TS
ibliss666
Cerita dan Inspirasi Bisnis ini Perlu di Baca agar Agan Sista Makin Kaya
JIKA ADA PIHAK YANG TIDAK BERKENAN BISA PM SAYA YA




Jadi Bos itu Penting
Belajar untuk jadi Bos itu Perlu
Mulailah Dari Sini
Membaca Bersama Saya


Quote:
Quote:
Quote:
Spoiler for anu:
JIKA ADA PIHAK YANG TIDAK BERKENAN BISA PM SAYA YA

Diubah oleh muselimah 08-05-2022 06:38
ekspedisisby dan 26 lainnya memberi reputasi
27
47.1K
212
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
UKM
14.8KThread•3.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
ibliss666
#148
Assalamualaikum...
Salam kenal semua.
Perkenalkan, saya Maylisa Syafril atau biasa dipanggil dengan mba Mel.
Pada kesempatan ini saya yang diberikan kesempatan oleh team login untuk sharing sedikiitt ilmu saya disini..
Kenapa iii nya banyak..karena memang bila dibandingkan dengan pembicara lain, ilmu saya belum ada apa-apanya. 😀
Tapi karena niat saya untuk berbagi saya beranikan berbicara di forum ini.
Oh ya..saya adalah founder dari kelas belajar IMLearning.
Mungkin belum terlalu banyak yang tau ya.
IMLEARNING adalah komonitas edukasi internet marketing khusus untuk perempuan.
Harapan kami, selain perempuan bisa berperan dengan baik dalam rumah tangganya, kami bisa berperan aktif juga dalam dunia internet marketing ini.
Oke, singkat aja perkenalan dari saya.
Saya akan langsung masuk saja ke materi pertama saya di minggu ini yaa..
Materi yang akan saya sampaikan akan membahas mengenai Leads.
Yaitu leads creation dan leads convertion.
Dan pada pertemuan pertama dengan saya ini, saya akan membahasa mengenai pengertian leads dan bagaimana cara atau teknik mendapatkan leads yang banyak agar bisa dimanfaatkan untuk bisnis Anda.
PENGERTIAN LEADS
Anda berbisnis?
Apapun bisnis yang sedang Anda jalani saat ini, baik itu online maupun offline, harapan Anda adalah Anda ingin bisnis yang sedang Anda geluti sekarang bisa memberikan profit yang besar dan berkelanjutan sehingga nantinya bisnis itu akan terus bertumbuh.
Insya Allah, aamiinn…
Banyak faktor yang bisa membuat sebuah bisnis bisa menghasilkan profit. Salah satunya adalah terjadinya TRANSAKSI yang berujung closing.
Profit dan transaksi berbanding lurus. Supaya profitnya besar, transaksinya juga harus terus membesar dan agar profit yang Anda terima continue, transaksinya juga harus terjadi berulang.
Jadi jelas disini, transaksi adalah satu hal yang penting.
Untuk itu, Anda harus paham hal-hal apa saja yang bisa membuat terjadinya transaksi dan bagaimana cara membuat jumlah transaksi tersebut terus membesar.
Banyak factor yang bisa menyebabkan terjadinya transaksi, terutama transaksi yang berujung closing. Antara lain adalah, value produk yang tinggi, channel promosi yang tepat dan calon pembeli yang tertarget dan banyak.
Kita bahas satu per satu yaa…
Pertama, Anda harus mempunyai produk dengan value yang tinggi.
Banyak sekali produk yang beredar luas di pasaran. Namun sayangnya, ada produk yang laris dan sebaliknya, ada yang kurang laris.
Produk laris diciptakan atas dasar pemecahan masalah dan pemenuhan kebutuhan market.
Untuk menciptakan produk seperti ini, tidak sembarangan. Anda harus riset dulu, survey dulu dan ada proses pemikirannya.
Sehingga nanti terciptalah sebuah produk yang benar-benar market butuhkan dan setelah di sebar, permintaannya terus membesar.
Hal ini berbanding terbalik dengan produk kurang laris. Produk ini biasanya diciptakan tanpa riset, survey dan pendalaman mengenai pemecahan masalah. Semua hanya berdasarkan menurut perkiraan saja. Misalnya ‘menurut si pembuat produk’ market membutuhkan produk tersebut. Padahal yang terjadi di lapangan, produk tersebut tidak terlalu dibutuhkan.
Kedua, Anda harus menentukan di channel apa anda berpromosi.
Setelah Anda memiliki produk yang bagus untuk di jual, Anda bisa mulai mempromosikannya dengan cara yang menarik.
Tujuannya adalah agar produk yang telah Anda ciptakan berdasarkan kebutuhan pasar tersebut bisa diketahui keberadaanya oleh calon pembeli Anda.
Sehingga value dari produk Anda juga bisa mereka manfaatkan.
Untuk ini, Anda harus menentukan channel promosi yang tepat. Anda pilih Anda ingin berpromosi di mana. Media sosial? marketplace? website? atau channel promosi lainnya.
Menentukan channel promosi yang tepat ini penting karena beda channel beda acara promosinya.
Dan pastinya beda juga karakteristik pasarnya. Anda harus tetapkan berdasarkan karakter produk Anda juga. Ini penting, karena pada channel promosi yang tepat Anda bisa mendapatkan target pasar yang tepat juga. Karena di sana market Anda bertemu dengan produk Anda dan akan terjadi transaksi.
Ketiga, Anda harus mempunyai calon pembeli yang tertarget dan banyak
Bayangkan, seandainya Anda punya produk yang valuenya tinggi namun tidak ada calon pembelinya? Pasti krik…krik yaa…hehe
Oleh karena itu Anda wajib mencari dan mengumpulkan calon pembeli potensial Anda sebanyak-banyaknya.
