- Beranda
- Stories from the Heart
Underworld War in Africa (Action, Vampire)
...
TS
smersh64
Underworld War in Africa (Action, Vampire)

Halo agan agan kali iki gua menerbitkan SFTH sing ke 16 yaitu Underworld War in Africa
dan tanpa basa basi meneh TS persembahkan 
NOTE : Iki adalah kisah pertempuran pemburu vampir yang dipimpin Daniel Craig serta Scott Adkins melawan Vampir Afrika tahun 2019, dadi ono karakter baru lho

Prologue
South Africa
10 January 2019
Tim Daniel dan 3 tim lainnya tiba di Afrika Selatan dengan pakaian & bekal seadanya mereka lalu disambut pemilik PMC yang bernama Leonardo DiCaprio "Kolonel Daniel Craig dan Mayor Scott Adkins?"
"Ya"
"Selamat datang di Afrika Selatan, namaku adalah Leonardo DiCaprio aku adalah mantan personel Navy SEAL sekaligus pemilik Blackwater, kalian pasti datang untuk lari dari sesuatu"
"Ya, kami tinggalkan Inggris karena tidak ingin terlibat pemusnahan vampir di Inggris yang sudah berdamai dengan manusia sejak tahun 1920"
"Ah aku tahu sialan itu, Reza Rahadian. Pecatan Kostrad itu mencoba menyewa kontraktorku untuk membunuh vampir Inggris tapi aku langsung menolaknya mentah mentah dan terus terang"
Flashback (Leonardo)
29 December 2018
Leonardo mendapat E-Mail calon klien yang sangat dikenalnya (Reza Rahadian) "Hmmm si brengsek sialan itu, apa maunya?" batinnya dengan curiga yang segera membuka E-Mail Reza.
"Yang terhormat Direktur Blackwater
Saya butuh bantuan kalian untuk mengeliminasi vampir Inggris, mereka berbahaya sekali karena membunuh orang Indonesia seperti teman temanku saat Sekolah Dasar, Saya akan membayar kalian sekitar $ 2.000.000 jika kalian mau membantu saya.
Begini rinciannya, Kalian hancurkan istana mereka dengan kontraktor yang membawa RPG-29 dan bunuh Raja dan Ratu Vampir Inggris itu apapun cara kalian yang penting semua vampir Inggris itu musnah.
Reza Rahadian"
Setelah mengecek sejarah vampir dalam buku yang dibelinya beberapa hari lalu, Leonardo langsung membalas E-Mail Reza
"Kami tidak mau menerima klien yang latar belakangya pembunuh warga sipil Papua seperti kau, apalagi kalau membunuh vampir yang berdamai dengan manusia dasar Anjing Indonesia pembohong!"
Now
"Kami tak menyangka kau bisa mengenali si brengsek itu, Pak"
"Ya, sekarang karena kalian sudah disini dan bergabung denganku kalian akan mendapat persenjataan yang mutakhir serta bayaran tinggi"
"Ah terima kasih Pak"
"Sama sama"
Chapter 1
Blackwater HQ (South Africa)
12 January 2019
07:00
Leonardo memberikan informasi soal kontrak dari Pemerintah Nigeria "Pemerintah Nigeria telah mengontrak kita dengan dana US$ 30.000.000 untuk eliminasi gerilyawan vampir beserta Raja Vampir Nigeria yang membunuh warga sipil"
"Berapa jumlah gerilyawan itu Pak?" tanya Daniel
"80 Gerilyawan, gerilyawan itu bersenjata RPG-7, AK-47, Senapan Mesin Berat Kord & Mosin-Nagant versi Obrez"
"Kapan kami berangkat ke sana Pak?"
"Tanggal 22, sekarang berlatihlah untuk misi di Nigeria"
"Ya Pak"
Mereka lalu berlatih tempur untuk misi di Nigeria, lalu pada tanggal 17 Januari mereka siap untuk bertempur di Nigeria.
18 January 2019
09:00
Scott sedang membersihkan senapan M16A2 miliknya luar dalam ketika Leonardo menyapanya "Sedang membersihkan senapanmu, Mayor?"
