- Beranda
- Stories from the Heart
Warna Luka
...
TS
andmse
Warna Luka
Spoiler for Cover:
Hallo agan-agan dan mba-mba dan kakak-kakak dan semuanya...
Sebelumnya saya mau minta izin terutama untuk sesepuh SFTH buat bikin thread disini hehe...
Setelah sekian lama jadi silent reader, dan berbanjuran air mata terus lama-lama terinspirasi buat berani nulis...tadinya sempet bingung buat index part , bodoh bgt yak? haha... sampe akhirnya bisa dan langsung semangat buat nerusin nulis lagi hehe curhat

Ini cerita tentang laki-laki yang cenderung cupu dengan yang namanya cinta cieelahh...
Maaf kalau penulisannya kurang rapih... sambil dibantu yak hehe biar bisa lebih baik lagi...
Spoiler for Prolog:
Index Part:
Part 1
Part 2
Part 3 ( Tentang Sebuah Nama )
Part 4
Part 5
Part 6 ( Sekolah, Murid Baru, Bintang Sekolah )
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10 ( Sosok Yang Tak Terduga )
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15 ( MABIS "Masa Bimbingan Siswa" )
Part 16
Part 17 ( Akhrinya )
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24 ( Cedera )
Part 25
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 6 suara
Bagaimana Ending Cerita Ini ?
Happy Ending
33%
Sad Ending
67%
Diubah oleh andmse 20-04-2019 00:42
jonet1994 dan 27 lainnya memberi reputasi
26
13.7K
121
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
andmse
#92
Part 25
Hari-hari telah berlalu...entah sudah berapa lama aku tak menghitung sekarang Diva yang sibuk dengan PKLnya karena sudah kelas 2 akhir.
Ibunya juga sudah berenti bekerja di Semarang... sekarang tinggal bersama Diva... seperti yang dikatakan waktu itu...
Pernah waktu itu Diva cerita... kalau ditempat PKLnya ada cowok yang ngedeketin dia... tapi Diva gak mau..dan males nanggapinnya. Aku seneng Diva selalu jujur...
"Nanti sore aku jemput ya? Kamu pulang jam berapa?" Kataku di WA
"Iyaa... aku pulang jam 3an" Kata Diva.
Tak lama ada anggota OSIS masuk kekelas, memberitahu bahwa... setelah ulangan nanti akan classmeeting. Dan mereka menyebutkan lomba-lomba yang diadakan. Ada voly, futsal, basket, catur...dll, tapi tidak ada pensi band.
Setelah memberitahu mereka memberikan selembaran formulir untuk diisi, siapa saja yang ikut serta dalam classmeeting.
"Na... ini kita siapa aja nih yang mau ikut?" Kata Arya.
"Hmm... gini deh coba sini kita kumpul dulu..." Kataku mengajak anak-anak kelas untuk berkumpul.
"Yang mau ikut voly siapa aja nih?"
"Ada 2 tim... tim cowok sama tim cewek" Kataku.
Lalu mereka hening...
"Hmm gue deh..." Kata Gadisya.
"Masa satu orang doang nih?"
"Ayook dong... ini kan buat kelas kita" Kataku.
"Gue juga ikut deh" Kata Nadine.
"Yang lain...?" Kataku.
Lalu mekera masih hening...
"Yaudah gini deh... kalau ada yang mau ikut lagi coba bilang ke Gadisya sama Nadine.." Kataku.
Lalu kami melanjutkan lagi tentang siapa-siapa yang ikut serta di basket dan futsal... aku ikut futsal hehe.
Sorenya aku menjemput Diva ditempat PKLnya... lumayan jauh.
"Haii..."
"Udah lama nunggu?" Kata Diva dengan kemeja yang membuatnya nampak dewasa.
"Enggak ko baru aja" Kataku.
"Yaudah yu... ke tempat Bude yu.. ngeteh sekalian nanti cari makan" Kata Diva.
"Yuukk" Kataku.
Lalu kami pergi ketempat Bude...
Setelah sampai Diva langsung masuk kedalama untuk memesan teh manis seperti biasanya.
