Kaskus

Hobby

phiaoliang29Avatar border
TS
phiaoliang29
Boku wa kimi no mono (Kamu Milik Ku)
“ Boku wa kimi no mono (Kamu Milik Ku) ”

PART 1

Ia berlari di lorong sekolah menembus keramaian jam bubar sekolah, gadis pirang ini bernama Ayume Takosaki, ia bukan siswi di sekolah ini, ayume berlari karena ia tengah mengejar seseorang. Setelah beberapa kali menabrak murid, ayume sampai di tempat parkir di belakang gedung Sekolah. Mata nya segera menelisik setiap nomor plat mobil dan motor yang terparkir disana, sambil menghela nafas lega ayume segera mendekati sebuah mobil yang terparkir di paling pojok. Ia melihat suasana di dalam mobil dengan mendekatkan kedua mata nya ke arah kaca mobil.

“ Huu, untung lah aku belum terlambat. Pasti dia belum keluar. ” Gumam nya, ayume lalu merogoh sebuah surat di tas nya, ia berusaha memasukan amplop itu ke dalam mobil lewat celah di jendela mobil yang terbuka sedikit. Tiba tiba dari belakang muncul murid laki laki dan seorang murid perempuan berpenampilan nakal.

“ Astaga. ” Ucap ayume.

“ Apa yang kau lakukan disitu? ” Tanya murid laki laki itu, kemudian murid perempuan disamping nya menyela

“ HEH, APA YANG KAU MASUKAN TADI!! ”

Ayume nampak gugup dan setengah malu, kemudian ia berkata bahwa dirinya hanya ingin menyampaikan sebuah surat untuk Hirosi yiro.

“ Itu aku. Surat dari siapa? ” Kata pria itu.

“ HEH!! ” Murid perempuan itu mendorong tubuh ayume hingga ia bersandar di mobil hirosi.

“ Kaaau, suraat apaa itu! ”

“ Rina, hentikan. ” Ujar hiroshi.

“ Anu, aku hanya menyampaikan surat itu saja. Selebih nya aku tak tahu apa isi surat itu! ” Kata ayumi. Hirosi kemudian menyeret ayume ke pinggir lalu membuka mobil dan mengambil surat yang tergeletak di kursi kemudi. Hirosi pun membuka amplop nya.

[ Temukan Kucing di keramaian, dia tidak bergerak hanya menatap ke arah utara menanti sebuah harapan ]

“ Apa ini. ” Ujar hiroshi memiringkan halis nya kebingungan, ia lalu menatap sinis ayume.

“ Siapa kau. ”

“ Aku? Kenapa bertanya seperti itu! Aku hanya murid SMA Hikadoruki, saat aku melintas di depan sekolah ini ada seseorang yang menyuruhku menyampaikan amplop ini ke padamu! ” Kata ayume.

“ Hah, gadis yang mencurigakan!! ” Kata Rina.

“ He, aku tak tau apa apa! Sudah ya! ” Ayume membungkukan badan lalu bergegas pergi, tapi hiroshi menahan ayume.

“ Tidak, jangan pergi. ”

“ Aku ada Les! Aku tidak tahu apa apa dan aku tidak mau Tahu apapun. Ok! ” Jawab ayumi.

“ Kau kan yang membawa surat ini padaku! Jadi kau harus bertanggung jawab! ” Tegas hiroshi.

“ Hee! Kenapa bisa begitu. Tidak! ” Tegas ayumi, hiroshi lalu menarik tangan ayumi.

“ Kau kasar sekali pada perempuan! ” Tambah ayumi.

“ Sudah, ayo ikut aku ke kantor polisi. ” Kata hiroshi.

“ Apa! Eh, kenapa aku! ” Ayumi mulai panik, Rina lalu membukakan pintu mobil,

“ Masuklah gadis aneh. ”

“ Ini bisa saja sebuah teror! lebih baik aku melapor ke polisi. ” Kata hiroshi, ia memaksa ayumi masuk ke dalam mobil. Ayumi pun pasrah apalagi Gadis bernama Rina itu menghalangi nya keluar dari mobil. Hiroshi pun mulai menutup pintu mobil dan menyalakan Mesin mobil,

“ Hiro, tunggu aku!! ” Kata Rina, hendak naik ke dalam mobil.

