Kaskus

Story

seenueAvatar border
TS
seenue
Tak Punya Hati ?
Ada saat, dimana kehidupan hanyalah omong kosong belaka.


Spoiler for Index:


Adakah Senyum di Semarang,


Spoiler for Index:

Diubah oleh seenue 06-05-2020 14:27
ipppsssAvatar border
anton2019827Avatar border
dbase51Avatar border
dbase51 dan 25 lainnya memberi reputasi
26
30.7K
264
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.5KAnggota
Tampilkan semua post
seenueAvatar border
TS
seenue
#11
Sampai siang, gw nggak ada acara. Terakhir acara, ngecek motornya Bapak sekalian tak cuci, cukup normal.. cuma kotornya itu yang bikin perut kenyang.

Dulu, gw garap ini motor di Blora, sasis body pake model KTM, gw cuma modal mesin doang, cukup bagus.. tapi finisingnya saja yang kurang rapi dikit, entah itu las-lasanya atau yang lain, tapi yang cukup kentara ya di kerapian lasnya saja. Untuk yang lain, oke lah..

Kalau kamu minat, akun Ig-nya Aji_pp atau siapa lupa, gw sudah lama nggak main IG soalnya. Untuk renge framenya doang, paling nggak kalau mau yang bagus ya 20 jetian.

Bukan promosi, emang kenyataanya seperti itu. Suka nggak suka ya emang seperti itu. Setelah gw cuci, gw coba lari sana sini, sentek sana sentek sini, baru kerasa.. rantainya gak di oli, baut-baut bok perlu di kencangi, kampas cakram depan belakang juga sudah mulai tipis, nggak tau oli mesin-nya. belum laker as roda dan lainnya. Mau nggak mau gw kudu bawa ini motor ke bengkel mumpung gw di rumah, orang tua kan begitu.. kalau belum rodanya lepas sendiri kadang nggak diganti, atau.. kalau tepak yang punya telaten, debu satu titik saja nggak ada. Yah.. namnya juga manusia. Ada yang memang bersih karena bersihan, ada juga yang nggak bersih karena keadaan, repot misal dan lain sebagainya. So, yang waras harus peka.

Karena gw orangnya harus saat itu juga, ya siang itu berangkat.. karena memang nggak ada acara.

Gw cus ke bengkel lengganan, langganan orang-orang daerahku sebenarnya, meski agak mahal dikit.. sperpartnya cukup lengkap, meski banyak imitasianya.

Jarak bengkel dari rumah gw cukup jauh, paling tiga puluh menitan, itupun bukan di daerah kabupaten gw, tapi kabupaten sebelah. jauh pak kalau mau ke tempat-tempat di kabupaten gw, minimal satu jam lebih. Mangkanya kita belanja apa saja ke kota ini, deket soalnya.

Rame sudah pasti..

"Mas, tolong di cek semua ya.. baut, kampas, oli, gerr.. kalau sekiranya sudah tipis, ganti aja sekalian.."

"Ok mas, lama tapi.."

"Santai.."

Setelah cukup lama duduk dan main ponsel, bukan main wa ya.. males pak. Mending baca berita, baca thread-thread koplak, kocak, bodoh dan banyak lagi jenisnya. Gw jadi iget, kalau temen gw yang hijaber itu ruhamnya nggak begitu jauh dari sini, mungkin limabelas menitan. Awalnya gw mau chat dia, tapi nggak jadi.. terlalu murahan. Nah, biar nggak murahan, gw jalan keluar.. sekalin nyari objek yang tampak familiar, gw Foto itu objek, yang juga ini bengkel, terus gw buat status di WA. Hahahaha, licik.

Sedetik, dua detik.. yang lihat sudah lima, sedetik lagi sudah nambah.. ada yang komen dan ada juga yang cuma lihat. termasuk dia.

CLING..

Wa gw bunyi. Dan kamu tau dari siapa, ya dari siapa lagi kalau bukan dari dia.

"Mas, kamu ngapain disitu.."

"Nyabut gigi,"

"Hahahaha, asem.. awas nek nggak mampir, tapi ini masih ada acara mas, bentar lagi aku balik.."

Lah, emang gw mau aja gitu.

"Nggak janji,"

"Gitu ya, nakal o sekarang.."

"Awas.. pokok e kudu mampir,"

"Ngapain... mampir, ngeburu ujan ini,"

"Ya kan kalau ujan isa nungu di rumah mas, ya apa se.."

"Modus.."

"Hahahahaha.. biarin"

Kitapun ngobrol receh, entah kenapa.. gw mau-maunya ngeladeni dia, yang bukan tipeku dan juga bukan orang yang.. gimana ya. Entahlah, gw nggak begitu suka sama manusia yang ke.. kanan-an.