"Ya"
"Ah, seri M16 memang susah dirawat belum lagi macet ketika baku tembak di lingkungan berdebu serta berlumpur dan berpasir, mengapa tidak gunakan AK-47 yang andal dan gampang dirawat?"
"Akurasi jelek ketika ditembakkan dalam mode otomatis penuh"
"Baiklah, kita bertemu 2 jam lagi di Lobi untuk pengarahan"
11:00
"Dengar semuanya kita berangkat lebih awal dari jadwal yang ditetapkan yaitu besok"
"Ya Pak!"
"Kita bertemu pasukan komando AD Nigeria, mereka menunggu kita di pinggiran kota Lagos sekarang kalian latihan tempur terakhir kali sebelum kita berangkat ke Nigeria pukul 02:00 besok"
Mereka pun berlatih lagi untuk misi Nigeria, setelah selesai dengan latihan misi mereka lalu di briefing oleh Leonardo "Semuanya, kita dikontrak oleh Reza sialan itu lagi tapi jangan khawatir aku sudah menolak mentah mentah dan mengancam memperkarakan Reza di Mahkamah Internasional jadi kalian bisa fokus untuk misi Nigeria besok"
"OOORAH!" seru keempat tim pemburu vampir.
Chapter 2
Lagos, Nigeria
19 January 2019
12:00
Mereka disambut komandan pasukan komando AD Nigeria "Selamat datang Kolonel Daniel Craig & Mayor Scott Adkins"
"Terima kasih Jenderal"
"Sama sama, kami butuh bantuan kalian dalam misi satu atau dua hari. Para gerilyawan iblis itu membunuh warga sipil termasuk anak anak"
"Saya tahu Jenderal, itu sebabnya kami datang"
13:00
Daniel, Scott serta 2 tim lainnya dan pasukan komando AD Nigeria mulai menyerang markas gerilyawan yang merupakan bekas sekolah selama 30 menit ketika mereka menemukan persenjataan rudal anti pesawat Stinger dan seragam AB AS setelah serbuan usai "Sial Pak, mereka punya Stinger dan seragam pasukan AS untuk berencana menjebak AS jika mereka menembak pesawat penumpang Rusia" ujar pemimpin tim 3 yang bernama Itay Tiran (Mantan personel Sayeret Mat'kal)
"Ya, kami tahu Kapten"
"Kita siap siap nanti malam untuk serbuan gabungan...."
Tiba tiba hujan mortir kaliber 60mm yang dilontarkan gerilyawan berjatuhan "Mortir!!" seru Daniel yang lalu memerintahkan anak buahnya mencari sarang mortir "Cari sarang mortir itu!, aku akan lindungi kalian!"
"Pak!, biar kami saja yang cari sarang mortir gerilyawan dan menghancurkannya, kalian amankan barang buktinya!" seru komandan tim komando AD Nigeria yang berpangkat Mayor
"OK Mayor, Sampai ketemu beberapa jam lagi"
14:00
Para prajurit komando AD Nigeria yang tiba di markas langsung memberitahu Daniel "Pak, kita sudah hancurkan gerilyawan vampir sebanyak 60 vampir"
"Berapa banyak yang tewas di pihakmu Mayor?" tanya Itay
"1 orang pak sisanya luka ringan akibat terserempet peluru"
"Turut berduka untuk yang tewas, Kita akan menyerang lagi pukul 6 sore, istirahatlah Mayor" tutup Scott
TO BE CONTINUED
CHAPTER 3 & 4
CHAPTER 5 & 6
CHARACTER
Spoiler for MAIN CHARACTER:
Spoiler for FLASHBACK CHARACTER:
SIDE STORY
[SIDE STORY] BEFORE WAR IN 2019 UNTIL 2040
[URL="https://www.kaskus.co.id/show_post/5d120844e83c72324b604f8f/19/side-storyS E N S O Ring-un-secretary-general-in-gabon"][SIDE STORY] ESCORTING UN SECRETARY-GENERAL IN GABON[/URL]
[SIDE STORY] OPERATION BARRAS (GHANA)
[SIDE STORY] WAR IN ANGOLA
[SIDE STORY] GUARDING TANZANIAN EDUCATION MINISTER
[SIDE STORY] BATTLE OF TANZANIA
[LAST SIDE STORY] DANIEL DECISION
ARMAMENT
VAMPIRE HUNTER IN AFRICA FIREARMS
LEONARDO'S BLACKWATER FIREARMS
Diubah oleh smersh64 19-07-2019 12:56
aira.andria39 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
7K
190
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
smersh64
#2
CHAPTER 5 & 6
Chapter 5
25 September 2019
Blackwater HQ (South Africa)
Sembilan bulan kemudian Leonardo sedang membaca koran yang tajuk berita utamanya pembunuhan Keluarga Iko Uwais "Bedebah!" umpatnya dalam hati karena ia sudah menduga Reza merekrut eks pasukan khusus untuk membantai orang yang diduga vampir serta vampir yang berdamai dengan manusia.