Nanti, setelah Anda kumpulkan, Anda bisa menjuali mereka di channel tersebut atau menggiring mereka masuk ke channel yang lebih privat.
Calon pembeli dikenal juga dengan istilah leads atau prospek.
Leads adalah orang-orang yang menunjukkan ketertarikannya dan memiliki potensi untuk membeli produk yang Anda tawarkan.
Keberadaan leads sangat besar pengaruhnya bagi keberlangsungan sebuah bisnis.
Dengan adanya leads maka proses transaksi akan terjadi. Semakin banyak leads, artinya akan semakin banyak transaksi.
Terlebih lagi apabila Anda dapat mengolah database leads Anda. Anda bisa melakukan penjualan berulang sehingga leads Anda menjadi pelanggan setia dan akan terus menerus bertransaksi dengan Anda.
Nah, jadi tugas Anda adalah mengumpulkan leads sebayak-banyaknya dan mengolah database leads Anda dan mengkoversinya menjadi penjualan (transaksi).
Dan di pembahasan saya tentang leads kali ini, saya akan jabarkan bagaimana teknik-teknik mendatangkan leads yang besar dan banyak (lead creation) dan bagaimana cara mengkonversi leads tersebut menjadi sebuah transaksi (lead convertion) dengan cara yang efektif dan murah.
Silahkan di simak baik-baik yaa dan semoga bermanfaat… ^_^
Oke, kita lanjut saja ke pembahasan inti, yaitu bagaimana mendapatkan leads yang banyak untuk bisnis Anda.
Namun, sebelum kita membahasnya. Anda harus pahami terlebih dahulu mengenai dua teknik cara mendapatkan leads.
DUA TEKNIK MENDAPATKAN LEADS
Dalam dunia online, jika dilihat dari prosesnya, ada dua cara yang umum digunakan untuk mendapatkan leads, yaitu :
One step leads yaitu cara mendapatkan lead dengan satu langkah dan two step leads, yaitu proses mendapatkan leads dengan dua langkah.
Kita akan bahas satu per satu, dimulai dari one step leads.
Perhatikan bagan berikut ini

Saya akan jelaskan proses one step leads berdasarkan gambar di atas.
Saat Anda mengumpulkan traffic dengan cara beriklan baik dengan cara berbayar maupun gratisan dan terjadi closing, maka bersamaan saat closing itu Anda mendapatkan leads dan database leads. Database leads ini bisa berupa nama, nomor wa, alamat email dan alamat rumah untuk mengirimkan produk yang mereka beli.
Disini Anda mendapatkan dua keuntungan, selain Anda mendapatkan pemasukan (berupa free cash), Anda juga mendapatkan database leads pada saat yang bersamaan.
Database ini nantinya bisa Anda olah. Anda bisa kembali mempromosikan produk Anda selanjutnya di lain waktu. Sehingga terjadilah transaksi berulang.
Hal ini akan sangat efektif, karena mempromosikan produk kepada orang yang pernah bertransaksi dengan Anda (hot market) akan jauh lebih mudah daripada Anda menawarkan pada orang yang baru (cold market).
Apalagi saat mereka merasakan puas dengan pelayanan dan produk Anda, maka mereka akan merasa senang hati untuk datang kembali dan bertransaksi dengan Anda.
Two step leads
Proses berikutnya adalah two step leads atau proses mendapatkan leads secara dua langkah.
Silahkan simak gambar berikut ini :

Alur kerja two step leads sedikit berbeda dengan one step leads.
Sebelum Anda mendapatkan leads Anda harus MEMANCING leads Anda dengan memberikan lead magnet, sehingga traffic yang datang tertarik dan menjadi leads Anda.
Leads Anda bisa dikumpulkan dalam sebuah kolam lead misalnya FB grup, whatsapp grup, channel telegram dll.
Atau, agar lebih personal, dengan database yang mereka berikan, Anda bisa menghubungi mereka one to one dengan serangkaian broadcast, misalnya broadcast email atau broadcast whatsapp.
Di kolam leads atau broadcast personal itu, Anda bisa mulai ‘kenalan’ dulu, membangun interaksi dan membangun authority bahwa Anda bisa memberikan solusi untuk masalah mereka.
Hal tersebut bisa dilakukan dengan rutin berbagi manfaat, rutin sharing serta konsisten berinteraksi.
Setelah mereka merasa nyaman dengan Anda, Anda mulai bisa menggiring mereka dengan memberikan penawaran yang menarik sehingga terjadi transaksi yang berujung closing.
Setelah terjadi closing, dengan database leads Anda berupa email atau nomor kontak, alamat atau sesuai kebutuhan bisnis Anda. Lalu Anda bisa mengolah database leads untuk menjuali leads Anda kembali sampai terjadi closing berulang.
Jadi jelas ya kenapa dikatakan two step leads, karena disini ada dua langkah yang kita harus lalui.
Langkah pertama : mendapatkan database leads
Langkah kedua : jualan hingga terjadi transaksi.
Lalu, lebih bagus mana antara one step leads dan two step leads?
Keduanya mempunyai kelebihan masing-masing.
Bila Anda ingin focus jangka pendek dan menghasilkan penjualan cash untuk perputaran omset, one step leads lebih cocok terlebih lagi bila produk Anda adalah produk retail yang mudah di konsumsi.
Dan apabila produk Anda membutuhkan edukasi yang cukup banyak, misalnya property, kursus/online course, aplikasi atau software dll, maka two step leads lebih cocok Anda gunakan.
