Kaskus

News

wiwin.idtAvatar border
TS
wiwin.idt
Kominfo blokir situs jurdil2019.org
Kominfo blokir situs jurdil2019.org

JAKARTA (IndoTelko) - Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan penapisan terhadap situs crowd-source real-count www.jurdil2019.org per 20 April 2019.

Kominfo dikabarkan telah meminta ke setiap penyelenggara jasa internet (PJI) untuk memasukkan jurdil2019.org ke daftar situs yang mengandung konten negatif dalam database Trust+

Ketika IndoTelko mencoba mengakses situs ini melalui operator XL terlihat memang telah dilakukan pemblokiran.

Dirjen Aptika Semmuel A Pangerapan ketika dikonfirmasi hal ini mengakui adanya pemblokiran situs jurdil2019.org sesuai permintaan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

"Terkait pemilu kami hanya berani melakukan atas perintah instansi yang punya wewenang," kata Pria yang akrab disapa Semmy itu melalui pesan singkat ke IndoTelko, Sabtu (20/4) malam.

Ketika ditanya akankah ada pemblokiran terhadap platform sejenis jurdil2019.org, Semmy mengaku harus berkoordinasi dulu dengan Bawaslu. "Aku tanyakan ke Bawaslu ya, itu mereka (Platform lain) terdaftar sebagai orang pemantau pemilu," tutupnya.

Seperti diketahui, selain situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menampilkan hasil hitungan berbasis Formulir C1 (Real Count), beberapa platform crowd source juga menampilkan hasil hitungan dengan mengagregasi data C1 Plano dari relawannya.

Platform crowd source yang ada diantaranya KawalPemilu.org, Ayo Jaga TPS, KawalPilpres2019, dan Jurdil2019.org. (Baca: Crowd-source Pemilu)

Dalam keterangan situsnya, Jurdil 2019 menyatakan memberikan kesempatan kepada masyarakat umum untuk berpartisipasi meningkatkan kepercayaan publik atas kualitas hasil Pilpres menggunakan aplikasi Jurdil 2019 yang merupakan sistem Real Count independen yang dapat memberikan secara cepat hasil perhitungan pemungutan suara yang jujur dan adil.

Aplikasi JURDIL2019 juga dapat melayani pelaporan pelanggaran bilamana ditemukan terjadinya pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilihan Umum 2019.

Pelaporan Pelanggaran dapat dilakukan langsung dari aplikasi menggunakan format teks atau multimedia. Aplikasi JURDIL2019 telah mendapatkan Sertifikasi Akreditasi dari BAWASLU dengan Nomor Akreditasi: 063/BAWASLU/IV/2019.

Sejak Sabtu (20/4), muncul kloningan dari situs Jurdil2019.org menjadi Jurdil2019.net.

Tampilan situs Jurdil2019.org dan kloningan dengan Jurdil2019.net

Kominfo blokir situs jurdil2019.org

Hitungan sementara dari Pilpres yang dipajang dari kedua situs ini berbeda. Jika di Jurdil2019.org perolehan suara dipimpin oleh pasangan Prabowo-Sandi, di Jurdil2019.net, pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang berjaya.

sumber : https://www.indotelko.com/read/15557...nfo-jurdil2019
Diubah oleh wiwin.idt 20-04-2019 22:46
-1
6.4K
81
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
692.2KThread57.3KAnggota
Tampilkan semua post
tukangbolosAvatar border
tukangbolos
#65
Quote:


Justru dengan mematikan situs dari oposisi malah semakin memperkuat kesan pertahana represif, ada ketakutan yang luar biasa, justru ngerugiin kubu pakde Wiwi sendiri. emoticon-Big Grin

Kl soal framing mah kl emang lemah nggak bakalan framing itu ngebesar. Yang ada malah jadi bulan-bulanan rakyat. Biarin aja kubu om Wowo bikin situs dengan segala macamnya. Toh kl di real count yang menang pakde Wiwi semua situs itu akan menjadi prasasti kedunguan oposisi. Nggak perlu takut dan cemas. Sans aja emoticon-Cool

Quote:


Bosen ah jualan nya playing victim hoax dan fitnah mulu. Kl emang pertahana kuat, hoax dan fitnah mah nggak bakal mendegradasi kekuatan pertahana. Kalau pakde Wiwi menang dan kuat nggak usah takut sama oposisi. Langkah TKN mendeklarasikan kemenangan adalah langkah tepat utk meng-counter kubu om Wowo. emoticon-thumbsup:

Oposisi itu receh banget main nya. Justru dengan meladeni kubu oposisi semakin membuat kubu pertahana konyol dan terkesan represif.

Kita ini demokrasi bung. Bukan khilafah, monarki atau komunis. Pemimpin emang dasarnya siap di bully, diserang verbal, bahkan nggak sedikit di fitnah. Sekelas Trump aja yang katanya bodoh kebangetan sans aja dibully massal. Eminem sampe nge-diss parah banget, tapi belum pernah ketangkep macan Ahmad Dhani.
0
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.