Kaskus

Story

panpanochioAvatar border
TS
panpanochio
Milk & Mocha
Milk & Mocha

Halo semua, ijinin gue seorang newbie untuk menceritakan sebuah kisah dari pengalaman gue, mungkin bagi beberapa orang pengalaman gue ini ga menarik. Perkenalkan nama gue Rendra, selamat datang di thread ini.

Cerita ini sepenuhnya real bagi orang-orang yang mengalaminya. Maka, gue bakalan pake nama asli mereka demi melindungi privasi. Nggak, becanda.


Quote:



Jangan lupa RATE and REPLYemoticon-Betty


Spoiler for Prolog:



Spoiler for Index:
Diubah oleh panpanochio 16-07-2020 21:04
Rindaoktavia009Avatar border
sitinur200Avatar border
fauzan.rifazaAvatar border
fauzan.rifaza dan 55 lainnya memberi reputasi
52
21.1K
169
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.5KAnggota
Tampilkan semua post
panpanochioAvatar border
TS
panpanochio
#59
PART 10

Cita menaiki motor dan duduk di belakang, ya masa di depan gue pangku bre emoticon-Big Grin. Udah lama juga ni motor ga buat boncengan sama cewek selain nyokap/adik gue emoticon-Big Grin. Gue pun menarik gas motor matic gue ini dengan perlahan dan mengarahkan ke arah rumah gue, loh emoticon-Embarrassment. Ke rumah dia lah bre, becanda gue emoticon-Big Grin.

“Mau langsung pulang apa makan dulu?” tanya gue memecah keheningan karna sejak tadi gue gugup berada di dekat dia, Cita pun mendekatkan kepalanya ke gue. Aduh wangi bener, pasti dandan dulu tadi sebelum gue jemput.

“Hmm terserah” ah jawaban andalan bagi para wanita

“Makan dulu gapapa kan? Sebentar aja kok”

“Mau makan apa emang?”

“Terserah”
jawab gue seperti wanita kebanyakan.

Gak, gue gak gitu emoticon-Big Grin

“Cita lagi mau makan apa?”

“Pengen ketoprak”

“Oh okedeh boleh, tapi disini ketoprak yang enak dimana ya?”


Cita menyebutkan tempat makan ketoprak yang katanya enak di sekitar daerah sini, dan gue pun langsung mengarahkan motor ke daerah tersebut. Daerahnya gak jauh dari tempat Cita mengajar dan searah juga ke arah rumah Cita.

“Yah gak jualan abangnya. Disini ketopraknya yang enak, Cita juga biasanya disini” ucap Cita sambil menunjukkan tempat yang dimaksudkan

“Yah terus gimana mau makan apa Cita?”

“Terserah Rendra deh”

“Pengen banget emang? emoticon-Big Grin nanti cari ketoprak di tempat lain aja ya”


Gue melanjutkan perjalanan sambil mencari tempat makan ketoprak, padahal tadi siang gue baru aja makan ketoprak emoticon-Big Grin.

Diperjalanan gue dan Cita mengobrol sambil bercanda. Kebanyakan dia sih yang cerita, gue asik dengerin dia aja. Sekitar 25 menit perjalanan, gue sudah berada di daerah dekat rumah Cita dimana setiap belokan nya gue di arahkan oleh Cita, ga sekali gue sok tau mengambil jalan tanpa menanyakan arah yang benar kepada Cita. Alhasil membuat kita tertawa karna kata Cita gue nganter anak orang tapi gak tau jalan emoticon-Big Grin

Kita berhenti di suatu tempat makan ketoprak. Setelah itu kita pun memesan dua porsi ketoprak yang satu pedasnya sedang, dan yang satu pedas + manis. Tau kan gue mesen yang mana emoticon-Big Grin

Sambil duduk menunggu pesanan, Cita mengeluarkan hp nya untuk mengabari orang tuanya bahwa pulangnya agak telat karna makan dulu sama gue.

“Ren boleh minta foto ga? Buat papa”

Gue kaget mendengarnya, Cita menyodorkan kamera hp nya ke hadapan gue, disitu gue cuma berpose tersenyum. Baru juga kenal bre udah di mintain foto aja, ya biasalah pesona ganteng gue bikin orang pengen foto sama gue gitu.

“Buat apa emangnya?”

“Ini papa tadi nanyain makan sama siapa, yaudah Cita fotoin aja hehehe”

“Jangan diliatin terus ya fotonya emoticon-Big Grin

“Iiih geer banget”


Kita pun tertawa bareng. Setelah itu, kita melanjutkan makan sambil mengobrol. Cita tidak menghabiskan makanannya karena terlalu pedas, hahaha cemen kamu Ta. Makan selesai, waktunya mengantar Cita pulang, gentleman rules: biar pria yang membayar emoticon-Big Grin.

“Cita, nanti beli martabak dulu ya buat mama papa”

“Oh iya yaudah”

“Disini dimana yang enak martabak?”

“Disini aja
(Cita menyebutkan suatu tempat dan menunjukkan jalannya, yang juga searah dengan jalan arah rumah Cita), biasanya Cita juga disitu kalo beli martabak”

Gak lama dari tempat makan ketoprak dekat pertigaan terdapat sebuah tempat martabak, gue pun menepikan motor. Ah kayaknya gak asing nih tempat

“Martabak manis apa telor Cita?”

“Hmm martabak telor aja deh, Mama belom boleh makan manis”


Gue pun memesan satu porsi(bener porsi gak sih? apa buah?) martabak telor spesial untuk calon mertua yang spesial. Sambil menunggu pesanan, gue duduk disamping Cita.

“Rendra tau emang daerah sini?”

Gue menggelengkan kepala sambil nyengir “Engga”

“Ini kalo kesinikan arah ke kampus M”

“Oh iyaiya tau” jawab gue sambil mengangguk. Haduh, iya Ta.. kampus M, kampus cowok mu kan?

“Cita udah lama ngajar?”

“Dari semester 2”


Oooh lumayan lama, dan sekiranya sambil asik mengobrol dengan Cita, gak lama dari itu pesanan martabak udah selesai. Setelah membayar, gue melanjutkan perjalanan dengan Cita. Ternyata gak jauh dari tempat martabak tadi kita sudah sampai di rumah Cita, kalo kata Cita rumahnya berwarna biru (kalo menurut gue sih ini hijau tosca emoticon-Big Grin).

“Mampir masuk dulu Rendra”.

“Gausah Cita, kapan-kapan aja gaenak juga udah malem”
jam sudah menunjukkan pukul 9 lewat.

“Iiih masuk dulu tau”

“Iya kapan-kapan aja beneran deh, gaenak udah malem mampir kerumah orang”

“Yaudah, Makasih ya Rendra, hati-hati dijalan”

“Iyaa, pulang dulu ya Cita. Salam buat papa mama”


Gue pun segera pulang kerumah, keluar dari jalan kecil rumah Cita, gue berhenti untuk memakai headset mendengarkan lagu. Ah akhirnya jemput Cita berhasil. Apa tadi harusnya gue mampir aja yak, gaenak juga nganterin anak orang kagak mampir. Gue mengeluarkan hp

“Salam buat papa mama”

“Bukannya masuk aja tadi tuu. Hati hati kalo udah sampe rumah kabarin. Makasih kata mama hati hati di jalan”

“Iya lain kali ajaa, udah malem gaenak tauu”



Tadi lewat mana aja ya jalannya?
Diubah oleh panpanochio 06-05-2019 17:31
i4munited
i4munited memberi reputasi
1
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.