"Pak, saya juga baca beritanya. kasihan sekali agen Interpol itu"
"Saya juga dengar laporan anak buah saya di SAS bahwa sebelum pembunuhan itu Reza sudah merekrut Eks Tontaipur Kostrad yang dipecat sebanyak 10 tim dari bulan Juli, sebenarnya Reza dan wakilnya Iqbal Ramadhan sudah tertangkap polisi Inggris bulan Agustus lalu tapi karena kurangnya bukti mereka akhirnya dilepas"
"Brengsek sialan!" maki Ryan
"Sekarang kita dapat status buronan oleh Interpol, Iko Uwais serta Count Dracula dan gerilyawannya gara gara Reza dan Iqbal sialan itu" tutup Itay dengan panik
"Tenang semuanya, kita tidak terlibat komplotan Reza itu"
Anak buah tim Itay langsung memanggil Leonardo "Pak kau harus lihat ini, ini gawat sekali"
Semua kontraktor termasuk Daniel & Scott melihat berita di TV pun terkejut karena tudingan bahwa Blackwater memasok senjata (Beretta 92FS) untuk pembunuhan keluarga Iko "Ini tidak mungkin!....." teriak Leonardo frustasi
"Mudah mudahan tudingan itu tidak benar"
"Kita tidak punya Beretta 92FS dalam inventaris, Daniel!"
"Ya Pak Leonardo tapi kau harus tenang"
5 menit kemudian mereka melihat berita bantahan Presiden Interpol dengan seksama "Blackwater tidak memasok senjata tersebut karena perusahaan militer swasta itu sangat anti menerima kontrak dari calon klien yang terlibat kejahatan perang manapun, jangan lupa pistol itu tidak ada dalam inventaris Blackwater dan organisasi HAM yang menuding tanpa bukti harus bertanggung jawab atas kepanikan yang terjadi"
"Syukurlah tudingan itu tidak benar"
"Tapi anak buah kalian tidak bisa pulang ke Inggris karena jadi buronan Count Dracula dan gerilyawannya, Kolonel Daniel & Mayor Scott"
"Sudahlah Kapten Itay, kita tidak akan pernah lakukan pembunuhan vampir yang berdamai dengan manusia"
21 November 2019
Blackwater HQ (South Africa)
07:00
Leonardo sedang membaca berita dari internet yang tajuk utamanya Reza tewas dalam serangan Iko dan gerilyawan vampir Inggris pun langsung puas "Akhirnya Reza dan pasukan pembunuh vampir sialannya itu tewas juga dibantai Iko Uwais serta personel Interpol dan gerilyawan vampir Inggris" ucapnya senang
"Kami juga turut bersuka cita atas tewasnya Reza" tambah Scott dan Daniel yang melihat tingkah laku Itay dan Ryan saat berpesta merayakan tewasnya Reza
Chapter 6 (Final Chapter)
23 November 2019
Sierra Leone
10:00
Leonardo membriefing Daniel dan 3 tim lainnya "Perhatian semuanya, kita dibayar sekitar US$ 300.000.000 oleh Pemerintah Sierra Leone untuk netralisir Raja Vampir yang bernama Shosha Foday, kami sudah dapat bukti dari Investigator PBB bahwa dia dan gerilyawannya membunuh warga sipil dalam sebuah eksekusi"
"Berapa banyak warga sipil yang mereka bunuh?" tanya Itay
"200 orang dalam sehari Kapten Itay, itu sebabnya kau membawa pelontar granat Milkor M32"
"Ya Pak"
"Ayo kita habisi Foday dan gerilyawan vampirnya" tutup Leonardo
"OOOORAH!"