Baiklah, dua jenis proses mendapatkan leads sudah kita bahas. Selanjutnya kita akan bahas caranya mendapatkan leads.
Bila kita bicara mengenai bagaimana cara mendapatkan leads dan memgumpulkannya, semuanya tidak bisa dilepaskan dari traffic.
Karena seperti yang Anda lihat pada gambar di atas, cikal bakal terbentuknya leads adalah berasal dari traffic.
Oleh karena itu Anda juga harus paham apa itu traffic dan bagaimana cara memperbesarnya traffic.
Karena apabila Anda tau bagaimana cara mendatangkan traffic yang besar maka secara otomatis leads Anda juga membesar.
Apa itu traffic?
Traffic adalah lalu lintas pengunjung yang datang bisnis Anda.
Kalau dalam pemasaran offline, saya akan beri analogikan begini.
Misalnya Anda berjualan pada sebuah toko di dalam mall, dan mall tersebut banyak pengunjungnya. Semakin bagus mallnya, semakin banyak fasilitasnya, maka pengunjungnya semakin banyak. Para pengunjung mall inilah yang dikatakan sebagai traffic.
Dan tugas Anda adalah, bagaimana agar pengunjung-pengunjung tersebut tertarik masuk ke dalam toko Anda.
Nah, pengunjung yang masuk ke dalam toko Anda disebut sebagai leads Anda.
Mereka sudah ada ketertarikan dan ada kemungkinan untuk membeli.
Bagaimana dalam dunia online? Sama saja.
Pengunjung yang mendatangi channel promosi Anda disebut sebagai traffic, sedangkan pengunjung yang mendatangi bisnis Anda disebut dengan leads.
Dalam beberapa pengertian, ada yang mengangap bahwa traffic ini sama dengan leads.
Itu salah. Traffic bersifat lebih umum, sedangkan leads lebih spesifik.
Namun, dalam hal mengumpulkan leads sebanyak-banyaknya, ada hubungannya dengan traffic. Dan tugas Anda adalah mendatangkan leads sebanyak-banyaknya.
Caranya bagaimana? Ya dengan memasang promosi atau iklan untuk mengundang traffic agar tertarik dengan bisnis atau produk Anda.
JENIS-JENIS TRAFFIC
Secara umum, orang mengenal dua jenis traffic yaitu traffic berbayar dan traffic gratisan.
Tapi menurut Russell Brunson dalam bukunya dotcom secret, ada 3 jenis traffic berdasarkan cara mendapatkannya, yaitu:
Traffic yang bisa dikontrol
Traffic yang tidak bisa dikontrol
Traffic yang dimiliki.
Ketiga jenis traffic ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dan tentu saja, leads yang datang pada traffic ini juga berbeda.
Traffic yang bisa dikontrol
Dikatakan traffic yang bisa dikontrol karena untuk mendatangkan traffic ini Anda bisa menentukan siapa saja yang Anda undang ke bisnis Anda.
Anda bisa setting umur, jenis kelamin, hobbynya bahkan lebih detail lagi yaitu jenis hpnya. Sehingga, dengan kemampuan control yang baik, traffic yang datang bisa lebih tertarget, dan pastinya leads yang datangpun lebih banyak dalam waktu yang relative cepat.
Jenis traffic ini biasanya masuk ke dalam jenis traffic yang berbayar. Untuk mendapatkan traffic jenis ini Anda harus mengeluarkan sejumlah uang.
Contoh cara untuk mendapatkan traffic yang bisa dikontrol adalah dengan beriklan. Baik beriklan di media sosial, google atau channel berbayar lainnya.
1. Beriklan di media sosial
Pengguna media sosial yang semakin hari semakin banyak menjadikan media sosial sebagai salah satu sumber traffic yang sangat tinggi.
Apabila Anda bisa mengoptimalkan media sosial dengan baik, maka bukan tidak mungkin Anda akan mendatangkan banyak traffic dan bisa menjadi leads Anda dari sini.
Salah satu caranya adalah dengan memasang iklan berbayar di facebook menggunakan FBads. Selain itu ada juga Instagram ads yang terintegrasi dengan facebook ads.
Walau berbayar, facebook ads dan Instagram ads bisa dikatakan cukup murah dan terjangkau sebagai salah satu media promosi bisnis atau produk Anda.
Selain murah, dengan facebook ads Anda bisa menentukan calon pembeli sesuai dengan kriteria produk atau bisnis Anda yang pas. Jangkauannya juga luas dan bisa kita atur sedikit atau banyaknya tergantung dengan budget Anda.
Di Fbads Anda bisa mengumpulkan leads dengan one step dengan melakukan penjualan langsung, atau two step leads dengan membuat iklan yang menawarkan lead magnet untuk mendapatkan database leads yang mereka berikan dengan sukarela.
Khusus untuk mengiklankan lead magnet yang Anda buat kepada calon-calon pembeli potensial, Anda bisa menggunakan Facebook Lead Ads.
Dengan fitur ini, Anda bisa mengumpulkan lebih banyak lagi database orang-orang yang tertarik pada bisnis Anda.
2. Beriklan di google
Tau google kan? Pasti tau dong yaa…
Siapa yang tidak kenal dengan mesin pencari raksasa sebesar google. Ketika Anda mencari sebuah informasi, langsung ketik di google.
Google sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dalam mencari segala hal dan pengetahuan melalui internet. Trafficnya juga sangat tinggi, tidak kalah dengan sosial media.
Anda bisa memanfaatkan google sebagai sarana untuk mencari dan mengumpulkan leads sebanyak-banyaknya.
Salah satu fitur yang sangat bermanfaat untuk lebih banyak mendatangkan traffic ke bisnis online Anda adalah dengan menggunakan google Adwords.
