- Beranda
- Stories from the Heart
Tak Punya Hati ?
...
TS
seenue
Tak Punya Hati ?
Ada saat, dimana kehidupan hanyalah omong kosong belaka.
Spoiler for Index:
Adakah Senyum di Semarang,
Spoiler for Index:
Diubah oleh seenue 06-05-2020 14:27
dbase51 dan 25 lainnya memberi reputasi
26
30.7K
264
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
seenue
#25
Skip Beberapa Bulan
Semakin kesini, hidup gw semakin nggak jelas. Mulai yang awalnya males mandi, malas ngantor, malas bersosialisasi dan malas buat ngapa-ngapain. Dan ya, gw resign dari kantor. Tapi, beberapa bulan yang lalu.. gw ikut patungan buka cafe sama temen, temen lama sebenarnya, enaknya ngomong.. dia punya proposal usaha, nah... setelah gw baca-baca, masuk juga.. ya sudah.. gw ikut infes disana.
Gw resign setelah Lola resign, dan sekarang.. Lola sudah nggak di Indo. Kita juga sudah lost contact, mungkin di medsos masih bisa.. tapi gw yang sudah pensiun dari dunia permedsosan, kenapa? ya muak aja, orang isinya Hoak, Fitnah, Profokasi dan sejuta kebodohan yang terang-terangan di umbar, jujur.. gw miris. Jika saja dilihat dari umur, mungkin.. mereka juga bukan bayi lagi, tapi.. melihat pemahaman mereka yang hanya hitam-putih, gw jadi sangsi. Mereka ini.. manusia atau keledai ?.
Lagian, terlalu receh bagi gw buat ikut-ikutan manusia curah macam mereka. Congkak, jumawa.. dan puas atas kenikmatan semu semata, miris.
Abaikan mereka, mending kita nikmati kebebasan ini, kebebasan atas dasar kemanusiaan yang hakiki.
Apa sih !? hahahaha
Next, setelah gw lepas dari semuanya, gw merasa ringan, sejuk dan saat senyum-pun enak, nggak ada beben dan nggak ada apa, persis saat mimik anggur, terus setengah mabuk.
MERDEKA !! hahahaha..
Oh ya, gw nggak jadi ambil GSX yang enam setengah, malah.. adeknya yang satu setengah gw jual, tinggal si item sama si Ford-y. Hari-hari gw juga berjalan dengan sangat sederhana, kalau malem begadang.. bangun siang.. dan baru keluar kalau laper, mandi pun jadi sesuka hati. Next.. mentok mojok di warkop, cafe, toko buku dan tempat-tempat sepi lainya. Kenapa gw seperti itu? ya karena gw pengen sendiri, pengen damai dan pengen nyaman, nggak kurang nggak lebih.
Apartemen gw juga sudah gw tutup dari semua orang, tak peduli Rania, HRD ataupun Ezii yang pernah gw kencani kapan hari. Sumpah, kalau teringat kejadian itu.. gw ngerasa jijik sekaligus bersalah, tapi.. kita dari awal nggak ada komitmen, salah juga salah dia, kalau gw sih.. bodo amat. Meski dia mau mendekat, tapi gw yang nggak bisa.
***
Sekitar jam delapan malam gw baru balik, siangnya ngopi terus muter-muter nyari angin. Gw balik, bawa nasi ceker.. nggak enak-enak amat sebenarnya, tapi gw cuma mau makan, kenyang. Sudah.
Habis makan lanjut nge-create, bikin ini.. bikin itu.. yang sifatnya hidup, namun maya. Orang sekarang kan banyak yang seperti itu, bermodal seperangkat alat elektro, sudah bisa buat makan, jalan-jalan dan senang-senang. Begitulah zaman, semua jadi mudah dan gampang? meski kita juga tidak menutup kenyataan, adanya zombie-zombie dan predator bengis di balik layar ?.
Dimana pun, kapan pun.. intrik itu tetap ada, macam Psk yang kian keren modus dan oprasinya. Kalaupun ada yang mau memberantas, itu omong kosong belaka. Namanya juga manusia, moral-dogma adalah jubah idaman sepanjang zaman, tak peduli tubuhnya korengan, panuan, kutilan, bodo amat.. pikir mereka, yang jelas.. jubahnya adalah moral. Pun kalau ada yang nyentil..auto dilaknat dengan label tak bermoral.
Lucu memang, dan itulah tatanan dunia hari ini. Meski ketanpa busanaan propaganda, isu, narasi, hoak.. sudah jelas di depan mata, toh mereka juga menutup diri. Malah, kalau hatinya sudah busuk.. sesuatu yang sebenarnya busuk dianggap barang yang sudah masak, ranum dan menawan, bukan apa-apa.. hanya darinya mereka bisa berpuas diri.
Hahahaha, semoga kamu masih dalam keadaan waras.
Next.. gw mau beres-beres, meski malam.. kegiatan itu adalah satu diantara kegiatan yang cukup bisa, menjadikan gw tenang.
tikusil dan 3 lainnya memberi reputasi
4