- Beranda
- Stories from the Heart
Feraldi Dan Kisah Cintanya
...
TS
vizum78
Feraldi Dan Kisah Cintanya
GIF

7 tahun bersamanya.....
7 tahun masa terindah...
7 tahun masa tergelap bagi aku...
Feraldi menuliskan ini dengan hati yang berduka saat itu, semua berlalu di hadapannya,sunyi dan begitu cepat.
"Aaaaaah,seandainya Ibu tau keadaan hubungan kami yang mulai terasa hambar dan sekarang ini sudah jarang kami berkomunikasi lagi!",
keluh Feraldi dalam hati.
Seminggu kemudian Echie mengirim kabar,bahwa dia akan ikut proyek Ayahnya keluar kota kepada Feraldi dan semenjak itupun feraldi dan kekasihnya mulai jarang berkomunikasi atau lebih tepatnya,Feraldi mulai pasrah dengan apa yang akan terjadi nanti dengan hubungan dia dan kekasihnya.
Harus diakui selama ini Echie lah yang sering membantu Feraldi dalam segala kesulitan finansial dan hal tersebut masuk ke zona nyaman Feraldi,membuat Feraldi terkesan jadi pemalas.
Belum lagi keberanian kekasihnya tuk meninggalkan aliran kepercayaan orang tuanya demi bersama Feraldi,
Semuanya mungkin tidak begitu di perhatikan Feraldi,tertutup dengan masalah keluarga Feraldi yang lagi jatuh ekonominya.
Selepas mengantar ibunya,Feraldi mengendarai mobilnya menuju rumah sahabatnya Adek yang merasa sok ganteng,
Bagai disambar petir,sekejap wajah Feraldi memerah seperti wajah orang yg lagi marah lalu perlahan pucat sedih mulai tampak menghiasi wajahnya.
Tampak disana Echie lagi memposting foto-foto pra weddingnya dilanjutkan dengan foto-fotonya saat menikah,semua terasa menusuk dada Feraldi begitu dalam.
"Akhirnya terjawab semua,segala kerisauanku dalam sikapmu beberapa bulan ini,akhirnya engkau kembali ke kepercayaanmu semula dan menikah dengan seseorang yang telah di jodohkan olehmu,
Ternyata inilah endingnya dari hubungan kita Chie!",
keluh Feraldi dalam hati.
Feraldi merebahkan tubuhnya di pembaringan kamarnya sembari di iringi lagu "Knife" dia berkata pelan tuk dirinya sendiri.
7 tahun engkau berjuang sendirian tuk cinta kita.....
7 tahun pula aku terlalu malas dan manja padamu....
Maapkan aku yank selama ini egois akan cintaku sendiri....
Maapkan aku yank selama ini membiarkanmu berjuang sendirian....
Maapkan aku yank menjadi cowok yang berjiwa penakut...
Seiring dengan tertutupnya mata feraldi yang masih berhiaskan airmata,suasana kamar feraldi terasa sunyi hingga....

7 tahun bersamanya.....
7 tahun masa terindah...
7 tahun masa tergelap bagi aku...
Feraldi menuliskan ini dengan hati yang berduka saat itu, semua berlalu di hadapannya,sunyi dan begitu cepat.
Spoiler for :
"Feraldiiiii....!!",
sebuah panggilan yang menyadarkan Feraldi dari lamunannya,
"Antar Ibu ke rumah Tante Hesti yaa, sekarang!",
perintah sang Ibu,
"iyaa Bu,sebentar,Feraldi mau cuci muka dulu",
jawab Feraldi dari dalam kamar.
"Kog Echie nggak pernah kerumah lagi Fer ?",
tanya Ibu karena lama tidak melihat kekasih Feraldi datang kerumah lagi.
"Kmaren-kmaren katanya dia lagi sibuk Bu,ikut proyek Ayahnya di Riau selama 3 bulan Bu!",
jawab Feraldi,sembari fokus mengendarai mobil tuanya menuju rumah Tante Hesti,Adik dari Ibunya.
"Jadi kabarnya gimana Fer?",
tanya Ibu,sesampainya di rumah Tante Hesti,
"Entahlah Bu,Feraldi lagi malas ganggu dia yang lagi kerja disana!",
jawab Feraldi sekenanya.
"Lha gimana sih,kamu kan pacarnya,masa nggak pengen tau keadaanya disana?",
tanya Ibu lagi.