12:00
Leonardo bersama 4 tim pemburu vampir serta 140 prajurit AD Sierra Leone bersiap siap menyerbu markas gerilyawan vampir Sierra Leone yang membantai rakyat sipil "Siap Kolonel Daniel?"
"Aku siap Kapten"
"Kami di posisi Kapten Leonardo"
"Mari kita tamatkan riwayat Raja Vampir Sierra Leone"
Itay yang siap menembakkan Pelontar Granat M32 itu langsung diperintahkan Leonardo "Tembak!"
Begitu serangan pembuka dimulai Leonardo, Daniel, Scott serta Itay dan Ryan merangsek masuk dengan anak buah mereka, pertempuran berlangsung brutal dari kedua pihak sampai Leonardo tertembak oleh salah satu gerilyawan vampir sebanyak 3 peluru di perutnya saat menyerbu kamar Raja Vampir Sierra Leone, Daniel dan Scott langsung membalas dengan M16A3 milik mereka yang menewaskan kedua gerilyawan vampir serta Raja Vampir yang jahat tersebut.
"Pak!, bertahanlah!, Medis!" teriak Itay
"Kalian berhasil menewaskan.... gerilyawan vampir Sierra Leone.... aku bangga dengan kualitas kalian..... aku ingin kalian menyampaikan ini pada kekasihku.... katakan saja diriku gugur...... Selamat tinggal Kolonel"
Itay yang menyaksikan Leonardo gugur terpukul bersama anak buahnya, Scott serta Ryan juga terpukul melihat atasan mereka gugur dalam pertempuran melawan vampir.
"Kita bawa jenazahnya pulang ke Afrika Selatan"
"Ya Kolonel"
25 November 2019
South Africa
Pemakaman Leonardo dihadiri para tim pemburu Vampir serta para kontraktor dan kekasih dari Leonardo, Daniel memberi uang kompensasi US$ 8.000 pada kekasih Leonardo "Terima kasih Pak"
"Sama sama"
Setelah pemakaman Leonardo selesai, mereka pun kembali ke Markas Besar Blackwater dengan masih diliputi duka, Wakil Direktur Blackwater pun berkata pada mereka "Jika ingin keluar dari sini saya persilahkan karena Pak Leonardo sudah menulis surat wasiat padaku untuk mengizinkan kalian keluar jika berhasil menyelesaikan misi terakhir di Sierra Leone"
"Terima kasih Pak"
Mereka lalu mengemas pakaian serta peralatan pribadi mereka lalu dengan langkah yang berat mereka pun menuju suatu kota di Afrika Selatan.
28 November 2019
South Africa
Itay dan Ryan memutuskan keluar dari tim pemburu vampir "Pak, terima kasih telah menerima kami. kini kami akan kembali ke kehidupan sipil yang damai"
"Silahkan, kami juga akan merekrut para veteran SAS untuk menggantikan kalian"
"Terima kasih Pak"
Lalu Itay dan Ryan yang membawa anak buahnya keluar dari Markas Pemburu Vampir Afrika pun berjalan menuju masa depan yang pasti (menjadi penjaga konservasi alam di Zambia)
30 November 2019
South Africa
Para veteran SAS yang datang ke Afrika Selatan disambut Daniel & Scott "Selamat datang anak anak"
"Terima kasih Pak"
"Kalian sudah jujur dalam mengisi formulir pendaftaran terutama tidak terlibat kejahatan perang apapun, sekarang kalian istirahat dulu besok setelah 1 Desember kita akan latihan untuk pertempuran melawan vampir yang memulai aksi memerangi manusia di beberapa negara Afrika"
Daniel dan Scott kini memiliki 2 tim baru setelah tim Itay dan Ryan keluar dari tim pemburu vampir Afrika, mereka bersiap siap menghadapi pertempuran tahun 2020 di benua Afrika.
