Quote:
Original Posted By vulanen2►Masih ada Alfa Romeo sebenarnya, tapi kayaknya Gio bakal dipertahankan. Padahal duet Kimi-Hulk lumayan seru juga.
Kalau bener Hulk out dari F1 musim depan, rasanya sulit buat doi untuk kembali ke F1. Maksudnya untuk dapat seat yang kompetitif. Paling nggak buat "mecah telur" 1 podium aja. Tapi siapa tahu ada kejutan di driver market.
Dan belajar dari kiprah Hulk selama di F1, membuat ane merinding jika berbicara soal Luck. Bagaimana bisa seorang pembalap dengan cv mentereng di kategori junior belum pernah naik podium selama 1 dekade berkiprah di F1. Ane inget saat Hulk mendominasi A1GP (waktu itu tayang di tv swasta kita), lalu jadi Juara GP2 dan dapat pole bersama Williams di tahun rookie-nya. Itu belum menghitung gelar di F3 dll. Ane kira Hulk punya potensi, paling tidak seperti Nick Heidfeld. Siapa menyangka karirnya akan seperti ini.
Tapi Hulk punya 1 gelar yang nggak semua pembalap bisa memdapatkannya, yaitu Le Mans. Dan "rasanya" boleh disamakan dengan jadi juara dunia. Berbeda dengan Alonso yang menang bersama Toyota tanpa perlawanan berarti, Hulk menang bersama Porsche mengalahkan Audi, Toyota dan Nissan (ketika grid LMP1 sangat kompetitif). Mungkin rejekinya Hulk ada Sportscar kali ya. Ke WEC aja Hulk kalo gitu.
juara lemans pakai porsche sih, hartley yg sama² blm podium di F1 juga bisa

porsche di LMP1 = mercedesnya F1. toyota = ferrari nya. jadi kalo ferrari mau juara,nunggu mercedes walk out dulu kali yaa
wkwkwk
jeleknya F1 gini nih, pembalap prospek bagus kalau mobilnya average tetep susah nembus papan atas.
gw inget dulu esteban guti dominasi total di gp2, sama seperti vandoorne juga.. levelnya jauh diatas lawan²nya di grid. tapi begitu naik ke F1 dapat mobil ala kadar,ya tetep aja zonk. even alonso & JB yg proven driver aja gagal podium di mobil abal-abal.