- Beranda
- Stories from the Heart
Bastard Hotelier
...
TS
remukredambos
Bastard Hotelier
Sedikit kisah ane tentang pengalaman asyiknya bekerja di industri perhotelan.
Pagi itu , 1 Maret 2009
Seorang anak selengekan datang ke Jogja menyandang status sebagai anak training di sebuah hotel bintang 3 chain internasional.
"Ahri" sapa ane ke anak cowo sebaya yang tampak duduk dengan kostum yang ga banget, kostum yang sama dengan yang ane pakai.
Atasan lengan panjang putih, celana kain hitam dan sepatu pantofel hitam.
"Bowo" jawabnya sembari kita salaman.
Bowo, anak asal Purworejo.
Ane asal kota Tembakau.
Setelah kenalan dan berbagi rokok, kita saling tahu ternyata kita berdua adalah calon anak training di hotel ini.
Ini adalah hari pertama kita masuk.
Department (Dept) Housekeeping (HK), menjadi satu-satunya Department yang mau menerima kita.
Kenapa hanya Dept tersebut yang mau?
nanti akan ane jelaskan alasannya, alasan yang setelah kita tahu itu alasan yang bazengan banget.
Tapi itu ternyata menjadi motivasi kita untuk lebih baik.
FYI :
Ada beberapa Dept dalam sebuah hotel yang mana mempunyai peran dan fungsi masing.
Ane kasih tahu secara umum saja ya.
1. Housekeeping (HK)
2.Front Office (FO)
3.Food & Beverage (F&B)
4.Engineering (ENG)
5.Security (Sec)
6.Human Resource (HR)
7.Sales & Marketing (SM)
8.Accounting (Acct)
Dan di beberapa hotel kadang masih ada Dept lain lagi, tapi secara garis besar itu adalah Dept yang mesti ada di setiap struktur organisai sebuah perhotelan, walapun kadang HR & Sec menjadi satu.
Secara detail nanti akan ane jelaskan sembari cerita jalan.
Fokus ke Dept yang ane jalani dulu.
Housekeeping.
Di hotel ane training ini, Dept HK memiliki sub divisi :
1.Room
2.Publik Area (PA)
3.Laundry.
4.Ordert Taker (OT) & Business Center (BC)
5.Spa & Gym
Di beberapa hotel kadang OT dan BC menjadi bagian dari Dept FO.
Lanjut ke cerita.
Kita ditemui oleh seorang HR Officer.
Cewe, fasih berbahasa Inggris, umur 4 tahun diatas ane, sebut saja Mbak Fitri.
Mulustrasi : mirip Ayusitha

Kita diberitahu soal job desk dan diajak keliling hotel sambil dijelaskan tentang organisasi, aturan dan fasilitas hotel ini.
Sekitar jam 1 siang setelah diberi kesempatan makan di Employee Dinning Room (EDR) atau bisa disebut kantinnya karyawan kita dihadapkan kepada kepala HK.
Karena hotel ini bintang 3, saat itu top level d HK dipegang oleh seorang Asissten Executive Housekeeper (Asst EHK) yang bernama Pak Dudi.
Kita beruda ucapkan terimakasih kepada Mbak Fitri,
Bowo hanya salaman, tapi ane lebih lanjut minta nomornya dengan alasan jika ada yang akan ane tanyakan.
Jari exotic nya menari diatas keyboard hp Sony Ericson J-100 ane.
Sedikit modus yang akhirnya nanti punya kisah sendiri.
He he he.
Senyum manisnya berlalu bersamaan pintu ruangan HK tertutup.
"Kalian type doyan makan apa aja atau pilih-pilih?"
tanya Pak Dudi kepada kita.
Ane & Bowo cuma bengong.
"Malah diem aja, ayo jawab!!!"
Pagi itu , 1 Maret 2009
Seorang anak selengekan datang ke Jogja menyandang status sebagai anak training di sebuah hotel bintang 3 chain internasional.
"Ahri" sapa ane ke anak cowo sebaya yang tampak duduk dengan kostum yang ga banget, kostum yang sama dengan yang ane pakai.
Atasan lengan panjang putih, celana kain hitam dan sepatu pantofel hitam.
"Bowo" jawabnya sembari kita salaman.
Bowo, anak asal Purworejo.
Ane asal kota Tembakau.
