Kaskus

Story

seenueAvatar border
TS
seenue
Tak Punya Hati ?
Ada saat, dimana kehidupan hanyalah omong kosong belaka.


Spoiler for Index:


Adakah Senyum di Semarang,


Spoiler for Index:

Diubah oleh seenue 06-05-2020 14:27
ipppsssAvatar border
anton2019827Avatar border
dbase51Avatar border
dbase51 dan 25 lainnya memberi reputasi
26
30.7K
264
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.7KAnggota
Tampilkan semua post
seenueAvatar border
TS
seenue
#8
Senin pagi, gw masih dengan aktifitas yang sama. Mandi, dandan dan ngantor. Bedanya, hari ini gw mau ngajak Lola makan, enah kenapa gw kepikiran sama dia, apa karena dia nggak wa? mungkin. Tapi, bukan juga kalau dia nggak wa, yang ada.. wa-nya gw delete semua kemaren.

Dasar..

Angap saja, ini permintaan maaf gw ke Lola.

Kisaran jam delapan, gw sudah sampai kantor. Absen dan ngadem dulu, sekalian nunggu Lola muncul. Tumben nih anak jam segini belum buat heboh, rencananya gw mau kasih dia Lolipop, semalem gw mampir Indoma** kok kepengen, ya sekalian.

Nggak banyak sih, cuma dua biji. Murah juga, cuma lima ratusan. Satu sudah gw emut, dan satunya buat Lola. Ah.. dermawan ya gw.

Tapi, sampai jam sembilan Lola nggak muncul, gw wa juga centang. Gw tanyakan sama anak-anak juga nggak tau, nggak ada pemberitahuan juga. Gw jadi mikir, apa Lola mabuk lagi?!. Ah sialan, jangan-jangan gw tinggal kemaren itu, shit. Salah ya gw?

Selama jam kerja, gw kepikiran Lola terus, apalagi.. hari ini ngak ada kopi buat gw. Rasa-rasanya ada yang kurang.

Pulang kerja, gw ke rumah dia. Nggak ada siapa-siapa, pintu juga tergembok. Aneh?!

Karena nggak mau mikir yang nggak-nggak, gw balik. Macet sudah pasti, dan itu membosankan.

CLING..

Ponsel gw bunyi, buru-buru gw ambil.. ternyata bukan lola, tapi Susi. HRD gw. Kata dia, lola kecelakaan, dan sampai sekarang masih koma di ADI HU****, belum sempet gw balas, gw langsung putar balik di depan, ambil jalur kiri dan ambil jurusan lain buat ke tempat Lola dirawat.

Dan nggak seperti biasanya, gw bisa khawatir. Gw bawa mobil cukup ngebut, sampai-sampai klakson pada bunyi.

Kisaran duapuluh menit, gw sudah sampai lobi. Lanjut ke meja informasi, gw tanya ke mas-mas pejaga perihal pasien bernama Arora Lunya Lolita. Setelah dapet gw lanjut nak, fia lif to lantai sepuluh, kamar nomor 500 sekian. Sesampai disana, gw lihat Singa betina sedang bicara sama seorang pria, cukup bule untuk ukuran lokal, dan gw sudah bisa nebak.. kalau dia adalah ayah Lola.

"Maaf pak, saya teman sekantornya lola.. apa lola baik-baik saja,"

Tanpa kata, mereka hanya menunjukkan tempat lola berbaring dengan tatapan mata.

Dan ya, lola terbaring dengan wajah pucatnya. Teruntuk di kepala, kenapa harus ada perban, separah itukah?.

Karena kita juga nggak begitu kenal, jadi ya hanya bicara basa-basi ala tamu yang sedang menjenguk. Intinya satu, si singga betina itu nggak seperti yang gw bayangkan, dan nama singa betina dari lola itu gw masih belum paham, meraba.. kalau lola sampai menamainya seperti itu, sudah seharusnya dia kejam, apalagi ibu tiri. Tapi.. di depan gw dia hangat dan keibuan, sedangkan ayahnya Lola.. dia proporsional saat menghadapi masalah segenting itu. Pertanda, dia bukan rang sembarangan.

Tak lama gw minta pamit, dan di jalan.. gw ketemu anak-anak, mereka sudah heboh duluan, jadinya gw yang di introgasi.. mengingat, gw lah yang sering sama lola. Dengan sabar gw jelasin, dan biar lebih jelas.. mereka gw suruh masuk. Sudah.

Gw cus pulang, tentu dengan perasan bersalah.

Belum juga sampai rumah, ponsel gw kembali berbunyi.

CLING..

"Mas, pean masih di surabaya.." wa dar nomor baru.

"Iya, maaf dengan siapa ya,"

"Syukurlah, saya Arum.. ibuknya rania mas,"

JLEBB....

Mobil gw nepi mendadak, sekali lagi mencerna apa yang barusan gw baca, dan benar dia adalah orang yang mau menjodohkan Rania, padahal.. saat itu rania masih sama cowoknya setelah ningalin gw, eh mau dijodohkan sama orang lain. Buk, pean waras ta..

"Iya, ada apa ya buk.."

"Mas, saya belum bisa ke surabaya sekarang, kalau masnya nggak keberatan.. saya minta tolong buat nemenin rania,"

"Rania kenapa ya buk?"

"Rania kemarin kecelakaan, dan sekarang di rawat di Rs. Adi Hu****, tapi.. dia nggak papa kok mas, mungkin shok aja.. tolong ya mas"

WHAT THE FUCK..

Bentar, gw masih belum bisa mikir, Rania kecelakaan, Lola juga.. apa mereka pulang semobil? atau memang sama-sama apes!.

Gw bingung harus apa dan bagaimana, masa iya gw harus balik lagi ke RS, tau lah. Gw mau pulang dulu, ngak isa mikir gw, lagian.. Rania juga nggak parah-paah amat kata Ibuknya. Besok, selepas kerja gw jenguk.

Gw capek.. pusing, mau cepet-cepet istirahat. Bodo amat orang mau ngomong apa..

Bey..


yusufchauza
arifbws208e
tikusil
tikusil dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.