- Beranda
- Stories from the Heart
Misteri Gunung Lawu ( Kisah Mistis )
...
TS
.nona.
Misteri Gunung Lawu ( Kisah Mistis )

Cerita ini berdasarkan pengalaman teman-teman dan TS yang biasa mendaki gunung, nama semua yang ada di cerita ini disamarkan. Begitu juga dengan tokoh utamanya.
Walau cerita ini akan ditambahi bumbu-bumbu penyedap biar lebih seru, tapi based cerita ini adalah kejadian nyata walau hanya kerangka ceritanya saja, jadi anggap saja cerita ini fiktif. Mau percaya atau tidak yang jelas kehidupan tak kasat mata itu memang nyata.
Semoga cerita ini menghibur rekan-rekan pembaca semua, untuk yang tidak suka dengan cerita mistis lebih baik jangan diteruskan membacanya ditakutkan kecanduan.
Prolog
Cerahnya mentari membakar kulit di daerah Solo ini, entah sudah berapa kali kuminum air putih yang kubawa menunggu datangnya kedua kawanku. Nampak 3 tas caril yang kugunakan dan punya kawanku tergeletak di ujung pos entah sepertinya tempat ini adalah pos satpam yang ditinggalkan dekat stasiun Solo Jembres.
Terdengar suara kawanku Joko dan Endri melangkah menuju pos tempatku berteduh, entah sudah berapa kali asap putih mengepul dari mulutku. Waktu yang terasa lambat menunggu kawanku membeli logistik di sekitar pasar agar pendakian ke lawu tidak menjadi teror di kala perut lapar.
"Lama amat" ujarku
Joko dan Endri mesam mesem persis kaya petruk dan gareng lagi nyari bau kentut nya semar.
"Ahh... Elahh Don, nih lihat bawaan lumayan banyak" ujar Joko, sambil menenteng beberapa belanjaan logistik yang sudah dibeli.
"Tau lo Don, lo mah enak cuman bengong sambil ngebul jagain tas doank" Endri pun tak kalah sengit membela Joko.
Aku pun tersenyum kepada mereka, " janc*kk, malah marah-marah ya aku yang salah...puas dah lo.. "
Mereka pun tertawa secara bersamaan, tak banyak yang diceritakan di daerah Solo Jebres ini namun perjalanan masih panjang. Joko pun menelepon seseorang untuk menjemput kami, karena yang lebih paham daerah ini dan Lawu adalah Joko. Jadi aku dan Endri tinggal duduk manis menunggu perintah selanjutnya dari pimpinan pendakian kali ini.
"Waduhh... kita harus nunggu setengah jam lagi, yo wes kalian istirahat dolo dah. Cari tempat ngopi yuk " ujar Joko.
Kami berdua pun mengangguk, rasanya menunggu sambil ngopi dan makan gorengan lebih nikmat dibandingkan harus menunggu di tempat yang mulai panas ini.
Kami pun berjalan, hingga terlihat warung kopi di pinggir jalan. Barang bawaan pun ditumpuk jadi satu, logistik pun sudah dibagi masuk ke dalam caril masing-masing.
Kami pun memesan mie rebus, lumayan untuk ganjalan perut yang sudah mulai teriak lapar. Sembari memakan mie yang sudah terhidang, rasanya air putih di depanku tak sanggup menahan rasa dahaga yang sedang kuderita.
"Bu De aku es teh manisnya satu ?" ujarku, lalu disambut dengan ucapan kedua temanku.
"Aku es Jeruk Bu de, Aku kopi Bu De"
Pemilik kedai yang sudah berumur setengah baya itu pun mengangguk, ia pun mulai membuat pesanan minuman dengan terampil. Mie rebus punyaku pun habis lebih dulu, sedangkan kedua temanku masih asik mengunyah mie yang menjadi idola para pemuda yang sering ngekost.
Sedang asik bersenda gurau datanglah seorang laki-laki paruh baya disamping kedai kopi itu, pandangannya kosong nampak menatap jauh tanpa arah. Aku pun melihatnya dan merasa iba, aku segera beranjak mendekatinya.