"Iyaa Bu, nanti Feraldi tanyain dah,oya Bu,jam berapa mau Feraldi jemput Bu, nanti kalo mau pulang?",
tanya Feraldi.
"Nggak usah Fer,paling Om Bima yang antar Ibu pulang",
jawab Ibu sambil menutup pintu mobil,
"Oke dah Bos,Feraldi jalan dulu yaa Bu",
kata Feraldi,
"hati-hati di jalan Feraldi!",
sahut Ibu sembari masuk kerumah Tante Hesti.
sebuah panggilan yang menyadarkan Feraldi dari lamunannya,
"Antar Ibu ke rumah Tante Hesti yaa, sekarang!",
perintah sang Ibu,
"iyaa Bu,sebentar,Feraldi mau cuci muka dulu",
jawab Feraldi dari dalam kamar.
"Kog Echie nggak pernah kerumah lagi Fer ?",
tanya Ibu karena lama tidak melihat kekasih Feraldi datang kerumah lagi.
"Kmaren-kmaren katanya dia lagi sibuk Bu,ikut proyek Ayahnya di Riau selama 3 bulan Bu!",
jawab Feraldi,sembari fokus mengendarai mobil tuanya menuju rumah Tante Hesti,Adik dari Ibunya.
"Jadi kabarnya gimana Fer?",
tanya Ibu,sesampainya di rumah Tante Hesti,
"Entahlah Bu,Feraldi lagi malas ganggu dia yang lagi kerja disana!",
jawab Feraldi sekenanya.
"Lha gimana sih,kamu kan pacarnya,masa nggak pengen tau keadaanya disana?",
tanya Ibu lagi.
"Iyaa Bu, nanti Feraldi tanyain dah,oya Bu,jam berapa mau Feraldi jemput Bu, nanti kalo mau pulang?",
tanya Feraldi.
"Nggak usah Fer,paling Om Bima yang antar Ibu pulang",
jawab Ibu sambil menutup pintu mobil,
"Oke dah Bos,Feraldi jalan dulu yaa Bu",
kata Feraldi,
"hati-hati di jalan Feraldi!",
sahut Ibu sembari masuk kerumah Tante Hesti.
"Aaaaaah,seandainya Ibu tau keadaan hubungan kami yang mulai terasa hambar dan sekarang ini sudah jarang kami berkomunikasi lagi!",
keluh Feraldi dalam hati.
Spoiler for :
"Yank,aku di jodohkan Ibuku ama kenalannya di tempat Ibadahnya!",
kata Echie saat itu,ketika mereka duduk berduaan,didepan teras rumah Feraldi.
"trus,kamu gimana Yank reaksimu?",
tanya Feraldi tampak gelisah.
"Kapan kamu kerumah Yank?",
sahut Echie dengan nada tinggi,membuat Feraldi bungkam dan langsung bingung menjawabnya.
"Yank,kita udah 7 tahun eh,kog kamu nggak berani bertamu ke rumahku?",
tanya Echie dengan wajah serius,
"Kamu kan tau Yank,berulang kali aku gagal mencoba usaha sendiri,nanti kalo aku ke rumah, trus ditanyain,kerja apa,masa aku bilang lagi nganggur yank, kan malu aku Yank!",
jawab Feraldi mencoba ngeles.
"Belum lagi masalah keyakinan kita yang berbeda yank,Apa iya,ortumu bisa terima?",
sambung Feraldi bingung.
"Trus mau sampai kapan Yank kalo begini trus?",
ketus Echie menatap ke arah lain,
Feraldi hanya terdiam dan merasa serba salah dan malam itu makin terasa dingin sekali,Sedingin hati Echie kekasih Feraldi.
kata Echie saat itu,ketika mereka duduk berduaan,didepan teras rumah Feraldi.
"trus,kamu gimana Yank reaksimu?",
tanya Feraldi tampak gelisah.
"Kapan kamu kerumah Yank?",
sahut Echie dengan nada tinggi,membuat Feraldi bungkam dan langsung bingung menjawabnya.
"Yank,kita udah 7 tahun eh,kog kamu nggak berani bertamu ke rumahku?",
tanya Echie dengan wajah serius,
"Kamu kan tau Yank,berulang kali aku gagal mencoba usaha sendiri,nanti kalo aku ke rumah, trus ditanyain,kerja apa,masa aku bilang lagi nganggur yank, kan malu aku Yank!",
jawab Feraldi mencoba ngeles.
"Belum lagi masalah keyakinan kita yang berbeda yank,Apa iya,ortumu bisa terima?",
sambung Feraldi bingung.