Setelah kenalan dan berbagi rokok, kita saling tahu ternyata kita berdua adalah calon anak training di hotel ini.
Ini adalah hari pertama kita masuk.
Department (Dept) Housekeeping (HK), menjadi satu-satunya Department yang mau menerima kita.
Kenapa hanya Dept tersebut yang mau?
nanti akan ane jelaskan alasannya, alasan yang setelah kita tahu itu alasan yang bazengan banget.
Tapi itu ternyata menjadi motivasi kita untuk lebih baik.
FYI :
Ada beberapa Dept dalam sebuah hotel yang mana mempunyai peran dan fungsi masing.
Ane kasih tahu secara umum saja ya.
1. Housekeeping (HK)
2.Front Office (FO)
3.Food & Beverage (F&B)
4.Engineering (ENG)
5.Security (Sec)
6.Human Resource (HR)
7.Sales & Marketing (SM)
8.Accounting (Acct)
Dan di beberapa hotel kadang masih ada Dept lain lagi, tapi secara garis besar itu adalah Dept yang mesti ada di setiap struktur organisai sebuah perhotelan, walapun kadang HR & Sec menjadi satu.
Secara detail nanti akan ane jelaskan sembari cerita jalan.
Fokus ke Dept yang ane jalani dulu.
Housekeeping.
Di hotel ane training ini, Dept HK memiliki sub divisi :
1.Room
2.Publik Area (PA)
3.Laundry.
4.Ordert Taker (OT) & Business Center (BC)
5.Spa & Gym
Di beberapa hotel kadang OT dan BC menjadi bagian dari Dept FO.
Lanjut ke cerita.
Kita ditemui oleh seorang HR Officer.
Cewe, fasih berbahasa Inggris, umur 4 tahun diatas ane, sebut saja Mbak Fitri.
Mulustrasi : mirip Ayusitha

Kita diberitahu soal job desk dan diajak keliling hotel sambil dijelaskan tentang organisasi, aturan dan fasilitas hotel ini.
Sekitar jam 1 siang setelah diberi kesempatan makan di Employee Dinning Room (EDR) atau bisa disebut kantinnya karyawan kita dihadapkan kepada kepala HK.
Karena hotel ini bintang 3, saat itu top level d HK dipegang oleh seorang Asissten Executive Housekeeper (Asst EHK) yang bernama Pak Dudi.
Kita beruda ucapkan terimakasih kepada Mbak Fitri,
Bowo hanya salaman, tapi ane lebih lanjut minta nomornya dengan alasan jika ada yang akan ane tanyakan.
Jari exotic nya menari diatas keyboard hp Sony Ericson J-100 ane.
Sedikit modus yang akhirnya nanti punya kisah sendiri.
He he he.
Senyum manisnya berlalu bersamaan pintu ruangan HK tertutup.
"Kalian type doyan makan apa aja atau pilih-pilih?"
tanya Pak Dudi kepada kita.
Ane & Bowo cuma bengong.
"Malah diem aja, ayo jawab!!!"
sampeuk dan 17 lainnya memberi reputasi
18
25.2K
124
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
remukredambos
#65
Part 22
Malam ini hari terakhir Pak Dudi kerja disini. Beliau mengajak kita semua untuk datang ke acara makan malam yang dia agendakan.
Sudah pasti kita semua sebagai rekan satu department akan datang ke jamuan beliau.
Beberapa orang dari departemen lain juga ikut bergabung, menambah keramaian acara tentunya. Mbak Bian sempat mengajak ane bareng untuk datang, tapi tentu saja ane tolak halus. Secara ane sudah di "booking" untuk bareng mbak Fitri.
Acara dilakukan di sebuah resto dengan konsep sawah, berada di daerah Jogja bagian utara. Mbak Bian datang juga tapi bareng dengan si FBM. Hebatnya mbak Bian, dia bisa bersikap saja, seolah tidak ada apa-apa. Padahal kalau sudah sms-an isinya menjurus semua. Mbak Fitri pun begitu, malah mereka tapak ngobrol akrab. Baguslah ini artinya baik-baik saja.
Banyak ilmu yang kita dapat dari Pak Dudi melalui training yang beliau berikan. Mulai dari sisi admin HK sampai operasional HK. Beliau. banyak mengajari beberapa istilah dalam Room Division.