"Maaf Pak, ini bangkunya biar enak duduknya"
Ia menoleh kepadaku ada senyum yang terasa berat.
"Makasih Le... "
"Mau minum kopi pak..? "
Ia pun menggeleng, menolak pemberianku.
"Rokok.. "
Ia kembali tersenyum diambil nya satu batang dari bungkus rokok yang kuberikan. Kepulan asap pun mulai keluar dari mulut kami berdua, kulihat tatapannya tidak ada perubahan masih kosong dan tak tentu arah.
"Sampean ini mau kemana, ke Lawu ya.. " ucap si bapak.
"Iya pak.. "
"Ohhh... Hati-hati ya, kalau ke sana. Saat ini banyak aura negatif di gunung lawu" ucapnya.
Aku hanya diam, tanpa bermaksud bertanya lebih jauh. Hanya anggukan kecil yang ku isyaratkan.
Kembali ia mengepulkan rokoknya terlihat olehku dari tampilan tangannya yang menggambarkan ia seorang pekerja keras, terlihat dengan jelas di lengan tangan kanan sebuah tato dengan motif bunga dan di lengan tangan kiri bertato motif naga dan wanita. Nampak masih mudanya bapak ini sosok orang yang di segani oleh orang sekitarnya.
"Ohh iya bapak asli dari sini....??"
"Bukan, Le aku dari Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. Kamu tahu..?? "
"Tidak pak, aku ga ngerti daerah sini asalku dari Jakarta"
"Ohhh... Terima kasih ini Le, Rokokmu... " ucapnya dengan nada berat.
Kemudian temanku memanggil, "Woyy Don, itu bayar makananmu masak lo gw traktir terus bisa bangkrut aku" Joko teriak.
"Ehhh... Iya, bentar ya pak"
Aku pun segera membayar makanan yang sudah kupesan, "Ini bude, lalu memberikan sejumlah uang" setelah selesai pembayaran, aku pun menoleh ke arah tempat bapak tadi duduk ia sudah tidak ada.
"Loh Ndri... Tadi lo liat bapak yang duduk disini ngobrol ma gw pergi kemana ??"
"Bapak-bapak, ngaco lo... Dari tadi juga lo bengong ngerokok sendiri, di panggil juga diam aja makanya si Joko tadi teriak manggil lo... "
"Ahhh yang benerr....tadi aku ngasih... " ucapanku terhenti. Kulihat sebatang rokok yang masih utuh di bangku tempat si bapak itu duduk.
"Ealahhh.. udah ahh ngelindurnya yuk berangkat, tuh mobil kawanku sudah sampai di seberang" Joko pun mengambil carilnya.
Kuambil rokok tadi, masih utuh tanpa terbakar sedikitpun. Bulu kudukku berdiri seakan ada yang janggal, aku pun berdo'a semoga saja itu hanya halusinasi karena beban stress yang menggelayuti kepalaku.
Atau apakah benar dia "Hantu"
#Bersambung
Quote:
Quote:
🙏 terima kasih untuk agan mantab93 yang sudah repot-repot buatin index.. 👍
Tambahan Cerita Mistis Dari Kaskuser
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Diubah oleh .nona. 08-07-2021 11:16
camiakiersty715 dan 120 lainnya memberi reputasi
117
218.9K
895
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
.nona.
#131
Part 9

"Cring... Cring... Cring... " suara gemerincing dari sebuah tongkat, nampak seorang paruh baya dari dalam di balik hutan pinus muncul, ia pun mendatangi kami.
"Kakek... "ucap mas Jati.
Lalu setelah melihat mas Jati sungkem, kami pun melakukan hal yang serupa.
"Kamu belum pulang...?"
"Nanti dulu kek, lagi ada temen ini... " sambil menunjuk kami bertiga.
"Hmmmm... Nampaknya temenmu sudah kenalan dengan mahluk di sini toh Le.. "
Kami hanya diam mendengar pembicaraan mereka, namun dari perkataan kakek yang baru saja datang bulu kudukku langsung menerawang.