"Trus mau sampai kapan Yank kalo begini trus?",
ketus Echie menatap ke arah lain,
Feraldi hanya terdiam dan merasa serba salah dan malam itu makin terasa dingin sekali,Sedingin hati Echie kekasih Feraldi.
Seminggu kemudian Echie mengirim kabar,bahwa dia akan ikut proyek Ayahnya keluar kota kepada Feraldi dan semenjak itupun feraldi dan kekasihnya mulai jarang berkomunikasi atau lebih tepatnya,Feraldi mulai pasrah dengan apa yang akan terjadi nanti dengan hubungan dia dan kekasihnya.
Harus diakui selama ini Echie lah yang sering membantu Feraldi dalam segala kesulitan finansial dan hal tersebut masuk ke zona nyaman Feraldi,membuat Feraldi terkesan jadi pemalas.
Belum lagi keberanian kekasihnya tuk meninggalkan aliran kepercayaan orang tuanya demi bersama Feraldi,
Semuanya mungkin tidak begitu di perhatikan Feraldi,tertutup dengan masalah keluarga Feraldi yang lagi jatuh ekonominya.
Selepas mengantar ibunya,Feraldi mengendarai mobilnya menuju rumah sahabatnya Adek yang merasa sok ganteng,
Spoiler for :
"Wooyyy Adek !!,ngedekam di kamar mulu kaya cewek lagi di pingit aja bro!",
canda Feraldi kepada sahabatnya tersebut.
"Fer,kamu masih sering buka facebookmu kah?"
tanya Adek dengan wajah cukup serius,
"Malas Dek,gitu-gitu aja isinya membosankan"
sahut Feraldi sembari duduk di tempat tidur,
"Berarti kamu nggak pernah buka fbmu kan Fer?",
tanya Adek sekali lagi,
"Yaelah Dek,kan aku udah bilang bosan maen di facebook Dek!",
sahut Feraldi dengan nada jengkel liat kelakuan sahabatnya ini.
"Fer...?",
tanya Adek dengan wajah yang serius.
"Apalagi sih Dek!",
jawab Feraldi dengan ketus.
"Coba dah liat status Echie,Pacarmu Fer !",
kata Adek serius memperlihatkan laptopnya dengan tampilan facebook Echie.
canda Feraldi kepada sahabatnya tersebut.
"Fer,kamu masih sering buka facebookmu kah?"
tanya Adek dengan wajah cukup serius,
"Malas Dek,gitu-gitu aja isinya membosankan"
sahut Feraldi sembari duduk di tempat tidur,
"Berarti kamu nggak pernah buka fbmu kan Fer?",
tanya Adek sekali lagi,
"Yaelah Dek,kan aku udah bilang bosan maen di facebook Dek!",
sahut Feraldi dengan nada jengkel liat kelakuan sahabatnya ini.
"Fer...?",
tanya Adek dengan wajah yang serius.
"Apalagi sih Dek!",
jawab Feraldi dengan ketus.
"Coba dah liat status Echie,Pacarmu Fer !",
kata Adek serius memperlihatkan laptopnya dengan tampilan facebook Echie.
Bagai disambar petir,sekejap wajah Feraldi memerah seperti wajah orang yg lagi marah lalu perlahan pucat sedih mulai tampak menghiasi wajahnya.
Tampak disana Echie lagi memposting foto-foto pra weddingnya dilanjutkan dengan foto-fotonya saat menikah,semua terasa menusuk dada Feraldi begitu dalam.
"Akhirnya terjawab semua,segala kerisauanku dalam sikapmu beberapa bulan ini,akhirnya engkau kembali ke kepercayaanmu semula dan menikah dengan seseorang yang telah di jodohkan olehmu,
Ternyata inilah endingnya dari hubungan kita Chie!",
keluh Feraldi dalam hati.
Spoiler for :
"Adek,aku pamit pulang dulu yaa!",
kata Feraldi beranjak keluar kamar Adek.
"Aku antar yaa Fer,kan kamu lagi galau,takutnya kaya di sinetron noh,kalo lagi galau pasti bawa mobil kenceng-kenceng sembari menangis fer!",
kata Adek dengan lugunya.
"Aku cowok Dek,boys don't cry de apalagi segitu alaynya!",
jawab Feraldi mencoba tegar.
"Kenapa?",
tanya Feraldi ke Echie melalui sms,setibanya Feraldi di rumah,
"Maafkan aku Yank",
balas Echie.
