- Beranda
- Stories from the Heart
Tak Punya Hati ?
...
TS
seenue
Tak Punya Hati ?
Ada saat, dimana kehidupan hanyalah omong kosong belaka.
Spoiler for Index:
Adakah Senyum di Semarang,
Spoiler for Index:
Diubah oleh seenue 06-05-2020 14:27
dbase51 dan 25 lainnya memberi reputasi
26
30.7K
264
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
seenue
#21
Adzan ashar, Rania bangun, baru kebuka matanya.. makan lagi, waktu itu.. gw sedang nonton tv, jadi tau. Dia kalau tidur seperti bayi, nggak punya dosa.. wajahnya datar.. tapi rona matanya penuh pikiran.
mungkin, orang-orang yang suka mikir, akan sangat nyaman saat bisa nggak mikir, macam tidur. Andai saja rania seperti dulu, ah apa mungkin masih.. tapi gw yang nggak nyadar?. dulu, saat kita masih pacaran kalau marah-marah pasti sms-nya sengak banget, tapi.. kalau sudah ketemu seperti nggak ada apa, apa. Malah kayak kucing, manjanya!!. tapi sekarang? mungkin dia cukup bahagia bisa ngadem dan melepas segala di tempat gw, hanya saja dia sudah nggak ngalem atau manja lagi, kan kita sudah nggak ada apa-apa lagi selain temen dan saudara.
"Mandi gih, biar kucelnya ilang.."
"Ok.." lantas nyelonong ke kamar nadi, tanpa apa dan bagaimana, sebatas senyum saja nggak lebih.
"Pak... handuknya mana,?"
Gw bangun dari sofa, lanjut ambilin handuk yang masih lempitan, stok gw cukup untuk dua tahun kedepan. Pas gw ngetuk pintu, dia buka dan hanya menjulurkan tangan, mungkin dia sudah tanpa busana. haiya.. kapan-kapan gw kasih cctv, asik kayaknya. Hust..,
Sungguh, minggu yang membosankan. Satu dua tiga, chanel tv gw pencet-pencet dan pencet, acaranya apa... ya. Mau main ponsel juga males, kira-kira! enaknya ngapain yak!?.
Emm, keluar sepertinya enak, sekedar muter-muter lah, tapi nunggu rania, siapa tau dia mau. Bukan apa-apa, seengaknya gw ada temenya, nggak kok sendirian terus.
Tak lama, rania keluar dari kamar mandi, masih dnegan busana yang sama, nggak bawa ganti dia. Bedanya, dia kelihatan fresh, dan satu yang bikin dia nampak cewek, rambutnya yang basah.. tergerai dan tanganya yang putih lentik, main-main sama anak-anak rambutnya. Ah, imajinasiku jadi kemana-mana, sampai kepada kalau dia jadi emak-emak terus.. di keningnya ada rol rambut. Cantik.. keren.. atau jadi gimana?. hahahaha, gw ngakak.
"Keluar mau nggak,?" sapa gw pas dia sudah duduk di depan gw.
"kemana.."
"ya kemana kek, bosen di rumah terus.."
"Nggak mod aku, nggak tau juga mau kemana.."
"Ya kemana lah, muter-muter TP, Delta atau kemana lah..mumpung minggu ini"
"Di rumah aja,"
"haiya.."
***
Gw blank sampai menjelang malem, sampai-sampai gw nggak kepikiran kalau gw masih ada Lola sama Ezii. Awalnya gw mau hubungi mereka, ya basabasi lah. Tapi nggak jadi, bingung juga mau ber say apa. yang ada, nggak jelas nanti.
Haraghhhh...
Kenapa ya!, hidup gw kok gini amat. Gw harus gimana.. bosen gw.
CLING..!!
Wa dari Ezii, dia lagi di taman belakang, minta gw turun terus nemenin dia nyari angin. Sebenarnya bukan taman, tapi ilalang di kaplingan rumah yang belum di bangun. Yah itulah, anggap saja taman, toh ada ijo-ijonya juga. Lagian gw juga suka joging disana, apa yang aneh. Tapi, kalau malem sepi.. paling cuma satpam yang keliling, nah.. kalau gw mojok disana, bisa kecyduk pak RT nanti. Nggak lah, nggak mungkin gw sebodoh itu.
"Bentar, aku masih ada urusan.. nanti aku kesana, tapi jangan di taman, sepi"
"Siap.., langsung ke rumah aja mas, masih sore juga, ini pak RT juga sama aku, nongkrong sama penual tahu tek.."
"Wanjai, asik bener.. bilangin sama pak rt, cowoknya mau dateng.. hahahaha"
"Siap.."