Kakek itu menatapku tajam entah apa yang dia pikirkan, tapi terasa tubuhku begitu hangat. Seperti ada yang mengalir dari dalam tubuhku, hangat hingga hawa dingin lawu sudah tak terasa.
"Kamu... "ia menunjukku.
"Saya kek, maaf.. Kenapa.. "
"Sini.. Le.. "
Aku pun segera mendekat, kakek itu tersenyum kepadaku.
"Badanmu terasa hangat kan...!! "
Kedua temanku, dan mas Jati hanya terdiam namun seakan banyak pertanyaan di kepala mereka.
"Iya Kek... "
"Tidak apa-apa itu, kundalini mu sedang bangkit membuka gerbang selanjutnya..."
"Kundalini....maksudnya apa itu kek?" aku pun dibuat bingung tentang hal itu.
"Nampakny kamu tak tahu dengan kehadiran kundalinimu, hmmm... apakah kamu pernah merasa punggungmu pegal dan terasa berat, mungkin kamu pernah berdiam diri di suatu tempat..? " tanya si kakek.
"Ya bener kek, ketika itu aku sedang i'tikaf di masjid, punggungku terasa hangat dan pegal selama seminggu namun berangsur-angsur menghilang"
"Itulah saat kundalinimu bangkit, terlebih lagi aura gunung lawu tempat banyak orang yang bertapa membuat kundalinimu pun bereaksi.. "
"Tapi bagaimana bisa kek..? "
"Kundalini merupakan bagian dari ajaran Tantra yang berkembang di India dan Tibet. Ajaran ini tidak diajarkan secara luas, hanya terbatas pada murid-murid yang terpilih. Pengetahuan ini diturunkan secara langsung dari guru spiritual kepada muridnya untuk menghindari jatuhnya pengetahuan ini kepada orang-orang yang berkesadaran rendah dan kepada mereka yang hanya mencari kesaktian.
Kundalini berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti gulungan. Dalam keadaan tidur (belum bangkit dan belum aktif) , kundalini berbentuk gulungan 3½ lingkaran yang terletak di sumsum tulang belakang manusia, tepatnya di bawah tulang ekor (perinum). Ketika kundalini sudah bangkit dan aktif ia akan merambat naik melalui jalur sushumna, menembus semua chakra dan akhirnya keluar dari chakra mahkota.
Mengapa bisa kundalinimu bangkit? Pastinya kamu bingung, karena sebenarnya setiap manusia mempunyai kundalini namun ia bisa bangkit karena beberapa faktor,
*faktor bakat bawaan lahir
*rajin dan tekun beribadah serta *menyukai hal-hal spiritual
*membaca mantra / kalimat suci tertentu
*rajin meditasi
*latihan yoga
*kesedihan yang sangat mendalam
*sakit panas yang tinggi
*kecelakaan pada tulang ekor (kasus-kasus tertentu)
*shaktipat (dibangkitkan oleh seorang master)
jika kebangkitan kundalini kamu didapatkan bukan melalui bimbingan seorang master/guru kundalini, maka kemungkinan besar ia akan mengalami “kundalini syndrome” dimana bangkitnya kundalini mengalami beberapa masalah seperti penyempitan jalur sushumna.
Syndrome kundalini dapat terjadi karena saluran pada jalur nadi sushumna belum terbentuk. Ketika kundalini sudah mulai bangkit ia akan mengeluarkan uap panas, uap panas ini akan naik melalui jalur sushumna dan berusaha membuat saluran kearah chakra mahkota. Pada umumnya saluran tersebut belum terbentuk sehingga uap panas itu akan tertahan di bagian tubuh tertentu dan kotoran-kotoran hasil pembakaran akan tersebar pada organ-organ tubuh terdekat dimana uap panas itu terhenti.
Sebagai contoh, jika terhambat di chakra jantung maka dapat mengakibatkan masalah pada organ jantung dan sekitarnya, lebih bahaya lagi jika syndrome terjadi di sekitar kepala, kemungkinan besar mengakibatkan sakit kepala yang akut, dan bahkan pada beberapa kasus dapat mengalami gangguan jiwa karenanya.
