- Beranda
- Stories from the Heart
DARK DIMENSION
...
TS
darkdimension77
DARK DIMENSION

CASE 01 : The Caksono family case
Pada tanggal 13 mei 2020 jam 20:30 malam, tepatnya di kediaman keluarga caksono. Di daerah Pondok Indah. Telah terjadi kejadian yang sangat mengerikan, Putri anak pertama dari bapak Wahyu mengalami kerasukan. Dan yang merasuki tubuh anaknya adalah sesosok demon yang memiliki kekuatan yang sangat luar biasa. Orang tua Putri hingga adiknya, tidak bisa menangani nya. Segala doa yang terucap tidaklah mempan. Semakin putri di doakan semakin menjadi. Segala objek yang ada disekitarnya di lempar ke arah bapak, ibu dan adiknya. Bahkan adiknya terluka di bagian lengan karena serpihan kaca. Melihat adiknya putri terluka, bapak wahyu langsung berlari ke arah anaknya yg kedua, sinta. Dan membuka kemejanya untuk membalut luka yang ada dilengan nya. Bapak Wahyu menyuruh istrinya untuk keluar dari kamar putri. Dan bapak wahyu pun keluar bersama sinta dari kamar putri. Saat mereka keluar dari kamar putri, makhluk astral yang mengendalikan putri, menutup pintu kamar dengan keras dan berkata “Enyahlah kalian ! Dan jangan coba coba masuk k kamar ini ! Putri mu sudah jadi milikku. Hahahaha”.
Bapak wahyu, beserta anak kedua dan istri berlari turun ke ruang tamu. mereka pun bingung harus
bagaimana, namun istri nya teringat akan sesuatu. Bahwa dulu dia pernah di perkenalkan dengan seorang wanita yang ahli dalam hal hal paranormal oleh teman nya. Dan pernah diberikan nomor kontak nya. Langsung saja istri dari bapak wahyu bergegas mengambil ponsel yg ada di kamarnya dan menghubungi ahli paranormal itu. Awalnya istri pak Wahyu berpikir bahwa kemungkinan nomernya sudah tidak aktif, karena dulu waktu diperkenalkan oleh temannya sudah setahun yang lalu. Dan memang jarang komunikasi. Ternyata saat
dihubungi nomernya masih aktif. Tidak lama, telpon nya diangkat dan terdengar suara wanita. “ Hello, ini dengan siapa ya ?” kata wanita yang ada di telpon. “ ini dengan ibu Ratna temen dari ibu Sisyl, yang dulu pernah ketemu. masih inget ? Sebelum nya ini bener dengan mba Jeanice. Mba jeanice si paranormal ?” Dan Jeanice menjawab “ bener ibu ratna. Tapi lebih tepatnya saya seorang demonologist dan mending panggil langsung nama saja. Tidak perlu pakai mba. Anyway ada apa ya bu ? Dan mengapa ibu suaranya seperti orang ketakukan dan panik.” Lalu, ibu ratna menjelaskan kejadian yang sedang terjadi kepada Jeanice dan dia menjawab “ok, sekarang ibu berikan alamatnya kepada saya dan saya segera kesana”.
Suasana di rumah keluarga Caksono menjadi semakin mencekam, ibu ratna memberitahukan kepada suaminya “ pak, nanti akan datang teman mama. Yang bisa membantu mengusir apa yang ada dalam putri.” Dan bapak wahyu berkata “ apakah dia akan lama datangnya ?” ibu ratna berkata “dia bilang tidak lama sih pah”. Malam semakin larut, dan keadaan masih mengerikan. Bapak wahyu berkata kepada istrinya. “mah, mana orang yang kamu bilang mau datang. Koq belum datang juga ?” tiba-tiba dari luar terdengar suara mobil dengan knalpot yg bunyi nya begitu gahar sehingga membuat seluruh isi rumah bapak Wahyu ikut bergetar. Ibu ratna berkata “ itu dia pah. Dia datang”. Di depan rumah kediaman keluarga Caksono, sebuah mobil holden kingswood tahun ‘84 berwarna hitam parkir tepat didepan pagar. Dari dalam mobil juga terdengar lagu rock yang keras. Mobilpun di matikan, dan turunlah sesosok wanita berbadan kurus tinggi. Mengenakan jaket kulit hitam, kaos t-shirt hitam bertulisan Eat Shit Demon celana jeans hitam, rambut panjang berwarna brunette dan kacamata rayban. Saat turun dia pun mematikan rokok di lantai. Wanita ini adalah Jeanice Ravenclaw. Paras wajah nya cantik, namun sedikit tomboy. Jeanice, juga sudah terkenal di kalangan mistis dan supranatural. Jadi, hampir beberapa masyarakat di Indonesia khususnya Jakarta mengenal dia. Bahkan di luar negeri , seperti di USA dan Eropa.
