Kaskus

Story

smersh64Avatar border
TS
smersh64
Underworld Iko Uwais Darkside (Action, Drama, Vampire)
Underworld Iko Uwais Darkside (Action, Drama, Vampire)

Halo agan agan kali iki gua menerbitkan SFTH sing ke 29 yaitu Underworld Iko Uwais Darkside dan tanpa basa basi meneh TS persembahkan emoticon-Shakehand2

NOTE: IKI ADALAH PREQUEL DARI DETAINED BY VAMPIRE KINGDOM SEKALIGUS SEQUEL DARI PEACE & LOVE.

IKO UWAIS: FROM INDONESIAN FRIENDLY HUMAN TO BRITISH VENGEFUL VAMPIRE


Prologue

1 March 2047

05:00

British Dracula Castle

Iko dan Lena sedang tidur dengan berpelukan mesra ketika koran Vampire News diantar langsung Tom "Pak, ini korannya"

"Terima kasih Tom"

Ia pun membaca halaman depan dan terkejut melihat isi beritanya "Sialan....!" batinnya dengan marah

Kebetulan hari ini adalah Latihan Bersama AB Inggris dan TNI-AD (Kostrad), ia membangunkan Lena sambil menyodorkan koran "Lena, ada ancaman Baret Hijau Kostrad di negara kita"

"Astaga....."

"Baret Hijau sialan itu, Apakah AB Inggris tidak mempertimbangkan perasaan korban terorisme pecatan Baret Hijau bangshat itu termasuk kita?"

"Kita harus beritahu Tom"

"Ya"

06:00

Iko pun menemui Tom saat sarapan pagi "Tommy, beritahu AB Inggris agar peringatkan Baret Hijau sialan itu tidak mendekati teritori kita"

"Ya Pak" jawab Tom sambil akan meninggalkan meja makan

"Nanti dulu, belum jam 7, Habiskan makananmu terlebih dahulu Tom" perintah Iko

"Oh iya Pak"

07:00

Setelah menghabiskan makanannya Tom langsung mengunjungi Markas AB Inggris "Permisi, saya mau bertemu Panglima AB"

"Dengan siapa saya bicara?"

"Kapten Tom Holland, Komandan Tim Penjaga dan Pengawal Kerajaan Vampir"

"Silahkan masuk" ujar prajurit AD Inggris yang langsung menghubungi Panglima AB Inggris "Jenderal, Kapten Tom Holland ingin bertemu anda"

"Izinkan dia masuk"

"Sudah Jenderal"

Tom pun memasuki Ruangan Panglima AB "Pak, saya minta Anda untuk peringatkan Kontingen Kostrad agar menjauh dari teritori Kerajaan Vampir Inggris, Bos kami mengeluarkan perintah menembak atau menangkap pelanggar teritori kami terutama prajurit Kostrad"

"Ya Kapten, saya akan bilang pada kontingen Kostrad"

"Permisi, saya harus pulang"

"Silahkan Kapten"

Tom pun pulang ke Kastil, setibanya di Kastil ia menonton saluran televisi AB Inggris di kamarnya.

Chapter 1

08:00

Panglima AB Inggris memberi pengarahan pada prajurit Kostrad "Kalian jangan memasuki hutan pinus itu, itu adalah wilayah Kerajaan Vampir Inggris, Kerajaan Vampir Inggris berhak menembak atau menangkap penyusup terutama kalian jadi hati hatilah saat kalian berjalan jalan"

"Jenderal, mengapa kami dimusuhi?" tanya salah satu prajurit Kostrad yang berpangkat Kopral

"Karena Reza Rahadian dan kelompok terorisnya yang pecatan Kostrad meneror Inggris tahun 2019"

Mendengar itu para prajurit Kostrad langsung paham "Ya Jenderal, Kami akan patuhi batas batas saat istirahat"

"Baguslah"

Sementara itu Iko dan Lena serta Max pun merencanakan berbelanja buku "Buku apa yang cocok untuk Lucy?"