Apa itu ARR, RevPAR, Comset, DRR. Juga mengajari bagaimana mengelola expense yang sudah ditentukan agar in line dengan budget. Diajari juga tentang pengaplikasian dalam penggunaan chemical sehari-hari agar hasil lebih maksimal.
Pokoknya banyak banget ilmu yang beliau sudah berikan, terimakasih Pak Dudi tanpa Njenengan saya bukan apa-apa.
Pak Eko penganti Pak Dudi juga ikut dalam acara itu, sampai berkenalan lebih dalam. Jam 10 malam acara usai, kita pulang masing. Semua bersama "pasangan" masing-masing saat itu, yang paling nyentrik adalah Pak Eko ini, dia bisa pulang bareng Ella, padahal sebelumnya Ella berangkat bareng Tari. Ternyata ini awal mula skandal terjadi. Sebuah tragedi seorang bapak tua nakal memangsa cabe-cabean hingga berujung ..... rahasia ya gan.. wkwkw.
_____
 "besok kamu libur ya Ri?" tanya mbak Fitri.
 "iya mbak, ada acara juga dirumah, besok aq rencana mau pulang"
 "berapa hari liburmu?"
"wowcantik "2 hari mbak, yanh sehari ijin"
"kissmouth "hmm, awas jangan nakal lho"
 "nakal apa sih mbak.. ga lah"
Entah hubungan apa namanya yang pas antara ane dengan mbak Fitri ini. Pacar bukan tapi cemburuan. Teman tapi mesra kali ya. Saat pulang kita ga langsung pulang, tapi melipir sebentar buat sekedar nongkrong sebentar, quality time kalau kata mbak Fitri.
Hahahah fakkk.
Ga ada kejadian yang aneh enak malam itu, habis nongkrong lanjut pulang, mbak Fitri yanh antar ane karena memang pergi pakai mobilnya. Ada yang beda buat saat ini, kita sekarang sudah ciika cipiki setiap pamitan pulang. Biar romantis kata mbak Fitri, ane mah ngikut aja, enak ini soalnya.
Sms singkat dengan mbak Fitri sekedar memastikan kalau dia selamat sampai tujuan, ini penting ya buat para playmaker mainkan. Cek juga beberapa sms dari teman-teman, termasuk mbak Bian juga ada. Kemudian fokus ke sms dari desi yang tadi belum sempat terbalas.
 "besok berangkat jam berapa?"
"email "jam 8 aq jemput kamu, maaf telat balas tadi ada acara dikerjaan"
Singkat, padat, jelas.
Jam 5 pagi ane sudah siap otw pulang kerumah, sekitar 1,5 jam perjalanan ane sudah sampai didepan rumah. Ngobrol sebentar dengan Bapak/Ibu setelah itu sarapan, kemudian siap-siap jemput Desi.
 "aq tunggu kamu di taman dekat pom bensin ya, jangan jemput dirumah"
 "oke siap"
Ane yang sebelumnya nekat jemput Desi dirumah akhirnya tidak jadi, alasannya ane kira karena Desi sudah punya pacar seorang polisi muda entah apa pangkatnyayang sedang tugas diluar kota, dan hubungan itu diketahui oleh orang tua Desi
Sedikit ngaret sekitar 15 menit dari jam yang sudah sudah ditentukan, akhirnya kita gas santai ke Bandungan. Jalan santai naik motor sambil lihat pemandangan hijaunya daerah sekitar sana. Masih asri dan adem tentunya.
_____
Candi Gedong Songo menjadi tujuan langsung kita, jalan menanjak bukan halangan utama untuk menikmati salah satu warisan budaya keren ini. Bayar tiket, masuk, sempat Desi pengen naik kuda, tapi ane rayu-rayu dengan alasan lebih asyik jika kita menelusuri candi denga jalan kaki, selain lebih puas juga lebih bebas untuk sekedar foto-foto. Itu alasan anez tapi niat ane sudah beda. hahaha, bazengan.
Ada sekitar 3 jam sampai kita kembali ke pintu keluar untuk pulang. Desi terlihat capek banget, berkali-kali dia pegang betisnya, kram katanya. Ane ajak Desi untuk turun ke pasar Bandungan, buat cari makan dan cream penghilang rasa nyeri.