Jeanice, berjalan menuju pintu rumah kediaman keluarga Caksono. Sebelum dia menekan bel, pintu langsung dibukakan oleh Ibu Ratna. Jeanice pun berkata “baru saya mau tekan ini belnya, sudah dibukakan saja. Hehehe. Apakah bener ini rumah ibu Ratna ?” dan Ibu Ratna pun berkata “iya benar, dan saya ibu ratna. Kamu Jeanice ?” dan Jeanice mengangguk dengan tersenyum “koq beda ya dari awal kita bertemu ?” kata Ibu Ratna “Ngga beda koq bu, mungkin penampilan aja yg beda. Dulu kan karena lagi ada acara formal, jadi saya harus terlihat formal ngga seperti sekarang.” balas Jeanice. Lalu, ibu Ratna mengajak Jeanice masuk dan memperkenalkan kepada suami dan anaknya yang kedua. Tidak perlu berlama-lama, Jeanice bertanya kepada Ibu Ratna “ mana anak ibu yang pertama, yang ibu ceritakan itu ? aku mau melihat nya.” Ibu ratna membalas “ dia ada di atas dikamarnya. Kita tidak berani untuk naik lagi. Kamarnya persis di depan tangga.” Jeanice melihat ke arah atas, dan mencoba merasakan energi nya. “ ibu, bapak dan adik sinta. Kalian disini saja. Biar saya naik sendiri. Tidak perlu diantar.” Jeanice langsung berjalan menaiki anak tangga menuju kamar Putri. Saat dia naik, vibrasi energi nya menjadi sangat kuat. Jeanice pun tersenyum dan sudah tahu siapa yang memiliki energi sebesar ini. Dari atas Jeanice berteriak ke bawah, ke arah keluarga caksono dan berkata “ kalian yang dibawah bantu dengan doa sesuai keyakinan kalian. Dan inget untuk harus yakin dan percaya” Pak Wahyu menjawab “ ok, kita akan berdoa. Bu mari kita ambil wudhu dan berdoa” Ibu ratna menjawab “iya pah ayo. Sinta ayo kita ke kamar dan doa” Sinta melihat ke ibunya dan menjawab “iya mamah”.
Didepan pintu kamar Putri, Jeanice menutup mata dan mengucapkan sebuah doa juga mantera pelindung. Setelah itu dia buka pintu kamar itu dengan perlahan, dari dalam kamar tercium aroma yang tidak sedap. Dan barang-barang didalam nya berterbangan mengelilingi Putri. Jeanice menatap wajah putri dan berbicara dengan makhluk yang ada didalamnya. “ hey, kita bertemu lagi. Meski sudah sekian lama.” demon itu berkata dengan keras dan dengan nada marah “ Siapa kau ! berani-beraninya masuk keruangan ini !” dengan santainya Jeanice menjawab “jadi, kamu sudah lupa sama aku ya ? Aku saja masih inget siapa kamu. Sini, aku coba refresh ingatan kamu. Masih inget akan anak kecil yang pernah kamu rasuki. Saat di Newcastle , Inggris. Masih inget siapa yang mengusir kamu dari tubuh anak itu ? Orang yang mengusir kamu itu adalah aku.” Dan demon itu kaget dan berkata “ oh, aku inget sekarang. Ternyata itu kamu, si pramuria yang berani melawan dan mengeluarkan aku dari tubuh anak itu. Tunggu aku coba ingat, … ya kamu adalah Jeanice kan. Mau apa kamu kemari, mau mencoba mengusirku lagi. Coba saja klo bisa. Aku sekarang ini lebih kuat dari yang sebelumnya !” Jeanice cuma berdiri bersandar di tembok melipatkan kedua tangannya. Dan dengan santai berkata “ kalau ngomong tuh ya yang sopan. Enak aja ngatain saya pramuria. Susah sih ya yang namanya demon ga pernah sekolah dan diajarin ngomong sopan. Main ngatain saya pramuria segala. Dendam banget kayaknya kamu. Kedatangan ku kemari adalah untuk membebaskan anak ini dari kamu. Masih belum jera juga ya kamu.” Demon itu berkata “ coba saja ! sekali lagi kamu tidak akan bisa menyelamatkan dia. Sepenuhnya, jiwa anak ini milikku. Sesuai dengan perjanjian yang telah di lakukan oleh ayahnya. Klo dia ingin kaya raya, dia harus mengorbankan anak pertamanya.Jika sudah kaya dan cukup. Aku akan datang untuk mengambil yang sudah dijanjikan. Dan aku datang malam ini. Jadi ! jangan coba coba kamu untuk mengambil anak ini dariku.” Jeanice cuma tersenyum dan tertawa, dia pun mengambil rokok dari sakunya dan menyalakan rokok itu. Lalu meletakkan di ujung meja. Jeanice berkata “ Mau sekuat apapun kamu, aku masih bisa mengalahkan kamu.” Jeanice mengambil sebuah marker silver dan mulai menggambar sebuah sigil perlindungan disekitar badannya “ Ga guna kamu menggambar lambang itu, aku masih bisa menyerang kamu ! hahaha” dan si demon tersebut melemparkan semua barang ke arah Jeanice. Jeanice pun dengan gaya nya yang selon. Dia bisa menghindari semua serangan seperti di film matrix, dan disaat