"Ini mungkin smsku yang terakhir yank,jangan hancurkan hidupmu yaa Yank karna aku tidak di sisimu lagi."
sebuah pesan terakhir Echie tuk Feraldi cukup singkat namun terasa menyakitkan di dada Feraldi.
"Semoga engkau bahagia yaa Yank,semoga dia bisa menjadi yang terbaik tuk dirimu Yank,
seperti janji kita dulu,jikalau kita menemukan yg terbaik tuk aku atau tuk dirimu,
hubungan kita akan cukup sampai disitu,Aku mencintaimu Yank....always!!",
Sms Feraldi terakhir tuk Echie.
kata Feraldi beranjak keluar kamar Adek.
"Aku antar yaa Fer,kan kamu lagi galau,takutnya kaya di sinetron noh,kalo lagi galau pasti bawa mobil kenceng-kenceng sembari menangis fer!",
kata Adek dengan lugunya.
"Aku cowok Dek,boys don't cry de apalagi segitu alaynya!",
jawab Feraldi mencoba tegar.
"Kenapa?",
tanya Feraldi ke Echie melalui sms,setibanya Feraldi di rumah,
"Maafkan aku Yank",
balas Echie.
"Ini mungkin smsku yang terakhir yank,jangan hancurkan hidupmu yaa Yank karna aku tidak di sisimu lagi."
sebuah pesan terakhir Echie tuk Feraldi cukup singkat namun terasa menyakitkan di dada Feraldi.
"Semoga engkau bahagia yaa Yank,semoga dia bisa menjadi yang terbaik tuk dirimu Yank,
seperti janji kita dulu,jikalau kita menemukan yg terbaik tuk aku atau tuk dirimu,
hubungan kita akan cukup sampai disitu,Aku mencintaimu Yank....always!!",
Sms Feraldi terakhir tuk Echie.
Feraldi merebahkan tubuhnya di pembaringan kamarnya sembari di iringi lagu "Knife" dia berkata pelan tuk dirinya sendiri.
7 tahun engkau berjuang sendirian tuk cinta kita.....
7 tahun pula aku terlalu malas dan manja padamu....
Maapkan aku yank selama ini egois akan cintaku sendiri....
Maapkan aku yank selama ini membiarkanmu berjuang sendirian....
Maapkan aku yank menjadi cowok yang berjiwa penakut...
Seiring dengan tertutupnya mata feraldi yang masih berhiaskan airmata,suasana kamar feraldi terasa sunyi hingga....
Quote:
Daptar cerita
:
1.Feraldi.....kekasihku menikah dengan orang lain
2.Diary Echie
3.Feraldi dan cinta pertamanya
4.Adek dan cinta pertamanya.Part one
5.Adek dan cinta pertamanya.Part two
:1.Feraldi.....kekasihku menikah dengan orang lain
2.Diary Echie
3.Feraldi dan cinta pertamanya
4.Adek dan cinta pertamanya.Part one
5.Adek dan cinta pertamanya.Part two
Diubah oleh vizum78 27-12-2019 16:40
m4ntanqv dan 17 lainnya memberi reputasi
18
8.4K
Kutip
108
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
33.1KThread•55.1KAnggota
Tampilkan semua post
TS
vizum78
#81

Spoiler for Adek dan cinta pertamanya.part two:
"Maapkan Mitha Kak,tlah jatuh cinta kepadamu tapi tidak bisa memilikimu"
Sore itu tampak Feraldi cs tiba di rumah Adek,demi memenuhi rasa penasaran mereka akan kisah cinta sahabat mereka yaitu Adek yang ganteng.
"Selamat sore Sahabatku"
feraldi menyapa Adek yg tampak lagi nyantai di tempat tidurnya persis kaya buaya yg lagi berjemur di tepi sungai.
"Sore juga,semua"
jawab Adek yg lagi males2an di tempat tidurnya.
"Aku denger2 kamu lagi dekat yaa sama seorang gadis Dek,cerita dong!"
laskar langsung nyerocos mirip petasan mercon.
"Lagi broken heart aku Kar,malas ceritainnya"
jawab Adek sembari bangun dan duduk di pojokan tempat tidurnya.
"Dikit doang Dek,pas lu nyatakan cinta aja selebihnya Aku udah tau kog,hehehe"
Laskar kumat jailnya.
"Kayanya kamu senang banget Kar liat teman patah hati"
Feraldi mencoba membela Adek yg kini wajahnya makin terlihat depresi level low end.