Sambil makan disebuah warung bakso
"bagus ya candinya, luas banget jadi butuh tenaga extra kalau mau muter, mana nanjak lagi jalannya"
"heheh, iya, besok kalau kesana lagi sudah boleh naik kuda, jadi ga capek. wkwkwk"
"hehehe, okee deh"
"sipp, ayo makan"
Kita makan sembari lihat foto yang kita ambil tadi. Beberapa ada bagus beberapa ada kurang sempurna. Namanya juga amatir ya, jadi ya ga masalah. Hari sudah menjelang sore, tali matahari masih gagah dengan sinarnya. Tampak Desi masih coba menahan kram nya. Jurus SSI ane keluarkan.
"kita istirahat dulu ya, kaki kamu perlu di rendam dengan air hangat agar mendingan"
"dimana istirahatnya?"
"disanq, hotel kecil itu yang ada tulisan air panas, nanti rendam kaki kamu setelah itu tidurlah sebentar"
Tampak keraguan di wajah Desi,
"iya baiklah"
"kamu tenang saja, aq ga ada pikiran kok"
Bayar registrasi kemudian masuk, rendam kaki Desi kemudian persilahkan dia istirahat. Tidur pulas nampaknya, yang tadinya ane punya pikiran mesum sekarang malah hilang. Padahal rencana sudah setengah berhasil. wkwkkw, bazengan.
Sebelum petang Desi sudah ane antar sampai gang menujj rumahnya, sedikit basa basi kemudian pamitan. Sampai rumah ane bersih-bersih, cek ricek sms yang sudah masuk. Ane balas semua pesan yang masuk, dari yang penting sampai yang ga penting. itu cara ane menghormati mereka.
Ada salah satu pesan yang menurut ane memancing, pesan dari Ella.
"mas, aq kesepian ga ada temen, main yuk"
"temen kamu pada kemana?"
"mereka masuk shift sore, ada juga yang pergi main"
"kamu ga ikut main?"
"ga mas, malu belum kenal"
"emang mereka main kemana?"
"nongkrong, katanya anak-anak hotel semua"
"owh, besok aq ajak deh"
Jadi hari itu pas dengan jadwal kita nongkrong, kalau ane ga dirumah mungkin ane juga ikutan nongkrong. Sempat berpikiran juga sih kalau ini kesempatan buat gaet si Ella, cewe kecil imut-imut.
_____
Mumpung ane dirumah ane sempatkan diri untuk kumpul dengan teman & warga kampung di pos ronda. Ini perlu agar kita tetap dianggap sebagai bagian dari warga mereka. Jangan karena kita sibuk terus jadi alasan kita ga bisa bermasyarakat ya gan, bermasyarakat itu penting dan sangat perlu dilakukan, kecuaki kalau ente sudah bisa gali kuburan sendiri saat mati nanti, ga bermasyarakat mungkin gapapa.
Cukup sampai tengah malah ane pamit undur diri, kalau dilayani sih bisa sampe pagi. Masih ada hari libur satu hari lagi, ane berniat datang ke Lembaga Kursus sambil sekedar bawa sedikit oleh-oleh untuk staff dan ibu Kepala Kursus. Jangan jadi kacang lupa kulit ya gan
_____
Setelah pamitan dengan bapak ibu, sore harinya ane berangkat ke Jogja lagi. Sengaja berangkat sore karena malamnha mbak Fitri ngajakin ane ketemu dengan temannya. Cewe juga, terlihat cerdas 11-12 dengan mbak Fitri tapi gayanya tomboy abis. Namanya mbak Winda, ternyata dia adalah HRM di hotel baru yang ane lamar kemaren.
:Nda, kenalin inj Ahri, ini mbak Winda HRM kamu kalau kamu keterima"
Sudah pasti kita semua sebagai rekan satu department akan datang ke jamuan beliau.
Beberapa orang dari departemen lain juga ikut bergabung, menambah keramaian acara tentunya. Mbak Bian sempat mengajak ane bareng untuk datang, tapi tentu saja ane tolak halus. Secara ane sudah di "booking" untuk bareng mbak Fitri.