sigilnya jadi. Jeanice menatap demon itu dan berkata “mari kita mulai !” Jeanice langsung mengucapkan doa dan mantera peperangan dan pengusiran. Dengan waktu yang bersamaan, seluruh isi kamar putri bergetar seperti gempa. Doa yang di ucapkan semakin keras dan keluarlah mantera penghabisan dari mulut Jeanice “ Dengan ini kukerahkan semua kekuatanku ! wahai malaikat perlindungan dari timur, barat, selatan dan utara. Berikanlah semua kekuatanmu untuk memerangi energi jahat ini. Wahai Tuhan yang maha Kuasa, berikanlah aku perlindungan. Hey demon, dengan ini aku mematahkan segala kekuatanmu, perjanjian mu. Ku hancurkan semuanya di dalam nama-Nya yang penuh kuasa. Bune, didalam nama Tuhan. Ku perintahkan kau untuk keluar dari tubuh anak ini. Kau tidak ada lagi hak atas anak ini. Tubuh anak ini milik Dia yang bertahta dan yang berkuasa di Surga. Sekali lagi dalam nama Tuhan. Enyahlah kau dan kembalilah ke dasar perut bumi dan jangan lagi kembali !” selama doa diucapkan demon itu meronta-ronta didalam tubuh Putri. Dan langsung keluar dari tubuh ya karena tidak bisa menahan kekuatan yang datang dari doa yang diucapkan. Setelah demon itu keluar dan kalah, Jeanice bernafas lega dan berkata “telah selesai, in domine padre, in spiritu sancti, amen”. Jeanice langsung menghampiri putri yang terbaring lemas. Dan memegang dahi nya, Jeanice berkata “ nak, bangun kamu sudah selamat.” Putri langsung membuka matanya dengan perlahan dan berkata “mama, papa mana ? santi mana ? kamu siapa ?” Jeanice berkata “Aku Jeanice, aku yang telah menyelamatkan kamu dari si iblis yang nakal.” Putri dengan muka bingungnya berkata “ iblis ? Mama mana aku mau mama.” Dan Putri teriak memanggil mamanya, segera ibu Ratna berlari ke atas menuju kamar putri. “ Putri, kamu sudah sadar. Syukurlah. Anak mama tidak kenapa-napa” Putri bertanya kepada mamanya “mang putri kenapa ? koq tante ini bilang aku diselamatkan dari iblis yang nakal. Tante Jeanice ini siapa mah ?” Ibu Ratna tersenyum dan memeluk anak kesayangan nya dan berkata “ Tante Jeanice ini temen mama, kamu tadi sore sempat ga sadarkan diri, dan ga lama kamu di rasuki sama sosok jahat. Cuma sekarang intinya anak mama udah sadar dan sudah tidak apa apa” dengan erat ibu ratna memeluk anak nya sambil meneteskan air mata. “ bu ratna, sebelum saya kembali. Bisakah saya berbicara sama suami ibu ? “ dan ibu ratna membalas “ baik. Ada apa memangnya Jeanice ?” Jeanice membalas “ada hal yang mau aku tanyakan, karena kejadian ini ada hubungan nya dengan suami ibu. Dan ada baik nya ibu ikut dan dengar sendiri jawaban nya.”
Mereka keluar dari kamar Putri, dan turun ke ruang tamu. Ayah Putri, Bapak Wahyu langsung lari memeluk Putri “ Nak, kamu tidak apa apa ? syukurlah kamu sudah pulih. Terima kasih mba Jeanice sudah menyelamatkan anak saya.” Jeanice menjawab “ sama sama pak. Cuma, panggil saya jangan pakai mba. Cukup nama saja. Sebelum saya kembali Pak. Ada hal yang saya ingin tanyakan kepada bapak.” Bapak Wahyu bertanya “ mau tanya tentang apa Jeanice ?” Dan Jeanice mulai bertanya “Pak Wahyu, apakah dulu bapak pernah melakukan suatu perjanjian dengan demon atau sebagainya ?” Bapak wahyu dengan bingung bertanya kembali “ perjanjian apa ya ? demon apa ya ? koq pertanyaan nya aneh ya ?” jeanice menjelaskan “Tadi saat saya melakukan pelepasan dan pengusiran, sosok yang ada didalam putri mengatakan. Bahwa bapak telah melakukan perjanjian yang ujungnya harus mengorbankan Putri, anak bapak. Agar bapak bisa kaya dan bisa mengambil alih perusahaan atasan bapak. Demon itu cerita banyak sama saya saat di dalam kamar. Katakan saja sjujurnya, agar istri bapak juga tahu. Saya takutnya Ibu Ratna tidak tahu akan hal ini.” Dan Pak wahyu berkata “iya Jeanice. Jadi dulu bapak mengalami masalah dalam ekonomi. Dan bapak tidak puas dengan pendapatan bapak. Banyak hutang disana sini. Satu satu nya jalan bapak bertanya kepada temen bapak dikantor yang main hal-hal mistis. Dia menyarankan ke bapak untuk pergi ke hutan dan berdiam diri disana. Memohon untuk kekayaan dan sebagainya. Bapak mengikuti cara yang diberikan oleh teman bapak. Dan bapak lakukan. Dan bapak disuruh meminta kepada salah satu iblis yang bernama Bune. Yang dipercaya bisa