guard.
18:00
"Ayo anak anak, kita pergi dari markas ini" ajak Tom
"Ya Kapten" jawab pasukan pimpinannya sambil menyiapkan tas dan senjata milik masing masing
Mereka meninggalkan Markas Pasukan Perdamaian PBB setelah pamit dan meminta maaf pada Kolonel Michael dan atasannya
19:00
Iko langsung mengajak bicara pada Tom saat di kolam renang Hotel "Tom, Biasanya kau tidak berani menghajar perwira tinggi Baret Hijau sialan itu tapi hari ini kau hebat sekali Bung, sampai kau buat rontok gigi si Jenderal sialan itu"
"Ya, dia harus bertanggung jawab atas kejahatan perang prajurit Baret Hijau sialan itu"
"Tom, kau memang tak seberani aku dalam menembak prajurit Kostrad dalam konteks defensif saat keluargaku didekati prajurit sialan itu, aku hargai keberanianmu hari ini dalam memberi pelajaran pada Pangkostrad sialan itu"
"Ya Pak, misi hari ini adalah misi terburuk karena pengkhianatan Prajurit Kontingen PBB dari Kostrad"
"Istirahatlah, besok aku akan memberikan pernyataan soal kau menghajar Panglima Baret Hijau itu"
"Siap Pak"
7 January 2051
07:00
Iko memberi keterangan pada pers soal pemukulan Tom terhadap Pangkostrad kemarin "Saya memaklumi apa yang dilakukan Kapten Tom Holland untuk memprotes Pangkostrad sialan itu, kemanakah dia saat prajuritnya berkhianat dan menyerang konvoi bersama pecatan Kostrad itu?"
"Setelah ini apa yang kalian lakukan nanti?"
"Pulang ke Negara kami, Terima Kasih"
10:00
Sementara itu Tom dan anak buahnya sudah di bandara internasional Namibia, dia melihat Pangkostrad beserta ajudannya dari kejauhan, Tom pun langsung buang muka sambil membatin "Dasar pemimpin tidak bertanggung jawab!"
"Sudahlah Kapten"
"Ya, aku sudah puas menghajar si pemimpin Baret Hijau sialan itu"
Lena dan Daisy serta Max yang datang membawa Lucy pun menyapa "Halo Pak Tom"
"Halo semuanya"
"Pak Tom, kita pulang ke negara kita"
Setibanya di pesawat Airbus A330 milik AU Inggris mereka pun mendapati Iko yang ternyata adalah pilot utama "Semuanya, aku adalah pilot kalian, harap mengenakan sabuk pengaman karena kita akan lepas landas"
"Ya Pak" seru Tom dan anak buahnya dengan riang.
"Tom, kau jadi kopilotku"
"Ya Pak Iko"
Mereka langsung lepas landas setelah meminta izin pada ATC, Tom langsung berkata "Akhirnya kita pulang"
"Ya Tom, Kita pulang, Aku akan tidur bersama Lena begitu tiba di Kastil"
"Kau senang sekali Pak Iko"
"Ya Tom, hehehehehe"
Mereka menuju Inggris dalam 15 jam perjalanan karena Iko dan Tom menerbangkan pesawat dalam kecepatan tinggi namun tertib, mereka tidak berharap banyak soal kontingen PBB berikutnya dari Indonesia, yang penting mereka pulang ke Kastil Drakula Inggris dan takkan ke luar negeri lagi.
Diubah oleh smersh64 22-09-2019 13:58
evywahyuni dan actandprove memberi reputasi
2