Maka jangan heran banyak orang yang belajar kundalini namun ingin cara singkat banyak yang menjadi gila."
Kami pun dibuat terkesima oleh penjelasan si kakek terutama aku.
"Tapi aku bingung kek, fungsi dari bangkitnya kundalini itu untuk apa? "
"Nampaknya kamu benar tidak tahu to Le.. ?"
"Aku pun baru tahu kundalini dari kakek..!! Apa ini berbahaya? "
Si kakek terkekeh, seperti tokoh dalam dunia persilatan aku memang merasakan si kakek bukan orang sembarangan.
"Fungsinya banyak sekali, tergantung dari orangnya ingin mencari kesaktian atau tujuannya spiritual. Maka jangan heran nenek moyang kita dulu punya kemampuan yang tak biasa, bahkan para wali pun memiliki karomah. Namun kamu rasakan sendiri Le, hanya saja kemungkinan njeuneungan akan mengaktifkan bangkitnya kemampuan clairvoyance, yaitu kemampuan dalam melihat dan merasakan energi yang halus (subtle energies) seperti : melihat aura, pancaran energi, melihat chakra dll.
Lalu bangkitnya kemampuan clairaudience, yaitu kemampuan dalam mendengar dan memahami suara gaib, mendengar pesan dari alam/dimensi lain.
Masih banyak hal, setidaknya kamu tidak boleh sombong karena semua kekuatan itu milik Tuhan"
Aku tak sempat berkata otakku masih menganalisis dari perkataan si kakek.
"Ya sudah saya pamit dulu, kalian berhati-hatilah di gunung lawu. Kehadiran kalian sudah di persilahkan untuk menaiki gunung ini, pastinya semalam kalian sudah kenalan kan..!! "
Kami pun tersentak sepertinya kakek itu tahu, dengan apa yang terjadi kemarin malam.
"Buat kamu.. " Ia menunjukku.
"Ndalem... Kek"
"Latihlah agar kundalinimu dapat dikuasai untuk hal yang baik.. "
Aku pun mengangguk.
Kami pun salim tangan sambil menunduk menghormat kepada si kakek setelahnya. Lalu si kakek, perlahan mulai berjalan belum ada 5 menit kami pun menoleh ke arah jalannya si kakek tiba-tiba sudah ga ada.
Terus terang kami bertiga kaget, terlihat mas Jati yang nyengir dan senyum-senyum seakan tahu kekagetan kami bertiga.
"Sudah biarkan saja, kakek memang suka begitu.. "
"Maaf mas apa kakek mas juru kunci Lawu? "
Mas Jati pun tak bisa menahan senyumnya ia pun tertawa, kemudian ia berkata.
"Sebenarnya gunung Lawu tak memiliki juru kunci, berbeda dari Gunung Merapi. Gunung Lawu itu istimewa, enggak ada orang yang sanggup jadi juru kunci. Kalau kamu nyari, terus ada orang yang ngaku jadi juru kunci Lawu, berarti kamu dibohongi," ujar mas Jati.
"Wahhh aku baru tahu mas.. "Ujar Joko.
"Kamu tahukan cerita seorang pendaki yang hilang di bulan Januari lalu.. "
"Alvi Mas... " ujar Endri.
"Banyak sarkun alias saran dukun yang mengetahui lokasinya ini dan itu, tapi kawan saya di tim SAR berusaha mematuhi SOP dari Badan SAR Nasional. Misalnya SOP dari Basarnas tujuh hari, berarti tujuh hari ngikutin aturan main logika, setelah itu baru mereka mempertimbangkan faktor X"
"Hmmm... Baru tahu saya tentang prosedur SAR, lalu kasus Alvi bagaimana mas menurut mereka? "
"Biasanya sih aparat SAR tidak bisa begitu saja menjadikan keterangan dukun sebagai pedoman menjalankan operasi. Informasi dukun memang dipertimbangkan, tapi pengambilan keputusan tetap mengacu pada hasil penyelidikan lapangan.