memberikan kekayaan dan kesuksesan. Namun, dia juga meminta korban persembahan. Dan korban persembahan itu..” Jeanice langsung memotong pembicaraan pak Wahyu “ anak bapak, putri. Bapak tahu tidak bermain-main dengan demon dan sebagainya ada konsekwensinya. Dan itu bisa melibatkan nyawa seseorang, ntah nyawa dari keluarga atau teman bapak sendiri. Kejadian yang hari ini terjadi, itu semua ulah dari bapak. Demon itu datang untuk menebus janji bapak. Bapak memang tidak kasihan sama anak Bapak sendiri. Anak bapak yang dengan teganya dijadikan korban persembahan. Pak, kalau bapak waras dan punya otak. Menjadi kaya itu bisa dengan cara yang wajar. Kerja keras , cari sampingan dan lain lain. Ga perlu main-mainan begitu. Pada akhirnya apa, bapak kewalahan sendirikan. Untungnya anak ini bisa diselamatkan. Karena istri bapak , otak nya jalan dan menghubungi saya. Kalau ngga anak bapak sudah mati. Sekarang sampai kedepannya, jangan lagi main -main dengan demon dan sebagainya. Cukup jadi pelajaran. “ pak Wahyu membalas “iya jeanice, bapak ga akan lakukan hal ini lagi.” dia pun menoleh ke arah istri dan anaknya “ mah, nak. Maafin bapak ya. Sudah mengorbankan kalian. Sebenarnya bapak melakukan semua ini agar kalian bahagia.” Ibu ratna berkata “ hidup bahagia itu tidak cuma dengan kekayaan yang berlimpah. Tapi dengan pengertian dan kasih sayang. Juga dukungan sudah cukup. Harta ga dibawa ampe mati pah.” Pak wahyu berkata “ iya mah, tapi mamah ampuni papah kan” ibu ratna menjawab “ untuk sekali ini, iya mamah maafin. Tapi janji jangan ulangi lagi”. Jeanice yang berada di tengah tengah mereka, berdiri sambil garuk garuk kepala dan berkata “ ya sudah yang penting sudah selesai, anak ibu dan bapak selamat. Cuma ya itu, jangan diulangi lagi. Jalani hidup sewajarnya aja. Toh dimana orang mau berusaha dan kerja keras akan mendapatkan apa yang di inginkan koq. Ya sudah, saya mau kembali ke rumah sudah jam 2 pagi mau istirahat.” Ibu ratna berkata kepada Jeanice “ Ok jeanice, ibu berterima kasih banyak sama kamu. Klo saja ibu ga kepikiran kamu. Anak ibu mungkin sudah tidak selamat jiwanya. “ Jeanice tersenyum sambil menyalakan rokok didepan ibu ratna dan berkata “ santai saja bu, ini sudah tugas saya” Jeanice pun langsung membalikkan badannya dan berjalan ke arah mobil holden hitamnya. Dan sebelum masuk kedalam mobil Jeanice berpesan “ Bu, selalu ingat. Jangan lagi suami ibu bermain main dengan demon.” lalu jeanice masuk k dalam mobil. Dan pergi meninggalkan rumah kediaman Caksono.
Next Case : Misteri hilangnya Jordan Di Hutan Aokigahara
Case 01 : The Caksono Family Case
CASE 02 :Misteri hilangnya jordan di hutan aokigahara part.1
Misteri hilangnya jordan di hutan aokigahara part.2
Misteri hilangnya jordan di hutan aokigahara part.3
CASE 03 : S.I.X (Supranatural Investigation Expert )
CASE 04 : POLTERGEIST
CASE 5 : HITOSHI, SANG BATTOUSAI PENGHANCUR IBLIS
CASE 6 : MISTERI RUMAH PEMUJA SETAN
CASE 7 : PETARUNGAN AMATERASU DAN SUSANOO - PART 01
PETARUNGAN AMATERASU DAN SUSANOO - PART 02
CASE 08 : JULIA DAN BUKU NECRONOMICON
CASE 09 : EXPERIMENT C-707
CASE 10 : DARK PHANTOM
Diubah oleh darkdimension77 27-09-2019 17:50
someshitness dan 5 lainnya memberi reputasi
6
5.6K
37
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
darkdimension77
#18

CASE 6 : MISTERI RUMAH PEMUJA SETAN
Sebuah rumah mewah berdiri dengan megah, dengan cat berwarna merah dan atapnya berwarna hitam. Rumah tersebut berlokasi di daerah pegunungan tepatnya di sekitaran puncak. Didalam rumah itu terlihat ada aktifitas, ada 12 orang berdiri mengitari meja altar. Dilantai ada sebuah gambar sigil pentagram, yang di gambar oleh darah. Ruangan itu hanya di terangi oleh obor dan lilin merah, tepat didepan altar terdapat patung baphomet yang terbuat dari potongan-potongan makhluk hidup. Sangat menyeramkan memang, kepalanya dari potongan kepala kambing , badannya dari potongan tubuh wanita, sayapnya dari sayap angsa namun di beri cat hitam. Proses pembuatan patung dari makhluk hidup itu menggunakan teknik taxidermis. Dimana setelah digabungkan, patung itu di awetkan. Lalu di vernish agar terlihat mengkilat. ke 12 orang itu bergumam seperti mengucapkan sebuah doa, tak lama sang pemimpin