Dan tak lama Diva kembali dengan membawa dua gelas teh hangat dan pisang goreng...
"Nihh..." Kata Diva.
"Wahh ada pisang goreng" Kataku.
"Iyaa kan kesukaan kamu" Kata Diva.
Lalu Diva duduk didepanku.
Kami ngobrol-ngobrol santai... bercerita tentang hari ini... tentang apapun yang enak untuk dibicarakan.
Sampai suatu ketika... saat sedang menikmati suasana sore ini... aku tiba-tiba terbayang.
Bagaimana kalau kamu pergi dari sini... pergi dari tempat ini.
Dan aku masih duduk disini sambil memegang teh hangat ini... berjam-jam, tapi ternyata berjam-jam itu rasanya seperti bertahun-tahun.
Sampai suatu ketika aku melihat kamu kembali lagi kesini... dengan usiamu yang sudah tak muda lagi, bersama anak-anakmu... bahkan cucu-cucumu... dan bersama laki-laki yang sangat kamu sayangi... tapi yang kulihat bukan aku...
"Hei..." Kata Diva.
"Sayaang..." Kata Diva.
"Eh..." Lalu aku langsung tersadar dari lamunanku karena pipiku ditepuk-tepuk Diva.
"Ko ngelamun..." Kata Diva.
"Hehe iyaa nih gak tau tiba-tiba ngelamun ... suasana nya enak sih haha" Kataku.
"Ngelamunin apa cobaaa?" Kata Diva.
"Hmmm anu..." Kataku.
"Anu? Anu apa?" Kata Diva.
"Anuu.. tadi tiba-tiba aku ngebayangin tadi ada alien turun... trus ngomong-ngomong gitu..."
"Aku kan gak tau dia ngomong apaan"
"Trus dia marah-marah... trus aku ditembak... jadi alien" Kataku.
"Ihh apaan sih ngaco haha" Kata Diva.
"Eh kamu nanti hari senin ulangan ya?" Kata Diva.
"Iyaa..." Kataku.
"Belajar.... jangan main game muluuu" Kata Diva.
"Gak usah belajar... nanti juga bisa jawab haha" Kataku.
"Waduuhh sombong banget yaa..." Kata Diva.
"Eh udah mau maghrib ni... pulang yuk" Kataku.
"Ayukk..." Kata Diva.
Dan kami pun pulang...
Dan tak lama kami pun sampai dirumah Diva.
"Mampir dulu na?" Kata Ibunya Diva.
"Hehe langsung pulang aja bu..." Kataku.
"Yaudah hati-hati dijalan..." Kata Ibunya Diva.
"Iyaa bu.. Assalamualaikum..." Kataku.
"Wa'alaikumsalam..." Kata Diva dan Ibunya.
Hari-hari telah berlalu...entah sudah berapa lama aku tak menghitung sekarang Diva yang sibuk dengan PKLnya karena sudah kelas 2 akhir.
Ibunya juga sudah berenti bekerja di Semarang... sekarang tinggal bersama Diva... seperti yang dikatakan waktu itu...
Pernah waktu itu Diva cerita... kalau ditempat PKLnya ada cowok yang ngedeketin dia... tapi Diva gak mau..dan males nanggapinnya. Aku seneng Diva selalu jujur...
"Nanti sore aku jemput ya? Kamu pulang jam berapa?" Kataku di WA
"Iyaa... aku pulang jam 3an" Kata Diva.
Tak lama ada anggota OSIS masuk kekelas, memberitahu bahwa... setelah ulangan nanti akan classmeeting. Dan mereka menyebutkan lomba-lomba yang diadakan. Ada voly, futsal, basket, catur...dll, tapi tidak ada pensi band.
Setelah memberitahu mereka memberikan selembaran formulir untuk diisi, siapa saja yang ikut serta dalam classmeeting.
"Na... ini kita siapa aja nih yang mau ikut?" Kata Arya.
"Hmm... gini deh coba sini kita kumpul dulu..." Kataku mengajak anak-anak kelas untuk berkumpul.