"Maap Dek,Aku cuman bercanda biar Kamu sedikit terhiburlah!"
kata Laskar sembari merangkul pundak sahabatnya yg lagi bersedih.
"Andai di tolak karna cuman anggap Sahabat,Aku sih maklum,tapi ini Mitha lho sayang juga sama Aku!"
cerita Adek tampak makin sedih,jikalau mendengar suaranya yg tersedu-sedu.
"Setelah hari itu,Aku tidak pernah melihat Dia lagi dan nomor hapenya pun tidak bisa di hubungi lagi!"
lanjut Adek semakin pilu suaranya.
"Berarti ada sesuatu yg beres ini Dek dgn Mitha atau cuman Dia ngisengin kamu aja kali Dek"
jiwa detektif laskar mulai muncul ke permukaan(buset....mank lagi di dalam air).
,"Sesuatu yg nggak beres Kar!"
feraldi serempak menjawab bareng Rocha.
"Hahahaha...bercanda kaleee bro," ngeles ala Laskar sembari cekikikan.
"Jadi gimana Dek,apa perlu Kami turun tangan dalam kasusmu ini?"
tanya Laskar dengan wajah rada sedikit serius.
"Nggak perlu Kar,biar Aku yang cari kejelasannya sendiri,andai dalam 2 x 24 jam nggak ada kejelasan silahkan hubungi nomor CS Kami,Hahahaha"
canda Ade tuk melepas kepenatan hatinya,sayangnya ketiga sahabatnya menyambutnya dengan wajah jengkel abis.
Sore itu tampak Adek sedang celingukan di depan rumah Oma Tetty,mencoba melihat-lihat sosok Mitha,sayangnya sosok yg Dia cari tidak terlihat sama sekali.
"Mau maling yaa mas,kog ngintipin rumah orang?"
Adek langsung terkejut mendengar suara tersebut,ketika Dia membalikan badan,tampak Abang tukang bakso berdiri di depannya dengan wajah curiga menatap Adek.
"Bang...manknya kalau orang ngintip itu pasti maling yaa,Abang sendiri juga suka ngintip2 rumah orang sambil teriak-teriak bakso!"
gerutu Adek yg tidak terima di tuduh maling sekaligus dongkol karna terkejut di tegur Abang bakso barusan.
"Yaelah kan,Saya nanya doang Mas kagak nuduh kog!"
Abang bakso ngeles dengan wajahnya polosnya.
"Buset....Bang kalo nanya itu pake bahasa yg baik bkn nyolot nuduh orang maling!"
jawab Adek kesal bin gedek.
"Yaa maap kalau gitu dah,ini jadi nggak beli baksonya Mas?"
tanya Abang bakso dengan lugunya.
"Bang yg mau beli bakso itu siapa?"
jawab Adek yg mulai naik pitam melihat kelakuan ajaib nih Abang tukang bakso tersebut.
"Yaaa udah Mas,Saya kira ngajak ngobrol mau beli bakso Saya!"
Abang tukang bakso itupun mendorong gerobaknya melanjutkan perjalanannya keliling kampung.
"Sarap kali nih Abang baksonya"
gerutu Adek dalam hati,
Karna yg di carinya tak ada,maka Adek pun menyerah dan beranjak pergi,namun baru saja Dia akan beranjak pergi,seseorang memanggil namanya dan ketika Dia menoleh tampak Oma Tetty melambaikan tangannya,meminta Adek tuk datang kepadanya.
Dengan bergegas,Adek pun setengah berlari menghampiri Oma Tetty di beranda depan rumahnya.
"Pasti mencari Cucu oma Mitha kan Dek?"
tanya Oma Tetty sembari duduk di kursinya dan Adek pun duduk di hadapan nya di teras rumah.
"Iya Oma,Maap Adek lancang dikit Oma"
jawab Adek setengah malu-malu.
"Oma juga tau kalau Kalian cukup dekat kemaren Dek,karena itulah Oma mau kasi tau keadaan Mitha sebenarnya!"
tampak terlihat sedih di wajah Oma Tetty
"Sebenarnya Mitha sedang sakit keras dan akan berobat ke luar negeri makanya tuk sebulan kemarin menginap di rumah Oma tuk persiapan pengobatannya di luar negeri nantinya!"
"Berarti Mitha sekarang sudah pergi ke luar negeri yaa Oma?"
tanya Adek dengan wajah pucat pasi mendengar kabar soal Mitha.