sekte berjalan sambil menggandeng wanita muda kisaran umur 25 dalam keadaan hamil menggunakan gaun transparan, wajahnya putih dan mukanya oriental. berjalan menuju ke altar, wanita itu dalam keadaan terhipnotis. Pemimpin sekte itu lalu menyuruh anak buah nya membuka gaun wanita itu. Dan membaringkannya di altar. Sang pemimpin sekte menghadap ke arah patung baphomet, mengambil sebuah pisau bermotif ular dari sebuah koper hitam kecil yang berada tepat dibawah kaki patung. Dan mengangkat ke langit-langit sambil membaca doa. Setelah itu dia membalikkan badannya ke arah wanita hamil yang berbaring di altar. Dan berkata dihadapan umat nya "Lihatlah anak-anakku, wanita ini adalah sebuah persembahan untuk sang raja. Raja kita yang agung, raja yang berkuasa di kegelapan. Lucifer ! Anak yang dikandung ini juga adalah persembahan untuk dia. Darah anak yang masih suci ini akan kita berikan. Ave satana ! " dan para pengikutnya pun berteriak " ave satana ". Lalu pemimpin sekte itu menusukkan pisaunya ke perut wanita itu dan disobek dari perut ke arah kemaluannya. Pemimpin sekte itu mengambil bayi yang ada didalamnya, memotong ari-arinya. Wanita yang terbaring di altar itu pun mati, bayi yang diangkat langsung di sayat di leher nya dan darahnya dituangkan ke dalam cawan yang terbuat dari silver. Dan cawan itu di berikan ke para umatnya untuk diminum. Pemimpin sekte pun meminum darah itu dan mengucapkan "ave satana !" sambil mengangkat cawan di hadapan umatnya. "Elias, elias ! kemari kamu !" teriak pemimpin sekte, Elias adalah salah satu umat yang masih muda. Dan dia baru 4 hari bergabung dengan sekte ini, karena diajak oleh temannya. Namun setelah apa yang dia lihat, dia dalam hati memutuskan untuk tidak melanjutkan untuk bergabung. Saat ritual, Elias berada di luar pintu berjaga-jaga. "Elias, kamu dan Bobby. Angkat dan bawa jasad wanita dan bayi ini ke belakang teras, dan gantung terbalik. Biarkan mengering dan membusuk hingga pagi. Siangnya baru kalian bakar sampai jadi abu, jangan sampai ada sisa tulang." Baik tuan, akan kami kerjakan" ucap Bobby. Mereka pun langsung mengangkat kedua jasad itu, dan berjalan menuju teras. Kedua jasad itu di gantung di halaman teras belakang rumah, dan ditinggalkan begitu saja.
Setelah acara ritual selesai, mereka kembali ke rumah mereka masing-masing. Begitu juga Elias, Elias adalah seorang anak muda yang tinggal disebuah kos disekitaran jakarta selatan. Dia bekerja sebagai staff disalah satu restoran di jakarta. Alasan mengapa dia bergabung dengan sekte itu adalah agar dia bisa menjadi kaya, dan itu juga karena ajakan dari temannya. Namun, setelah apa yang dia lihat. Elias memutuskan untuk berhenti. Memang tidak mudah, tapi dia yakin kalau dia bisa keluar dari lingkaran setan itu. Sesampainya di kos, Elias langsung mandi. Selesai mandi, elias langsung duduk di tempat tidurnya. Dia berkata dalam hati "sulit sekali sepertinya untuk keluar dari sekte itu, apakah ada cara untuk bisa keluar dari situ? pasti bisa tidak mungkin tidak bisa. Mungkin aku harus cari seseorang yang bisa membantu aku keluar. Pastinya bukan Bobby. Tapi siapa ya ?" tidak lama setelah dia berkata seperti itu, sebuah majalah yang ada di dinding rak buku. Jatuh dan memperlihatkan iklan kondom. Dalam iklan itu terdapat tulisan Six yang besar pada logo kondomnya. "aneh, ga ada angin koq buku bisa jatuh ya. Dan kenapa hrs gambar iklan ini sih, haha. menggoda banget, namun aku lelah untuk melakukan olah raga tangan." Elias lalu menaruh buku itu kembali ke tempatnya, dan tiba tiba magnet angka 6 yang ada di kulkas kecilnya pun jatuh. Elias langsung merasa aneh, kenapa dari tadi angka yang keluar itu 6. Lalu terdengar bisikan, "carilah Six" Elias kaget saat mendengar suara itu dan berkata "six ? siapa itu six ?" ponsel elias menyala dengan sendirinya, dan seolah ada yang mengetik di ponselnya. angka yang muncul di layar ponsel Elias, adalah nomer kontak S.I.X. Elias langsung mengambil ponselnya, dan terdengar lagi suara "six akan membantu kamu" setelah itu suaranya menghilang. Elias langsung menekan tombol call dan dari balik ponsel terdengar suara "hello dengan s.i.x" dan Elias berkata " hello, sepertinya aku membutuhkan bantuan mu".