"Ah buku cerita sejarah Vampir"

"Di toko buku Kota London adanya"

Daisy yang sudah siap pun mengajak Max "Ayo Max, kita berangkat"

Tom langsung menyiapkan pasukan pengawal "Ayo cepat, siapkan senjata terbaik menurut kalian, kita akan mengawal Max dan Daisy"

"Tom, kami juga ikut"

"Ok Pak Iko"

10:00

London, United Kingdom

Mereka pun tiba di toko buku yang ternyata sepi pengunjung, hanya beberapa prajurit Kostrad yang sedang mencari buku untuk belajar di kelas, Lena yang ketakutan lihat Baret Hijau Kostrad itu langsung berlindung di belakang Iko, Iko langsung mencabut M1911A1 .45 yang segera dicegah Tom "Jangan Pak, ini bukan wilayah teritori kita, ini tempat umum"

Iko langsung memasukkan M1911A1 .45 kembali ke holster lalu Tom pun memberitahu prajurit Kostrad "Permisi kami mau lewat"

Para prajurit Kostrad langsung menyingkir dari toko buku sambil mengucapkan "Maaf Pak"

Max langsung membawa seluruh buku cerita rakyat Vampir ke kasir lalu membayar dengan uang sebesar US$ 2400

"Biar kubantu kau membawakan buku ini"

"Terima kasih Pak"

"Kita ke Kastil semuanya"

"Ya Pak Iko"

Dalam perjalanan ke Kastil Iko pun menggenggam M1911A1 .45 miliknya untuk antisipasi jika tiba tiba dicegat pasukan Kostrad, untungnya selama perjalanan mobil yang dikemudikan putranya tidak menemui hambatan.

TO BE CONTINUED

CHAPTER 2 & 3

CHAPTER 4 & 5

CHAPTER 6 (FINAL CHAPTER)

CHARACTER

Spoiler for IKO UWAIS & EMMA MALENA WATSON:


Spoiler for TOM HOLLAND:


Spoiler for DAISY:


SIDE STORY

TOM INVESTIGATION MISSION

IKO OVERPROTECT HIS FAMILY

CONVOY MISSION

DISBANDED

EXTRA SIDE STORY

UN MISSION

EVALUATION AND DISBANDING OF KOSTRAD

ABOUT UNDERWORLD SERIES MAIN CHARACTER

IKO UWAIS

@actandprove@kakekane.cell @evywahyuni @vestycide
Diubah oleh smersh64 22-09-2019 13:32
boel19cAvatar border
BibalinhgumAvatar border
anasabilaAvatar border
anasabila dan 4 lainnya memberi reputasi
5
4.4K
128
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.6KAnggota
Tampilkan semua post
smersh64Avatar border
TS
smersh64
#2
CHAPTER 4 & 5
Chapter 4

10 April 2047

KBRI menerima Perwira Kopassus sebagai atase militer, berita itu tiba sampai ke Kastil, Iko langsung datang ke KBRI untuk beranjangsana "Halo Pak"

"Selamat Datang, Kau pasti Iko Uwais, Pahlawan perang tahun 2019 melawan Reza Rahadian dan pecatan Kostradnya"

"Ya, Saya sekarang jadi orang Inggris dan saya menyambut dengan baik Baret Merah yang ditugaskan sebagai Atase Militer"

"Terima kasih"

"Nama anda Antonius Slamet kan?"

"Betul sekali Pak Iko"

Mereka pun berbicara tentang penugasan masing masing, setelah selesai mereka pun berjabat tangan "KOMANDO!" seru Iko, sang Atase Militer juga berseru "KOMANDO!" lalu memberi Iko tongkat komando kehormatan.

"Terima kasih Pak Iko telah menerima tongkat komando Kopassus"

Lalu Iko pun berpamitan untuk pulang "Semoga Bapak dapat bertugas selama beberapa bulan ke depan"

"Terima Kasih"

Iko pun meninggalkan KBRI dengan penuh kebahagiaan ia berharap dapat mengundang si Perwira Kopassus di kemudian hari.

13 April 2047

Iko mengundang si Perwira Kopassus di kafe untuk makan siang, Tom diperintahkan untuk memeriksa pengawal atase militer "Tom, periksa pengawal dari warna baret dan lambangnya"

"Baik Pak"

Setibanya di kafe si Perwira Kopassus disambut Iko, Tom langsung menanyai salah satu pengawal yang kebetulan memakai Baret Hijau "Dari unit mana kau?"