"Besok sore jam lima berangkatnya Dek,sudah tiga hari ini Mitha di opname di rumah sakit karna kondisinya mulai menurun Dek!"
kata Oma Tetty sambil menangis.
Bagai tersambar petir di sore bolong,tubuh Adek bergetar hebat karna mencoba menahan diri tuk tidak menangis,karena mendengar cewek yg di sayangi lagi sakit keras,
perlahan Adek bangkit lalu beranjak ke tempat Oma Tetty lalu Dia duduk di lantai sembari memegang kedua tangan Omah Tetty.
"Mitha pasti sembuh Oma karna Mitha masih muda dan pasti kuat melawan penyakitnya!"
Tak terbendung lagi,akhirnya Adek pun menangis bersama Oma Tetty sore itu.
Sore itu,sepulang dari kampusnya,Adek dan para sahabatnya langsung berangkat ke bandara tuk menemui Mitha sebelum Dia pergi ke luar negeri.
Sesampainya di Bandara,Adek dan sahabatnya langsung mencari keberadaan Mitha di bandara,tidak butuh waktu lama Mereka pun bertemu Mitha dan kedua orang tuanya.
Adek pun meminta izin tuk bicara berduaan dengan Mitha,sementara itu Feraldi dan yang lain asyik mengobrol dengan kedua orang tuanya Mitha.
"Mitha,Oma udah cerita tentang kondisi kesehatanmu!"
"Maapkan Mitha Kak karena bohong tentang sakitnya Mitha!"
"Nggak pa2 Mitha,sekarang yang penting kamu harus berobat dan harus sembuh,Aku akan menunggumu Mitha sekalipun Aku bukan pacarmu tapi Aku akan selalu sayang sama Kamu"
Kata Adek sembari menggenggam tangan Mitha.
"Mitha juga sayang sama Kak Adek dan Mitha seneng banget bisa dekat dengan Kak Adek,tapi dengan kondisi Mitha yang sekarang,rasanya Mitha belum pantas tuk menjadi pacar Kak Adek"
Kata Mitha sembari menangis.
"Siapa bilang Mitha belum pantas,dengan kondisi apapun Mitha akan selalu pantas jadi Pacarku!"
Kata Adek tegas namun di pipinya mulai di basahi air mata.
"Mitha harus kuat dan harus sembuh demi orang tua Mitha dan demi kisah Kita yang baru mulai hari ini Mitha"
Mitha pun langsung memeluk Adek dan menangis di pelukan kekasih barunya ini,Feraldi,Laskar dan Rocha pun tampak ikut menangis.
Pesawat yang membawa Mitha dan orang tuanya akhirnya hilang di telan awan,Adek tampak masih menangis seakan2 tak rela melepas kepergian pacarnya tersebut.
"Kita doain aja Dek,semoga Mitha bisa sembuh dan kembali lagi ke kota ini"
Rocha mencoba menghibur sahabatnya itu.
"Ada yang bilang kalau menunggu itu pekerjaan yang membosankan tapi kalau menunggu kekasih Kita kembali,menurutku kewajiban yg menyenangkan dari seorang kekasih"
Kata Feraldi sembari merangkul Adek.
"Aku yakin Dek,Mitha pasti sembuh dan akan kembali dan sekarang ini yg di butuhkannya,Doa dan perhatianmu Dek,Yaa itung2 korban kuota dikitlah"
canda Laskar tersenyum jail.
"Sialan...Sahabat lagi sedih malah di candain"
gerutu Rocha
"Nggak pa2 Cha,maklum aja dari SMA hingga sekarang belum pernah pacaran jdi gitu dah Si laskar kelakuannya,hehehe"
canda Adek yg kumat jailnya sembari ngeloyor pergi ke luar bandara.
"Woyyy Dek ,cewek di kampus banyak noh yg titip salam ke Aku,cuman Akunya belum pengen pacaran!"
Laskar membela diri sembari menyusul sahabat2nya.
Matahari mulai tenggelam seiring mobil Rocha yg beranjak pergi keluar bandara,wajah Adek pun mulai tampak ceria seiring ributnya Dia membully Laskar,terdengar tawa riuh di dalam mobil tersebut yang melaju kencang di jalan raya yg mulai di terangi cahaya lampu jalanan.
Mitha tersayang,Aku selalu akan mendoakanmu semoga lekas sembuh dan kita akan segera bertemu lagi,disini,di kota ini tuk merajut tawa kita yang sedang cuti panjang...
Love You Always....Adek
Diubah oleh vizum78 20-06-2019 19:35
radityodhee dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Kutip
Balas