THE END
25 September 2019
Blackwater HQ (South Africa)
Sembilan bulan kemudian Leonardo sedang membaca koran yang tajuk berita utamanya pembunuhan Keluarga Iko Uwais "Bedebah!" umpatnya dalam hati karena ia sudah menduga Reza merekrut eks pasukan khusus untuk membantai orang yang diduga vampir serta vampir yang berdamai dengan manusia.
"Pak, saya juga baca beritanya. kasihan sekali agen Interpol itu"
"Saya juga dengar laporan anak buah saya di SAS bahwa sebelum pembunuhan itu Reza sudah merekrut Eks Tontaipur Kostrad yang dipecat sebanyak 10 tim dari bulan Juli, sebenarnya Reza dan wakilnya Iqbal Ramadhan sudah tertangkap polisi Inggris bulan Agustus lalu tapi karena kurangnya bukti mereka akhirnya dilepas"
"Brengsek sialan!" maki Ryan
"Sekarang kita dapat status buronan oleh Interpol, Iko Uwais serta Count Dracula dan gerilyawannya gara gara Reza dan Iqbal sialan itu" tutup Itay dengan panik
"Tenang semuanya, kita tidak terlibat komplotan Reza itu"
Anak buah tim Itay langsung memanggil Leonardo "Pak kau harus lihat ini, ini gawat sekali"
Semua kontraktor termasuk Daniel & Scott melihat berita di TV pun terkejut karena tudingan bahwa Blackwater memasok senjata (Beretta 92FS) untuk pembunuhan keluarga Iko "Ini tidak mungkin!....." teriak Leonardo frustasi
"Mudah mudahan tudingan itu tidak benar"
"Kita tidak punya Beretta 92FS dalam inventaris, Daniel!"
"Ya Pak Leonardo tapi kau harus tenang"
5 menit kemudian mereka melihat berita bantahan Presiden Interpol dengan seksama "Blackwater tidak memasok senjata tersebut karena perusahaan militer swasta itu sangat anti menerima kontrak dari calon klien yang terlibat kejahatan perang manapun, jangan lupa pistol itu tidak ada dalam inventaris Blackwater dan organisasi HAM yang menuding tanpa bukti harus bertanggung jawab atas kepanikan yang terjadi"
"Syukurlah tudingan itu tidak benar"
"Tapi anak buah kalian tidak bisa pulang ke Inggris karena jadi buronan Count Dracula dan gerilyawannya, Kolonel Daniel & Mayor Scott"
"Sudahlah Kapten Itay, kita tidak akan pernah lakukan pembunuhan vampir yang berdamai dengan manusia"
21 November 2019
Blackwater HQ (South Africa)
07:00
Leonardo sedang membaca berita dari internet yang tajuk utamanya Reza tewas dalam serangan Iko dan gerilyawan vampir Inggris pun langsung puas "Akhirnya Reza dan pasukan pembunuh vampir sialannya itu tewas juga dibantai Iko Uwais serta personel Interpol dan gerilyawan vampir Inggris" ucapnya senang
"Kami juga turut bersuka cita atas tewasnya Reza" tambah Scott dan Daniel yang melihat tingkah laku Itay dan Ryan saat berpesta merayakan tewasnya Reza
Chapter 6 (Final Chapter)
23 November 2019
Sierra Leone
10:00
Leonardo membriefing Daniel dan 3 tim lainnya "Perhatian semuanya, kita dibayar sekitar US$ 300.000.000 oleh Pemerintah Sierra Leone untuk netralisir Raja Vampir yang bernama Shosha Foday, kami sudah dapat bukti dari Investigator PBB bahwa dia dan gerilyawannya membunuh warga sipil dalam sebuah eksekusi"
"Berapa banyak warga sipil yang mereka bunuh?" tanya Itay
"200 orang dalam sehari Kapten Itay, itu sebabnya kau membawa pelontar granat Milkor M32"
"Ya Pak"
"Ayo kita habisi Foday dan gerilyawan vampirnya" tutup Leonardo
"OOOORAH!"