"Yang mau ikut voly siapa aja nih?"
"Ada 2 tim... tim cowok sama tim cewek" Kataku.
Lalu mereka hening...
"Hmm gue deh..." Kata Gadisya.
"Masa satu orang doang nih?"
"Ayook dong... ini kan buat kelas kita" Kataku.
"Gue juga ikut deh" Kata Nadine.
"Yang lain...?" Kataku.
Lalu mekera masih hening...
"Yaudah gini deh... kalau ada yang mau ikut lagi coba bilang ke Gadisya sama Nadine.." Kataku.
Lalu kami melanjutkan lagi tentang siapa-siapa yang ikut serta di basket dan futsal... aku ikut futsal hehe.
Sorenya aku menjemput Diva ditempat PKLnya... lumayan jauh.
"Haii..."
"Udah lama nunggu?" Kata Diva dengan kemeja yang membuatnya nampak dewasa.
"Enggak ko baru aja" Kataku.
"Yaudah yu... ke tempat Bude yu.. ngeteh sekalian nanti cari makan" Kata Diva.
"Yuukk" Kataku.
Lalu kami pergi ketempat Bude...
Setelah sampai Diva langsung masuk kedalama untuk memesan teh manis seperti biasanya.
Dan tak lama Diva kembali dengan membawa dua gelas teh hangat dan pisang goreng...
"Nihh..." Kata Diva.
"Wahh ada pisang goreng" Kataku.
"Iyaa kan kesukaan kamu" Kata Diva.
Lalu Diva duduk didepanku.
Kami ngobrol-ngobrol santai... bercerita tentang hari ini... tentang apapun yang enak untuk dibicarakan.
Sampai suatu ketika... saat sedang menikmati suasana sore ini... aku tiba-tiba terbayang.
Bagaimana kalau kamu pergi dari sini... pergi dari tempat ini.
Dan aku masih duduk disini sambil memegang teh hangat ini... berjam-jam, tapi ternyata berjam-jam itu rasanya seperti bertahun-tahun.
Sampai suatu ketika aku melihat kamu kembali lagi kesini... dengan usiamu yang sudah tak muda lagi, bersama anak-anakmu... bahkan cucu-cucumu... dan bersama laki-laki yang sangat kamu sayangi... tapi yang kulihat bukan aku...
"Hei..." Kata Diva.
"Sayaang..." Kata Diva.
"Eh..." Lalu aku langsung tersadar dari lamunanku karena pipiku ditepuk-tepuk Diva.
"Ko ngelamun..." Kata Diva.
"Hehe iyaa nih gak tau tiba-tiba ngelamun ... suasana nya enak sih haha" Kataku.
"Ngelamunin apa cobaaa?" Kata Diva.
"Hmmm anu..." Kataku.
"Anu? Anu apa?" Kata Diva.
"Anuu.. tadi tiba-tiba aku ngebayangin tadi ada alien turun... trus ngomong-ngomong gitu..."
"Aku kan gak tau dia ngomong apaan"
"Trus dia marah-marah... trus aku ditembak... jadi alien" Kataku.
"Ihh apaan sih ngaco haha" Kata Diva.
"Eh kamu nanti hari senin ulangan ya?" Kata Diva.
"Iyaa..." Kataku.
"Belajar.... jangan main game muluuu" Kata Diva.
"Gak usah belajar... nanti juga bisa jawab haha" Kataku.
"Waduuhh sombong banget yaa..." Kata Diva.
"Eh udah mau maghrib ni... pulang yuk" Kataku.
"Ayukk..." Kata Diva.
Dan kami pun pulang...
Dan tak lama kami pun sampai dirumah Diva.
"Mampir dulu na?" Kata Ibunya Diva.
"Hehe langsung pulang aja bu..." Kataku.
"Yaudah hati-hati dijalan..." Kata Ibunya Diva.
"Iyaa bu.. Assalamualaikum..." Kataku.
"Wa'alaikumsalam..." Kata Diva dan Ibunya.
Diubah oleh andmse 16-04-2019 18:37
medina12 memberi reputasi
1