“ Sampai jumpa lagi! ” Hiroshi melambaikan tangan pada Rina yang ditinggalkan di parkiran itu. Di jalan, ayumi hanya terdiam membisu ia nampak kesal pada hiroshi.

“ Jika aku tahu akan seperti ini, lebih baik aku tak menolong kakek itu! ”

“ Kakek? ” Kata hiroshi.

“ Iya! Kakek kakek berjas hitam yang memberikan amplop itu! Puas...! ”

“ Siapa dia, ” gumam hiroshi.

“ Memang apa isi surat itu! ” Tegas ayumi masih memamerkan wajah badmood.

“ Aku harus pergi melihat kucing yang diam di keramaian menghadap utara. ”

“ Itu, jalan Tokido nomor 11, disana ada persimpangan dan ada patung kucing menghadap utara!! ” Kata ayumi dengan nada bicara kesal.

“ HAH! ” Hiroshi kaget.

“ Kenapa? ”

“ Aku semakin curiga padamu, jangan jangan kau terkait apa yang ditulis di amplop ini! ” Ucap hiroshi yang masih menyetir.

“ Enak saja! Aku hanya asal menebak! Mungkin itu sebuah teka teki, pokok nya turunkan aku disana ok! ” Ayumi pun bersandar menatap atap mobil dengan wajah kesal karena ia harus bolos Les hari ini.

BER SAM BUNG Boku wa kimi no mono (Kamu Milik Ku)
Diubah oleh phiaoliang29 07-04-2019 18:52
0
5.8K
12
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
Fanstuff
KASKUS Official
1.9KThread350Anggota
Tampilkan semua post
phiaoliang29Avatar border
TS
phiaoliang29
#1
“ Boku wa kimi no mono (Kamu Milik Ku) ”

PART 2

Mobil Hiroshi berhenti di sebuah tempat parkir di jalan tokido, kedua nya segera turun dari mobil. Ayume lalu menunjukan telunjuk nya ke arah kanan seraya berucap “ Disana ada patung kucing yang menghadap utara! Sudah ya! Aku mau pulaang! ” Ayume lalu membalikan badan dan berjalan menjauhi hiroshi.

“ Hey hey! Bantu lah aku dulu! ” Teriak hiroshi.

“ Bantu? Maaf ku pikir aku tak bisa membuang buang waktu seperti ini, kamu tahu! Aku sudah meninggalkan les hari ini. Dan ini sudah pukul 1 siang, sore nanti aku harus menjaga toko bunga ibuku! Maaf ya ” Ayume kembali berjalan, hiroshi kembali berteriak “ ah dasar, ya sudah sana pergi!! ”

Ayume pun bergumam, “ dasar cowok aneh, sudah dibantu bukan nya berterima kasih. ”

...

Hiroshi masih memegang secarik surat berisi sepenggal tulisan teka teki yang menyuruh nya mendekati patung kucing itu, hiroshi pun tanpa ragu mendekati patung kucing di jalan itu, ia lalu duduk menatap nya.

“ Kenapa ini, aku nampak bodoh duduk disini seperti ini, aaah siaal! Kenapa aku harus mengikuti isi surat ini. ” Gerutu nya sambil memukul mukul kepala patung kucing itu, hiroshi tiba tiba menatap secarik kertas yang di lipat lipat di selipkan di mulut patung kucing itu.

[ Seperti Bayangan, terkadang kau tak akan tahu akan jadi apa dunia ini. Namun jika kau temukan, kau akan tahu bahwa kau tidak sendiri. Patung kucing itu adalah tempat dimana kalian berpisah, aku menyesal Daiki Tatsuo.. ”

Hiroshi semakin dibuat kebingungan, apalagi di kertas itu tertulis nama Daiki Tatsuo, hiroshi berfikir jika surat itu bukan ditunjukan untuk dirinya. Hiroshi pun berdiri dan segera kembali ke mobil nya untuk pulang.

“ Sial. Ku pikir, surat misterius ini benar benar untuk ku.. Ternyata untuk seseorang bernama Daiki Tatsuo. ” Gerutu nya. Tiba tiba ponsel Hiroshi berdering.

“ Hey kau dimana? ” Ucap seseorang di telepon itu.

“ Aku sedang berburu harta karun. ” Ucap Hiroshi.