Acara dilakukan di sebuah resto dengan konsep sawah, berada di daerah Jogja bagian utara. Mbak Bian datang juga tapi bareng dengan si FBM. Hebatnya mbak Bian, dia bisa bersikap saja, seolah tidak ada apa-apa. Padahal kalau sudah sms-an isinya menjurus semua. Mbak Fitri pun begitu, malah mereka tapak ngobrol akrab. Baguslah ini artinya baik-baik saja.
Banyak ilmu yang kita dapat dari Pak Dudi melalui training yang beliau berikan. Mulai dari sisi admin HK sampai operasional HK. Beliau. banyak mengajari beberapa istilah dalam Room Division.
Apa itu ARR, RevPAR, Comset, DRR. Juga mengajari bagaimana mengelola expense yang sudah ditentukan agar in line dengan budget. Diajari juga tentang pengaplikasian dalam penggunaan chemical sehari-hari agar hasil lebih maksimal.
Pokoknya banyak banget ilmu yang beliau sudah berikan, terimakasih Pak Dudi tanpa Njenengan saya bukan apa-apa.
Pak Eko penganti Pak Dudi juga ikut dalam acara itu, sampai berkenalan lebih dalam. Jam 10 malam acara usai, kita pulang masing. Semua bersama "pasangan" masing-masing saat itu, yang paling nyentrik adalah Pak Eko ini, dia bisa pulang bareng Ella, padahal sebelumnya Ella berangkat bareng Tari. Ternyata ini awal mula skandal terjadi. Sebuah tragedi seorang bapak tua nakal memangsa cabe-cabean hingga berujung ..... rahasia ya gan.. wkwkw.
_____
 "besok kamu libur ya Ri?" tanya mbak Fitri.
 "iya mbak, ada acara juga dirumah, besok aq rencana mau pulang"
 "berapa hari liburmu?"
"wowcantik "2 hari mbak, yanh sehari ijin"
"kissmouth "hmm, awas jangan nakal lho"
 "nakal apa sih mbak.. ga lah"
Entah hubungan apa namanya yang pas antara ane dengan mbak Fitri ini. Pacar bukan tapi cemburuan. Teman tapi mesra kali ya. Saat pulang kita ga langsung pulang, tapi melipir sebentar buat sekedar nongkrong sebentar, quality time kalau kata mbak Fitri.
Hahahah fakkk.
Ga ada kejadian yang aneh enak malam itu, habis nongkrong lanjut pulang, mbak Fitri yanh antar ane karena memang pergi pakai mobilnya. Ada yang beda buat saat ini, kita sekarang sudah ciika cipiki setiap pamitan pulang. Biar romantis kata mbak Fitri, ane mah ngikut aja, enak ini soalnya.
Sms singkat dengan mbak Fitri sekedar memastikan kalau dia selamat sampai tujuan, ini penting ya buat para playmaker mainkan. Cek juga beberapa sms dari teman-teman, termasuk mbak Bian juga ada. Kemudian fokus ke sms dari desi yang tadi belum sempat terbalas.
 "besok berangkat jam berapa?"
"email "jam 8 aq jemput kamu, maaf telat balas tadi ada acara dikerjaan"
Singkat, padat, jelas.
Jam 5 pagi ane sudah siap otw pulang kerumah, sekitar 1,5 jam perjalanan ane sudah sampai didepan rumah. Ngobrol sebentar dengan Bapak/Ibu setelah itu sarapan, kemudian siap-siap jemput Desi.
 "aq tunggu kamu di taman dekat pom bensin ya, jangan jemput dirumah"
 "oke siap"
Ane yang sebelumnya nekat jemput Desi dirumah akhirnya tidak jadi, alasannya ane kira karena Desi sudah punya pacar seorang polisi muda entah apa pangkatnyayang sedang tugas diluar kota, dan hubungan itu diketahui oleh orang tua Desi
Sedikit ngaret sekitar 15 menit dari jam yang sudah sudah ditentukan, akhirnya kita gas santai ke Bandungan. Jalan santai naik motor sambil lihat pemandangan hijaunya daerah sekitar sana. Masih asri dan adem tentunya.
_____
Candi Gedong Songo menjadi tujuan langsung kita, jalan menanjak bukan halangan utama untuk menikmati salah satu warisan budaya keren ini. Bayar tiket, masuk, sempat Desi pengen naik kuda, tapi ane rayu-rayu dengan alasan lebih asyik jika kita menelusuri candi denga jalan kaki, selain lebih puas juga lebih bebas untuk sekedar foto-foto. Itu alasan anez tapi niat ane sudah beda. hahaha, bazengan.
