Kaskus

Story

pfredericaAvatar border
TS
pfrederica
Missing Love
Spoiler for Cover:


Benar, jika cinta datang dari manapun, walau diri sendiri mengejek seakan tak mampu, tapi kadang cinta akan datang dengan apapun caranya.
Waktu kisah SMA itu, yang berusaha ku abadikan dalam tulisan.
Siapa yang akan menduga jika aku menjaga makhluk Tuhan yang indah itu.
Diri ku bergejolak, memohon waktu kembali mengulanginya.

Aku Pandu Pratama Wijaya , lelaki yang sederhana dengan penampilan apa adanya, kecuali sedikit perubahan jika terpaksa.
Definisi ku soal cinta mungkin air? Suara ombaknya indah, tapi tak ada yang tau jika gelombangnya bisa saja berbahaya.

Spoiler for Index:
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 7 suara
Bagaimana akhir cerita ini?
Happy Ending
86%
Bad Ending
14%
Diubah oleh pfrederica 17-04-2019 13:01
aaaaaisyahAvatar border
aaaaaisyah memberi reputasi
2
15.5K
85
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
pfredericaAvatar border
TS
pfrederica
#78
Part 12 (Pensi)
Spoiler for Lanjutan Part Sebelumnya:


~~●~~


~Pensi Sekolah

Seluruh Siswa hadir dengan wajah ceria, siap menghadapi hari tanpa belajar. Semua Panitia sibuk. Ketua OSIS yang sibuk memastikan acara siap dimulai, dan semua pengurus yang sibuk menggunakan pakaian OSIS.

Quote:


Semuanya hadir dilapangan tanpa terkecuali, menggunakan pakaian sesuai tema pensi masing-masing. Hingga tibalah saat seluruh perwakilan kelas untuk tampil. “kita sambut penampilan dari kelas 10."
Seluruh siswa meneriakkan suara, dan memberikan tepukan yang paling keras. Ntah senang kelasnya tampil atau senang karena bisa terlepas dari pelajaran.
Acara berjalan sangat seru, semua wajah siswa terlihat sangat bahagia. Hingga sampai pada penampilan terakhir, seorang siswa maju dan berteriak seperti memimpin sebuah demo.

Quote:


Hanya ada 2 kemungkinan, mereka memang menginginkan ku untuk maju, atau tak sabar untuk mengolok-ngolok diriku. Tapi aku melirik ke arah Natali yang ternyata juga melihatku, dia seperti meminta sesuatu, untuk menemaninya mungkin. Eh, maksudku untuk mengiringinya bernyanyi.
Ku naik ke atas panggung, mengambil sebuah gitar dan duduk dikursi disamping Natali.

Quote:


Spoiler for Video & Lirik:


Ku coba memetik senar gitar sedikit untuk memastikan suara gitar. Baiklah suara gitar sudah oke. Ku pandang Natali ia tampak sudah siap. Dengan tenang ku mulai memainkan intro dari lagu tersebut.

*intro*

Natali mulai bernyanyi. Suara para penonton yang semula ramai menjadi tenang, dan semua mata menjadi fokus pada penampilan kami. Beberapa penonton pun mulai ikut bernyanyi. Sesekali Natali menatapku, dan kita beradu pandang dan saling lempar senyuman. Ia mulai berjalan ke depan dan semua orang melambaikan tangan kearahnya.

Sungguh Aku sangat enjoy, setiap petikan yang kumainkan tak ada satupun yang miss. Begitupun juga suara Natali yang merdu, membuat setiap pasang mata yang melihatnya menjadi terhipnotis. Seperti tak ingin memalingkan pandangan dari dirinya. Hingga akhirnya lagu ini selesai. Dan semua orang bersorak dan memberikan tepuk tangan yang sangat meriah.

Quote:


Spoiler for Video & Lirik:


Kami pun mulai memainkan lagunya. Lagi-lagi suara Natali berhasil menghipnotis semua orang untuk bernyanyi Bersama kami. Suasana yang begitu menyenangkan, raut-raut wajah yang bahagia, walaupun hanya sesaat karena besok senin kami akan belajar kembali.
Semua ini harus ku simpan rapih dalam ingatanku. Sebuah sejarah dalam hidupku yang nantinya mungkin akan ku ceritakan kepada anak-anak/cucu-cucuku kelak. Bahwa dulu dipanggung ini Aku pernah tampil Bersama orang yang ku kagumi. Menghipnotis dan membuat bahagia semua penonton.

Lagunya pun selesai dan kami mendapatkan standing applause yang sangat luar biasa. Mungkin inilah sedikit perasaan menjadi bintang musik. Teriakan, tepuk tangan. Semua benar-benar akan melekat dalam ingatan.
Natali menghampiriku dan menarik tanganku menuju ke depan panggung, dan kami menunduk memberikan salam kepada semua penonton yang ada.
Kami berdua turun menuju ke belakang panggung. Disana telah ramai anggota Osis yang berkumpul.

Quote:


Segera kami sadar bahwa sedari tadi genggaman kami belum terlepas. Natali tersipu malu, begitupun juga diriku.
aaaaaisyah
aaaaaisyah memberi reputasi
2
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.