12:00
Leonardo bersama 4 tim pemburu vampir serta 140 prajurit AD Sierra Leone bersiap siap menyerbu markas gerilyawan vampir Sierra Leone yang membantai rakyat sipil "Siap Kolonel Daniel?"
"Aku siap Kapten"
"Kami di posisi Kapten Leonardo"
"Mari kita tamatkan riwayat Raja Vampir Sierra Leone"
Itay yang siap menembakkan Pelontar Granat M32 itu langsung diperintahkan Leonardo "Tembak!"
Begitu serangan pembuka dimulai Leonardo, Daniel, Scott serta Itay dan Ryan merangsek masuk dengan anak buah mereka, pertempuran berlangsung brutal dari kedua pihak sampai Leonardo tertembak oleh salah satu gerilyawan vampir sebanyak 3 peluru di perutnya saat menyerbu kamar Raja Vampir Sierra Leone, Daniel dan Scott langsung membalas dengan M16A3 milik mereka yang menewaskan kedua gerilyawan vampir serta Raja Vampir yang jahat tersebut.
"Pak!, bertahanlah!, Medis!" teriak Itay
"Kalian berhasil menewaskan.... gerilyawan vampir Sierra Leone.... aku bangga dengan kualitas kalian..... aku ingin kalian menyampaikan ini pada kekasihku.... katakan saja diriku gugur...... Selamat tinggal Kolonel"
Itay yang menyaksikan Leonardo gugur terpukul bersama anak buahnya, Scott serta Ryan juga terpukul melihat atasan mereka gugur dalam pertempuran melawan vampir.
"Kita bawa jenazahnya pulang ke Afrika Selatan"
"Ya Kolonel"
25 November 2019
South Africa
Pemakaman Leonardo dihadiri para tim pemburu Vampir serta para kontraktor dan kekasih dari Leonardo, Daniel memberi uang kompensasi US$ 8.000 pada kekasih Leonardo "Terima kasih Pak"
"Sama sama"
Setelah pemakaman Leonardo selesai, mereka pun kembali ke Markas Besar Blackwater dengan masih diliputi duka, Wakil Direktur Blackwater pun berkata pada mereka "Jika ingin keluar dari sini saya persilahkan karena Pak Leonardo sudah menulis surat wasiat padaku untuk mengizinkan kalian keluar jika berhasil menyelesaikan misi terakhir di Sierra Leone"
"Terima kasih Pak"
Mereka lalu mengemas pakaian serta peralatan pribadi mereka lalu dengan langkah yang berat mereka pun menuju suatu kota di Afrika Selatan.
28 November 2019
South Africa
Itay dan Ryan memutuskan keluar dari tim pemburu vampir "Pak, terima kasih telah menerima kami. kini kami akan kembali ke kehidupan sipil yang damai"
"Silahkan, kami juga akan merekrut para veteran SAS untuk menggantikan kalian"
"Terima kasih Pak"
Lalu Itay dan Ryan yang membawa anak buahnya keluar dari Markas Pemburu Vampir Afrika pun berjalan menuju masa depan yang pasti (menjadi penjaga konservasi alam di Zambia)
30 November 2019
South Africa
Para veteran SAS yang datang ke Afrika Selatan disambut Daniel & Scott "Selamat datang anak anak"
"Terima kasih Pak"
"Kalian sudah jujur dalam mengisi formulir pendaftaran terutama tidak terlibat kejahatan perang apapun, sekarang kalian istirahat dulu besok setelah 1 Desember kita akan latihan untuk pertempuran melawan vampir yang memulai aksi memerangi manusia di beberapa negara Afrika"
Daniel dan Scott kini memiliki 2 tim baru setelah tim Itay dan Ryan keluar dari tim pemburu vampir Afrika, mereka bersiap siap menghadapi pertempuran tahun 2020 di benua Afrika.
THE END
Diubah oleh smersh64 25-06-2019 14:24
LionelRoffy dan 5 lainnya memberi reputasi
6