Seperti di Posko Cemoro Kandang sempat didatangi beberapa orang yang mengaku punya petunjuk mistis atas keberadaan Alvi. Waktu itu ada mas Untung, yang menjelaskan ia salah satu anggota komunitas AGL (Anak Gunung Lawu), ia bercerita kalau datang satu orang Suku Anak Dalam dari Jambi, satu dari Kalimantan Timur, serta ada dua cewek dari Malang. Semua minta izin melakukan ritual mistis untuk mendapatkan petunjuk keberadaan Alvi.
Mereka sih mempersilahkan yang ingin melakukan ritual, pokoknya tujuannya sama [mencari orang hilang], namun sebenarnya tim SAR tak selalu merespons positif mereka yang mengaku dapat petunjuk mistis. Bahkan mereka menghimbau pengguna sosial media yang merasa punya penerawangan terhadap keberadaan Alvi, agar datang langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan tim SAR membuktikan omongan mereka.
Terkadang tim SAR pun gerah menanggapi netizen yang mengaku tahu lokasi si orang hilang. Mungkin beberapa ada yang beneran, tapi pasti ada juga yang hanya cari sensasi aja.
Biasanya tim penyelamat akan menggunakan teknik Explore Search and Rescue (ESAR) untuk menghadapi medan berupa hutan. Patokan utama dalam menentukan lokasi adalah saksi mata, seperti dalam kasus ini tentu saja enam teman mendaki Alvi dan orang-orang di sekitar area.
Mengingat kondisi terakhir Alvi dan cuaca Gunung Lawu yang buruk selama dua pekan, tim SAR berusaha realistis. Anjing SAR yang diturunkan oleh tim K9 Polres Karanganyar adalah jenis kadaver, kemampuannya mencari jenazah. Pemilihan anjing ini menunjukkan perhitungan tim SAR terhadap kondisi Alvi. Namun tetap tidak ketemu hingga pencarian terhadap Alvi resmi ditutup total pada 23 Januari 2019. Banyak juga para dukun yang di publikasikan oleh media ketika mencari Alvi dan hasilnya pun nihil.. "
"Mmmhhh...bagaimana selanjutnya mas.. "
"Kita berdo'a saja semoga ia dalam keadaan baik, tapi logikanya manusia hanya bisa survival selama 40 hari untuk yang fisiknya lemah, kalau kuat dan pintar mencari bahan makanan bisa mencapai 3 bulan, kalau sudah terbiasa dengan hutan bukan tak mungkin ia bisa hidup di dalam hutan. Yang jadi masalah apabila jatuh ke dalam jurang, atau masuk ke sisi-sisi lubang pada lembah susah untuk evakuasi dan dicari. Untuk itu kita do'a kan saja yang terbaik dan buat keluarga yang di tinggalkan pun ikhlas mungkin inilah takdir Tuhan"
"Bener juga ya mas, ehh ini mas minum dulu... Tadi kami habis bikin kopi di bawah ini ada termos kecil, isinya kopi"
"Wah.. Makasih ya..."
Kemudian kami melihat kupu-kupu besar melintas dekat kami, indah sekali melihat geraknya yang lincah kesana kemari. Kupu-kupu itu berwarna hitam. Namun, di tengah kedua sayapnya terdapat bulatan besar berwarna biru yang mengkilap. Inilah eksotisnya Lawu dengan fauna yang menarik.
"Jangan di ganggu ya yang itu.. "ia menunjuk kepada kupu-kupu tersebut.
"Ya mas, kami tahu cerita tentang kupu-kupu tersebut" Mas Joko pun menjawabnya.
Tiba-tiba....
#Bersambung

"Cring... Cring... Cring... " suara gemerincing dari sebuah tongkat, nampak seorang paruh baya dari dalam di balik hutan pinus muncul, ia pun mendatangi kami.
"Kakek... "ucap mas Jati.
Lalu setelah melihat mas Jati sungkem, kami pun melakukan hal yang serupa.
"Kamu belum pulang...?"
"Nanti dulu kek, lagi ada temen ini... " sambil menunjuk kami bertiga.