Siang hari di kantor S.I.X, jeanice yang hari itu datang telat masuk kedalam. Dan melihat herry sedang serius bermain game di PC, " seru amat mainnya, main game apa itu ?" herry menjawab " oh ini kak, ini game Deffence of The Ancient atau singkatnya DoTA. Game moba gitu kak." Jeanice pun berkata "masih lama kelarnya her ? " dan herry menjawab "ntar lagi kak. Oh iya semalam ada yang menghubungi kita, untungnya saya masih ada dikantor semalam. "Jeanice bertanya kepada Herry "kali ini kasusnya apa her ?" dan Herry menjelaskan " begini kak, ada client yang ingin meminta tolong sama kita agar dia bisa keluar dari sebuah sekte. Nanti juga orangnya datang kesini." Jeanice berkata "memang orang luar boleh masuk ke sini" Herry membalas " ngga di ruangan kita juga, aku suruhnya ketemu di kafe kecil yang ada di lantai bawah. Nanti orangnya datang jam 2an kak." Jeanice berkata "ok. Nanti setengah dua kita sudah turun. Catherine, jangan lupa bawa VR untuk merekam percakapan kita. Tapi jangan kayak kemarin itu, kamu main potong pembicaraan. Jadi nyalain dulu baru bilang ok klo udah bisa mulai bicara." Catherine menjawab " wokeh kak !".
Tepat pukul setengah dua. Jeanice, Catherine dan Herry turun dari kantor nya dan menuju ke kafe kecil yang ada di lantai bawah. Di tengah jalan, mereka berpapasan dengan Grey. "buru buru sekali kalian ada apa ? dan tumben ini Catherine dan Herry ikut." Jeanice berkata "kita, lagi mau bertemu dengan klien. Mereka saya biarkan ikut sama saya. Karena, saya membutuhkan mereka juga dalam tiap misi yang nantinya kita jalani. Itu kalau tidak masalah bagi kamu Grey." dan Grey membalas "ok, tidak ada masalah sama sekali. Justru lebih bagus kalau kalian bekerja sama tidak hanya didalam ruangan. Memang sudah saat nya kedua hamster ini keluar dari kandangnya. haha" Catherine berkata "enak aja hamster pak. Memang nya kita semini itu ya. Tapi tidak apa apa deh, hamster lucu." Grey langsung memegang kepala Catherine dan berkata "tingkah lakumu yang seperti anak kecil masih saja ada. hahaha. Ya sudah kalian lanjutkan tugas kalian. Dan jeanice, besok saya mau kamu ke ruangan saya. Ada hal yang ingin saya beritahukan kepada kamu." Lalu Grey meninggalkan Jeanice dan yang lainnya berjalan menuju lift.
sesampainya di kafe, Jeanice melihat ada sosok lelaki duduk sendiri di ujung. Dengan wajah seperti orang bingung dan ketakutan. "Her, apakah itu orang yang kamu maksud mau datang ?" herry menjawab "mungkin kali ya kak. coba aja kita hampiri" lalu mereka berjalan menuju ke arah lelaki itu. Jeanice berkata "permisi, kita dari S.I.X. apakah benar kamu yang menghubungi kami ?" dan Elias menjawab "iya benar." Jeanice , herry dan catherine langsung duduk. " perkenalkan saya Jeanice, dan kedua orang ini adalah partner kerja saya. Catherine dan Herry. Kalau saya boleh tahu, kamu sedang ada masalah apa ?" lalu elias menceritakan semuanya ke Jeanice. "Jadi begitu ceritanya, bagi saya ini adalah kasus yang terbilang mudah untuk diatasi. Jadi, kapan kita bisa ke lokasi ? dan jam berapa biasa ritual dimulai ?" elias menjawab " tepat jam 1:00 pagi , kebetulan malam jumat minggu depan akan ada ritual lagi. Dan pemimpin sekte, pak Budi meminta anak buahnya untuk mencarikan gadis perawan untuk dijadikan tumbal." Lalu Jeanice menatap Herry tersenyum dan melihat ke arah Catherine. "mm, kenapa kak. Ada apa ya her ? koq kalian liatin aku sih ? feeling ngga enak nih" ucap Catherine sambil menikmati mocca latte nya melihat ke arah jeanice dan herry. "Elias, mengenai gadis perawan. tenang saja, catherine disini siap koq untuk menyamar jadi korban" ucap Jeanice sambil menepuk punggung Catherine dan tersenyum."oh no way kak ! meski mau dibayar berapapun aku ngga mau. Ini jadi tumbal buat setan.. fuck no kak." ucap Catherine sambil marah marah "tenang aja cath, kan ada kakak" kata Jeanice ke Catherine sambil memastikan dia akan baik-baik saja. "baiklah Elias, minggu depan kita jalan bareng. Nanti disana kita misah, aku dan herry akan menyamar jadi salah satu pengikut sekte kamu. Nanti kita tinggal bilang. Kita temen kamu agar mudah masuk ke dalam." ucap Jeanice. Lalu mereka melanjutkan pembicaraan mereka hingga sore.