Google adwords adalah sarana beriklan berbayar yang cukup dahsyat yang disediakan oleh google.
Dengan google adwords Anda bisa menampilkan link atau tautan website bisnis Anda di halaman pertama google sesuai dengan keyword (kata kunci) tertentu yang relevan dengan keyword yang Anda targetkan.
Dengan cara demikian, maka website jualan online Anda akan berada di rangking 1 google, sehingga orang-orang yang mencari solusi atau membutuhkan informasi sesuai dengan produk yang Anda jual bisa dengan mudah menemukan website Anda.
Sehingga potensi untuk mendapatkan banyak calon pembeli potensial tentu akan semakin besar juga.
3. Beriklan di media berbayar lainnya
Selain media sosial dan google, Anda juga masih bisa memanfaatkan media lain untuk mendatangkan leads yang banyak.
Misalnya Anda berjualan di marketplace, maka Anda bisa memasang iklan di marketplace untuk mendapatkan penjualan langsung sekaligus mendapatakan database leads.
Atau Anda pun bisa menggunakan media online lain seperti kompas(dot)com, detik(dot)com, kaskusads, adsensecamp, kumpulbloger dll.
Anda tinggal memasang iklan di sana kemudan Anda membayar iklan sesuai dengan jumlah klik yang anda dapatkan.
Bagaimana?
Tertarik untuk mendapatkan leads yang banyak dengan traffic berbayar?
Tentu saja Anda harus mencobanya.
Karena selain efektif traffic berbayar juga cenderung dapat mendatangkan leads dalam jumlah yang banyak dalam waktu yang singkat.
Namun walau begitu Anda harus berhati-hati, karena kalau salah trik, maka bukan keuntungan yang Anda dapatkan tapi malah buntung.
Sebelum memasang iklan baiknya Anda cari tau dulu karakteristik produk dan target market Anda. Lalu Anda tetapkan channel promosi yang tepat dan Anda focus disitu lalu optimalkan.
Kalau produk Anda target marketnya di facebook atau instagram, maka gunakan facebook ads atau Instagram ads.
Tapi kalau banyaknya di linkedin, maka gunakan linkedin ads. kalau banyaknya di youtube, maka gunakan youtube trueview ads.
Intinya, semakin tepat anda bisa membidik maka Anda akan semakin banyak mendapatkan leads tertarget.
Traffic yang tidak bisa dikontrol
Berbeda dengan traffic yang bisa di kontrol, traffic yang tidak bisa dikontrol biasanya berasal dari jenis traffic gratisan.
Dengan traffic ini kita tidak bisa mengontrol siapa saja, apa jenis kelaminnya, umurnya berapa, apa hobbynya atau behaviournya dan seberapa banyak leads yang datang ke bisnis kita.
Karena trafficnya yang datang bisa banyak, bisa sedikit.
Apa saja contoh traffic yang tidak bisa dikontrol?
1. Beriklan di medsos organik
Contoh traffic yang tidak bisa dikontrol adalah dengan beriklan di media sosial organic, misalnya di Fb organic dan IG organic.
Termasuk apabila Anda mengendorse atau memakai jasa paid promote pun itu termasuk dalam kategori traffic yang tidak bisa dikontrol karena kita tidak bisa mengukur siapa saja dan berapa banyak traffic yang melihat promosi Anda.
2. Membuat Blog, Vlog dan Podcast
Selain beriklan di medsos, membuat blog, vlog atau podcast juga termasuk dalam kategori mendatang leads dengan menggunakan traffic gratisan.
Dengan menggunakan blog, Anda bisa membuat berbagai artikel keren yang relevan dengan topik dari produk atau bisnis yang Anda jual.
Disini Anda bisa menempelkan formulir berlangganan (newsletter) di blog Anda dan dengan cara ini Anda bisa mendapatkan data leads misalnya berupa nomor telpon dan alamat email.
Kalau Anda males nulis di blog, Anda juga bisa mulai membuat vlog (video blog) tentang berbagai topik menarik yang bermanfaat bagi banyak orang dan mempublikasikannya.
Lalu Anda bisa meletakkan opt.in form untuk menarik leads dan membuat mereka berlangganan.
Selain vlog dan blog, Anda juga bisa membuat podcast yaitu semacam radio online yang berisi rekaman suara yang membahas topik tertentu.
Dengan podcast, Anda bisa mengumpulkan ribuan leads yang menyukai topik yang Anda sajikan.
Ketiga cara ini, baik blog maupun vlog sudah terbukti sangat efektif walau memang membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan leads.
Dan kuncinya apabila Anda ingin menggunakan blog, flog dan podcast sebagai media untuk mendatangkan traffic, Anda harus rutin.
Tema yang Anda share juga harus relevan dengan produk yang Anda jual dan materinya tentunya harus bermanfaat.
Selain itu Anda juga harus disiplin dan berkomitemen untuk menyajikan konten dengan konsisten.
Tanpa konsistensi, walau isinya bagus dan bermanfaat maka tidak akan cukup untuk mendatangkan traffic dan leads yang banyak.
Kalau tadi yang saya jabarkan di atas itu cara online, bagaimana dengan cara offlinenya?
Mendatangkan traffic secara offline bisa Anda lakukan dengan menggunakan strategi sarang semut.
Hampir sama dengan konsep mall yang saya jelaskan di atas, agar mallnya banyak pengunjung, harus ada fasilitas mall yang mengundang. Misalnya bioskop atau pasar swalayan. Dengan begitu traffic yang datang akan banyak.
Jadi saat Anda ingin mengundang traffic Anda secara offline, Anda harus berada di sarang semutnya atau jalannya semut.