"Hmmmm... Nampaknya temenmu sudah kenalan dengan mahluk di sini toh Le.. "
Kami hanya diam mendengar pembicaraan mereka, namun dari perkataan kakek yang baru saja datang bulu kudukku langsung menerawang.
Kakek itu menatapku tajam entah apa yang dia pikirkan, tapi terasa tubuhku begitu hangat. Seperti ada yang mengalir dari dalam tubuhku, hangat hingga hawa dingin lawu sudah tak terasa.
"Kamu... "ia menunjukku.
"Saya kek, maaf.. Kenapa.. "
"Sini.. Le.. "
Aku pun segera mendekat, kakek itu tersenyum kepadaku.
"Badanmu terasa hangat kan...!! "
Kedua temanku, dan mas Jati hanya terdiam namun seakan banyak pertanyaan di kepala mereka.
"Iya Kek... "
"Tidak apa-apa itu, kundalini mu sedang bangkit membuka gerbang selanjutnya..."
"Kundalini....maksudnya apa itu kek?" aku pun dibuat bingung tentang hal itu.
"Nampakny kamu tak tahu dengan kehadiran kundalinimu, hmmm... apakah kamu pernah merasa punggungmu pegal dan terasa berat, mungkin kamu pernah berdiam diri di suatu tempat..? " tanya si kakek.
"Ya bener kek, ketika itu aku sedang i'tikaf di masjid, punggungku terasa hangat dan pegal selama seminggu namun berangsur-angsur menghilang"
"Itulah saat kundalinimu bangkit, terlebih lagi aura gunung lawu tempat banyak orang yang bertapa membuat kundalinimu pun bereaksi.. "
"Tapi bagaimana bisa kek..? "
"Kundalini merupakan bagian dari ajaran Tantra yang berkembang di India dan Tibet. Ajaran ini tidak diajarkan secara luas, hanya terbatas pada murid-murid yang terpilih. Pengetahuan ini diturunkan secara langsung dari guru spiritual kepada muridnya untuk menghindari jatuhnya pengetahuan ini kepada orang-orang yang berkesadaran rendah dan kepada mereka yang hanya mencari kesaktian.
Kundalini berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti gulungan. Dalam keadaan tidur (belum bangkit dan belum aktif) , kundalini berbentuk gulungan 3½ lingkaran yang terletak di sumsum tulang belakang manusia, tepatnya di bawah tulang ekor (perinum). Ketika kundalini sudah bangkit dan aktif ia akan merambat naik melalui jalur sushumna, menembus semua chakra dan akhirnya keluar dari chakra mahkota.
Mengapa bisa kundalinimu bangkit? Pastinya kamu bingung, karena sebenarnya setiap manusia mempunyai kundalini namun ia bisa bangkit karena beberapa faktor,
*faktor bakat bawaan lahir
*rajin dan tekun beribadah serta *menyukai hal-hal spiritual
*membaca mantra / kalimat suci tertentu
*rajin meditasi
*latihan yoga
*kesedihan yang sangat mendalam
*sakit panas yang tinggi
*kecelakaan pada tulang ekor (kasus-kasus tertentu)
*shaktipat (dibangkitkan oleh seorang master)
jika kebangkitan kundalini kamu didapatkan bukan melalui bimbingan seorang master/guru kundalini, maka kemungkinan besar ia akan mengalami “kundalini syndrome” dimana bangkitnya kundalini mengalami beberapa masalah seperti penyempitan jalur sushumna.
Syndrome kundalini dapat terjadi karena saluran pada jalur nadi sushumna belum terbentuk. Ketika kundalini sudah mulai bangkit ia akan mengeluarkan uap panas, uap panas ini akan naik melalui jalur sushumna dan berusaha membuat saluran kearah chakra mahkota. Pada umumnya saluran tersebut belum terbentuk sehingga uap panas itu akan tertahan di bagian tubuh tertentu dan kotoran-kotoran hasil pembakaran akan tersebar pada organ-organ tubuh terdekat dimana uap panas itu terhenti.