Apa sih, hahahaha.

Karena cukup banyak yang musti di setel dan di ganti, ashar gw belum balik. Dan kamu tau, dia nyamperin gw, ternyata dia masih seperti yang dulu, ramah dan tatapan malu-malu gimana ya, masih ada padanya. Sebagai laki-laki, secara nggak langsung kita tau.. apa-apa modus seorang perempuan, entah saat suka dengan bener-bener suka atau kita yang hanya dijadikan tandon uang semata. Dia masuk di kategori manusia jujur, baik dan sialnya.. mungkin dia masih suka sama gw, meski kita sudah lost contact lama.

Entahlah. Gw juga bingung. Meski disana sini banyak perempuan, gw malah yang nggak bisa-an.

"Eh, disekitar sini ada warung nggak, laper aku.. daritadi belum makan.."

"Kerumah ae mas yuk, makan di rumahku ae,,"

"Nggak lah, yuk keluar.."

Dengan senyum itu dia ngikutin gw, gw yang bawa motornya sedangkan dia naik menyamping, sumpah.. gw paling suka bonceng cewek dengan duduk menyamping, rasa-rasanya.. gimana ya. Keren lah pokoknya. Apalagi, jalan yang kita lewati adalah areal persawahan yang sebagian sudah menguning, ada juga yang masih hijau.. pun yang masih di garap juga ada, sumpah.. keren banget.

Saat di jalan kita ngobrol ringan-ringan, tentunya.

"Kok kamu nggak pernah wa kenapa mas,"

"La kamu kalau di wa balesnya lama, kalau nggak gitu nggak di bales.. ya takut nganggu lah,"

"Ya alloh.. nggak mas, kadang tu pas nggak punya paketan, sibuk iya tapi ya nggak sesadis itu lah.."

"Hahahaha, iya wes.. Ibuk bapak gimana kabar e?"

"Baik mas, malah kapan hari Ibuk tanya, apa mas sudah lupa sama kita.. gitu katanya"

"Hehehe. ya gimana.. keadan e begitu"

Ciao, gw gas agak kenceng biar dia pegangan, dasar.. kalau jatuh gimana. Apa iya, gara-gara belum Halal, mengesampingkan keselamatan, malah pegangan jaket juga. Dasar.

Next, kita sampai di Sate Gule deket pasar, tapi bukan pasar yang kemaren, yang kemarin itu lebih jauh lagi, tapi ya lebih lengkap, dekat kota soalnya.

"Aku nggak makan mas, kenyang.."

"Nek kamu nggak mau tak ajak makan, aku pulang dari sini nanti jalan kaki.."

"Yeh, ngambekan jal.."

Kitapun ngakak, bodo amat dilihat orang. Akhirnya dia ikut makan, menunya sudah pasti Gule kambing dan satenya gw nambah seporsi lagi, murah pak. Sampai kenyang, kita berdua nggak ngehabisin uang lebih dari enam puluh ribu rupiah. Menurut gw, Gule di sini enaknya lebih-lebih, dulu saat gw masih kecil terus diajakke pasar, ya sudah pasti Nyate dulu disini. Dan boleh dibilang, usaha ini sudahada sejak dahulu, entah sampai sekarang sudah generasi keberapa. gw nggak tau dan nggak mau tau, yang gw butuhin cuma makan, kenyang sudah.

"Eh mas, aku pengen ke rumah e pean, kan sekarang musim Durian, tapi nggak berani.. jalan e naik-naik soalnya,"

"Heleh, sekarang lo sudah Cor semua,"

"Ya tapi.."

"Sok im, bilang ae pengen di jemput.."

"Hahahaha, mau dong.."

Kita pun ngakak lagi. Sekitar satu jam-an, gw balik ke Bengkel, motor juga sudah jadi.. tinggal totalan. Ya.. karena banyak yang harus diganti, jadi yang cukup banyak habisnya, kalu ngak salah Lima ratus sekian lah.

Dia juga masih nunggu gw, bodo amat orang mau ngomong apa, kenapa bisa seperti itu.. ya iya, plat motor gw L nah dia, plat motornya A*. Bodo lah.

Setelah ngobrol bentar kita balik, dia balik ke rumahnya, gw juga balik ke sarang gw. Tapi satu hal yang harus gw inggat, besok sabtu.. gw disuruh jemput di daerah ***, kenapa.. ya karena dia nggak berani sendirian naik ke atas, gimana ya.. sebenarnya jalan sudah bagus, tapi ya harus lewat kebun pinus perhutani, jadi ya.. mungkin rada horor meski siang. Atau, dianya saja yang lebay. Nggak tau lah.

Ga jalan dulu..

Daa..






i4munited
yusufchauza
tikusil
tikusil dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.