Intinya, Anda bisa berpromosi secara offline di tempat yang ramai atau setidaknya di tempat yang banyak dilalui oleh banyak pengunjung.
Misalnya Anda membuka toko atau Anda bisa sekali-sekali mengikuti acara seminar atau pameran yang ada di kota Anda.
Salam kenal semua.
Perkenalkan, saya Maylisa Syafril atau biasa dipanggil dengan mba Mel.
Pada kesempatan ini saya yang diberikan kesempatan oleh team login untuk sharing sedikiitt ilmu saya disini..
Kenapa iii nya banyak..karena memang bila dibandingkan dengan pembicara lain, ilmu saya belum ada apa-apanya. 😀
Tapi karena niat saya untuk berbagi saya beranikan berbicara di forum ini.
Oh ya..saya adalah founder dari kelas belajar IMLearning.
Mungkin belum terlalu banyak yang tau ya.
IMLEARNING adalah komonitas edukasi internet marketing khusus untuk perempuan.
Harapan kami, selain perempuan bisa berperan dengan baik dalam rumah tangganya, kami bisa berperan aktif juga dalam dunia internet marketing ini.
Oke, singkat aja perkenalan dari saya.
Saya akan langsung masuk saja ke materi pertama saya di minggu ini yaa..
Materi yang akan saya sampaikan akan membahas mengenai Leads.
Yaitu leads creation dan leads convertion.
Dan pada pertemuan pertama dengan saya ini, saya akan membahasa mengenai pengertian leads dan bagaimana cara atau teknik mendapatkan leads yang banyak agar bisa dimanfaatkan untuk bisnis Anda.
PENGERTIAN LEADS
Anda berbisnis?
Apapun bisnis yang sedang Anda jalani saat ini, baik itu online maupun offline, harapan Anda adalah Anda ingin bisnis yang sedang Anda geluti sekarang bisa memberikan profit yang besar dan berkelanjutan sehingga nantinya bisnis itu akan terus bertumbuh.
Insya Allah, aamiinn…
Banyak faktor yang bisa membuat sebuah bisnis bisa menghasilkan profit. Salah satunya adalah terjadinya TRANSAKSI yang berujung closing.
Profit dan transaksi berbanding lurus. Supaya profitnya besar, transaksinya juga harus terus membesar dan agar profit yang Anda terima continue, transaksinya juga harus terjadi berulang.
Jadi jelas disini, transaksi adalah satu hal yang penting.
Untuk itu, Anda harus paham hal-hal apa saja yang bisa membuat terjadinya transaksi dan bagaimana cara membuat jumlah transaksi tersebut terus membesar.
Banyak factor yang bisa menyebabkan terjadinya transaksi, terutama transaksi yang berujung closing. Antara lain adalah, value produk yang tinggi, channel promosi yang tepat dan calon pembeli yang tertarget dan banyak.
Kita bahas satu per satu yaa…
Pertama, Anda harus mempunyai produk dengan value yang tinggi.
Banyak sekali produk yang beredar luas di pasaran. Namun sayangnya, ada produk yang laris dan sebaliknya, ada yang kurang laris.
Produk laris diciptakan atas dasar pemecahan masalah dan pemenuhan kebutuhan market.
Untuk menciptakan produk seperti ini, tidak sembarangan. Anda harus riset dulu, survey dulu dan ada proses pemikirannya.
Sehingga nanti terciptalah sebuah produk yang benar-benar market butuhkan dan setelah di sebar, permintaannya terus membesar.
Hal ini berbanding terbalik dengan produk kurang laris. Produk ini biasanya diciptakan tanpa riset, survey dan pendalaman mengenai pemecahan masalah. Semua hanya berdasarkan menurut perkiraan saja. Misalnya ‘menurut si pembuat produk’ market membutuhkan produk tersebut. Padahal yang terjadi di lapangan, produk tersebut tidak terlalu dibutuhkan.
Kedua, Anda harus menentukan di channel apa anda berpromosi.
Setelah Anda memiliki produk yang bagus untuk di jual, Anda bisa mulai mempromosikannya dengan cara yang menarik.
Tujuannya adalah agar produk yang telah Anda ciptakan berdasarkan kebutuhan pasar tersebut bisa diketahui keberadaanya oleh calon pembeli Anda.
Sehingga value dari produk Anda juga bisa mereka manfaatkan.
Untuk ini, Anda harus menentukan channel promosi yang tepat. Anda pilih Anda ingin berpromosi di mana. Media sosial? marketplace? website? atau channel promosi lainnya.
Menentukan channel promosi yang tepat ini penting karena beda channel beda acara promosinya.
Dan pastinya beda juga karakteristik pasarnya. Anda harus tetapkan berdasarkan karakter produk Anda juga. Ini penting, karena pada channel promosi yang tepat Anda bisa mendapatkan target pasar yang tepat juga. Karena di sana market Anda bertemu dengan produk Anda dan akan terjadi transaksi.
Ketiga, Anda harus mempunyai calon pembeli yang tertarget dan banyak
Bayangkan, seandainya Anda punya produk yang valuenya tinggi namun tidak ada calon pembelinya? Pasti krik…krik yaa…hehe
Oleh karena itu Anda wajib mencari dan mengumpulkan calon pembeli potensial Anda sebanyak-banyaknya.
Nanti, setelah Anda kumpulkan, Anda bisa menjuali mereka di channel tersebut atau menggiring mereka masuk ke channel yang lebih privat.
Calon pembeli dikenal juga dengan istilah leads atau prospek.
Leads adalah orang-orang yang menunjukkan ketertarikannya dan memiliki potensi untuk membeli produk yang Anda tawarkan.