“ Waaah, benarkah? ”

“ Tapi sepertinya harta karun itu bukan untuk ku. Tunggu lah beberapa menit lagi .. ” Kata hiroshi.

“ Tapi rekaman dimulai 1 jam lagi, apa kau tidak akan terlambaat? ”

“ Entahlaaah. ”

Hiroshi pun segera tancap gas menuju sebuah studio rekaman, hiroshi memiliki sebuah band beraliran J-Rock. Kali ini band nya hendak mengirim sebuah demo lagu terbaru mereka ke sebuah agent yang tengah mencari lagu untuk sebuah soundtrack Anime. Saat mobil hiroshi berhenti di perlintasan lampu merah, nampak Ayume hendak menyebrang, ayume lalu tak sengaja menatap ke arah mobil hiroshi, namun hiroshi berusaha menutupi wajah nya dengan kertas. Ayume tersenyum kikuk dan menghampiri mobil hiroshi.

“ Heh. Heh, ” ayume mengetuk kaca mobil itu, hiroshi pun membuka kaca jendela mobil nya.

“ Apa? ”

“ Hehehe.. Mau ditemani? ”

“ Tak usah, surat itu bukan untuk ku!! Sudah minggir! ”

“ Hey, aku .. Anu, aku tidak bisa pulang. ” Keluh ayume.

“ Kau kan bisa pulang memakai subway! ”

“ Ah itu dia, MRT jurusan ke tempat ku tidak bisa dilalui lewat stasiun ini. ”

“ Oh begitu, kau kan bisa naik taksi! ” Ucap hiroshi mulai kesal.

“ Aku tidak punya uang hehe. ”

" TIT.. TIT " terdengar klakson dari mobil di belakang. Ayume segera membuka pintu mobil hiroshi lalu duduk manis di kursi samping kemudi. Hiroshi nampak geram.

“ Maaf ya, tapi aku tidak pulang lewat jalur tadi. Aku harus pergi ke studio musik. ” Ucap hiroshi yang tengah menyetir.

“ Haaah! ” Ayume kaget. Ia pun meminta turun.

“ Kau ini kenapa sih! Tadi minta menumpang sekarang minta turun! ” Kata hiroshi.

“ Sudaah! Diaaam! Terpaksa kau ikut aku dulu ke studio musik. ”

“ Haah. ”

“ Nanti aku antar sampai rumah mu!! Puasss!! ” Hiroshi memasang tampang geram. Ayume pun nampak kesal. Kedua nya pun tak banyak bicara hingga sampai di depan studio musik. Hiroshi pun segera turun, sesaat sebelum membuka pintu, ia melirik ayume yang nampak terdiam.

“ Ayo turun! ”

“ Tidak usah, aku tunggu disini saja!! ”

“ Ya sudah, lagi pula aku harus berjam jam disini. Hari ini sial sekali bertemu kau! ”

“ Aku juga!! ” Balas Ayumi. Hiroshi lalu bergegas masuk ke dalam gedung berlantai 3 itu, ayumi lalu mengambil kertas di dashboard mobil.

“ Daiki Tatsuo? ” Gumam ayume. Ketika membalik kertas itu, nampak sebuah nomor telepon.

“ Ah, ada nomor telepon. Apa si bodoh itu sudah menelpon ini? ” Ayumi lalu mengeluarkan ponsel nya, dan berusaha menelpon nomor di kertas itu. Namun tak ada yang menjawab panggilan telepon. Tiba tiba 3 menit kemudian muncul pesan singkat dari nomor tadi.

[ Datang lah ke alamat ini, tatsuo. Aku menunggu mu... ]

Ayumi membalas pesan singkat itu,

[ Siapa tatsuo? ]

[ Aku akan menjelaskan nya di tempat, namun yang pasti aku akan memberitahu soal orang tua mu. ]

Ayumi lalu keluar dari mobil dan masuk ke dalam studio musik, ia mencari Hiroshi. Ternyata hiroshi tengah berada di ruangan rekaman. Ayume dilarang masuk oleh seorang pria,

“ Kalau ingin lihat mari ikut dengan ku di sana, kita bisa lihat suasana rekamanan lewat jendela. ”

Ayume menatap dari balik jendela, nampak Hiroshi tengah asyik bersama teman teman band nya, hiroshi ternyata seorang gitarist. Rekamanan itu berlangsung selama 2 Jam. Ayume terlihat lelah, saat hiroshi keluar dari ruangan itu. Ayume pun segera menunjukan isi pesan singkat yang ia dapat dari nomor telepon di kertas tadi.