Ada sekitar 3 jam sampai kita kembali ke pintu keluar untuk pulang. Desi terlihat capek banget, berkali-kali dia pegang betisnya, kram katanya. Ane ajak Desi untuk turun ke pasar Bandungan, buat cari makan dan cream penghilang rasa nyeri.
Sambil makan disebuah warung bakso
"bagus ya candinya, luas banget jadi butuh tenaga extra kalau mau muter, mana nanjak lagi jalannya"
"heheh, iya, besok kalau kesana lagi sudah boleh naik kuda, jadi ga capek. wkwkwk"
"hehehe, okee deh"
"sipp, ayo makan"Kita makan sembari lihat foto yang kita ambil tadi. Beberapa ada bagus beberapa ada kurang sempurna. Namanya juga amatir ya, jadi ya ga masalah. Hari sudah menjelang sore, tali matahari masih gagah dengan sinarnya. Tampak Desi masih coba menahan kram nya. Jurus SSI ane keluarkan.
"kita istirahat dulu ya, kaki kamu perlu di rendam dengan air hangat agar mendingan"
"dimana istirahatnya?"
"disanq, hotel kecil itu yang ada tulisan air panas, nanti rendam kaki kamu setelah itu tidurlah sebentar"Tampak keraguan di wajah Desi,
"iya baiklah"
"kamu tenang saja, aq ga ada pikiran kok"Bayar registrasi kemudian masuk, rendam kaki Desi kemudian persilahkan dia istirahat. Tidur pulas nampaknya, yang tadinya ane punya pikiran mesum sekarang malah hilang. Padahal rencana sudah setengah berhasil. wkwkkw, bazengan.
Sebelum petang Desi sudah ane antar sampai gang menujj rumahnya, sedikit basa basi kemudian pamitan. Sampai rumah ane bersih-bersih, cek ricek sms yang sudah masuk. Ane balas semua pesan yang masuk, dari yang penting sampai yang ga penting. itu cara ane menghormati mereka.
Ada salah satu pesan yang menurut ane memancing, pesan dari Ella.
"mas, aq kesepian ga ada temen, main yuk"
"temen kamu pada kemana?"
"mereka masuk shift sore, ada juga yang pergi main"
"kamu ga ikut main?"
"ga mas, malu belum kenal"
"emang mereka main kemana?"
"nongkrong, katanya anak-anak hotel semua"
"owh, besok aq ajak deh"Jadi hari itu pas dengan jadwal kita nongkrong, kalau ane ga dirumah mungkin ane juga ikutan nongkrong. Sempat berpikiran juga sih kalau ini kesempatan buat gaet si Ella, cewe kecil imut-imut.
_____
Mumpung ane dirumah ane sempatkan diri untuk kumpul dengan teman & warga kampung di pos ronda. Ini perlu agar kita tetap dianggap sebagai bagian dari warga mereka. Jangan karena kita sibuk terus jadi alasan kita ga bisa bermasyarakat ya gan, bermasyarakat itu penting dan sangat perlu dilakukan, kecuaki kalau ente sudah bisa gali kuburan sendiri saat mati nanti, ga bermasyarakat mungkin gapapa.
Cukup sampai tengah malah ane pamit undur diri, kalau dilayani sih bisa sampe pagi. Masih ada hari libur satu hari lagi, ane berniat datang ke Lembaga Kursus sambil sekedar bawa sedikit oleh-oleh untuk staff dan ibu Kepala Kursus. Jangan jadi kacang lupa kulit ya gan
_____
Setelah pamitan dengan bapak ibu, sore harinya ane berangkat ke Jogja lagi. Sengaja berangkat sore karena malamnha mbak Fitri ngajakin ane ketemu dengan temannya. Cewe juga, terlihat cerdas 11-12 dengan mbak Fitri tapi gayanya tomboy abis. Namanya mbak Winda, ternyata dia adalah HRM di hotel baru yang ane lamar kemaren.
:Nda, kenalin inj Ahri, ini mbak Winda HRM kamu kalau kamu keterima"Diubah oleh remukredambos 06-06-2019 07:08
sampeuk dan 5 lainnya memberi reputasi
6
Tutup