Gw nunggu cukup lama, baru wa-nya masuk lagi. Dan apa yang dia katakan? dia bilang ke pak RT, kalau cowoknya mau dateng, hahahaha. Koplak ini anak, nggak paham becanda sama nggak jelas.
Ok lah,
Next, gw bilang ke rania.. kalau gw mau keluar. dia ok.. jadi gw keluar.
mungkin, orang-orang yang suka mikir, akan sangat nyaman saat bisa nggak mikir, macam tidur. Andai saja rania seperti dulu, ah apa mungkin masih.. tapi gw yang nggak nyadar?. dulu, saat kita masih pacaran kalau marah-marah pasti sms-nya sengak banget, tapi.. kalau sudah ketemu seperti nggak ada apa, apa. Malah kayak kucing, manjanya!!. tapi sekarang? mungkin dia cukup bahagia bisa ngadem dan melepas segala di tempat gw, hanya saja dia sudah nggak ngalem atau manja lagi, kan kita sudah nggak ada apa-apa lagi selain temen dan saudara.
"Mandi gih, biar kucelnya ilang.."
"Ok.." lantas nyelonong ke kamar nadi, tanpa apa dan bagaimana, sebatas senyum saja nggak lebih.
"Pak... handuknya mana,?"
Gw bangun dari sofa, lanjut ambilin handuk yang masih lempitan, stok gw cukup untuk dua tahun kedepan. Pas gw ngetuk pintu, dia buka dan hanya menjulurkan tangan, mungkin dia sudah tanpa busana. haiya.. kapan-kapan gw kasih cctv, asik kayaknya. Hust..,
Sungguh, minggu yang membosankan. Satu dua tiga, chanel tv gw pencet-pencet dan pencet, acaranya apa... ya. Mau main ponsel juga males, kira-kira! enaknya ngapain yak!?.
Emm, keluar sepertinya enak, sekedar muter-muter lah, tapi nunggu rania, siapa tau dia mau. Bukan apa-apa, seengaknya gw ada temenya, nggak kok sendirian terus.
Tak lama, rania keluar dari kamar mandi, masih dnegan busana yang sama, nggak bawa ganti dia. Bedanya, dia kelihatan fresh, dan satu yang bikin dia nampak cewek, rambutnya yang basah.. tergerai dan tanganya yang putih lentik, main-main sama anak-anak rambutnya. Ah, imajinasiku jadi kemana-mana, sampai kepada kalau dia jadi emak-emak terus.. di keningnya ada rol rambut. Cantik.. keren.. atau jadi gimana?. hahahaha, gw ngakak.
"Keluar mau nggak,?" sapa gw pas dia sudah duduk di depan gw.
"kemana.."
"ya kemana kek, bosen di rumah terus.."
"Nggak mod aku, nggak tau juga mau kemana.."
"Ya kemana lah, muter-muter TP, Delta atau kemana lah..mumpung minggu ini"
"Di rumah aja,"
"haiya.."
***
Gw blank sampai menjelang malem, sampai-sampai gw nggak kepikiran kalau gw masih ada Lola sama Ezii. Awalnya gw mau hubungi mereka, ya basabasi lah. Tapi nggak jadi, bingung juga mau ber say apa. yang ada, nggak jelas nanti.
Haraghhhh...
Kenapa ya!, hidup gw kok gini amat. Gw harus gimana.. bosen gw.
CLING..!!
Wa dari Ezii, dia lagi di taman belakang, minta gw turun terus nemenin dia nyari angin. Sebenarnya bukan taman, tapi ilalang di kaplingan rumah yang belum di bangun. Yah itulah, anggap saja taman, toh ada ijo-ijonya juga. Lagian gw juga suka joging disana, apa yang aneh. Tapi, kalau malem sepi.. paling cuma satpam yang keliling, nah.. kalau gw mojok disana, bisa kecyduk pak RT nanti. Nggak lah, nggak mungkin gw sebodoh itu.
"Bentar, aku masih ada urusan.. nanti aku kesana, tapi jangan di taman, sepi"
"Siap.., langsung ke rumah aja mas, masih sore juga, ini pak RT juga sama aku, nongkrong sama penual tahu tek.."
"Wanjai, asik bener.. bilangin sama pak rt, cowoknya mau dateng.. hahahaha"
"Siap.."
Gw nunggu cukup lama, baru wa-nya masuk lagi. Dan apa yang dia katakan? dia bilang ke pak RT, kalau cowoknya mau dateng, hahahaha. Koplak ini anak, nggak paham becanda sama nggak jelas.
Ok lah,
Next, gw bilang ke rania.. kalau gw mau keluar. dia ok.. jadi gw keluar.
tikusil dan 2 lainnya memberi reputasi
3