"Kodam Diponegoro"

Tom langsung melapor pada Iko "Pak, dia dari Kodam Diponegoro"

"Izinkan dia masuk"

"Ya Pak"

"Sepertinya kau benci prajurit Baret Hijau ya"

"Ya, terutama ada lambang Kostrad, Lambang ini adalah lambang pembunuh sadis bahkan Reza dan pecatan Kostradnya membunuh keluargaku yang dulu dengan mengenakan baret itu saat melakukan aksi sadis mereka"

Si Atase Militer pun paham kenapa Iko membenci Kostrad lalu sambil makan siang mereka membicarakan hal hal lucu sampai unik yang membuat mereka tertawa, setelah selesai makan siang Iko pun memberi survenir berupa tongkat komando Pasukan Penjaga dan Pengawal Kerajaan Vampir Inggris "Terima kasih Pak Iko"

"Sama sama, kapan kapan kita makan siang di Kastilku"

Mereka pun bersalaman sebelum berpisah, Tom pun bersiaga dengan membidikkan M16A4 miliknya bersama anak buahnya untuk antisipasi serangan bersenjata prajurit Kostrad, Iko mengantar sang atase militer dari Kopassus menuju mobilnya "Sampai ketemu lagi"

"Ya Pak Iko"

20 April 2047

London, United Kingdom

09:00

Atase Militer dari Kopassus ditembak dalam perjalanannya ke Kastil oleh beberapa oknum Tontaipur sewaan perwira menengah Arhanud Kostrad yang tak terpilih sebagai Atase Militer, Iko yang mendengar berita itu langsung pergi ke RS bersama Lena serta Daisy dan Max dengan memerintahkan pengawalan ketat "Tom, bersiaplah untuk bertempur secara defensif jika RS ini diserang Baret Hijau sialan itu"

"Ya Pak!"

Setibanya di kamar VVIP ia memandang si Atase Militer dari Kopassus terbaring koma "Pak, apakah kau temannya?" tanya pengawal Atase Militer dari Paskhas

"Ya, aku yang mengundangnya ke Kastil, aku adalah mantan Baret Merah"

"Baret hijau sialan itu... jika mereka datang lagi..."

"Ya aku tahu ini adalah ulah Baret Hijau"

Tom memanggil Iko lewat HT "Pak, kita kedatangan Baret Hijau Kostrad"

"Sialan, Tahan posisimu Tom!" balas Iko yang segera memerintahkan si Paskhas dan Max "Hei Baret Jingga jaga komandanmu, Max jaga ibumu dan istrimu! Ayah akan bertempur melawan Baret Hijau"

"Baik Pak!"

Iko langsung berlari sambil mencabut M1911A1 .45 ketika terdengar tembakan Micro Galil dan teriakan Tom lewat HT "Pak!, mereka membantai seluruh pengunjung RS!"

Ketika Iko tiba di tempat pertempuran Tom sedang menembakkan M16A4 konfigurasi SAW ke arah oknum Tontaipur, ia langsung membantu dengan tembakan jitu dari M1911A1 .45 miliknya yang menewaskan 8 oknum Tontaipur "All Clear!"

"Cek korban luka dari pihak kita!"

"No 2 Aman!"

"Pak!, No 3 kena luka tembak di lengan!"

"Sialan!" umpat Tom sambil memegangi tangan anak buahnya yang terkena luka tembak lalu mengeluarkan peluru yang masuk dengan taringnya, Iko lalu menemui Lena dan Max sambil memeluk Lena yang menangis ia pun berkata "Semua sudah berakhir, tenanglah"

"Baret Hijau itu, mereka mau membunuh kita"

"Sabarlah Bu" bujuk Daisy

Lena masih menangis ketakutan kendati Max memberinya minum darah sapi untuk meredakan shock, Iko langsung memerintahkan si Paskhas untuk menjaga temannya "Jaga dia baik baik, Baret Jingga" lalu ia mengajak pulang keluarganya setelah membereskan urusan dengan Kepolisian Inggris.

24 April 2047

Atase Militer KBRI akhirnya siuman, ia menyuruh pengawalnya memanggil Iko, Iko yang mendengar si perwira Baret Merah sadar langsung ke RS dengan ditemani Tom yang seperti biasa membawa M16A4 hanya kali ini dengan konfigurasi DMR.

"Pak"

"Halo Iko, seperti biasanya kau membawakan makanan yang enak untukku"

"Ya"

"Bagaimana keadaanmu Pak?"

