TS
storm69
Masih perlukah kita ke dokter ?

Kejadiannya baru-baru ini, anak TS sakit panas, pusing dan mual. Dan rencananya rada maleman mau nganter anak ke dokter.
Berhubung perjalanan pulang ngelewati salah satu apotek, mampirlah TS ke apotek buat beli vitamin.
Nah, pas di situ kebetulan ada apotekernya, jadi sekalian aja nanya obat apa yang cocok sesuai umur anak berikut gejala-gejalanya (sama persis kalo kita ngejelasin ke dokter anak) 😎
Setelah ngobrol sebentar, apoteker itu menyarankan untuk minum 2 macam obat yakni untuk mual dan obat untuk panas/pusing (Paracetamol). Setelah diskusi sebentar dan dijelaskan cara pemakaiannya, langsung deh TS cus pulang.
Setelah di rumah, langsung ngasih obat yang sesuai dengan dosis dan aturan pakainya.
Besoknya, nanya ke anak mengenai kondisinya sebelum lanjut gawe lagi
Dari hal sederhana tersebut, TS bisa simpulkan..masih perlukah jasa seorang dokter kalau kita bisa berkonsultasi ke apoteker mengenai obat yang sesuai ?
Bukankah secara pendidikan, seorang apoteker lebih menguasai jenis obat maupun dampaknya ?
Nih, sumbernya :
https://www.alodokter.com/ini-yang-p...tugas-apoteker
Yang menarik dari artikel tersebut, ditulis pula :
"Apoteker juga bisa membantu menyarankan apakah Anda perlu bertemu dokter, mencarikan berbagai pilihan obat, serta memberitahu tentang efek samping dari setiap obat."
Jadi masih perlukah kita ke dokter bila kita bisa berkonsultasi ke apoteker dahulu selama apoteker tersebut bertindak tidak menyalahi aturan dengan memberikan obat keras yang diminta pasien tanpa melalui resep dokter ?
Bagi yang berprofesi seorang dokter, TS mohon maaf kalo artikel ini menutup rejekinya. TS yakin bahwa rejeki sudah ada yang ngatur (loh, kok TS malah ceramah rohani 😭)
Semoga artikel ini bisa menjadi renungan kita bersama, terutama mengurangi budget untuk konsultasi ke dokter di jaman yang serba sulit ini
yrt85 dan 12 lainnya memberi reputasi
11
35.1K
61
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Health
25.2KThread•12.9KAnggota
Tampilkan semua post
scorpiigirl
#5
Gini, pada dasarnya semua tenaga kesehatan dibekali ilmu tentang penyakit. walau tidak terlalu spesifik seperti dokter. sama halnya kaya perawat. walau tugasnya memberikan asuhan keperawatan tapi mereka dibekali ilmu ke-farmasian walau tidak sepesifik yang para apoteker pelajari. sekedar hanya tau saja dasar-dasarnya...
misal agan tanya sama ane obat apa yang harus diberikan ketika anak agan demam. ane bisa memberikan arahan obat apa yang harus agan berikan tapi dengan catatan jika demam tidak turun harus ke dokter. jadi dokter itu ilmunya Lebih spesifik dan jangkauan ilmu kesehatan mendalam.
intinya sudah ada porsinya masing-masing tingakatan pengetahuan kesehatan itu ...
jadi kalo agan bilang masih perlu kah dokter? ane akan jawab YA. karena obat saja biasa ada catatan "Jika sakit berlanjut hubungi dokter" bukan disuruh hubungin apoteker
misal agan tanya sama ane obat apa yang harus diberikan ketika anak agan demam. ane bisa memberikan arahan obat apa yang harus agan berikan tapi dengan catatan jika demam tidak turun harus ke dokter. jadi dokter itu ilmunya Lebih spesifik dan jangkauan ilmu kesehatan mendalam.
intinya sudah ada porsinya masing-masing tingakatan pengetahuan kesehatan itu ...
jadi kalo agan bilang masih perlu kah dokter? ane akan jawab YA. karena obat saja biasa ada catatan "Jika sakit berlanjut hubungi dokter" bukan disuruh hubungin apoteker
caerbannogrbbt dan dark.clone memberi reputasi
2
Tutup