“ Sudahlah, aku tak peduli dengan isi surat sial itu. Aku bukan Daiki Tatsuo, aku Hiroshi Yiroda. Sekarang ayo pulang! ”

“ Waaa hiroshi! Ini pacar mu! ” Kritik teman teman band hiroshi, dengan wajah kikuk dan malu hiroshi segera menyeret ayume masuk ke dalam mobil.

“ Aku duluan ya! ” Teriak hiroshi dari balik kemudi,

“ Baiklaah! ” Jawab teman teman nya.

“ Jadi kemana arah rumah mu! ” Kata Hiroshi yang kini tak nampak kesal lagi.

“ Ku pikir kau harus menemui seseorang di alamat ini. ”

“ Sudah lah, apa penting nya isi surat itu. Lagi pula jika memang penting kenapa harus berbelit belit begitu! Dasar menyusahkan saja. ”

“ Kau, boleh aku bertanya apa kau punya orang tua? ”

“ Aku memiliki seorang ibu, ayah ku meninggal. ” Jawab Hiroshi fokus menatap ke depan.

...

Besok nya, karena penasaran ayume pergi ke alamat tersebut. Alangkah kaget nya Ayume melihat sebuah rumah megah terlindungi pagar tinggi nan kokoh.

“ Apa benar ya ini alamat nya. ” Gumam ayume ragu. Ia memutuskan mencari tahu apa maksud dari surat dan petunjuk itu, jari manis ayume lalu menekan bel. Tak lama muncul lah seorang pelayan mengajak masuk ayume. Ia lalu menunggu di kursi halaman depan rumah mewah itu. Si pelayan segera kembali dengan air teh dan sepotong cake berlapis krim dan potongan stoberi.

“ Kakek itu! ” Ayume kaget melihat kakek kakek ber jas hitam muncul dari pintu rumah dan berjalan mendekat. Kakek itu pun heran melihat ayume berada disana.

“ Ah, kau ini kan gadis waktu itu? ”

“ Selamat sore, maaf! ” Kata ayume membungkukan badan.

“ Well, aku tahu. Tak apa.. Pasti Cucu ku tak mau kemari kan. ”

“ Hah? ” Ayume kaget. Kakek itu lalu meminta ayume kembali duduk dan menyantap cake itu, sementara si kakek hendak menceritakan sesuatu

“ Begini, dulu menantu ku memiliki 2 anak laki laki, namun ia sengaja meninggalkan tatsuo di sebuah jalan, di dekat patung kucing itu. Dulu tatsuo masih berumur 5 tahun. Kami pun kehilangan dia hingga saat ini. ”

“ Ya ampun, kenapa ibu nya tega membuang tatsuo? ”

“ Saat itu, tatsuo demam. Dia dibawa ke rumah sakit dan di periksa oleh dokter, ternyata tatsuo di vonis memiliki kelainan di otak nya, hingga ia tidak bisa hidup hingga umur 9 tahun. Ibu nya yang lebih menyayangi tatsuya lalu memutuskan untuk membuang tatsuo di sana. Lalu ia berpura pura kehilangan tatsuo, kepada kami semua! Namun!! Dokter keluarga datang dan berkata bahwa tatsuo tidak menderita kelainan otak, file rekam medis nya tertukar oleh seorang suster. Ibu tatsuo pun frustasi dan mengaku bahwa ia sengaja membuang tatsuo di jalan. Malam nya ia mengakhiri hidup ”

Kakek itu pun terdiam, sembari menundukan kepala.. Ayume pun nampak sedih,

“ Jadi.. Anak itu, uhm kakek! Aku akan berusaha membawa nya kemari. Tapi aku punya satu pertanyaan, kenapa tidak langsung menemui cucu mu? Kenapa Harus dengan surat teka teki seperti ini? ”

“ Oh itu, seharus nya aku menunggu dia di patung kucing itu tapi mendadak aku ada urusan, lalu ku tinggalkan secarik kertas di mulut patung kucing itu. ”

BERSAMBUNG...
kaskus-image
Diubah oleh phiaoliang29 07-04-2019 18:52
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.