Sebagai contoh, jika terhambat di chakra jantung maka dapat mengakibatkan masalah pada organ jantung dan sekitarnya, lebih bahaya lagi jika syndrome terjadi di sekitar kepala, kemungkinan besar mengakibatkan sakit kepala yang akut, dan bahkan pada beberapa kasus dapat mengalami gangguan jiwa karenanya.
Maka jangan heran banyak orang yang belajar kundalini namun ingin cara singkat banyak yang menjadi gila."
Kami pun dibuat terkesima oleh penjelasan si kakek terutama aku.
"Tapi aku bingung kek, fungsi dari bangkitnya kundalini itu untuk apa? "
"Nampaknya kamu benar tidak tahu to Le.. ?"
"Aku pun baru tahu kundalini dari kakek..!! Apa ini berbahaya? "
Si kakek terkekeh, seperti tokoh dalam dunia persilatan aku memang merasakan si kakek bukan orang sembarangan.
"Fungsinya banyak sekali, tergantung dari orangnya ingin mencari kesaktian atau tujuannya spiritual. Maka jangan heran nenek moyang kita dulu punya kemampuan yang tak biasa, bahkan para wali pun memiliki karomah. Namun kamu rasakan sendiri Le, hanya saja kemungkinan njeuneungan akan mengaktifkan bangkitnya kemampuan clairvoyance, yaitu kemampuan dalam melihat dan merasakan energi yang halus (subtle energies) seperti : melihat aura, pancaran energi, melihat chakra dll.
Lalu bangkitnya kemampuan clairaudience, yaitu kemampuan dalam mendengar dan memahami suara gaib, mendengar pesan dari alam/dimensi lain.
Masih banyak hal, setidaknya kamu tidak boleh sombong karena semua kekuatan itu milik Tuhan"
Aku tak sempat berkata otakku masih menganalisis dari perkataan si kakek.
"Ya sudah saya pamit dulu, kalian berhati-hatilah di gunung lawu. Kehadiran kalian sudah di persilahkan untuk menaiki gunung ini, pastinya semalam kalian sudah kenalan kan..!! "
Kami pun tersentak sepertinya kakek itu tahu, dengan apa yang terjadi kemarin malam.
"Buat kamu.. " Ia menunjukku.
"Ndalem... Kek"
"Latihlah agar kundalinimu dapat dikuasai untuk hal yang baik.. "
Aku pun mengangguk.
Kami pun salim tangan sambil menunduk menghormat kepada si kakek setelahnya. Lalu si kakek, perlahan mulai berjalan belum ada 5 menit kami pun menoleh ke arah jalannya si kakek tiba-tiba sudah ga ada.
Terus terang kami bertiga kaget, terlihat mas Jati yang nyengir dan senyum-senyum seakan tahu kekagetan kami bertiga.
"Sudah biarkan saja, kakek memang suka begitu.. "
"Maaf mas apa kakek mas juru kunci Lawu? "
Mas Jati pun tak bisa menahan senyumnya ia pun tertawa, kemudian ia berkata.
"Sebenarnya gunung Lawu tak memiliki juru kunci, berbeda dari Gunung Merapi. Gunung Lawu itu istimewa, enggak ada orang yang sanggup jadi juru kunci. Kalau kamu nyari, terus ada orang yang ngaku jadi juru kunci Lawu, berarti kamu dibohongi," ujar mas Jati.
"Wahhh aku baru tahu mas.. "Ujar Joko.
"Kamu tahukan cerita seorang pendaki yang hilang di bulan Januari lalu.. "
"Alvi Mas... " ujar Endri.
"Banyak sarkun alias saran dukun yang mengetahui lokasinya ini dan itu, tapi kawan saya di tim SAR berusaha mematuhi SOP dari Badan SAR Nasional. Misalnya SOP dari Basarnas tujuh hari, berarti tujuh hari ngikutin aturan main logika, setelah itu baru mereka mempertimbangkan faktor X"
"Hmmm... Baru tahu saya tentang prosedur SAR, lalu kasus Alvi bagaimana mas menurut mereka? "
"Biasanya sih aparat SAR tidak bisa begitu saja menjadikan keterangan dukun sebagai pedoman menjalankan operasi. Informasi dukun memang dipertimbangkan, tapi pengambilan keputusan tetap mengacu pada hasil penyelidikan lapangan.