Keberadaan leads sangat besar pengaruhnya bagi keberlangsungan sebuah bisnis.
Dengan adanya leads maka proses transaksi akan terjadi. Semakin banyak leads, artinya akan semakin banyak transaksi.
Terlebih lagi apabila Anda dapat mengolah database leads Anda. Anda bisa melakukan penjualan berulang sehingga leads Anda menjadi pelanggan setia dan akan terus menerus bertransaksi dengan Anda.
Nah, jadi tugas Anda adalah mengumpulkan leads sebayak-banyaknya dan mengolah database leads Anda dan mengkoversinya menjadi penjualan (transaksi).
Dan di pembahasan saya tentang leads kali ini, saya akan jabarkan bagaimana teknik-teknik mendatangkan leads yang besar dan banyak (lead creation) dan bagaimana cara mengkonversi leads tersebut menjadi sebuah transaksi (lead convertion) dengan cara yang efektif dan murah.
Silahkan di simak baik-baik yaa dan semoga bermanfaat… ^_^
Oke, kita lanjut saja ke pembahasan inti, yaitu bagaimana mendapatkan leads yang banyak untuk bisnis Anda.
Namun, sebelum kita membahasnya. Anda harus pahami terlebih dahulu mengenai dua teknik cara mendapatkan leads.
DUA TEKNIK MENDAPATKAN LEADS
Dalam dunia online, jika dilihat dari prosesnya, ada dua cara yang umum digunakan untuk mendapatkan leads, yaitu :
One step leads yaitu cara mendapatkan lead dengan satu langkah dan two step leads, yaitu proses mendapatkan leads dengan dua langkah.
Kita akan bahas satu per satu, dimulai dari one step leads.
Perhatikan bagan berikut ini

Saya akan jelaskan proses one step leads berdasarkan gambar di atas.
Saat Anda mengumpulkan traffic dengan cara beriklan baik dengan cara berbayar maupun gratisan dan terjadi closing, maka bersamaan saat closing itu Anda mendapatkan leads dan database leads. Database leads ini bisa berupa nama, nomor wa, alamat email dan alamat rumah untuk mengirimkan produk yang mereka beli.
Disini Anda mendapatkan dua keuntungan, selain Anda mendapatkan pemasukan (berupa free cash), Anda juga mendapatkan database leads pada saat yang bersamaan.
Database ini nantinya bisa Anda olah. Anda bisa kembali mempromosikan produk Anda selanjutnya di lain waktu. Sehingga terjadilah transaksi berulang.
Hal ini akan sangat efektif, karena mempromosikan produk kepada orang yang pernah bertransaksi dengan Anda (hot market) akan jauh lebih mudah daripada Anda menawarkan pada orang yang baru (cold market).
Apalagi saat mereka merasakan puas dengan pelayanan dan produk Anda, maka mereka akan merasa senang hati untuk datang kembali dan bertransaksi dengan Anda.
Two step leads
Proses berikutnya adalah two step leads atau proses mendapatkan leads secara dua langkah.
Silahkan simak gambar berikut ini :

Alur kerja two step leads sedikit berbeda dengan one step leads.
Sebelum Anda mendapatkan leads Anda harus MEMANCING leads Anda dengan memberikan lead magnet, sehingga traffic yang datang tertarik dan menjadi leads Anda.
Leads Anda bisa dikumpulkan dalam sebuah kolam lead misalnya FB grup, whatsapp grup, channel telegram dll.
Atau, agar lebih personal, dengan database yang mereka berikan, Anda bisa menghubungi mereka one to one dengan serangkaian broadcast, misalnya broadcast email atau broadcast whatsapp.
Di kolam leads atau broadcast personal itu, Anda bisa mulai ‘kenalan’ dulu, membangun interaksi dan membangun authority bahwa Anda bisa memberikan solusi untuk masalah mereka.
Hal tersebut bisa dilakukan dengan rutin berbagi manfaat, rutin sharing serta konsisten berinteraksi.
Setelah mereka merasa nyaman dengan Anda, Anda mulai bisa menggiring mereka dengan memberikan penawaran yang menarik sehingga terjadi transaksi yang berujung closing.
Setelah terjadi closing, dengan database leads Anda berupa email atau nomor kontak, alamat atau sesuai kebutuhan bisnis Anda. Lalu Anda bisa mengolah database leads untuk menjuali leads Anda kembali sampai terjadi closing berulang.
Jadi jelas ya kenapa dikatakan two step leads, karena disini ada dua langkah yang kita harus lalui.
Langkah pertama : mendapatkan database leads
Langkah kedua : jualan hingga terjadi transaksi.
Lalu, lebih bagus mana antara one step leads dan two step leads?
Keduanya mempunyai kelebihan masing-masing.
Bila Anda ingin focus jangka pendek dan menghasilkan penjualan cash untuk perputaran omset, one step leads lebih cocok terlebih lagi bila produk Anda adalah produk retail yang mudah di konsumsi.
Dan apabila produk Anda membutuhkan edukasi yang cukup banyak, misalnya property, kursus/online course, aplikasi atau software dll, maka two step leads lebih cocok Anda gunakan.
Baiklah, dua jenis proses mendapatkan leads sudah kita bahas. Selanjutnya kita akan bahas caranya mendapatkan leads.
Bila kita bicara mengenai bagaimana cara mendapatkan leads dan memgumpulkannya, semuanya tidak bisa dilepaskan dari traffic.
Karena seperti yang Anda lihat pada gambar di atas, cikal bakal terbentuknya leads adalah berasal dari traffic.
