Kaskus

Tech

ubuntu.idAvatar border
TS
ubuntu.id
Komunitas Ubuntu
Selamat Datang di Komunitas Ubuntu Indonesia

Quote:


Quote:

Komunitas Ubuntu
Diubah oleh ubuntu.id 20-01-2016 09:29
nona212Avatar border
tien212700Avatar border
...ventisca...Avatar border
...ventisca... dan 7 lainnya memberi reputasi
8
267.9K
2.8K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Linux dan OS Selain Microsoft & Mac
Linux dan OS Selain Microsoft & Mac
KASKUS Official
4.5KThread2.8KAnggota
Tampilkan semua post
ChrisNanJoAvatar border
ChrisNanJo
#2488
Misi agan - agan dan sista - sista yang terhormat. ane adalah pengguna linux sejak lama, meskipun dalam penggunaannya sering bolong2, karena awalnya hanya pengen tau aja alias just to know. emoticon-Big Grin

sempet ane hanya single OS beberapa tahun yaitu ane pake Windows, ane berusaha untuk tidak bajakan, sehingga ane install ulang terus ketika trial abis, dan alhasil laptop ane matot emoticon-Hammer2 . ane beli laptop yang baru yang sepaket dengan windows 10. dan ane merasa nyaman menggunakannya karena tidak ada kendala teknis yang begitu berarti. hanya saja ketika menggunakan windows, resource yang digunakan besar, dan untuk kepentingan programming juga tidak begitu efisien dalam penggunaan memory terutama RAM dan Disk juga mentok.. untuk buka web2 tertentu tergolong sedikit lebih berat, seperti Kaskus, ketika ane scroll2 begitu berat ketika di windows.

kemudian ane ingin fokus programming menggunakan linux karena menurut ane linux sangat efisien sekali dalam hal memory terutama RAM. Ane bs modif sesuka hati untuk Desktop Environment, ane pernah mencoba untuk menggunakan LXDE, XFCE, KDE Plasma, Mate, Unity, dan tanpa DE alias server (error karena DE mau uninstall satu malah uninstall semuanya emoticon-Hammer2 ). Untuk saat ini ane manggunakan Xubuntu 18.04 LTS

Pertanyaan ane adalah:
1. Windows ketika memory mentok, dia akan lemot loadnya, tapi cenderung lebih bisa memanajemen sourcenya. Ketika ane load Chrome dengan banyak tab, Android Studio beserta emulator, terasa berat tapi tidak begitu menunjukkan lag yang significant. Mengapa kalau di Linux, ketika RAM sudah mentok dan akhirnya menggunakan swap untuk virtual memorynya terasa sangat laggy, dan kadang tidak merespon sama sekali, entah dari Audio, Kursor, dan Windownya.
2. Berdasarkan sumber dari linuxatemyram.com terdapat salah satu kalimat berikut
Quote:

tapi ketika ane close salah satu aplikasi, swap tidak terlalu banyak menghapus cachenya, sehingga seperti load ulang aplikasi dan masih terasa berat. ane pun sudah memberikan perintah
Quote:

tapi tidak memberikan dampak yang significant
3. Hal ini pasti terjadi ketika ane suspend (alias sleep), swap akan terus bertambah hingga mentok, sehingga pada hari yang kedua atau ketiga, ketika membuka aplikasi baru yang belum pernah di buka sebelumnya akan terasa berat sekali dan swap akan terus bertambah.

mungkin agan - agan pernah mengalami hal yang sama. kondisi hardware saat ini ane menggunakan:
AMD A8 APU with R5 M330 Mobile Processor
RAM 8Gb
Swap 8Gb
Harddisk Utama berisi Windows 10
Harddisk Kedua menggunakan HDD Caddy, alias modif DVD Room untuk menjadi Harddisk (Xubuntu 18.04 LTS).

Apakah tidak maksimalnya swap juga dipengaruhi oleh posisi harddisk?? Mohon pencerahannya.
CMIIW
Terima kasih maaf terlalu banyak kata2. emoticon-Shakehand2
0
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.