"Komandan kami mengalami luka tembak yang sangat parah Pak Iko"

"Seburuk yang kau lihat, Baret Hijau sialan itu membuat ususku terburai dan kehilangan satu ginjalku karena amunisi AP dari Galil mereka"

"Astaga"

"Ya, Baret Hijau sialan"

"Panglimanya harus membayar kebrutalan oknum dengan satu peluru di kaki jika mendekati keluargaku"

"Pak Iko, Pangkostrad tidak terlibat hal ini, Otak pembunuhan yang mencoba membunuhku adalah Perwira Menengah Arhanud Kostrad"

"Tapi tetap saja Pangkostrad harus minta maaf dalam waktu 24 jam dan membayar denda berupa hewan Kerbau berapapun jumlahnya sebelum aku memperketat penjagaan pada keluargaku saat berpergian"

"Mari kita berharap"

Iko lalu pamit pada Atase Militer KBRI sambil berjabat tangan "Permisi, aku harus pulang ke Kastil, Komando"

"Komando"

Chapter 5

21:00

British Dracula Castle

Tom dengan tergesa gesa memberitahu Iko "Pak, Pangkostrad tiba di depan kastil kita"

"Sialan" umpat Iko yang segera mengambil Browning HP milik Lena lalu ia langsung berjalan cepat ke arah halaman kastil sambil membidikkan Browning ke arah Pangkostrad "Apa maumu Jenderal?!"

"Pak, Dia datang baik baik bahkan ajudannya tidak bersenjata" desis salah satu anak buah Tom

"Letnan Iko Uwais, kami meminta maaf atas nama Kostrad dan atas nama pribadi soal serangan oknum Tontaipur saat itu"

"Baik!, tapi Jenderal harus membayar denda atas nama Kolonel Antonius Slamet Atase Militer KBRI yang prajurit kalian coba membunuhnya berupa kerbau berapapun jumlahnya di Yogyakarta!"

"Kami sudah membayarnya dengan 10 ekor kerbau, Letnan"

"Aku bukan Letnan lagi!, Aku adalah komandan pasukan vampir Inggris!"

"Maafkan kami"

"Bagus!, Sekarang kalian pergi dari sini sebelum aku marah!, Baret Hijau sialan!"

"Baik, kami akan pergi dari sini" tutup Pangkostrad sambil berjalan mundur diikuti ajudannya.

27 April 2047

British Dracula Castle

10:00

Iko mendapat undangan dari Atase Militer KBRI untuk makan siang di pusat perbelanjaan, ia lalu bersiap siap dengan membawa keluarganya "Ayo semuanya, kita diundang makan siang di kota London oleh Atase Militer KBRI"

London, United Kingdom

11:00

Mobil Jip yang dikemudikan Max dihentikan beberapa prajurit Kostrad "Maaf Pak, Ada latihan parade Drumband Kostrad", Iko langsung keluar dan menembak kaki prajurit Kostrad yang ia anggap sebagai ancaman dengan M1911A1 .45 miliknya, anak buah Tom yang terkejut pun langsung berkata pada Iko "Astaga, Apa kau sudah gila Pak?, kita bisa cari jalan alternatif, ini bukan wilayah teritori kita Pak"

"Sudahlah anak anak" lerai Tom yang segera menyuruh beberapa prajurit Kostrad membawa rekan mereka yang ditembak Iko "Bawa rekan kalian menjauh dari sini"

"Baik Pak"

Iko langsung masuk mobil dan Max langsung tancap gas sambil membunyikan klakson ke arah rombongan Drumband wanita Kostrad.

11:30

Akhirnya mereka tiba di pusat perbelanjaan, mereka ditemui sang Atase Militer "Halo Pak Iko"

"Pak Slamet, ini keluargaku"

'Halo semuanya, Pak Iko aku dengar kau menembak beberapa prajurit Kostrad ya?"

"Ya, mereka adalah ancaman bagiku dan bagi keluargaku"

Sambil makan siang mereka membicarakan topik perlindungan instalasi vital "Di Kastilku ada perintah untuk menembak atau menangkap prajurit Kostrad jika mereka melakukan penyusupan lewat jalur udara manapun darat"

"Tak bisakah kau menembak pada bagian non lethal?"

"Tidak, karena mereka masih akan melawan saat tertembak pada bagian kakinya, sedangkan bagi prajurit Kostrad bagian Administrasi, pensiunan Kostrad atau unit non tempur Kostrad lainnya kami bawa ke kamp tawanan"

Menjelang selesai pertemuan Sang Atase Militer pun menunjukkan surat penarikan dari TNI-AD "Pak, besok saya ditarik dari KBRI Inggris jadi ini adalah Jamuan terakhir saya"

"Selamat tinggal Pak Slamet, mudah mudahan kita bertemu pada kesempatan berikutnya, Komando!"

"Komando!"

Iko lalu menyalami Atase Militer tanda pertemuan berakhir lalu mereka pun berfoto bersama sebelum berpisah.
evywahyuni
actandprove
actandprove dan evywahyuni memberi reputasi
2
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.