Oleh karena itu Anda juga harus paham apa itu traffic dan bagaimana cara memperbesarnya traffic.
Karena apabila Anda tau bagaimana cara mendatangkan traffic yang besar maka secara otomatis leads Anda juga membesar.
Apa itu traffic?
Traffic adalah lalu lintas pengunjung yang datang bisnis Anda.
Kalau dalam pemasaran offline, saya akan beri analogikan begini.
Misalnya Anda berjualan pada sebuah toko di dalam mall, dan mall tersebut banyak pengunjungnya. Semakin bagus mallnya, semakin banyak fasilitasnya, maka pengunjungnya semakin banyak. Para pengunjung mall inilah yang dikatakan sebagai traffic.
Dan tugas Anda adalah, bagaimana agar pengunjung-pengunjung tersebut tertarik masuk ke dalam toko Anda.
Nah, pengunjung yang masuk ke dalam toko Anda disebut sebagai leads Anda.
Mereka sudah ada ketertarikan dan ada kemungkinan untuk membeli.
Bagaimana dalam dunia online? Sama saja.
Pengunjung yang mendatangi channel promosi Anda disebut sebagai traffic, sedangkan pengunjung yang mendatangi bisnis Anda disebut dengan leads.
Dalam beberapa pengertian, ada yang mengangap bahwa traffic ini sama dengan leads.
Itu salah. Traffic bersifat lebih umum, sedangkan leads lebih spesifik.
Namun, dalam hal mengumpulkan leads sebanyak-banyaknya, ada hubungannya dengan traffic. Dan tugas Anda adalah mendatangkan leads sebanyak-banyaknya.
Caranya bagaimana? Ya dengan memasang promosi atau iklan untuk mengundang traffic agar tertarik dengan bisnis atau produk Anda.
JENIS-JENIS TRAFFIC
Secara umum, orang mengenal dua jenis traffic yaitu traffic berbayar dan traffic gratisan.
Tapi menurut Russell Brunson dalam bukunya dotcom secret, ada 3 jenis traffic berdasarkan cara mendapatkannya, yaitu:
Traffic yang bisa dikontrol
Traffic yang tidak bisa dikontrol
Traffic yang dimiliki.
Ketiga jenis traffic ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dan tentu saja, leads yang datang pada traffic ini juga berbeda.
Traffic yang bisa dikontrol
Dikatakan traffic yang bisa dikontrol karena untuk mendatangkan traffic ini Anda bisa menentukan siapa saja yang Anda undang ke bisnis Anda.
Anda bisa setting umur, jenis kelamin, hobbynya bahkan lebih detail lagi yaitu jenis hpnya. Sehingga, dengan kemampuan control yang baik, traffic yang datang bisa lebih tertarget, dan pastinya leads yang datangpun lebih banyak dalam waktu yang relative cepat.
Jenis traffic ini biasanya masuk ke dalam jenis traffic yang berbayar. Untuk mendapatkan traffic jenis ini Anda harus mengeluarkan sejumlah uang.
Contoh cara untuk mendapatkan traffic yang bisa dikontrol adalah dengan beriklan. Baik beriklan di media sosial, google atau channel berbayar lainnya.
1. Beriklan di media sosial
Pengguna media sosial yang semakin hari semakin banyak menjadikan media sosial sebagai salah satu sumber traffic yang sangat tinggi.
Apabila Anda bisa mengoptimalkan media sosial dengan baik, maka bukan tidak mungkin Anda akan mendatangkan banyak traffic dan bisa menjadi leads Anda dari sini.
Salah satu caranya adalah dengan memasang iklan berbayar di facebook menggunakan FBads. Selain itu ada juga Instagram ads yang terintegrasi dengan facebook ads.
Walau berbayar, facebook ads dan Instagram ads bisa dikatakan cukup murah dan terjangkau sebagai salah satu media promosi bisnis atau produk Anda.
Selain murah, dengan facebook ads Anda bisa menentukan calon pembeli sesuai dengan kriteria produk atau bisnis Anda yang pas. Jangkauannya juga luas dan bisa kita atur sedikit atau banyaknya tergantung dengan budget Anda.
Di Fbads Anda bisa mengumpulkan leads dengan one step dengan melakukan penjualan langsung, atau two step leads dengan membuat iklan yang menawarkan lead magnet untuk mendapatkan database leads yang mereka berikan dengan sukarela.
Khusus untuk mengiklankan lead magnet yang Anda buat kepada calon-calon pembeli potensial, Anda bisa menggunakan Facebook Lead Ads.
Dengan fitur ini, Anda bisa mengumpulkan lebih banyak lagi database orang-orang yang tertarik pada bisnis Anda.
2. Beriklan di google
Tau google kan? Pasti tau dong yaa…
Siapa yang tidak kenal dengan mesin pencari raksasa sebesar google. Ketika Anda mencari sebuah informasi, langsung ketik di google.
Google sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dalam mencari segala hal dan pengetahuan melalui internet. Trafficnya juga sangat tinggi, tidak kalah dengan sosial media.
Anda bisa memanfaatkan google sebagai sarana untuk mencari dan mengumpulkan leads sebanyak-banyaknya.
Salah satu fitur yang sangat bermanfaat untuk lebih banyak mendatangkan traffic ke bisnis online Anda adalah dengan menggunakan google Adwords.
Google adwords adalah sarana beriklan berbayar yang cukup dahsyat yang disediakan oleh google.
Dengan google adwords Anda bisa menampilkan link atau tautan website bisnis Anda di halaman pertama google sesuai dengan keyword (kata kunci) tertentu yang relevan dengan keyword yang Anda targetkan.