Seperti di Posko Cemoro Kandang sempat didatangi beberapa orang yang mengaku punya petunjuk mistis atas keberadaan Alvi. Waktu itu ada mas Untung, yang menjelaskan ia salah satu anggota komunitas AGL (Anak Gunung Lawu), ia bercerita kalau datang satu orang Suku Anak Dalam dari Jambi, satu dari Kalimantan Timur, serta ada dua cewek dari Malang. Semua minta izin melakukan ritual mistis untuk mendapatkan petunjuk keberadaan Alvi.
Mereka sih mempersilahkan yang ingin melakukan ritual, pokoknya tujuannya sama [mencari orang hilang], namun sebenarnya tim SAR tak selalu merespons positif mereka yang mengaku dapat petunjuk mistis. Bahkan mereka menghimbau pengguna sosial media yang merasa punya penerawangan terhadap keberadaan Alvi, agar datang langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan tim SAR membuktikan omongan mereka.
Terkadang tim SAR pun gerah menanggapi netizen yang mengaku tahu lokasi si orang hilang. Mungkin beberapa ada yang beneran, tapi pasti ada juga yang hanya cari sensasi aja.
Biasanya tim penyelamat akan menggunakan teknik Explore Search and Rescue (ESAR) untuk menghadapi medan berupa hutan. Patokan utama dalam menentukan lokasi adalah saksi mata, seperti dalam kasus ini tentu saja enam teman mendaki Alvi dan orang-orang di sekitar area.
Mengingat kondisi terakhir Alvi dan cuaca Gunung Lawu yang buruk selama dua pekan, tim SAR berusaha realistis. Anjing SAR yang diturunkan oleh tim K9 Polres Karanganyar adalah jenis kadaver, kemampuannya mencari jenazah. Pemilihan anjing ini menunjukkan perhitungan tim SAR terhadap kondisi Alvi. Namun tetap tidak ketemu hingga pencarian terhadap Alvi resmi ditutup total pada 23 Januari 2019. Banyak juga para dukun yang di publikasikan oleh media ketika mencari Alvi dan hasilnya pun nihil.. "
"Mmmhhh...bagaimana selanjutnya mas.. "
"Kita berdo'a saja semoga ia dalam keadaan baik, tapi logikanya manusia hanya bisa survival selama 40 hari untuk yang fisiknya lemah, kalau kuat dan pintar mencari bahan makanan bisa mencapai 3 bulan, kalau sudah terbiasa dengan hutan bukan tak mungkin ia bisa hidup di dalam hutan. Yang jadi masalah apabila jatuh ke dalam jurang, atau masuk ke sisi-sisi lubang pada lembah susah untuk evakuasi dan dicari. Untuk itu kita do'a kan saja yang terbaik dan buat keluarga yang di tinggalkan pun ikhlas mungkin inilah takdir Tuhan"
"Bener juga ya mas, ehh ini mas minum dulu... Tadi kami habis bikin kopi di bawah ini ada termos kecil, isinya kopi"
"Wah.. Makasih ya..."
Kemudian kami melihat kupu-kupu besar melintas dekat kami, indah sekali melihat geraknya yang lincah kesana kemari. Kupu-kupu itu berwarna hitam. Namun, di tengah kedua sayapnya terdapat bulatan besar berwarna biru yang mengkilap. Inilah eksotisnya Lawu dengan fauna yang menarik.
"Jangan di ganggu ya yang itu.. "ia menunjuk kepada kupu-kupu tersebut.
"Ya mas, kami tahu cerita tentang kupu-kupu tersebut" Mas Joko pun menjawabnya.
Tiba-tiba....
#Bersambung
Diubah oleh .nona. 20-05-2019 04:28
santet72 dan 34 lainnya memberi reputasi
35
Tutup

