Kaskus

Story

alasankupergiAvatar border
TS
alasankupergi
Logika, nalar dan rasionalitas
Ini adalah tulisan pertamaku dan hanya akan menjadi 7 partdengan tambahan side story, maklumi saja kalau aku terlihat kaku seperti kutu buku. Aku rasa ini lebih sulit dibanding menulis thesis ilmiah berbasis eksperimental. Aku menulis ini dari sebuah ponsel, rasanya lebih praktis ketika aku ingin bercerita dimana pun sambil menghisap uap beraroma dan menyeruput secangkir kopi. Ini adalah cerita tentang 'kekurangan' yang aku miliki, dimana logika, nalar rasanya tidak mampu merasionalkan pemikiranku setiap 'itu' terjadi. Aku akan bercerita dengan bahasa yang tidak biasa, aku ingin kalian paham bahwa sebenarnya bahasa yang manusia gunakan pun butuh pemahaman bukan hanya sekedar membaca. Aku tidak ingin kalian menerima ini mentah, anggap saja aku hanya sedang berkhayal lalu aku tulis dan kalian baca, perkara kalian mengkhayal hal yang sama atau tidak, apa peduliku ? Aku hanya menulis.
Apakah ini fiksi atau nonfiksi ? Terserahlah, aku hanya ingin bercerita.
.
Spoiler for Update Time:

.
Kalau kalian ingin tau cerita perjalananku, termasuk cinta, aku tidak akan banyak bercerita mereka disana, hanya selingan. Itu pun kalau tertarik, silahkan saja baca Cerita Perjalananku. Kalau tidak, berpura-pura saja tidak membacanya.
.
.
.
Logika, nalar dan rasionalitas
.
.
.
Hi!....
Aku Albiru Kahfi Diandra, terlahir sangat normal. Aku generasi 90'an, lebih banyak bermain diluar dibanding menunduk sambil terduduk. Aku dari keluarga sederhana, yang jauh dari kata 'mewah', tapi bukan itu kekuranganku. Masa kecilku pun 'terlihat' normal, sampai aku memasuki usia tertentu aku pun menyadari sesuatu...

Spoiler for Index:


Side Story


Spoiler for Hot Thread:
Diubah oleh alasankupergi 23-03-2019 17:58
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
3
3.8K
24
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
33.1KThread•55.2KAnggota
Tampilkan semua post
alasankupergiAvatar border
TS
alasankupergi
#6
6. Terimakasih
Maret, 2019. Di Pusat Jakarta

Ini adalah hari yang tidak biasa, dimana aku mencoba menulis setiap rangkaian cerita seperti blog pribadiku, seperti mengenang masa kelamku. Kekurangan yang aku miliki ini tak bisa lagi di tolerir sebagai satu kelebihan, aku hanya bisa berkata untuk kalian yang spesial, kalian beruntung, dan untuk kalian yang normal, hidup kalian jauh beruntung dariku, syukuri saja.

Di restoran cepat saji inilah aku selalu menuliskan ceritaku ini, disimpan dalam draft lalu siap untuk aku posting. Alasannya sederhana, tempat ini ramai, ada musik dan ada kendaraan lewat, resonansi itu setidaknya bisa meminimalisir kehadiran mereka yang ada dalam ceritaku. Bayangkan saja setiap aku bercerita satu rangkaian cerita, mereka yang ada dalam cerita bisa hadir, atau siapapun yang merasa seperti yang aku sebutkan datang, ditambah dengan yang ada di sekitar ku. Part 4 kemarin adalah terakhir aku bersemangat untuk bercerita, karena setelah itu, aku sakit, logikanya adalah badan kurang fit, tapi ini sudah lebih dari 3 minggu aku tidak kunjung membaik, ditambah kemarin aku mendapat kabar yang sangat menyiksaku selama 1 minggu, rasanya seperti aku diteror. Ini adalah part terakhir

Aku akan ceritakan apa saja yang aku alami, jujur aku adalah seorang yang sangat penakut dan karena aku takut maka aku mencoba merasionalkan apa yang terjadi untuk kemudian dinalar oleh logikaku. Itu yang sebenarnya terjadi, bukan aku sok pemberani lalu seakan bersikap biasa saja. Akan ku urut dari yang pertama hingga yang baru baru ini.


*****


Spoiler for Penglihatan:



*****



Spoiler for firasat:



*****


Aku masih asyik menulis ini dalam draftku, melihat sekitar apakah ada yang terganggu dengan aktivitasku menghisap uap cairan ini. Aku terhenti saat melihat sekitarku, ini karena dahiku terasa berdenyut, lumayan menekan kali ini denyutannya. Lalu aku letakkan ponselku, fokus pada makanan dan minuman ini.

"pergi, aku tidak bisa melihat dan mendengarmu. Percuma!"kataku dalam hati

Lalu perlahan denyutnya melambat dan menghilang.

Kalau di part sebelumnya itu aku sering menceritakan denyut di dahi ini, mungkin mereka yang punya kelebihan tau arti dari denyut ini, tepat ditengah dahi. Karena yang aku tau sampai saat ini adalah mereka ingin berkomunikasi atau ada interaksi. Termasuk ketika aku mengalami penyerangan non-fisik, rasanya seperti mabuk kendaraan.

Lalu siapa yang biasa bicara denganku ?

Aku pun tidak tau dengan pasti, tapi cara berkomunikasi dengan mereka adalah dengan bicara dalam hati, tapi ketika hatiku mendengar bahasa lain yang tidak sempat aku pikirkan, maka itulah temanku.
Kadang kita berbicara bukan hanya hal yang metafisik tapi tentang kehidupan, beliau pun memberi informasi tentang apapun yang sedang aku lihat. Lalu apa timbal balik untuknya ? Tidak ada, aku tidak memberi apapun, yang perlu di lakukan hanya rajin ibadah katanya agar energinya selaras.

Kenapa hal seperti ini selalu aku bilang kekurangan ? Alasannya sederhana, aku tidak memiliki kelebihan untuk melihat, tak seperti orang normal yang bisa acuh soal metafisika. Makanya aku selalu bilang seperti itu. Masa kuliahku di tanah jawa memberikanku kepekaan yang lebih, percaya atau tidak tapi orang sepertiku tidak hanya aku. Aku bukan indigo, atau sengaja mempelajari hal seperti ini, aku pun juga tidak dengan sengaja mencari hal semacam ini.

Logika macam apa yang mampu merasionalkan hal diluar nalar seperti ini ?

Beberapa orang yang paham berusaha menerjemahkan apa yang terjadi dengan sains, tapi faktanya para scientist pun tidak bisa menjabarkan dimensi n, karena sampai saat ini baru hanya ditemukan 4 dimensi untuk sebuah grafis.
Pun ketika aku berusaha menerima kekurangan ini, sulit dipahami tapi berdamai dengan diri sendiri itu lebih baik.

Spoiler for percayalah!:



Lucid Dream ? Astral Projection ? Sleep Paralyze (in medical) ?aku tidak akan membicarakan hal yang sering terjadi padaku. Terlalu mainstream.





Terimakasih untuk membaca ceritaku tentang mereka. Aku tidak memaksa untuk percaya, tapi yang kalian perlu tau adalah mereka ada ketika kita membicarakannya!
Diubah oleh alasankupergi 23-03-2019 17:57
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.