Dengan cara demikian, maka website jualan online Anda akan berada di rangking 1 google, sehingga orang-orang yang mencari solusi atau membutuhkan informasi sesuai dengan produk yang Anda jual bisa dengan mudah menemukan website Anda.
Sehingga potensi untuk mendapatkan banyak calon pembeli potensial tentu akan semakin besar juga.
3. Beriklan di media berbayar lainnya
Selain media sosial dan google, Anda juga masih bisa memanfaatkan media lain untuk mendatangkan leads yang banyak.
Misalnya Anda berjualan di marketplace, maka Anda bisa memasang iklan di marketplace untuk mendapatkan penjualan langsung sekaligus mendapatakan database leads.
Atau Anda pun bisa menggunakan media online lain seperti kompas(dot)com, detik(dot)com, kaskusads, adsensecamp, kumpulbloger dll.
Anda tinggal memasang iklan di sana kemudan Anda membayar iklan sesuai dengan jumlah klik yang anda dapatkan.
Bagaimana?
Tertarik untuk mendapatkan leads yang banyak dengan traffic berbayar?
Tentu saja Anda harus mencobanya.
Karena selain efektif traffic berbayar juga cenderung dapat mendatangkan leads dalam jumlah yang banyak dalam waktu yang singkat.
Namun walau begitu Anda harus berhati-hati, karena kalau salah trik, maka bukan keuntungan yang Anda dapatkan tapi malah buntung.
Sebelum memasang iklan baiknya Anda cari tau dulu karakteristik produk dan target market Anda. Lalu Anda tetapkan channel promosi yang tepat dan Anda focus disitu lalu optimalkan.
Kalau produk Anda target marketnya di facebook atau instagram, maka gunakan facebook ads atau Instagram ads.
Tapi kalau banyaknya di linkedin, maka gunakan linkedin ads. kalau banyaknya di youtube, maka gunakan youtube trueview ads.
Intinya, semakin tepat anda bisa membidik maka Anda akan semakin banyak mendapatkan leads tertarget.
Traffic yang tidak bisa dikontrol
Berbeda dengan traffic yang bisa di kontrol, traffic yang tidak bisa dikontrol biasanya berasal dari jenis traffic gratisan.
Dengan traffic ini kita tidak bisa mengontrol siapa saja, apa jenis kelaminnya, umurnya berapa, apa hobbynya atau behaviournya dan seberapa banyak leads yang datang ke bisnis kita.
Karena trafficnya yang datang bisa banyak, bisa sedikit.
Apa saja contoh traffic yang tidak bisa dikontrol?
1. Beriklan di medsos organik
Contoh traffic yang tidak bisa dikontrol adalah dengan beriklan di media sosial organic, misalnya di Fb organic dan IG organic.
Termasuk apabila Anda mengendorse atau memakai jasa paid promote pun itu termasuk dalam kategori traffic yang tidak bisa dikontrol karena kita tidak bisa mengukur siapa saja dan berapa banyak traffic yang melihat promosi Anda.
2. Membuat Blog, Vlog dan Podcast
Selain beriklan di medsos, membuat blog, vlog atau podcast juga termasuk dalam kategori mendatang leads dengan menggunakan traffic gratisan.
Dengan menggunakan blog, Anda bisa membuat berbagai artikel keren yang relevan dengan topik dari produk atau bisnis yang Anda jual.
Disini Anda bisa menempelkan formulir berlangganan (newsletter) di blog Anda dan dengan cara ini Anda bisa mendapatkan data leads misalnya berupa nomor telpon dan alamat email.
Kalau Anda males nulis di blog, Anda juga bisa mulai membuat vlog (video blog) tentang berbagai topik menarik yang bermanfaat bagi banyak orang dan mempublikasikannya.
Lalu Anda bisa meletakkan opt.in form untuk menarik leads dan membuat mereka berlangganan.
Selain vlog dan blog, Anda juga bisa membuat podcast yaitu semacam radio online yang berisi rekaman suara yang membahas topik tertentu.
Dengan podcast, Anda bisa mengumpulkan ribuan leads yang menyukai topik yang Anda sajikan.
Ketiga cara ini, baik blog maupun vlog sudah terbukti sangat efektif walau memang membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan leads.
Dan kuncinya apabila Anda ingin menggunakan blog, flog dan podcast sebagai media untuk mendatangkan traffic, Anda harus rutin.
Tema yang Anda share juga harus relevan dengan produk yang Anda jual dan materinya tentunya harus bermanfaat.
Selain itu Anda juga harus disiplin dan berkomitemen untuk menyajikan konten dengan konsisten.
Tanpa konsistensi, walau isinya bagus dan bermanfaat maka tidak akan cukup untuk mendatangkan traffic dan leads yang banyak.
Kalau tadi yang saya jabarkan di atas itu cara online, bagaimana dengan cara offlinenya?
Mendatangkan traffic secara offline bisa Anda lakukan dengan menggunakan strategi sarang semut.
Hampir sama dengan konsep mall yang saya jelaskan di atas, agar mallnya banyak pengunjung, harus ada fasilitas mall yang mengundang. Misalnya bioskop atau pasar swalayan. Dengan begitu traffic yang datang akan banyak.
Jadi saat Anda ingin mengundang traffic Anda secara offline, Anda harus berada di sarang semutnya atau jalannya semut.
Intinya, Anda bisa berpromosi secara offline di tempat yang ramai atau setidaknya di tempat yang banyak dilalui oleh banyak pengunjung.
Misalnya Anda membuka toko atau Anda bisa sekali-sekali mengikuti acara seminar atau pameran yang ada di kota Anda.
Diubah oleh ibliss666 20-04-2019 17:36
0