Seminggu kemudian, tepat nya di sore hari pas malam jumat. Jeanice, Herry dan Catherine sedang bersiap siap di ruangan kantornya. Mereka juga menyiapkan alat-alat yang akan dibawa, meski tidak sebanyak saat menangani kasus di rumah kediaman Surya. Yang di bawa hanyalah senjata taser, jubah hitam, topeng berbentuk paruh burung, dan juga P3K. Setelah semua sudah di masukkan ke dalam koper peralatan, mereka langsung turun ke parkiran. Di situ Elias, sudah menunggu di sebelah mobilnya. "hey elias, maaf sudah membuat mu menunggu lama." Elias menjawab "iya tidak apa-apa" lalu Jeanice berkata kepada elias," ada baiknya kamu ikut kita saja, mobil kamu tinggalkan di kantor saja. by the way, kamu jangan banyak pikiran lagi. saya akan membantu mu keluar dari sekte itu dan saya akan bantu untuk merubuhkan bangunan itu agar tidak lagi beroperasi." Elias mengangguk dan berkata " ok, tapi mengenai merubuhkan rumah itu. Kak Jeanice akan meledakkan rumah itu dengan bom ?" Dan Jeanice berkata "sudah nanti juga kamu lihat dengan apa saya merubuhkan rumah itu" Lalu mereka semua masuk kedalam mobil van dan berangkat meninggalkan kantor. Langsung menuju lokasi.
Sesampainya di lokasi, mereka langsung memarkirkan mobilnya tidak jauh dari rumah yang dikenal sebagai rumah pemuja setan. Jeanice dan Herry langsung memakai jubah hitam dan topeng yang mereka bawa. Dan mereka pun memasukkan senjata taser ke dalam pouch yang ada di pinggang mereka. " Elias, kamu dan catherine masuk duluan. kita masuk belakangan. Catherine, kamu tenang saja. Kamu ga bakalan mati koq." ucap Jeanice ke Elias dan Catherine. Lalu Elias berjalan menuju pintu masuk bersama Catherine. " siapa wanita ini Elias ?" tanya bobby ke Elias "ini adalah wanita yang akan dijadikan persembahan. Dan tenang saja dia masih perawan, karena itukan yang di minta" ucap elias. Lalu mereka dibukakan pintu dan masuk. "pak Budi ini wanita yang masih perawan, yang pak budi minta kita untuk cari." Pemimpin sekte itu melihat catherine dari kaki sampai kepala, " elias, buka baju dia. untuk memastikan, kalau yang kamu bawa ini memang benar masih perawan." lalu catherine membentak pemimpin sekte itu " eh, om genit. Jangan macam macam ya sama saya ! Belum pernah saya hajar ya om. Sampai om berani menyentuh tubuh saya ataupun kamu elias, akan saya hajar. beneran ga main main saya !" lalu pemimpin sekte itu menampar catherine dengan keras hingga keluar darah dari mulutnya " diam kau pramuria murahan ! Elias cepat buka baju dia !". Elias, mau tidak mau membuka baju catherine. Catherine berdiri tanpa busana, menahan rasa sakit di bagian pipinya dan dia pun menangis saat tubuh nya di raba oleh pemimpin sekte itu. "Ok, wanita ini ternyata masih perawan. Bawa dia ke ruang altar dan ikat dia di meja penyiksaan. Suruh semua anggota untuk jangan memakai baju. Jadwal kita hari ini adalah ritual sex masal, dan ditutup dengan ritual meniduri wanita perawan yang kamu bawa ini. Siapkan juga belati untuk menyayat leher dia dan gunting untuk memotong kemaluannya." ucap pemimpin sekte itu. Lalu Catherine dibawa keluar dari kamar pemimpin sekte itu dan dibawa ke lantai atas ke ruangan ritual. Sesampainya di lantai atas , Catherine di baringkan diatas meja yang sudah dipersiapkan. dalam keadaan telanjang. kedua tangannya di ikat, kaki nya di ikat secara melebar. Kepalanya di pasung, dan mulutnya di pakaikan gag ball. Sudah semacam BDSM. Elias berkata kepada Catherine " maafkan aku ya catherine. Semoga semua ini bisa cepat dengan selesai." lalu bobby masuk ke ruangan dan berkata " Elias, apakah sudah siap ?" dan Elias berkata "sudah bob". Dan bobby mulai memberitahukan para anggota sekte untuk naik ke atas, para anggota sekte pun naik dan masuk ke dalam ruangan ritual. Di depan altar, Elias berkata " kepada seluruh anggota sekte yang hadir, hari ini jadwalnya adalah ritual sex masal. Setelah itu, para anggota sekte yang lelaki di beri kesempatan untuk meniduri wanita yang masih perawan ini." setelah memberitahukan jadwal kepada anggota sekte, Elias meninggalkan altar. Didalam ruangan itu, Jeanice dan Herry berdiri di dekat pintu masuk. mereka saling melihat dan berkata "sungguh menjijikan sekali, aku merasa bersalah sudah menyuruh catherine untuk pura-pura menjadi korban." dan herry menjawab "aku percaya sama kakak. Secara kakak sudah berjanji untuk menyelamatkan dia." Tiba-tiba terdengar suara gong dari luar pintu, pintu terbuka dan pemimpin sekte masuk kedalam bersama kedua asistennya. Mereka berjalan menuju altar sambil membaca doa. Jeanice pun langsung melihat ke arah patung baphomet itu dan melihat ada cahaya berwarna merah dari mata patung itu. Dan dia tersenyum, Jeanice berkata dalam hati "baphomet, hari ini adalah hari terakhir kamu berada di rumah ini. Aku akan menghancurkan mu dan membinasakan mu dari muka bumi. mengirimmu kembali ke tempat asal mu." tiba tiba terdengar suara menyeramkan "sebelum kamu menghabisi ku, kamu yang akan ku habisi duluan. Jeanice, anak dari keluarga Ravenclaw" Jeanice langsung menatap tajam ke arah patung itu dan berkata "coba saja." Pemimpin sekte itu berdiri di altar, memberikan kata sambutan kepada anggota yang hadir. " bapak dan ibu sekalian, kepada para muda mudi yang sudah menyempatkan untuk hadir. Saya ucapkan selamat datang dan selamat malam. kembali kita bersama, akan mengadakan ritual untuk menunjukkan kesetiaan kita kepada sang raja. Lucifer, putra fajar dari timur. Hari ini kita akan bersenang senang, hari ini kita akan menabur benih. hari ini kita akan melakukan seks masal, setelah itu acara ditutup dengan meniduri wanita cantik yang ada di sebelah saya ini. Dan, jika sudah selesai kita akan memberikan persembahan kepada sang raja. Darah segar dari wanita ini" Anggota sekte pada memberikan tepuk tangan dan berteriak " ave Satana !" lalu pemimpin sekte melanjutkan pidato nya "marilah saudara saudari ku, bersama kita tanggalkan jubah kita. marilah kita mulai proses ritual kita." Catherine terlihat ketakutan dan gemetar, takut bila Jeanice gagal menyelamatkan dia. Tiba-tiba Jeanice teriak "tidak semudah itu ferguso ! " jeanice membuka jubah nya dan mengarahkan sebuah pistol magnum ke arah pemimpin sekte itu. "kak, sejak kapan kakak bawa senapan tajam" ucap heru. Jeanice mengedipkan mata ke herry dan berkata "cepat selamatkan catherine, biar saya urus semua yang ada disini" lalu Herry bergegas berlari menuju altar dan menyelamatkan catherine. "catherine, bang herry datang. Tunggu biar aku buka semua ikatan ini." setelah di bukakan dari segala ikatan dan dari pasungan. Herry menutupi tubuh catherine dengan jubah yang dikenakan herry. Saat Herry dan catherine mau keluar, mereka di cegat oleh para anggota sekte. Jeanice berteriak ke arah anggota itu "biarkan mereka pergi ! urusan kalian itu sama saya ! hey pak tua ! bilang sama anggota mu untuk biarkan teman-teman saya pergi !" lalu pemimpin sekte itu memberikan signal kepada anggotanya, untuk membiarkan herry dan catherine pergi meninggalkan ruangan. di depan pintu elias memberi pertolongan kepada herry dan catherine, mereka di bantu keluar dari pintu belakang. Lalu terdengar suara " pengkhianat ! teganya kau mengkhianati teman kamu dan sekte kamu ! mengapa kamu melakukan hal ini ? tahu gitu saya tidak memasukkan kamu ke dalam organisasi ini !" lalu Elias menyuruh Herry dan Catherine untuk terus berjalan ke tempat aman. Elias membalikkan badannya dan menatap Bobby "aku tidak menyangka kalau akan seperti ini bob. Harus melibatkan jiwa manusia. Awal aku kira hanya ritual biasa, yang tidak membutuhkan jiwa manusia." dan bobby membalas " kamu kenapa bodoh sekali elias. Dimana mana kalau mau sukses secara jalur ilmu hitam, harus ada yang di korbankan yaitu nyawa. Ternyata km ok ok , iya iya, ternyata kamu tidak tahu akan hal ilmu hitam akan ritual kegelapan. Tapi mau gimana lagi ya, bodoh akan tetap bodoh selamanya hahaha." Elias tidak terima dengan ucapan bobby, dan dia berlari dan melayangkan pukulan keras ke Bobby. mereka bergulat dan bertengkar.
0